BLKNNews.com

Kabar Nasional

Ads

KABAR BADUNG

KABAR GIANYAR

KABAR INTERNASIONAL

Kabar Klungkung

Jumat, 24 Mei 2019

Dalam Rangka HUT ke 62 Kodam IX/Udayana, Korem 161/WS Gelar Ziarah Rombongan

BLKNNews, Kupang - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos., memimpin Ziarah Rombongan dalam rangka HUT ke 62 Kodam IX/Udayana Tahun 2019, Kamis (23/05/2019) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka, Jl Timor Raya, Kecamatan Kotalama, Kota Kupang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada Arwah para Pahlawan, Mengheningkan Cipta dan Peletakan Karangan Bunga serta diakhiri dengan tabur bunga di atas Pusara Makam Pahlawan Kusuma Bangsa oleh peserta ziarah. 

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos diakhir kegiatan ini mengingatkan kepada seluruh peserta ziarah rombongan tentang pentingnya mendoakan para pahlawan. 

"Kita semua harus mendoakan arwah para pahlawan dengan sepenuh hati, agar diterima di Sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, seraya berharap jiwa kepahlawanan menurun kepada kita, sehingga kita bisa mengabdi kepada bangsa dan negara seperti para pahlawan pendahulu kita. Jadi bukan masalah sebentar atau lamanya, sering atau tidaknya, tetapi doa kita dan kenangan kita kepada jasa para pahlawan, sudah kita lakukan," demikian pungkas Danrem.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut antara lain Kasrem, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Dandim 1604/Kupang, Para Dankabalak Aju Kodam IX/Udayana, Para Kabalakrem 161/Wira Sakti, Anggota Ma Korem 161/Wira Sakti, Kodim 1604/Kupang dan Balak Aju Kodam IX/Udayana. (penrem161ws)

Penemuan BBM Sejumlah 125 Liter oleh Personel Pos Fatuha Satgas Yonif Mekanis 741/GN

BLKNNews, Malaka - Melewati batas negara tidak sama dengan ke kampung sebrang. Memang warga negara perbatasan kedua negara masih bersaudara, kekerabatan suku tidak bisa dihapuskan begitu saja meski sudah berbeda negara. Namun beda negara, artinya beda wilayah dan hukum.

Hal yang mungkin masih belum disadari warga perbatasan yaitu tak ada kekerabatan di mata hukum, terbukti dengan masih adanya usaha penyelundupan yang kembali digagalkan oleh Pos Fatuha Kipur-III Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN di Desa Alas Tengah, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Rabu (22/5).

Kejadian ini berawal dari 8 orang anggota Pos Fatuha dipimpin oleh Danpos Letda inf Muhammad Nur, saat berangkat dengan arah Rute sektor Kiri Patroli berencana melanjutkan perjalanan menuju patok berikutnya.

Tiba-tiba patroli dihentikan oleh Danpos Fatuha dikarenakan anggota terdepan melaporkan mencium bau Bensin yang menyengat, dengan segera danpos memerintahkan para anggota Patroli untuk berpencar mengadakan pengecekan di sekitar wilayah tersebut yang merupakan hutan pohon jati.

Tanpa perlu waktu yang lama, tim berhasil menemukan sebuah timbunan batang-batang kayu dan dahan-dahan pohon yang mencurigakan, setelah dilakukan pengecekan alhasil ditemukan 25 Jerigen berukuran 5 Liter yang disusun dengan rapi dan disembunyikan di tempat yang banyak pepohonan, seluruhnya BBM berjumlah 125 Liter dengan rincian 95 Liter Bensin dan 30 Liter Solar. 

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol., pada keterangan persnya mengatakan bahwa pada saat menemukan BBM tersebut Danpos memerintahkan kepada anggota Patroli agar mengadakan pengecekan di sekitar TKP, namun anggota Patroli menemukan tidak ada orang dan disinyalir BBM tersebut baru di kumpulkan oleh pemiliknya dan indikasi BBM tersebut akan diselundupkan ke RDTL.

Setelah kejadian tersebut Danpos Fatuha bersama Anggota yang melaksanakan pengendapan kembali ke Pos untuk mengamankan barang bukti dan melaporkan kepada Dankipur - III Satgas Pamtas RI - RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Kapten Inf Sulaiman Siregar dan meneruskan laporan penemuan tersebut kepada Dansatgas.

"Saya memerintahkan Pasi Intel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Lettu Czi Sunaryo untuk mengamankan barang bukti tersebut sebelum dikumpulkan di Makosatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat," ungkap Dansatgas.

Pihaknya menambahkan bahwa apapun bentuknya penyelundupan adalah ilegal dan pihaknya memastikan setiap barang keluar masuk harus sesuai prosedur.

"Banyaknya masyarakat yang belum sadar hukum sehingga masih terjadi usaha penyelundupan, tapi kami sebagai penjaga perbatasan yang terus konsisten menunjukan kesungguhan kami sampai semua dinyatakan selesai," tutup Dansatgas. (@rby)

Kodam IX/Udayana Tingkatkan Iman dan Taqwa Melalui Peringatan Nuzulul Qur'an

Denpasar,BLKNNews - Bertempat di Musholla Makodam IX/Udayana pada Rabu (22/05/2019), Kodam IX/Udayana menggelar acara Peringatan Nuzulul Qur'an yang mengandung makna, bahwa Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT sebagai perwujudan nikmat dan kasih sayang Allah SWT kepada umat manusia.

Di Indonesia setiap tanggal 17 Ramadhan, biasanya dilakukan ceramah atau pengajian khusus bertemakan Nuzulul Qur'an. Dilihat dari bulan puasa selama sebulan penuh, maka turunnya Al Quran terjadi pada bulan Ramadhan.

Acara yang bertemakan “Melalui Puasa Ramadhan, Nuzulul Qur’an dan Idul Fitri 1440 H/2019 M Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa Prajurit dan PNS Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok Kodam IX/Udayana”, tersebut dibuka oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dan menghadirkan penceramah dari Kementerian Agama Kota Denpasar yaitu Bapak Uztad Hamim, S.Ag., M.Pdi.

Pada kesempatan tersebut Pangdam IX/Udayana menyampaikan, bahwa memahami makna Nuzulul Qur’an, harus memahami dulu bahwa Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT sebagai perwujudan nikmat dan kasih sayang maupun rahman Allah SWT kepada manusia, sebelum Allah SWT  menyebutkan kenikmatan-kenikmatan lain seperti nikmat sehat, nikmat terciptanya alam semesta, matahari dan sebagainya. 

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan, sebagai salah satu bentuk syukur pentingnya Al-Qur’an bagi hidup manusia dan upaya lebih memaknai peringatan Nuzulul Qur’an, maka kita harus dapat menempatkan Al-Qur’an sesuai dengan esensi diturunkannya Al-Qur’an oleh Allah SWT. Untuk itu, Al-Qur’an harus dijadikan sebagai referensi dalam membina seluruh potensi yang diberikan Allah SWT kepada kita, baik potensi jasad, potensi akal, potensi qolbu atau potensi jiwa agar biasa hidup berbahagia baik di dunia maupun di akhirat.

Pangdam menekankan kepada seluruh Prajurit dan PNS Jajaran Kodam IX/Udayana khususnya Umat Muslim, agar lebih memperhatikan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an, bukan sekedar diagungkan saja. Melainkan harus membiasakan diri untuk membaca Al-Qur’an, mengaji bersama-sama, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an secara baik dan benar, maka dapat memantapkan disiplin dan profesionalisme kita sebagai abdi negara, tambah Pangdam.

Selanjutnya Bapak Uztad Hamim, S.Ag., M. Pdi., dalam ceramahnya pada intinya menjelaskan tentang implementasi dalam memaknai peringatan Nuzulul Qur’an di Bulan Suci Ramadhan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan khususnya kepada Prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana dalam rangka mendukung tugas pokok. 

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udy,  Asrendam IX/Udy, Para Staf Ahli Pangdam IX/Udy, Para Asisten Kasdam IX/Udy, Para Dan/Kabalakdam IX/Udy dan Para Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS Kodam IX/Udy. (Pendam IX/Udy)

Jumat, 03 Mei 2019

Wagub Cok Ace Kecam Aksi Oknum Guide Pelaku Pelecehan Seksual


BLKNNews ■ Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengutuk keras aksi oknum guide yang melakukan pelecehan seksual terhadap turis Tiongkok di Tanjung Benoa beberapa waktu lalu.

Penegasan ini disampaikan Cok Ace pada acara pertemuan di Bali Tourism Board yang dihadiri pihak BMR Dive dan Water Sport dan Konsulat Jenderal RRT di Denpasar, Kamis (5/4).

Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini mengecam kejadian yang menimpa turis Tiongkok dan meminta oknum pelaku diproses secara hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Cok Ace meminta maaf atas kejadian ini dan berharap bisa menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata di Bali.
Wagub yang juga Ketua PHRI Bali ini meminta agar perusahaan yang terkait dengan pariwisata melakukan seleksi secara ketat terhadap para pegawainya misalnya melalui psikotes.

Ia meyakini perusahaan pariwisata di Bali tidak memberi ruang untuk perilaku yang tidak senonoh, kejadian ini merupakan murni kelakuan oknum yang mencoreng nama perusahaan dan pemerintah.

“Sekali lagi atas nama Pemprov Bali saya memohon maaf atas kejadian ini,” kata tokoh Puri Ubud ini.

Konsul Jenderal RRT di Bali, Gou Hao Dong memberi apresiasi respon cepat pemerintah terhadap kasus ini. Ia juga sudah mengetahui bahwa tersangka sudah ditangkap dan meyakini pelaku akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Konjen Gou mengaku kejadian ini memang mengejutkan karena masyarakat Tiongkok menganggap Bali sebagai tempat pariwisata yang aman.

Menurutnya, setelah adanya penolakan terhadap pariwisata murah, sudah ada kemajuan besar terhadap kualitas wisatawan Tiongkok yang datang ke Bali. OIeh karena itu Konjen Gou berharap ke depan agar rekrutmen karyawan pariwisata dicek riwayatnya dengan baik.

Selain itu pemandu wisata/guide diharapkan bisa dididik tentang adat atau budaya masing-masing wisatawan. Ia berharap kejadian ini bisa segera diungkap oleh kepolisian.

“Saya berharap hasil penyelidikan agar diumumkan sehingga diketahui oleh masyarakat,” ujarnya.

Seperti diketahui seorang oknum pemandu wisata air di Tanjung Benoa melakukan pelecehan seksual terhadap seorang turis asal Tiongkok. Polisi langsung menangkap oknum tersangka pelaku pada Selasa (23/4) lalu. [pr/r7]


Gubernur Koster Harap Layanan Trans Sarbagita di Bandara Ngurah Rai Jadi Pilihan Wisatawan


BLKNNews ■ Layanan transportasi massal menjadi salah satu keharusan yang harus disiapkan dalam menunjang moda transportasi di Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai.

Dengan menghadirkan transportasi umum berupa armada bus, masyarakat khususnya wisatawan yang datang ke Bali memiliki pilihan dalam menentukan transportasi yang akan digunakan.

Demikian hal ini terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan Layanan Transportasi Massal Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan "Trans Sarbagita" di Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai, Tuban, Badung, Kamis (2/5) siang.

"Sebagai bandara kelas dunia, menghadirkan transportasi umum berupa armada bus memang keharusan," ujar Gubernur Koster.

Meski demikian, pengoperasian layanan transportasi ini menurutnya masih akan dilihat perkembangannya lebih lanjut mengingat beberapa tahun yang lalu sudah sempat dioperasikan juga namun sepi peminat sehingga akhirnya berhenti ditengah jalan.

"Saat ini kita uji coba dulu, kita evaluasi nanti apakah epektif atau tidak. Terus terang, selama ini Saya nilai trans Sarbagita ini belum berjalan dengan baik sehingga beberapa rute Saya berhentikan karena menghabiskan anggaran. Namun saat ini karena kebutuhan bandara, transportasi ini Saya uji coba dulu. Semoga transportasi ini bisa menjawab kebutuhan dasar di bandara Ngurah Rai, sehingga memenuhi kebutuhan konsumen yang dari atau menuju bandara sehingga tidak lagi menghadapi lalulintas yang krodit," ungkap Gubernur Koster.

Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini berharap hadirnya kembali layanan transportasi massal trans Sarbagita ini dapat memberikan dampak positif bagi kunjungan wisatawan ke Bali dan pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bali.

Hal senada juga dikatakan General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai Haruman Sulaksono yang mengatakan dengan dioperasikannya kembali Trans Sarbagita dengan melewati bandara, diharapkan dapat menjawab pertanyaan masyarakat luas akan ketersediaan sarana transportasi massal yang melayani penumpang dari dan menuju bandar udara.

"Kehadiran armada bus akan menambah pilihan penumpang dalam mencari alternatif transportasi di Bandara Ngurah Rai. Bahkan, dipastikan tidak akan merugikan pebisnis lain yang menawarkan jasa serupa di Bandara," ungkapnya.

Sebagai informasi, layanan transportasi massal ini akan beroperasi dengan rute bandar udara – Nusa Dua, dan bandar udara – Batu Bulan, dengan jumlah 6 bus yang akan melayani penumpang dan untuk masing-masing rute, bus beroperasi dengan tiga jam keberangkatan.

Untuk rute bandar udara – Nusa Dua, bus akan berangkat pada pukul 09.15 Wita, 13.15 Wita, dan 17.15 Wita. Sementara untuk rute bandar udara – Batu Bulan, jam keberangkatan bus Trans Sarbagita adalah pukul 11.00 Wita, 15.00 Wita, dan 19.00 Wita. Jam keberangkatan bus untuk kedua rute arah sebaliknya juga berlaku sama.*

Indonesia Berdonor 2019, Dalam Rangka HUT ke 62 Kodam IX Udayana di RRI Denpasar


BLKNNews ■ Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan HUT ke-62 Kodam IX/Udayana dijadikan momentum pembelajaran sebagai umat manusia sebagai mahluk sosial untuk saling tolong-menolong walaupun hanya setetes darah yang diberikan namun sudah menyelamatkan satu jiwa manusia yang membutuhkan serta merupakan wujud bhakti dari masyarakat dan Kodam IX/Udayana dalam kepentingan kemanusiaan.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kepala Staf Korem 163/WSA Letkol Kav Jacob Janes Patty, pada kegiatan donor darah yang dilaksanakan di RRI Denpasar, Kamis (2/5).

Sebelum menyampaikan sambutan lebih lanjut, Pangdam mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Indonesia Berdonor 2019 kali perdana ini yang merupakan kerjasama RRI Denpasar dengan Kodam IX/Udayana dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi Bali. Untuk itu Pangdam mengucapkan terima kasih kepada RRI Denpasar dan UDD PMI Provinsi Bali serta paramedis yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

"Seperti kita ketahui bersama kegiatan Indonesia Berdonor yang kita laksanakan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian untuk mendukung program kemanusiaan melalui Palang Merah Indonesia. Oleh karena itu, kepada para pendonor yang dengan sukarela dan ikhlas menyumbangkan darahnya saya ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan ketulusan hati bapak-bapak dan ibu-ibu dapat meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang membutuhkan darah," demikian ujar Pangdam.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam menambahkan, sebagaimana tema yang diangkat pada Indonesia Berdonor kali ini yaitu “Setetes Darah Anda Menyelamatkan Jiwa Orang Lain”, dinilai benar-benar mulia dan mampu memberikan motivasi sebagian besar masyarakat, terutama kepada seluruh pendonor yang telah berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan darah dan persediaan darah yang ada di PMI khususnya di Provinsi Bali.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Piagam penghargaan oleh Humas UDD PMI Provinsi Bali I Made Griya kepada Plh. Kepala RRI Denpasar Buang Supeno, SH., MH., dan Kasrem 163/WSA, serta sesi foto bersama dan peninjauan pelaksanaan Kegiatan donor darah. Seluruh rangkaian kegiatan donor darah selesai pada pukul 10.30 Wita dalam keadaan aman dan lancar.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Kakesdam IX/Udayana diwakili oleh Kolonel Ckm Dr. Anton, S.ST.Sps, Wakapendam IX/Udy Letkol Inf Leo Handoko, Kasubdit Gasub Samapta Polda Bali AKBP Andi Prihastomo, SH., S.I.K., MH., Danyon Brimobda Polda Bali AKBP I N Carma Dana, Ketua Unit Donor Darah PMI Provinsi Bali Sagung Mas Dwipayani, serta seluruh peserta donor darah dari unsur TNI-Polri dan masyarakat. (Pendam IX/Udayana)

Semesta Bali Resik Sampah 2019, Kodam IX Udayana Gelar Karya Bakti di Pantai Kelan


BLKNNews ■ Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke 62 Kodam IX/Udayana yang jatuh pada 27 Mei mendatang, dengan mengusung tema "Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat", Kodam IX/Udayana dibawah kepemimpinan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., tiada henti membangun sinergitas dan jiwa korsa antara prajurit, masyarakat dan komponen bangsa lainnya.

Kali ini, Kodam IX/Udayana menggandeng Pemerintah Kabupaten Badung serta segenap komponen masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan pantai yang merupakan salah satu wujud dalam membantu dan menjadi contoh serta mempelopori usaha-usaha mengatasi tercemarnya lingkungan sekitar di Pantai Kelan dan Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Kamis (2/5).

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, yang pada kegiatan tersebut mewakili Pangdam IX/Udayana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa karya bhakti yang diselenggarakan di kawasan Pantai Kedonganan ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat sekitar dalam memelihara  kebersihan lingkungan pantai yang berada di wilayah masing-masing, sebagai implementasi dari program rencana 'Semesta Bali Resik Sampah 2019' serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan tenteram khususnya bagi masyarakat pesisir pantai.

"Dengan kegiatan karya bhakti seperti ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat cinta lingkungan yang bersih, indah dan sehat terhadap ekosistem laut dan pesisir serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, terutama pedagang ikan yang berdomisili disekitarnya," ungkap Pangdam.

Pemkab Badung dibantu masyarakat sekitar pantai selama ini telah berusaha secara maksimal guna membersihkan maupun mengatasi sampah terutama sampah plastik. Namun sebagai masyarakat Bali yang sadar dan peduli terhadap kebersihan tentunya akan terus berupaya membantu membersihkan pantai dari sampah agar tetap bersih sehingga destinasi wisata meningkat dan mampu menarik para wisatawan untuk berkunjung.

"Untuk itu, dengan adanya karya bhakti yang kita laksanakan ini mudah-mudahan dapat meringankan beban Pemerintah Daerah Kabupaten Badung dalam menangani kebersihan lingkungan dari timbunan sampah di daerah wisata," demikian tegas Pangdam.

Menurut Pangdam, dipilihnya Pantai Kedonganan sebagai sasaran karya bhakti, karena pantai tersebut merupakan tempat yang dijadikan juga sebagai tempat upacara keagamaan bagi masyarakat Bali, daerah wisata dan merupakan pasar ikan tradisional terbesar yang menjadi destinasi kuliner seafood di Bali.

"Kita berharap, Bali khususnya Pantai Kedonganan tidak menjadi sorotan media asing ketika sampah memenuhi bibir pantai. Hal ini akan menyebabkan para wisatawan enggan dan kurang nyaman berkunjung ke Pantai Kedonganan. Mengingat karya bhakti melibatkan seluruh lapisan masyarakat, maka saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan maksimal," harap Pangdam.

Turut hadir pada kegiatan Karya Bakti tersebut yaitu Para pejabat teras Kodam IX/Udayana, antara lain Danrem 163/Wira Satya, Para Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO AU, Para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Dandim 1611/Badung, Kapolsek Kuta, Kadis DLHK Kab. Badung, Camat Kuta, Lurah Kedonganan dan Tuban, serta para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (Pendam IX/Udayana)

Kamis, 02 Mei 2019

Melalui Teatrikal Recycling Mampu menggugah masyarakat perangi sampah


Klungkung,BaliKini.Net - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta menyaksikan Teatrikal kontemporer di panggung terbuka Monument Puputan Klungkung pada rabu (01/05/2019).

Ketut Darmawan selaku penggagas Cerita, menyatakan Teatrikal Recycling merupakan teatrikal yang dibawakan oleh Kelompok Swadaya masyarakat TPS 3R Dharma Winangun Desa tangkas. Teatrikal ini mengambil tema recycling dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat melalui seni gerak dan tari tentang bahaya sampah.

Dalam pementasannya tersebut diilustrasikan bahaya membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan banyak terdapat  nyamuk dan lalat yang dapat menyebarkan penyakit, seperti Demam berdarah dan Diare. Gerakan teatrikal mengilustrasikan banyak masyarakat yang terserang diare dan sakit perut, kemudian akibat dari hal tersebut, salah seorang masyarakat mengajak anak-anak dan warga untuk kembali membersihkan lingkungan dari sampah dan melakukan daur ulang. Dari melakukan Daur ulang sampah ini kemudian diketahui dapat  memiliki nilai ekonomi dan seni, jika kita punya inovasi untuk mengerjakannya.  Dalam pementasan teatrikal juga menampilkan juga tarian barong dan rangda yang terbuat dari sampah plastik dan koran.

“Dari pementasan ini dapat diambil maknanya yakni adalah mengajak masyarakat untuk bersama sama memerangi sampah agar dapat menjadi nilai ekonomi, dan akibat apabila sampah  tidak dikelola dapat menimbulkan wabah penyakit”, ujar Ketut Darmawan.

Adapun bahan sampah plastik dan koran dikumpulkan sekitar 12 kg sampah plastik dan 8 kg dari koran. Sampah ini di dapat dari berbagai lokasi di Kabupaten Klungkung untuk dibuat barong. Persiapan pembuatan barong, rangda dan pelatihan teatrikal memakan waktu kurang lebih 1 bulan. Sampah plastik untuk barong dan  gapura berasal dari pembukus mie, kopi, snack. Rangda dibuatkan dari bibit ental, batok kelapa, kelapa kering, daun ental yang dirangkai seperti ulatan.

Dalam pementasan Teatrikal ini, berperan sebagai koreografer yakni I Putu Indra Wirayudha, Pembina, Dewa putu Slamet raharja S,Sn.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengapresiasi penampilan teatrikal ini. Menurut Bupati Suwirta, dengan penampilan teatrikal ini diharapkan dapat menggugah masyarakat Klungkung untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Dengan inovasi TOSS yang sudah diterapkan dibeberapa Desa di Kabupaten Klungkung diharapkan bisa menjadi salah satu solusi penanganan sampah di Kabupaten Klungkung maupun di Indonesia. “Masyarakat Klungkung bisa mencontoh dan melaksanakan Program Pemkab Klungkung yakni  TOSS tersebut dengan baik, untuk menjadikan kabupaten Klungkung terbebas dari sampah,” ujar Bupati Suwirta. (cok/r4)

Melalui Pariwisata Kota Pusaka, Pemkab Klungkung Jalin Kerjasama dengan OWHCE


Klungkung,BaliKini.News  - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Sekrataris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menghadiri acara Konferensi Internasional IX Organization World Heritage Cities Eurasia (OWHCE). Bertempat di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Jl. Cemara Sanur, Denpasar Bali, Senin (30/4) sore.

Kegiatan ini merupakan diskusi mendalam tentang tema "Resilient Heritage and Tourism" (Warisan dan Pariwisata Tangguh) Berdasarkan pada tujuan bersama untuk mengembangkan heritage tourism (pariwisata warisan) melalui pertukaran praktis dan kerjasama antar anggota wilayah untuk pelestarian peninggalan sejarah dan cagar budaya.

Pada kesemapatan tersebut, Bupati Suwirta menyatakan komitmennya ikut bergabung di dalam "World Haritage Cities Eurasia" (Kota Warisan Budaya) dimana Kabupaten Klungkung merupakan pusat peradaban warisan budaya di Bali, yang memiliki aset pusaka yang bernilai tinggi, yang merupakan rekam jejak sejarah dari zaman kerajaan di Klungkung memiliki nilai kearifan lokal yang otentik.

Bupati Suwirta berharap, aset pusaka peninggalan sejarah dan cagar budaya yang ada di Kabupaten Klungkung bisa dipromisakan didalam jaringan kota pusaka Dunia. Meningkatan nilai sosial, budaya dan ekonomi antara lain melalui pariwisata kota pusaka serta sebagai upaya nyata melestarikan aset-aset pusaka sehingga bisa lebih di kenal dan menambah kunjungan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Klungkung.

”Komitmen kami pasti kuat dalam melastarikan kebudaya, dimana Kabupaten Klungkung merupakan pusat kebudayaan di Bali maka dari itu peran serta masyarakat untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan cagar budaya perlu dikelola,” Ujar Bupati Suwirta

Sementara itu, Sekjen 0WHCE Mr. Denis Ricard mengatakan pada intinya Organisasi World Haritage Cities Eurasia ini adalah mencari atau meneliti daerah-daerah yang memiliki komitmen terhadap pelestarian warisan budaya yang dimilik untuk saling bertukar pikiran, gagasan dan inovasi untuk melestarikan cagar budayanya.

"Organisasi ini adalah organisasi yang benar-benar meneliti peninggalan warisan budaya, bukan semata-mata mencari anggota. Bagaimana konservasi pemerintah daerah terhadap warisan budaya yang dimiliki dengan penataan dan pelestarian pusaka sebagai strategi utama pengembangan kotanya ," ujar Sekjen 0WHCE Mr. Denis Ricard

Pihaknya juga menambahkan, pada intinya organisasi ini bisa mengasilkan generasi muda yang wajib menjaga pelestarian budaya yang merupakan modal utama pada suatau daerahnya sehingga bisa dikenal diseluruh dunia. (yande/r4)

Rai Mantra Bacakan ‘Denpasar Komitmen’


Tiga Butir Rekomendasi Dukung Pemajuan Warisan Budaya dan Kota Pusaka
Denpasar, BaliKini.News - Seluruh tahapan International Conference OWHC Eurasia IX yang digelar di Kota Denpasar telah usai. Dari seluruh rangkaian rapat yang melibatkan delegasi dari 13 Negara Eurasia dan delegasi dari 7 Kota yang terabung dalam Jaringa Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ini menghasilkan sebuah kesepakatan yang diberi nama Denpasar Komitmen. Kesepakatan yang berhasil terdiri atas tiga butir rekomendasi ini dibacakan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra pada Gala Dinner Serangkaian International Conference OWHC Eurasia IX di Prama Sanur Beach Hotel, Selasa (30/4) malam.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Sekjen UCLG Eurasia Regional Cordinator of OWHC, Rasikh Sagitov, Sekjen OWHC, Denish Ricard serta seluruh delegasi dan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Selain itu juga turut dserahkan cinderamata  dan hadiah bagi pemenang lomba drawing competition.

Pada pelaksanaan Gala Dinner, seluruh delegasi disuguhkan beragam hiburan. Mulai dari penapilan apik dari Gus Teja World Musik, Sendratari dari Komunitas Sanur, dan penampilan fashion show dari Duta Endek Kota Denpasar.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan bahwa konferensi ini telah menghasilkan Denpasar Komitmen yang terdiri atas tiga butir rekomendasi. Dimana, rekomendasi tersebut nantinya akan turut menjadi usulan dalam Internaisonal Konference OWHC di Polandia. Sehigga upaya untuk terus meningkatkan ketangguhan warisan budaya yang dipadukan dengan pengembangan pariwisata dapat berjalan dan saling menguatkan.

“Menurut kami melalui Denpasar Komitmen ini tentunya menjadi langkah awal bagi anggota OWHC, khususnya di Benua Eropa dan Asia untuk memperkuat warisan budaya yang mampu berjalan beriringan dengan pengembangan sektor pariwisata,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, sesuai dengan tujuan awal pelaksanaan konferensi ini yakni menjadi ajang tukar pikiran serta untuk menginventarisasi masalah yang dihadapi oleh kota warisan budaya dan kota pusaka. Sehingga dapat menjadi ajang diskusi untuk bersama-sama menciptakan solusi.

“Dari konferensi ini beragam solusi sudah diciptakan, salah satunya adalah terwujudnya Denpasar Komitmen, dan beberapa daerah yang tergabung dalam OWHC Eurasia juga sudah melaksanakan kerjasama sister city sesuai dengan kebutuhan masing-masing kota,” terangnya.

Sekjen OWHC Denish Richard didamping Sekjen UCLG Eurasia regional Cordinator of OWHC, Rasikh Sagitov mengaku bangga kongres eurasia OWHC kali ini dilaksanakan di Bali, khususnya Kota Denpasar dan telah berjalan dengan lancar. Hal ini tak lepas dari komitmen Pemkot Denpasar sebagai tuan rumah pelaksanaan konferensi ini.

“Setiap kota beserta seluruh jajaran pimpinan memiliki kewajiban untuk ikut menjaga warisan budaya, Heritage dan Torism itu penting, saya sangat bangga  dengan hal itu, kota ini sangat konsisten dengan torism heritage, sehingga hal ini dapat menjadi wahan edukasi peradaban di masa depan, dan hal ini harus mendapat dukungan semua pihak termasuk wartawan yang tentunya dapat mengubah pola pikir masyarakat untuk ikut menjaga warisan budaya, semoga dengan adanya Denpasar Komitem ini dapat memberikan dukungan terhadap kelestarian Kota Pusaka dan Warisan Budaya,” terangnya.

Adapun tiga butir Denpasar Komitem yakni pertama Diadakan sesi khusus tentang heritage torism pada setiap kongres OWHC yang melibatkan para profesional pariwisata, akademisi pariwisata dan departemen pariwisata pemerintah dari wilayah anggota sebagai ekosistem untuk heritage torism yang berkelanjutan.

Dua, memastikan adanya peningkatan kapasitas dalam pelestarian heritage dan heritage torism untuk mengantisipasi perubahan iklim dengan menerapkan kearifan lokal dari setiap wilayah anggota, seperti Tri Hita Karana, (harmoni dan keseimbangan dalam kehidupan) di Bali. Ketiga, untuk mendorong adanya kerjasama antar kota-kota di wilayah anggota OWHC. (Ags/r4)

Selasa, 09 April 2019

Kasum TNI Hadiri Konferensi Ulama Sufi Internasional di Pekalongan


BLKNNews ■ Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto mewakili Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri pembukaan Konferensi Ulama Sufi Internasional (World Sufi Forum), yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, bertempat di Pendopo Bupati Pekalongan, Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (8/4/2019).

Tampak hadir pada acara tersebut diantaranya Rais 'Aam Idarah Aliyah Jamiyah Ahli Thariqah al-Mutabarah al-Nahdliyah, Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, Mufti India Syekh Abu Bakar Ahmad, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., dan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

■ Puspen TNI

Jumat, 29 Maret 2019

Kapuspen TNI : Pelatihan MOC Tempat Berbagi Pengalaman Sinergitas TNI dengan Media


BLKNNews Pelatihan Media Operations Course (MOC) menjadi tempat untuk berbagi pengalaman, baik teknis maupun lapangan dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kerja sama jajaran TNI dengan media.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi yang diwakilkan oleh Kabidum Puspen TNI, Kolonel Inf Drs. I Ketut Murda di depan para peserta pada saat menutup pelatihan Media Operations Course di Balai Wartawan, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019).

Kapuspen TNI mengatakan bahwa dengan pengalaman Kolonel (Purn) Ronald McCourt selaku Course Director yang telah bertugas dalam operasi tempur sebagai Perwira Penerangan Angkatan Bersenjata Inggris, dapat lebih memberikan masukan kepada peserta  pelatihan MOC terhadap metode dan aturan pelibatan kerja sama serta sinergitas antara militer dengan media.

Selanjutnya Mayjen TNI Sisriadi pada pelatihan MOC juga mengundang Redaktur Senior Kantor Berita LKBN Antara, Ade P. Marboen sebagai narasumber.

Dalam pembekalannya, Ade P. Marboen menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap TNI yang sangat baik hingga saat ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, diantaranya dengan memperkuat jalinan kerja sama serta sinergitas TNI dengan media di Indonesia.

Pada kegiatan yang sama, Kolonel (Purn) Ronald McCourt mengatakan bahwa dihadapkan dengan semakin majunya teknologi dalam penggunaan media sosial,  maka tugas Perwira Penerangan menjadi multi skills.

“Seorang Perwira Penerangan harus mampu membuat rencana, berbuat, mengecek dan mengevaluasi sejauh mana sebuah berita mencerminkan keinginan kita dan dapat diterima publik dengan baik”, ujarnya.

Kabar Tabanan

Kabar Denpasar

Kabar Bangli

Kabar Karangasem

Kabar Buleleng

© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved