BLKNNews.com

Kabar Nasional

Ads

KABAR BADUNG

KABAR GIANYAR

KABAR INTERNASIONAL

Kabar Klungkung

Jumat, 13 September 2019

MERAJUT PERSATUAN DAN KESATUAN ANAK BANGSA MELALUI OLAHRAGA BERSAMA


BLKNNews, Denpasar - Dalam upaya meningkatkan soliditas, sinergitas dan menjalin hubungan yang baik melalui komunikasi yang harmonis serta menanamkan rasa Cinta Tanah Air antar sesama Bangsa Indonesia, Kodam IX/Udayana bersama-sama komponen masyarakat Provinsi Bali menyelenggarakan acara olahraga bersama yang dilaksanakan di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Jumat (13/09/2019).

Acara ini terlaksana sebagai bentuk soliditas sesama anak bangsa yang peduli terhadap persatuan dan kesatuan serta keutuhan dalam berbangsa dan bernegara. Melalui kegiatan ini ingin menegaskan kembali bahwa Negara Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, bermacam-macam suku bangsa dan ras yang tersebar dari Sabang sampai Merauke merupakan rumah kita, tempat tinggal kita. Oleh karena itu, kita sebagai anak bangsa yang harus merawat dan menjaga keutuhan NKRI.

Dalam Sambutannya Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., mengatakan, olahraga bersama ini merupakan momentum yang sangat baik sebagai sarana mempertahankan soliditas, sinergitas dan membina hubungan komunikasi yang harmonis serta menjalin hubungan kekeluargaan, silaturahmi dan menjaga kekompakan segenap komponen bangsa untuk bersama-sama menjaga tetap tegaknya NKRI.

“Kegiatan ini juga sebagai wujud komitmen kita bahwa NKRI tetap dalam bingkai kebhinnekaan, oleh karena itu, mari kita kukuhkan semangat kebhinnekaan untuk tetap tegaknya NKRI. Ini momentum yang baik untuk meneguhkan kembali tekad kebersamaan kita, jangan mudah terprovokasi oleh informasi-informasi bohong yang disebarkan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang menginginkan Indonesia runtuh.”. Tegas Pangdam.

Lebih lanjut Perwira bintang dua tersebut mengatakan, bahwa “tujuan olahraga bersama ini sangat positif, maka saya mengajak kepada seluruh hadirin untuk melaksanakan kegiatan ini dengan penuh kegembiraan, kebersamaan dan dengan penuh rasa kekeluargaan.” Demikian jelasnya.

Acara yang diikuti oleh ribuan orang termasuk pelajar dan mahasiswa dari Papua yang berada di Bali, pelajar peserta Parade Cinta Tanah Air yang berasal dari seluruh Provinsi di Indonesia mengambil tema “Dari Bali Meneguhkan Kembali Keindonesiaan”. Hal ini dimaksudkan untuk menyuarakan kepada Bangsa Indonesia agar meneguhkan kembali persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa, sehingga tidak menimbulkan konflik yang mengakibatkan perpecahan.

Para peserta sangat antusias mengikuti setiap acara, mulai dari senam bersama dilanjutkan tarian Yospan dan senam Sajojo, acara tersebut juga dimeriahkan dengan persembahan lagu-lagu daerah dari Papua. Hadir pada kesempatan tersebut Wakapolda Bali, Kadisdikpora Prov. Bali, Danrem 163/WSA, para Asisten Kasdam IX/Udayana, Para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, para Dandim jajaran Korem 163/WSA, anggota TNI dan PNS Kodam IX/Udayana, anggota Polri jajaran Polda Bali serta siswa/i dan mahasiswa asli Papua se Bali (Pendam/Udy).

Kamis, 08 Agustus 2019

Kunker Presiden RI dan Wakil Presiden RI di Bali, Pangdam IX/Udayana Tekankan 4 Pedoman Pam VVIP

BLKNNews, Denpasar - Pengamanan VVIP selalu dilaksanakan bersama dengan kekuatan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya, baik pada even nasional maupun internasional, harus dapat memberikan jaminan keamanan yang terbaik dan maksimal. Untuk itu, segala sesuatu yang terkait dengan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan pengamanan VVIP ini harus selalu kita laksanakan dengan sungguh-sungguh dan serius dan tidak ada istilah ini merupakan kegiatan rutinitas.

Demikian tegas Pangdam IX/Udayana Mayjen Benny Susianto, S.I.P., dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, pada saat Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta Ibu Hj. Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, yang dilaksanakan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Kamis (8/8/2019).

Pangdam mengungkapkan, bahwa Apel Gelar Pasukan seperti ini sangat perlu dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan Satgas Pengamanan VVIP ini disiapkan baik secara perorangan maupun satuan. Pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur Satgas serta langkah dan tindakan yang diambil dalam mengatasi persoalan juga disesuaikan dengan Protap Pengamanan VVIP yang berlaku. Selain itu, juga untuk memastikan sinergitas dan kerjasama antar unsur pengamanan yang terlibat.

Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama Polda, Pemda setempat dan unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan secara maksimal. Kemudian, agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan sesuai yang diharapkan, Pangdam menyampaikan beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh seluruh peserta apel.

"Pertama, pahami dan kuasai Prosedur Tetap pengamanan VVIP. Kedua, pegang teguh disiplin dengan memahami Rantai Komando yang efektif dan efisien. Ketiga, tingkatkan kepekaan dan jangan lengah terhadap situasi yang berkembang. Keempat,  jangan ragu dalam bertindak dan tingkatkan koordinasi secara optimal serta cermati dan ikuti perkembangan situasi secara terus menerus dan laporkan," demikian tegas Pangdam seraya menekankan apa yang disampaikannya agar dipahami, dipedomani dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Apel Gelar Pasukan yang dikomandani oleh Danyon Raider 900/SBW Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo tersebut dihadiri juga oleh Danrem 163/WSA, Para Kabalakdam IX/Udayana, Danpomdam IX/Udayana, Dandenpom IX/3 Denpasar, LO AL, LO AU, Dansat Brimob Polda Bali, Kadis Ops Lanud, Kadis Ops Lanal, Kaur Ops Polda Bali, serta seluruh unsur Satgas Pam VVIP sekitar 1.319 personil.

Untuk diketahui, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta Ibu Hj. Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla beserta rombongan, pada kunjungan kerjanya kali ini di Provinsi Bali yakni dalam rangka menghadiri Kongres V PDI Perjuangan yang akan dilaksanakan pada Kamis-Minggu, 8-11 Agustus 2019, di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali. (Pendam IX/Udy)

Tirta Tiasa Udayana, ‘Mutiara’ Tersembunyi Persembahan TNI pada TMMD ke-105 di Nyanglan Klungkung


BLKNNews, Klungkung - Kegembiraan berlimpah dirasakan warga Nyanglan, Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali, setelah dilaksanakan program TMMD ke-105. Semula, warga hanya mendapat kabar kalau personel TNI akan membangunkan jalan baru yang membelah areal persawahan sebagai kegiatan utama.

“Jalan itu memang sudah lama ditunggu-tunggu warga. Tetapi, siapa sangka ada kejutan lain bagi warga, yakni ditemukannya akses menuju air terjun di Nyanglan. Ini benar-benar di luar perkiraan kami, sehingga kami sungguh-sungguh terharu atas berkah ini,” ujar Jro Mangku I Wayan Purwa Antara selaku Kelian Banjar Dinas Dusun Tengah, Nyanglan, ketika ditemui di lokasi jalan baru hasil karya personel TMMD ke-105.

Menurut Purwa Antara, memang sudah lama penduduk Nyanglan mendengar kabar tentang keberadaan air terjun yang ‘tertidur’ di antara tebing-tebing yang curam dan terjal. Sehubungan letaknya di jurang yang terjal, sungguh sulit untuk dapat dijangkau oleh penduduk. Kalau toh mau memaksakan diri untuk bisa sampai ke kawasan air terjun, warga harus melewati hutan dan rimbunan semak, serta menuruni tebing yang dirambati tanaman menjalar, yang sebagian berduri.Sementara, sejak dibangun jalan baru yang membelah persawahan desa, akses menuju air terjun menjadi terbuka.

“Semula jalan baru direncanakan 1.800 meter, akhirnya kini diperpanjang jadi 2.035 meter, sehingga bisa menjangkau kawasan air terjun,” kata Purwa Antara menambahkan, masyarakat di desanya memang dari dulu sudah sangat menginginkan adanya akses menuju air terjun, dengan harapan bisa mendatangkan ‘income’ bagi penduduk dan kas desa.

Kepala Dusun ini melanjutkan, sekarang akses jalan menuju air terjun berhasil dibuka oleh ‘pasukan’ TMMD. Terkait hal ini, warga desa sudah melakukan rembug dengan tokoh-tokoh setempat untuk menghidupkan potensi wisata desa. Jika selama ini warga bertumpu pada pertanian sebagai penopang kehidupan, kini sudah terbuka jalan untuk mendapatkan pemasukan desa melalui pariwisata air terjun.

Keindahan air terjun ini, sudah banyak menuai pujian warga maupun pendatang, yang terpesona melihat perpaduan gemuruhnya air yang menukik dengan pemandangan alam yang masih ‘perawan’ di sekitarnya.

Pada aliran air terjun yang tingginya mencapai 25 meter, terdapat tiga kali lekuk terjunan, sebelum akhirnya guyuran air itu bercipratan di atas bebatuan di pinggir aliran Sungai Jinah, yang merupakan batas Kabupaten Klungkung dengan Karangasem. Inilah sesungguhnya ‘mutiara’ terpendam yang dimiliki Desa Nyanglan, tapi selama ini tidak dapat dijangkau karena letaknya yang begitu terpencil di jurang terjal rimbun pepohonan.

“Kalau seluruh proses pembuatan jalan baru telah selesai dilakukan, kami secara swadaya akan mulai melakukan penataan lingkungan di kawasan air terjun. Akan dibangun juga jalur trekking dan bersepeda, sementaraareal tanah subak akan ditanami tumbuhan organik untuk dijual kepada para wisatawan yang berkunjung,” kata Purwa Antara, bersemangat.

Selanjutnya, Kepala Dusun ini mengagendakan untuk segera mensosialisasikan potensi wisata air terjun kepada generasi muda Nyanglan yang merantau, supaya pulang kembali ke desa. Anak-anak muda diharapkan mau bersama-sama membangun pariwisata desa, dengan berbekal pengalaman kerja selama inipada destinasi lain di perantauan.

“Saatnya generasi muda kembali ke desa. Mari bersama-sama membangun pariwisata desa,” ujar Purwa Antara menyerukan kepada warganya yang muda-muda yang masih tinggal di perantauan.

Ia mengungkapkan, ada banyak rencana indah ke depan, antara lain, jalur jalan sepanjang 2 km dari ‘jalan baru’ menuju air terjun, akan ditanami bunga-bunga yang menarik. “Akan kami utamakan menanam bunga yang tak kenal musim dalam berbunga indah,” kata Purwa Antara dengan ekspresi girang.

Pada penghujung wawancara, Purwa Antara berulang kali menyatakan terima kasih pada segenap personel TNI yang terlibat membangun jalan baru di desanya. Jalan itu benar-benar dibutuhkan warga, sekaligus membukakan gerbang menuju masa depan yang lebih baik.

“Memang Bapak-Bapak TNI yang lebih banyak berperan dalam pembangunan fisik. Kalau kami warga desa ini paling sehari hanya membantu 2-3 jam saja, selebihnya harus bekerja menafkahi keluarga. Tapi Bapak-Bapak Tentara itu tiap hari tidak pandang teriknya panas atau hujan yang mengguyur mereka terus bekerja supaya jalan baru itu segera terwujud. Terima kasih, kami hanya sanggup mengucapkan terima kasih atas segala kebaikan Bapak TNI di Nyanglan,” ujar Purwa Antara dengan suara nyaris tercekat, sementara kedua pelupuk matanya mulai terlihat berkaca-kaca.

Dalam kunjungannya ke lokasi Desa Nyanglan, Pangdam IX/Udayana yang juga sebagai Pengendali Kegiatan Operasi (PKO) TMMD menyempatkan diri melihat langsung progres perkembangan fisik pelaksanaannya, dengan didampingi oleh Dansatgas TMMD ke-105 Tahun Anggaran 2019 Kodim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E., M.Tr (Han)berupaya untuk mencarikan nama bagi air terjun ini, pihaknya sudah bersepakat dengan masyarakat Desa Nyanglan dan atas hasil musyawarah dengan pemuka desa setempat untuk menamai objek wisata baru itu dengan nama ‘Tirta Tiasa Udayana’. Maknanya adalah ‘air suci bersih dari Udayana’.

Dansatgas TMMD yang juga Dandim 1610/Klungkung tersebut berharap potensi air terjun ini akan menjadi tempat wisata baru yang nantinya memberi manfaat bagi masyarakat, termasuk menjadi daya tarik wisata alam bagi wisatawan untuk berkunjung ke Desa Nyanglan.

Air terjun itu terletak di sebelah barat Tukad Jinah, tepatnya berjarak sekitar 500 meter dari  lokasi jalan baru yang dibuat TMMD. Untuk mencapai air terjun itu, medannya lumayan sulit. Kawasan yang melingkupi adalah hutan kecil dan lembah dengan semak belukar yang masih lebat. Tinggi air terjun sekitar 25 meter dengan debit air sekitar 6 liter per detik.

Menurut dia, saat ini Satgas TMMD bersama masyarakat di samping fokus mengerjakan sasaran TMMD baik fisik maupun nonfisik, sekaligus juga merealisasikan harapan warga, yakni adanya akses jalan menuju air terjun.

“Dengan ditemukannya lokasi air terjun ini, menjadi suatu rintisan baru untuk dapat kita kerjakan, seperti membuat akses jalan tambahan menuju ke lokasi. Berhubung lokasi air terjun terbilang berada di areal yang curam, kita bangun jalan turunan yang berundak-undak untuk dapat sampai ke sana,” katanya menjelaskan. (Pendam IX/Udayana)

Rabu, 07 Agustus 2019

Kasad Tutup TMMD ke 105 Kodim 1615/Lotim

BLKNNews, Lombok Timur - Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 105 tahun 2019 Kodim 1615/Lotim di lapangan Keruak Kecamatan Keruak Lombok Timur, Rabu (7/8).

Upacara penutupan TMMD yang dihadiri Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., beserta istri, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah beserta istri, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri beserta istri dan Bupati Lotim Drs. HM. Sukiman Azmy, MM.

Dalam amanatnya, Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan upacara penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya program TMMD ke 105 dengan mengambil tema “Bersama TMMD Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

"TMMD yang dilaksanakan serentak di 50 Kabupaten/Kota di seluruh Nusantara ini adalah wujud pengabdian TNI bersama Kementerian dan Lembaga Negara lainnya, dalam rangka membantu mempercepat pembangunan di daerah dan tercapainya kesejahteraan bagi rakyat," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Kasad, kegiatan TMMD ini ditujukan terutama untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga hasilnya diharapkan tepat sasaran.

"Bagi para Prajurit dan personel Satgas, agar manfaatkan momentum TMMD ini untuk meningkatkan kemanunggalan dengan rakyat, dengan terus menumbuhkan semangat gotong-
royong dan etos kerja keras dalam masyarakat," harap Jenderal Bintang Empat tersebut.

Selain itu, mantan Panglima Kostrad tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada unsur Pemerintah Daerah dan masyarakat, serta semua pihak yang telah mendukung TMMD dengan tulus dan ikhlas.

Dilokasi upacara penutupan, juga hadir para Asisten Kasdam IX/Udayana, Forkopimda Lotim, Kasrem 162/WB, para Dandim dan Kasi Korem, Dan/Ka Satdisjan, Persit KCK Koorcab 162, para SKPD Pemda Lotim, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Usai penutupan TMMD, Kasad didampingi Gubernur NTB, Pangdam IX/Udayana, Bupati Lotim menyerahkan kunci secara simbolis, sembako, perlengkapan mushola dan Poskamling kepada perwakilan masyarakat.

Selanjutnya Kasad bersama Pangdam IX/Udayana didampingi Bupati Lotim, Kasrem 162/WB dan Dandim 1615/Lotim selaku Dansatgas TMMD Kodim 1615/Lotim dan rombongan melaksanakan peninjauan stand pameran, stand pasar murah dan sembako gratis maupun stand Baksos, pengobatan gratis yang diiringi musik band dengan artis ibu kota dan lokal dilapangan Keruak. (Dim1615, @rb)

Majelis Desa Adat Provinsi Bali Dikukuhkan

BLKNNews, Gianyar - Sejarah baru kembali tercipta di Pura Samuhan Tiga, Bedulu, Gianyar, saat Gubernur Bali Wayan Koster mengukuhkan Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali yang pertama, Selasa (6/8).

Sebelum pengukuhan dilakukan deklarasi Pembentukan Majelis Desa Adat sesuai dengan Perda Provinsi Bali No 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali yang sudah diresmikan pemberlakuannya tanggal 4 Juni 2019 lalu di tempat yang sama. Pengurus terpilih merupakan hasil dari Paruman Agung Desa Adat se-Bali yang diikuti oleh 1493 desa adat se-Bali termasuk pengurus Majelis Madya yang ada di Kabupaten/Kota. 

Sebelumnya Paruman Agung dibuka oleh Gubernur Bali Wayan Koster yang didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Paruman Agung digelar seiring dengan berakhirnya kepengurusan Majelis Utama Desa Pakraman periode 2014-2019. Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet terpilih sebagai Bendesa Agung Majelis Desa Adat periode 2019-2024.

Dalam sambutannya usai pengukuhan Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan mengurus desa adat harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tidak hanya sekedar retorika. Menurutnya pariwisata di Bali menjadi yang terbaik di dunia tidak lepas dari keberadaan desa adat yang menjadi ruhnya. “Jalan bagus, hotel bagus .. tidak ada artinya kalau tidak ada jiwa di wilayah itu. Ruh yang ada di desa adat,” tegas mantan anggota DPR RI ini. 

Oleh karena itu  Gubernur Koster meminta Majelis Desa Adat menuntaskan apa yang menjadi mandat dari Paruman Agung ini. Ia menyerahkan sepenuhnya pembangunan desa adat kepada Majelis Desa Adat. “Tugas saya sebagai Gubernur adalah memfasilitasi. Nggak usah meminta, saya akan memberi. Ini tugas pemerintah,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini. Ia berharap desa adat menjadi pilar untuk mengembalikan ‘taksu’ alam Bali.

Keseriusan Gubernur Koster untuk mengurusi desa adat ditunjukkannya bukan saja dengan mengeluarkan Perda No 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali, namun telah merancang OPD khusus setingkat eselon II yang akan mengurusi desa adat, yakni Dinas Pemajuan Desa Adat. Selain itu dalam waktu dekat Gubernur juga akan membuatkan kantor untuk Majelis Desa Adat Provinsi Bali. 

Dalam acara pembukaan Paruman Agung, Gubernur Koster menunjukkan desain kantor yang akan berdiri di kawasan Renon, Denpasar tersebut. Tidak menggunakan dana APBD, Gubernur berencana memanfaatkan dana CSR untuk pembangunannya. Bahkan untuk kabupaten/kota yang dianggap perlu, Gubernur Koster juga akan membantu pembuatkan kantor sebagai tempat pertemuan para bendesa adat.

Gubernur mengajak seluruh komponen di Bali untuk bersatu bersama-sama mewujudkan Visi Nangun Sat Kertih Loka Bali dimana desa adat menjadi komponen penting di dalamnya.

Kasad : TNI AD Siap Bantu Pemda NTB Sukseskan Rehab Rekon Rumah Pasca Gempa

BLKNNews, Jakarta - Untuk membantu percepatan proses rehan rekon terpadu pasca gempa di NTB, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan bahwa TNI AD siap untuk kembali menerjunkan personelnya membantu percepatan proses rehab rekon terpadu pasca gempa di NTB.

Hal itu disampaikan Kapendam IX/Udayana apendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Denpasar, Bali, Selasa (6/8/2019).

Diungkapkan Kapendam, setelah memberikan peresmian Gedung TK Kartika VII-11 Mataram di Asrama Gebang, Mataram dan pengarahan kepada Prajurit TNI AD di wilayah Korem 162/WB, Kasad melaksanakan peninjauan progres rehab rekon Rumah Tahan Gempa (RTG) di wilayah Gontoran Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Mataram.

"Pada kesempatan itu, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD akan selalu siap membantu penyelesaian pekerjaan rehab rekon RTG ini, bahkan beliau menyatakan siap menerjunkan kembali personel TNI AD untuk membantu percepatan penyelesaian ini,"tegas Jonny.

Saat ini , kata Jonny, TNI telah menerjunkan sekitar 1000 Prajurit TNI untuk membantu proses rehab rekon pasca gempa.

"Namun dalam pertemuan tadi, kepada Pak Walikota dan Gubernur, Kasad menyampaikan, kalau 1000 dari pusat masih kurang, belaiu dengan tegas siap mengirim kembali, agar pekerjaan yang telah mencapai seperempat target dapat segera diselesaikan," terangnya.

lebih lanjut Jonny menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan dan laporan Korem 162, seluruh jajaran TNI AD yang terlibat dalam membantu pemerintah daerah untuk proses rehab rekon pasca gempa bumi dapat dianggap dan kelihatan sudah maksimal.

"Semua pihak, khususnya dari Satuan Zeni TNI AD berupaya maksimal, namun dalam membantu proses rekon di NTB ini sangat dipengaruhi ketersediaan bahan,"tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasad yang didampingi Gubernur NTB dan Walikota Mataram menyaksikan penyerahan kunci rumah secara simbolis yang diberikan kepada warga.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengucapkan terimakasih kepada TNI Dan Khususnya TNI AD yang selama ini fokus memberikan bantuan kepada masyarakat NTB.

"Anggota TNI selalu hadir ditengah-tengah masyarakat pada saat bencana alam gempa mulai dari tanggap darurat, tahap rehab rekon hingga sekarang proses rehab rekon terpadu yang melibatkan ribuan pasukan Zeni TNI," kata Gubernur NTB.

Sebelumnya, Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori memaparkan paparan tentang progress rehab rekon terpadu yang dikerjakan 1000 Personel TNI dari pasukan Zeni maupun aplikator dari TNI Polri di tujuh Kabupaten Kota se Provinsi NTB. (Dispenad)

Gali Potensi dan Kreatifitas Dalam Bidang Penelitian Remaja

BLKNNews, Denpasar - Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendukung tumbuhnya peneliti muda di kalangan pelajar. Kali ini, sebagai ajang penggalian bibit baru dalam pengembangan penelitian ilmiah di kalangan pemuda, Pemkot Denpasar turut menggelar Lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah di Kalangan Pemuda Tahun 2019. Adapun babak final dari ajang yang sebelumnya telah didahului dengan tahap seleksi awal ini diikuti oleh 149 peserta yang mengambil tempat di Rumah Pintar Denpasar, Selasa (6/8). 

Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan saat diwawancarai menjelaskan bahwa keberadaan pemuda sebagai tulang punggung penerus pembangunan bangsa harus dibekali dengan pengatahuan yang unggul. Karenanya, dari pelaksanaan lomba ini diharapkan mampu menjadi wahana untuk menumbuhkan kreatifitas pelajar dan pemuda Kota Denpasar baik dalam bidang akademik maupun non akademik. 

"Tentunya sesuai dengan program bapak Walikota dan Wakil Walikota Denpasar lomba ini merupakan bentuk dukungan terhadap tumbuhnya peneliti muda unggul di Kota Denpasar," jelasnya. 

Lebih lanjut dikatakan, babak final kali ini dilaksnakan melalui pameran karya serta presentasi dari masing-masing peserta.  Kegiatan tahun ini dikemas dalam 15 kategori lomba dengan jumlah peserta sebanyak 149 orang dari kalangan pelajar, pemuda dan guru di Kota Denpasar. Adapun kategori lomba tersebut yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori Produk Tingkat SD, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SD Alat, Lombs Karya Tulis Ilmish Ketegori SMK IPS, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMK Hayati, Lomba Karya Tulis Ilmiah Ketegori SMP Teknik. 

Selanjutnya Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMP Kemaritiman, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMP Humaniora, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMA IPA, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMA IPS, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori Guru, Lomba Video Sejarah Budaya Bali, Lomba Video Profil Sekolah, Lomba Kekawin, Lomba Karaoke Lagu Pop Bali, dan Lomba Denpasar Membaca.

Gunawan menambahkan bahwa nantinya hasil karya ilmiah dari para peneliti muda yang merupakan peserta lomba tahun ini akan menjadi referensi dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar.

Selain itu, para peneliti remaja ini nantinya dapat memanfaatkan Rumah Pintar Denpasar sebagai ajang untuk berdiskusi serta merumuskan penelitian. "Kami sangat berkomitmen untuk mendukung peneliti sebagai insan penting dalam memberikan acuan untuk pembangunan," ujar Gunawan. 

Dari babak final lomba ini nantinya akan diseleksi untuk ditetapkan yang terbaik. (Ags/r4).

Apresiasi Marketeers Festival 2019

BLKNNews, Badung - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, memberikan apresiasi atas dipilihnya Bali sebagai tempat pelaksanaan event Roadshow Marketing terbesar di Indonesia “Indonesia Marketeers Festival 2019”. Untuk itu diharapkan acara tersebut dapat menjadi ajang bagi para pelaku usaha khususnya dalam bidang pemasaran untuk menimba ilmu dan insight menarik serta paling update untuk diaplikasikan di dunia professional. Demikian terungkap dalam sambutan Wagub Cok Ace saat menghadiri acara tersebut, di Harris Hotel Sunset Road, Kuta, pada Selasa (6/8).

Lebih lanjut, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa pembangunan sector ekonomi masyarakat Bali tergantung pada iklim pariwisata yang ada. Untuk itu, ia berharap dengan acara tersebut para pengusaha dapat menyerap ilmu bagaimana cara melakukan pemasaran dengan baik, sehingga antar pengusaha yang ada di Bali dapat bersaing dengan sehat dan tentunya dapat menghasilkan pariwisata yang berkualitas. Selain itu, mantan Wakil Bupati Gianyar ini juga meminta para pelaku ekonomi di daerah itu tidak melawan arus dan salah arah dengan merujuk pada visi atau konsep "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" sebagai spirit pembangunan ekonomi. Cok Ace mengemukakan visi pembangunan di Bali "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" mengandung makna menjaga keseimbangan alam Bali beserta isinya, baik sekala (jasmani) dan niskala (rohani), kemudian diturunkan dalam konsep pembangunan "satu pulau" dan satu tata kelola.

"Permasalahan kita sudah jelas ketimpangan antarsektor, antarwilayah. Jadi, khususnya yang menekuni bidang ekonomi jangan sampai salah arah dan salah menentukan sikap," ucapnya.

Dengan adanya persamaan persepsi melalui rujukan konsep itu, kata Cok Ace, maka arah pembangunan pemerintah dapat diketahui sehingga para pelaku ekonomi bisa masuk dalam mata rantai pembangunan dan jangan sampai melawan arus.

Guna mendukung visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali", Pemprov Bali sendiri sejauh ini sudah mengeluarkan sejumlah peraturan gubernur, diantaranya Pergub Penggunaan Busana Adat Bali, Pergub Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, hingga Pergub Bali tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

Selain itu, guna melindungi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, Pemprov Bali juga telah menutup toko-toko "nakal" di wilayah Benoa yang berafiliasi dengan agen perjalanan wisata dari Tiongkok yang sangat merugikan pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif di Pulau Dewata.

Sementara itu, Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya selaku pihak penyelenggara Indonesia Marketeers Festival 2019.mengatakan bahwa  Event roadshow marketing terbesar ini sudah digelar ketujuh kalinya yang dimulai sejak tahun 2013. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Indonesia Marketeers Festival 2019 menyapa 17 kota di Indonesia, dimulai dari Balikpapan sampai Jogjakarta, 19 Juni sampai 15 Agustus 2019. Total selama roadshow akan ada sekitar 17.000 partisipan di mana mereka akan mendapatkan banyak ilmu baru dari pakar-pakarnya langsung. Tema event kali ini adalah seputar dunia sales, Sales Promotion Breakthrough: 5 Gebrakan Penjualan 2019, Sales Naik, Brand Apik.

“Untuk meningkatkan penjualan di tahun 2019, harus gencar melakukan sales promotion. Tapi awas, jangan hanya diskon! Karena masih banyak strategi atau gebrakan yang bisa dilakukan agar sales naik, plus nama brand Anda tetap apik,” ujarnya.

Sesuai dengan tema, ada lima gebrakan yang bisa membuat penjualan meningkat. Pertama adalah gebrakan benefit, bonus, dan bundling. Setelah itu ada flexi, flash, dan free. Ketiga ada co-brand, collab, dan cross-sell. Keempat adalah experience, engage, dan endorse. Dan gebrakan terakhir adalah limited, loyal, dan lucky. Dalam event Roadshow Marketing ini juga pihak MarkPlus Inc turut memberikan penghargaan kepada beberapa Institusi dan perorangan yang dinilai telah sukses menjadi marketeers.(pr/*)

Bedah Rumah TMMD Desa Nyanglan Siap Diserahterimakan

BLKNNews, Klungkung - Tentara Nasional Indonesia Menunggal Membangun Desa (TMMD) Reguller Ke105 Tahun 2019 yang diselenggarakan Kodim 1610/Klungkung sudah bisa dinikmati oleh warga masyarakat yang tinggal di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Seperti sasaran bedah rumah yang merupakan salah satu program sasaran fisik TMMD, yang dilaksanakan di rumah Nengah Jaga warga Desa Nyanglan.

Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E, M.Tr. (Han) didampingi Pasiter Kapten Inf I Nyoman Tunggu dan Kabid Dinas Sosial Klungkung Wiliam, Senin siang (06/08) meninjau langsung pelaksanaan bedah rumah yang menjadi salah satu target TMMD Reguler Ke 105 tersebut.

"Hasil pengerjaan sudah mencapai 99%, sehingga rumah tersebut dapat ditempati dengan layak sebagai rumah tinggal yang memenuhi syarat kesehatan", ungkap Dandim.

Nengah Jaga selaku pemilik rumah mengatakan keberadaan TMMD ini sangat membantu warga seperti saya, rumah saya diperbaiki sudah hampir selesai 99%.

Dirinya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian semua pihak baik Pemerintah Kabupaten Klungkung, TNI dalam hal ini Kodim 1610/Klungkung yang saat ini menjadi pelaksana TMMD Ke 105 di Desa Nyanglan dan tentunya juga masyarakat Desa Nyanglan sangat mendukung program ini, agar terlaksana dengan aman, lancar dan memberikan manfaat bagi warga masyarakat setempat.

Nengah Jaga yang kesehariannya bekerja sebagai tukang angkut sampah dan petugas kebersihan tersebut, belakangan ini kerap mengalami sakit. Dia kerap bermasalah dengan lututnya.

Dirinya mengaku bantuan bedah rumah yang diterima ini sebagai berkah yang tidak terduga dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, seperti mimpi di Siang bolong. (Dim1610, @rb)

Ratusan Prajurit Kodim Gianyar Jalani Tes Urine

BLKNNews, Gianyar - Satuan Jajaran Korem 163/Wira Satya semakin gencar dan intensif untuk memerangi Narkoba.

Kali ini ratusan Prajurit Kodim 1616/Gianyar di bawah pengawasan BNNK Gianyar dan Kasdim 1616/Gianyar Mayor Inf I Gede Merta Santosa, A.Md melakukan tes urine secara mendadak setelah pelaksanaan Upacara Bendera Mingguan, Senin (05/08).

"Kegiatan ini dilakukan guna mengetahui dan memastikan ada dan tidaknya keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan Narkoba", jelas Kasdim

Tes urine ini dilakukan terhadap Prajurit dan PNS yang bertugas di Kodim 1616/Gianyar dan kegiatan tes urine tersebut merupakan program rutin setiap tri wulannya yang dikoordinir oleh Pasi Intel Kodim 1616/Gianyar Kapten Inf Cok Agung Semadi.

Upaya bebas dari pengaruh Narkoba di lingkungan TNI terus digalakan melalui program rutin yang telah ditetapkan oleh Institusi TNI melalui program P4GN. Kodim 1616/Gianyar menindaklanjuti program tersebut dengan melakukan tes urine bagi personelnya bekerjasama dengan BNNK Gianyar.

Kasdim juga menyampaikan langkah preventif terus dilakukan terutama pengawasan kepada para Babinsa sebagai ujung tombak satuan agar tidak terpengaruh oleh hal-hal yang tidak baik seperti terlibat Narkoba karena Babinsa yang secara langsung berkecimpung dengan masyarakat.

Sementara itu Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Gianyar, Gede Dirgantara 
mengajak seluruh Personel Kodim 1616/Gianyar untuk bekerja sama dengan BNNK Gianyar dalam memerangi Narkoba.

"Harapan kita dengan sinergitas yang solid Kabupaten Gianyar dapat terbebas dari Narkoba", ujar Gede Dirgantara.

Hasil dari kegiatan tes urine kepada Personel Kodim 1616/Gianyar kali ini belum ditemukan adanya personel yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba. (Pen163, @rb)

Dewan Minta Kaji Ulang Usulan Penggabungan Dinas Koperasi

BLKNNews, Denpasar - Usulan Gubernur Bali Wayan Koster yang ingin memangkas dan menggabungkan serta penambahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dilingkungan Pemprov Bali mendapat respon dari DPRD Bali. Dewan menganggap, wacana tersebut sangat diapresiasi. Meski demikian, tak semua OPD harus tetap berdiri sendiri dan tak bisa diotak-atik.

Wakil Sekretaris DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry seusai Sidang Paripurna menyatakan, pembentukan OPD Baru yakni Badan Riset dan Inovasi Daerah dan Dinas Pemajuan Desa Adat memang harus didukung. Hanya saja, DPRD Bali kurang setuju dengan usulan penggabungan Dinas Koperasi dan UMKM bersama Dinas Perindutrian dan Perdagangan menjadi satu. "Tetapi perlu dikaji dengan baik, kalau bisa jangan digabung itu kita berharap dan belum sependapat itu Dinas Koperasi," jelasnya, Senin (05/08).

Bukan tanpa alasan, Koperasi didasarkan amanat Undang-undang (UU). Sehingga hal tersebut bisa menjadi pertimbangan Gubernur Bali. Disamping itu, sudah ada Perda tentang Perlindungan Koperasi dan UMKM. "Karena Koperasi ini ada dalam amanat UUD 1945. Kedua, kita baru saja mengesahkan perlindungan koperasi," tegasnya.

Disisi lain, melihat dari jumlah anggota Koperasi yang mencapai jutaan di Bali, tentunya akan menjadikan hambatan baru. Terlebih, basic perekonomian Bali adalah ekonomi rakyat. Jadi, Koperasi sebagai bagian dari perekonomian tersebut harus lebih mendapat support dari pemerintah. "Seharusnya Koperasi yang menjadi bagian dari ekonomi rakyat ini harus lebih dilindungi, tantangan Koperasi kedepan kan semakin berat. Justru kalau OPD-nya digabung kan yang menangani Eselon III," tandas dia.

DPRD Bali berharap agar Dinas Koperasi dan UMKM bisa tetap menjadi dinas sendiri tanpa harus merger dengan OPD lain. Pihaknya tak setuju jika alasan penggabungan didasarkan pada job desk yang sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sama-sama mengurusi UMKM. "Saya kira tidak masalah kalau mengurusi UKM. Kalau Disperindag ini, saya kira fokusnya adalah dalam aspek usahanya, perdagangan, dan lebih fokus ekspor. Karena PDRB kita salah satu pengaruhnya adalah ekspor," jelasnya.

Dengan demikian, jika memang pemerintah ingin berkomitmen pada pemberdayaan perekonomian rakyat, maka Koperasi yang menjadi salah satu bagiannya harus tetap didukung dan dipertahankan. "Harus berdiri sendiri dan tidak digabung. Khusus Koperasi saja, kalau yang lain kami setuju," pungkasnya. Dp/r2

Perebutkan Piala Danrem 163/WSA, Kejurnas Grasstrack & Motocross Digelar di Sircuit Perancak

BLKNNews, Jembrana - Selama dua hari, 3-4 Agustus 2019 Kejuaraan Nasional Grasstrack dan Motocross digelar di Sirkuit Tibu Kleneng Perancak Jembrana, Bali.

Kejuaraan region 3 (Bali-NTB-NTT) putaran I ini digelar dalam rangka memperebutkan Piala Danrem 163/Wira Satya.

Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara I Putu Ana Marjana, Minggu (04/08) di sela-sela berlangsungnya kejuaraan tersebut.

Adapun kelas yang dipertandingkan dalam Kejurnas Grasstrack dan Motocross Region 3 Putaran I Tahun 2019 yaitu 7 Kelas Kejurnas dan 10 Kelas Supporting Kejurnas diantaranya, Kelas Bebek Modif 4T sampai dengan 125 cc Junior yang diikuti oleh 6 pembalap. Kelas Bebek 4T sampai dengan 125 cc Senior diikuti 9 pembalap. Kelas FFA (Bebek, Sport, Trail) sampai dengan 225 cc Pemula Bali diikuti 12 Pembalap. Kelas FFA (Bebek, Sport, Trail) sampai dengan 225 cc Pemula diikuti 11 pembalap. Kemudian Kelas Sport dan Trail sampai dengan 225 cc Senior Kejurnas diikuti 11 pembalap.

Dijelaskannya, jumlah peserta yang mengikuti Kejurnas Grasstrack dan Motocross Region 3 Putaran I Tahun 2019 ini sebanyak 50 orang pembalap yang berasal dari tiga wilayah yaitu dari Bali, NTB dan NTT.

Sementara itu Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M. Suharyadi, S.I.P, M.Si., menjelaskan sangat mendukung dan menilai positif Kejurnas ini yang melibatkan berbagai pihak terkait seperti IMI, FKPPI, Korem 163/Wira Satya, Pemkab Jembrana dan juga sponsorship.

"Kejuaraan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke 74 Kemerdekaan Indonesia sekaligus perayaann Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan hal yang positif sebagai wadah bagi para generasi muda khususnya para pembalap grasstrack dan motocross untuk menyalurkan segala kemampuan dan skillnya di olahraga otomotif tersebut", ungkap Danrem.

Ditambahkan Danrem, Kejurnas ini akan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat, para pembalap dapat beradu kemampuan dan menujukkan skill untuk menuju prestasi terbaik. Lebih pentingnya lagi kegiatan ini dapat menjadi wahana untuk menghindarkan kegiatan kebut-kebutan di jalan raya dan berbagai kegiatan negatif lainnya yang rentan terjadi bagi generasi muda.

Senada Dandim 1617/Jembrana, Letkol Kav Djefri Marsono Hanok sangat senang dan mendukung Kejurnas ini dihelat di Sirkuit Tibu Kleneng Perancak.

"Kita dari pihak Kodim 1617/Jembrana bersinergi dengan penyelenggara dan pihak lain siap mengamankan kejuaraan yang berlangsung dua hari ini", ungkap Dandim.

Baik Danrem maupun Dandim berharap kejuaraan ini dapat berlangsung aman, lancar dan sukses serta ke depannya tetap menjadi agenda tahunan yang bisa diselenggarakan lagi. (Dim 1617, @rb)

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-74

BLKNNews, Denpasar - Dalam rangka memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74, Pemkot Denpasar bersama Komunitas Sehat Bersama Menua Bersama (SBMB) akan menggelar Merdeka Fun Run bertajuk Denpasar Heritage Zone. Kegiatan yang dikemas dengan berjalan kaki menyusuri kawasan Heritage Denpasar ini akan berlangsung pada Minggu (18/8) mendatang. 

Ketua Panitia Merdeka Fun Run 2019, Koni Waskita  saat dikonfirmasi Minggu (4/8) menjelaskan bahwa  pelaksanaan Merdeka Fun Run 2019, selain untuk memeriahkan Hut Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019 ini juga menjadi wahana untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang Denpasar Heritage Zone (Kawasan Heritage Denpasar). Dimana seperti yang kita ketahui bersama bahwa kawasan Jalan Gajah Mada dan sekitarnya atau lebih dikenal dengan Zona Z Heritage Torism ini memiliki nilai sejarah yang tinggi, sehingga menjadi penting untuk dilestarikan. 

"Kegiatan ini dilaksanakan dengan memadukan konsep Hash dengan Jalan Sehat dengan mengambil rute di sekitar kawasan kota tua Denpasar, selain untuk berolahraga dalam menyambut HUT RI, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi kawasan Heritage Denpasar," paparnya. 

Lebih lanjut dikatakan,  kegiatan ini mengambil rute sepanjang 6 KM yang dimulai dari kawasan Taman Kumbasari Tukad Badung, bergerak menuju utara menyusuri gang-gang di kawasan Banjar Wangaya Klod menuju kawasan Jalan Sumatera, Banjar Titih, kembali melewati gang menuju kawasan Banjar Suci, kawasan Banjar Glogor, Setra Agung Badung, Kawasan Pura Tambang Badung, Pura Maospahit, kawasan Banjar Gerenceng dan kembali finish di Taman Kumbasari Tukad Badung. 

"Banyak sekali bangunan bersejarah yang nanti kita jumpai selama perjalanan, dan tentunya sangat menarik sebagai wahana swafoto heritage obyek," terangnya. 

Setelah finish, peserta yang merogoh kocek tiket sebesar Rp. 100 ribu dengan mercendaise berupa Kaos dan Tumbler ini akan dimanjakan dengan beragam hiburan mulai dari Joni Agung and Double T, Jun Bintang, serta hadiah dorprize Sepeda Motor. 

"Ayo buruan daftar, peserta terbatas, mari bersama-sama memperkenalkan Denpasar Heritege Zone dan mengkampanyekan pengurangan sampah plastik," jelasnya. 

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Dimana dengan melaksanakan Merdeka Fun Run ini dapat menjadi wahana untuk mempromosikan Denpasar sebagai Kota Heritage. Sehingga kawasan Kota Tua Jalan Gajah Mada dapat terus berkembang. 

"Tentu kami sangat menyambut baik kegiatan Merdeka Fun Run 2019 ini, besar harapan kami kegiatan ini dapat berjalan lancar dan mampu memberikan dampak positif terhdap perkembangan dan promosi Denpasar Heritage Zone khususnya Kawasan Jalan Gajah Mada," kata Dewa Rai. Ditambahkan bahwa kawasan heritage ini dicoba dihidupkan kembali oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra. " Pak Walikota sangat konsen untuk menghidupkan kembali kawasan jalan Gajah Mada Denpasar yang merupakan kota tua. Hal ini dimulai dengan penataan pedestrian, pembangunan pasar Badung hingga revitaslisasi Tukad Badung," pungkas Dewa Rai.(Ags/r4).

Kabar Tabanan

Kabar Denpasar

Kabar Bangli

Kabar Karangasem

Kabar Buleleng

© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved