Ponpes Raudhatul Ulum Gelar MTQ Ke III Dengan Menghadirkan Para Peserta Dari Beberapa Nagari.
KABUPATEN SOLOK, blknnews.com - Dalam rangka memperingati nuzul qur'an pada 17 Ramadhan dan juga menyemarakkan bulan suci ramadhan 1447 H, Pondok Pesantren ( Ponpes) Raudhatul Ulum dibawah naungan Yayasan Syekh Zaldi AT-Thahiry menggelar kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di Masjid An-Nur Ponpes Raudhatul Ulum Tabek, yang beralamat di Jl. Solok – Alahan Panjang Kilometer 15, Jorong Koto Tingga, Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki Kabupaten Solok, Sumbar. Pada, Sabtu s/d Senin ( 07-09/03/2026).
Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di Masjid An-Nur Ponpes Raudhatul Ulum Tabek tersebut dihadiri oleh Walinagari Sirukam ( Romi Febriandi, S. Pd), Pimpinan Ponpes ( Abuya Zaldi, S. Pd I), dewan Hakim (Juri), pengurus Masjid dan Tokoh-tokoh masyarakat. Kemudian acara MTQ turut dimeriahkan oleh para official dan qori serta qori'ah utusan Masjid di beberapa Nagari di Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Bukit Sundi. Kemudian diramaikan juga oleh para pengurus Yayasan Syekh Zaldi At-Thahiry dan Kepala Sekolah, para GuruTenaga pendidik ponpes serta orang tua wali murid santriwan-santriwati ponpes Raudhatul Ulum beserta para tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, panitia acara melalui Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Abuya Zaldi At-Thahiry, S. Pd. I di sela-sela kegiatan mengungkapkan kepada awak media ini bahwa pihak Ponpes beserta seluruh panitia acara MTQ mengucapkan ribuan terimakasih kepada pihak Pemerintah Nagari Sirukam dan kepada para donatur serta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam memberikan sumbangsihnya, baik berbentuk tenaga, pikiran dan materinya dalam menyukseskan acara MTQ ke III (Tiga) pada bulan suci Ramadhan 1447 H tahun ini di Masjid An-Nur Ponpes Raudhatul Ulum tabek. Semoga menjadi amal ibadah bagi kita semua di sisi yang maha kuasa, ungkapnya.
Lebih lanjut, Abuya Zaldi mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ ini merupakan salah satu momentum yang baik untuk kemajuan Ponpes kedepan, sebab, acara ini mampu mencetak generasi yang mumpuni di bidangnya dan juga bisa mengasah mental tanding bagi para peserta yang ikut lomba pada MTQ kali ini, selain itu masih banyak hal positif yang bisa di petik dari kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an ini, jelasnya.
Kemudian, pada kesempatan tersebut Abuya Zaldi juga berpesan kepada seluruh para peserta MTQ agar tidak merasa berkecil hati bagi yang belum berhasil meraih prestasi di ajang perlombaan MTQ di Masjid An-Nur Ponpes Raudhatul Ulum Tabek pada tahun ini, akan tetapi jadikanlah ajang ini sebagai tolak ukur dari kemampuan diri untuk terus belajar, mengasah kemampuan lebih baik lagi dimasa mendatang.
Bagi yang berhasil mendapatkan juara atau prestasi di perlombaan MTQ ini jangan pula dijadikan suatu kebanggaan atau di bangga-banggakan, akan tetapi jadikanlah sebagai motivasi diri untuk terus belajar dan belajar sampai pada titik dimana kita bermanfaat bagi keluarga, agama, nusa dan bangsa kelak, tambahnya.
Terakhir Pimpinan Ponpes Raudhatul Ulum, Abuya Zaldi berharap, semoga melalui pelaksanaan MTQ pada Bulan Suci Ramadhan 1446 H ini dapat lebih mempererat hubungan silahturahmi antar sesama umat muslim dan dapat saling tukar informasi dilingkungan Pondok Pesantren maupun dengan pihak luar Ponpes.
Beriringan dengan itu, Walinagari Sirukam. Romi Febriandi melalui awak media ini menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada panitia pelaksana MTQ dan kepada Pimpinan Ponpes dan jajaran pengurus atas terlaksananya Musabaqah Tilawatil Qur'an di Masjid An-Nur Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Tabek.
Dikatakan Romi bahwa, pelaksanaan MTQ di Masjid An-Nur Ponpes Raudhatul Ulum pada tahun 1447 H, merupakan suatu kebanggaan bagi Nagari Sirukam, sebab, para kafilah nya tidak hanya berasal dari Nagari Sirukam saja, akan tetapi, juga mendatangkan kafilah dari Nagari - Nagari tetangga. Tentu hal patut diapresiasi dan di acungi jempol, jelasnya.
Dengan adanya para peserta MTQ dari Nagari tetangga, diharapkan dapat menjadi ajang pemersatu dan perekat silahturahmi antar anak-anak Nagari, tambahnya lagi.
Kemudian, Walinagari Sirukam juga menyampaikan bahwa keberadaan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum sangat penting di Nagari Sirukam. Lokasinya yang sangat strategis pas di pintu masuk bagian utara Nagari Sirukam. Tidak hanya itu saja, keberadaan Ponpes Raudhatul Ulum selain tempat pengajian bagi masyarakat, juga sebagai tempat pendidikan ilmu Agama Islam bagi anak-anak di sekitaran wilayah Nagari Sirukam maupun dari luar.
Lebih lanjut Romi Febriandi menjelaskan bahwa sesuai dengan data dan informasi yang di peroleh Pemerintah Nagari pada tahun ajaran 2024-2025 kemarin bahwa lulusan santriwan-santriwati Ponpes Raudhatul Ulum ini sudah ada yang melanjutkan jenjang pendidikan nya ke luar negeri melalui siswa undangan pada tahun kemarin, dan pada tahun ini, santri yang lulus tahun ajaran 2025-2026 ini juga akan melanjutkan pendidikan nya ke luar negeri yaitu ke Mesir. jadi, demi kemajuan dan untuk mencerdaskan regenerasi bangsa, kehadiran Ponpes Raudhatul Ulum di Nagari Sirukam perlu di suport secara bersama-sama, harapnya.
Dalam hal ini, pihak Pemerintah Nagari siap mendukung sepenuhnya program yang akan direncanakan maupun yang telah dicanangkan oleh pihak Ponpes. Hal ini dilakukan oleh pemerintah Nagari demi majunya Nagari di sektor pendidikan dan bagi masyarakat pada umumnya, tutup Romi. (Andar MK).



