-->
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ponpes Raudhatul Ulum Tabek Lepas Lulusan Santri Klas 12. Penuh Haru Dan Beruraian Air Mata.

Ponpes Raudhatul Ulum Tabek Lepas Lulusan Santri Klas 12. Penuh Haru Dan Beruraian Air Mata.

KABUPATEN SOLOK, blknnews.com, - Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Ulum Tabek laksanakan pelepasan santriwan dan santriwati lulusan klas 12 pada hari Selasa (16/06/2026), bertempat di lingkungan ponpes Raudhatul Ulum, Jl. Solok Alahan Panjang Km.15 Jorong Koto Tingga Kenagarian Sirukam Kecamatan payung Sekaki Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat.

Pelepasan santriwan dan santriwati klas 12 (ULYA/SMA) terlihat dipenuhi suasana haru dan isak tangis serta untaian air mata pada saat pimpinan Ponpes Raudhatul Ulum Abuya Zaldi At-thahiry, S. Pd. I, M. Pd yang di dampingi oleh majelis guru dan Kepala Sekolah melakukan prosesi pelepasan dengan menyerahkan santriwan dan santriwati kepada orang tua mereka setelah 6 tahun lamanya menimba ilmu pendidikan Agama di ponpes. 


Sebelum prosesi pelepasan, Abuya Zaldi At-thahiry, S. Pd. I, M. Pd dihadapan para tamu undangan dan orang tua santri (wali murid) menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya dan permintaan maaf kepada seluruh tamu undangan dan orang tua wali murid serta jemaah Surau Tarekat Naqsyabandiyah yang telah berkesempatan hadir dalam rangka pelepasan santriwan dan santriwati Klas 12 di ponpes Raudhatul Ulum Tabek Sirukam.

Lebih lanjut, Abuya Zaldi menyampaikan bahwa santriwan dan santriwati yang saat ini dilakukan prosesi pelepasan kelulusan akan melanjutkan pendidikan nya ke jenjang berikutnya. Sebanyak 5 orang santri yang lulus Klas 12 tahun ajaran 2026-2027 ini alhamdulillah telah mendaftar di Universitas Al-Azhar Mesir, dan telah di terima disana untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas, dan insyaallah para santri yang akan mengenyam pendidikan disana, rencananya akan berangkat pada bulan September tahun ini ke Al-Azhar, selebihnya akan melanjutkan pendidikan di Universitas yang ada di Sumatera Barat, paparnya. 

Kemudian, Abuya Zaldi juga mengungkapkan bahwa santriwan dan santriwati yang lulus Klas 12 pada tahun ini merupakan santri yang pertama dan terlama menimba ilmu di ponpes Raudhatul Ulum ini. Saat mereka datang ke pondok 6 tahun lalu yaitu pada tahun 2020 lalu kondisi pondok saat itu boleh dibilang masih tanah kosong yang ada cuman satu bangunan Surau yang terbuat dari Sibiran kayu untuk mengaji bagi jemaah Tarekat Naqsyabandiyah, akan terapi, santri yang telah dinyatakan lulus pada tahun ini tetap ingin mengenyam ilmu pendidikan agama di ponpes raudhatul Ulum ini. Alhamdulillah berkat kemauan dan keinginan kuat serta kegigihan mereka, para santri ini berhasil menjadi Ustad dan Ustadzah serta pernah menjuarai lomba kitab di tingkat Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat dan di terima di Universitas Al-Azhar Mesir dan Universitas laninnya.

Selanjutnya, dengan nada penuh haru dan mata berkaca-kaca Abuya Zaldi berpesan kepada santriwan dan santriwati agar tetap tegak lurus menyiarkan nilai-nilai kebaikan dimanapun berada serta jaga diri, keluarga serta nama baik Ponpes di tengah-tengah masyarakat dari hal-hal yang akan merusak iman dan taqwa kepada Allah SWT. 

Terakhir, Pimpinan Ponpes Raudhatul Ulum, Abuya Zaldi At-thahiry juga menginformasikan kepada seluruh masyarakat bahwa saat ini, pihak pondok sedang membangun lokal baru untuk Santri ULA/SD dan juga sedang mendatarkan lokasi pondok dengan memakai alat eskavator Pemda Kabupaten Solok melalui rekomendasi Wakil Bupati Solok, H. Candra, SH.I.

Beriringan dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok yang diwakili oleh Kasubag TU, Busfi Eriyon, SH. I, M. Ag dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf dari Kakan Kemenag Kabupaten Solok atas tidak bisa hadirnya dalam acara pelepasan kelulusan santriwan dan santriwati klas 12 tahun 2026 di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Tabek Sirukam karena, ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkannya. 

Lebih lanjut, Busfi Eriyon mengungkapkan apresiasi setinggi-setingginya kepada Pimpinan Ponpes Raudhatul Ulum Abuya Zaldi At-thahiry dan kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren atas pengabdian dan perjuangan nya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mencetak generasi pemimpin masa depan. Semoga Abuya dan Keluarga besar Ponpes selalu istiqomah dalam memperbaiki akhlak dan adab putra putri kita, harapnya.

Kemudian, Busfi Eriyon juga mengucapkan selamat dan sukses kepada santri yang telah selesai mengenyam pendidikan di Ponpes Raudhatul Ulum. Lanjutkan cita-cita kalian setinggi-tingginya akan tetapi jagan lupakan pembelajaran yang telah didapatkan di Ponpes ini karena, kalian lah nantinya yang akan memimpin negeri ini, tutupnya.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Fraksi Golkar Olzaheri, S. AB dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan Ponpes serta majelis guru serta kepada seluruh masyarakat yang terlibat dalam memajukan Ponpes Raudhatul Ulum hingga sampai pada tahap ini. 

"Kita sebagai anggota DPRD dan salah satu warga Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki sangat bangga dengan Abuya Zaldi sebagai pimpinan Ponpes Raudhatul Ulum, sebab, keberadaan pondok ini selain mencetak generasi akhlakul karimah juga mengharumkan nama baik Nagari dan Daerah Kabupaten Solok di mata daerah lain. Untuk itu kita sangat apresiasi dengan keberadaan Ponpes ini dan kepada pimpinan Ponpes", ungkapnya.

Lebih lanjut, Olzaheri juga menginformasikan bahwa dana Transferan Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat berkurang dari biasanya, akan tetapi, dirinya berjanji akan mencarikan solusi dengan tetap berpedoman kepada regulasi dalam membantu kebutuhan Pondok Pesantren seperti, pembangunan infrastruktur dan pengadaan perlengkapan sekolah melalui anggaran APBD dan APBN.

Dikatakan Olzaheri, kalau melalui dana APBN kita akan mencoba mengkomunikasikan nya dengan Anggota DPRRI di senayan.

Terakhir, Olzaheri yang sudah dia periode menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Solok, berharap semoga Ponpes Raudhatul Ulum semakin maju dan sukses kedepannya, karena, Ponpes Raudhatul Ulum ini termasuk salah satu harapan bagi agama, bangsa dan negara dalam mencetak generasi yang unggul di masa depan. 

Acara pelepasan santriwan dan santriwati klas 12 tersebut, terlihat dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Solok, Olzaheri, S. AB, Busfi Eriyon, SH. I, M. Ag, Kasubag TU Kemenag, Kasi Pontren Kemenag Kabupaten Solok, Kepala KUA Kecamatan Payung Sekaki, Walinagari Sirukam ( Romi Febriandi, S. Pd) serta jajaran. Kemudian, hadir juga Pimpinan-pimpinan Ponpes yang ada di Kabupaten Solok, Tokoh masyarakat, para pengurus Yayasan Syekh Zaldi At-Thahiry dan Kepala Sekolah, para GuruTenaga pendidik ponpes serta orang tua wali murid santriwan-santriwati ponpes Raudhatul Ulum beserta para tamu undangan lainnya. (Andar MK).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.