Pemko Payakumbuh Kirim 56 Personel dan Peralatan Bantu Penanganan Bencana di Solok
KABUPATEN SOLOK, BLKNNEWS.COM, – Solidaritas antar daerah kembali ditunjukkan dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tadi Pemkot Solok, kali ini datang dari Pemerintah Kota Payakumbuh hadir langsung ke Arosuka dengan membawa bantuan logistik, peralatan kebencanaan, serta puluhan personel untuk membantu proses pembersihan dan penanganan pascabencana.
Bantuan yang diserahkan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, SKM., MPPM tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Solok, H. Candra, di Posko Utama Penanganan Bencana Arosuka, Rabu (23/9/2026).
Terlihat di posko, pemko payakumbuh tidak hanya membawa bantuan tetapi, juga mengerahkan berbagai peralatan untuk membersihkan material lumpur yang masih menutupi sejumlah lokasi terdampak. Peralatan tersebut antara lain gerobak mesin dan cangkul, disertai dukungan personel dari unsur pemadam kebakaran dan Satpol PP.
“Pertama kami menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa Kabupaten Solok. Hari ini kami hadir untuk sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Kabupaten Solok,” ujar Elzadaswarman.
Ia mengatakan, bantuan dan personel yang dikirim difokuskan untuk mendukung proses pembersihan material pascabencana, khususnya lumpur yang masih membutuhkan penanganan di sejumlah titik.
“Kami membawa peralatan untuk membersihkan lumpur pascabencana, seperti gerobak mesin, cangkul, serta personel Damkar dan Satpol PP. Kami standby-kan di Kabupaten Solok sebanyak 56 orang untuk membantu,” katanya.
Dukungan tersebut juga akan ditambah. Elzadaswarman menyebut Pemko Payakumbuh berencana mengerahkan alat berat dan satuan mobil pemadam kebakaran pada Kamis (24/9/2026).
“Selain itu, besok kami juga akan menurunkan alat berat dan mobil Damkar untuk membantu,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kota Payakumbuh yang datang langsung membantu penanganan bencana.
Menurutnya, tambahan personel dan peralatan sangat dibutuhkan, mengingat Kabupaten Solok masih berada dalam masa tanggap darurat dan membutuhkan percepatan pembersihan material bencana.
“Terima kasih atas bantuan dan kepedulian Pemko Payakumbuh. Terima kasih sudah datang dan membantu kami. Ini sangat membantu dan meringankan beban kami,” ujar H. Candra.
Ia berharap seluruh bantuan dan tenaga yang diberikan menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Semoga apa yang telah diberikan dibalas oleh Allah SWT sebagai amal ibadah hendaknya,” tambahnya.
Penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Armen Plani, serta Kasatpol PP Kota Payakumbuh Dewi Novita, S.STP., M.Si.
Dukungan Pemko Payakumbuh menjadi bagian dari solidaritas lintas daerah dalam membantu Kabupaten Solok menghadapi dampak bencana. Sebelumnya, sejumlah daerah juga telah mengirimkan bantuan maupun personel untuk mendukung proses penanganan di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Solok telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak 22 September 2026. Status tersebut ditetapkan untuk mempercepat penanganan dampak bencana, termasuk evakuasi, pembersihan material, pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak, dan pemulihan aktivitas warga.
Dalam kondisi tersebut, dukungan personel, peralatan, dan alat berat menjadi kebutuhan penting. Kehadiran unsur dari daerah lain diharapkan mempercepat proses pembersihan sekaligus membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitasnya.
Dari Payakumbuh, pesan solidaritas itu dibawa langsung ke tengah penanganan bencana di Arosuka: Kabupaten Solok tidak sendiri. (Andar MK).


