Pemadaman Listrik Meluas Di Pulau Sumatera, Berikut Penjelasan Pihak PLN.
SUMATERA, blknnews.com, - Berdasarkan penelusuran awak media ini, banyak masyarakat bertanya-tanya atas pemadaman listrik secara tiba-tiba dirumah mereka dengan rentang waktu 3 sampai 4 jam lebih di beberapa wilayah atau daerah di pulau Sumatera sejak Jum'at malam (22/05/2026).
Menurut informasi yang diperoleh media ini, pemadaman listrik meluas di pulau Sumatera disebabkan masalah pada sisi Gardu Induk Pembangkitan dan Transmisi yang mengakibatkan pemadaman listrik di daerah Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara hingga Aceh dan Lampung.
Hal itu disampaikan langsung General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim yang di kutit dari deadline.co.id pada Sabtu (24/05/2026).
Dijelaskan Ajrum Karim bahwa akibat dari gangguan tersebut membuat sebagian besar wilayah Sumatera Bagian Utara mengalami padam total. Aktivitas masyarakat terganggu akibat listrik mati yang terjadi sejak malam hari.
Kemudian, Ajrun Karim juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi. Ia mengatakan petugas PLN masih melakukan pemulihan sistem secara bertahap di lapangan hingga saat ini.
Selanjutnya, menurut keterangan resmi PLN, gangguan bermula ketika sistem Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah terpisah pada pukul 18.44 WIB. Kondisi itu menyebabkan sistem Sumatera Bagian Utara mengalami blackout atau padam total.
Gangguan diketahui terjadi pada jaringan transmisi Muaro Bungo 275 kV. Dampaknya, pemadaman meluas ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau yang masuk dalam sistem Sumbagut.
PLN memperkirakan proses pemulihan listrik membutuhkan waktu cukup lama. Recovery sistem diperkirakan memakan waktu sekitar 6 hingga 8 jam, tergantung kondisi jaringan dan sistem di lapangan.
Petugas PLN masih terus melakukan proses recovery untuk menormalkan kembali pasokan listrik di wilayah terdampak.
Untuk keamanan dan kenyamanan, pihak PLN meminta masyarakat tetap berhati-hati selama pemadaman berlangsung dan bersabar menunggu proses pemulihan selesai dilakukan oleh petugas dilapangan. (Andar MK).
