Kabar Klungkung

Kamis, 08 Agustus 2019

Tirta Tiasa Udayana, ‘Mutiara’ Tersembunyi Persembahan TNI pada TMMD ke-105 di Nyanglan Klungkung


BLKNNews, Klungkung - Kegembiraan berlimpah dirasakan warga Nyanglan, Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali, setelah dilaksanakan program TMMD ke-105. Semula, warga hanya mendapat kabar kalau personel TNI akan membangunkan jalan baru yang membelah areal persawahan sebagai kegiatan utama.

“Jalan itu memang sudah lama ditunggu-tunggu warga. Tetapi, siapa sangka ada kejutan lain bagi warga, yakni ditemukannya akses menuju air terjun di Nyanglan. Ini benar-benar di luar perkiraan kami, sehingga kami sungguh-sungguh terharu atas berkah ini,” ujar Jro Mangku I Wayan Purwa Antara selaku Kelian Banjar Dinas Dusun Tengah, Nyanglan, ketika ditemui di lokasi jalan baru hasil karya personel TMMD ke-105.

Menurut Purwa Antara, memang sudah lama penduduk Nyanglan mendengar kabar tentang keberadaan air terjun yang ‘tertidur’ di antara tebing-tebing yang curam dan terjal. Sehubungan letaknya di jurang yang terjal, sungguh sulit untuk dapat dijangkau oleh penduduk. Kalau toh mau memaksakan diri untuk bisa sampai ke kawasan air terjun, warga harus melewati hutan dan rimbunan semak, serta menuruni tebing yang dirambati tanaman menjalar, yang sebagian berduri.Sementara, sejak dibangun jalan baru yang membelah persawahan desa, akses menuju air terjun menjadi terbuka.

“Semula jalan baru direncanakan 1.800 meter, akhirnya kini diperpanjang jadi 2.035 meter, sehingga bisa menjangkau kawasan air terjun,” kata Purwa Antara menambahkan, masyarakat di desanya memang dari dulu sudah sangat menginginkan adanya akses menuju air terjun, dengan harapan bisa mendatangkan ‘income’ bagi penduduk dan kas desa.

Kepala Dusun ini melanjutkan, sekarang akses jalan menuju air terjun berhasil dibuka oleh ‘pasukan’ TMMD. Terkait hal ini, warga desa sudah melakukan rembug dengan tokoh-tokoh setempat untuk menghidupkan potensi wisata desa. Jika selama ini warga bertumpu pada pertanian sebagai penopang kehidupan, kini sudah terbuka jalan untuk mendapatkan pemasukan desa melalui pariwisata air terjun.

Keindahan air terjun ini, sudah banyak menuai pujian warga maupun pendatang, yang terpesona melihat perpaduan gemuruhnya air yang menukik dengan pemandangan alam yang masih ‘perawan’ di sekitarnya.

Pada aliran air terjun yang tingginya mencapai 25 meter, terdapat tiga kali lekuk terjunan, sebelum akhirnya guyuran air itu bercipratan di atas bebatuan di pinggir aliran Sungai Jinah, yang merupakan batas Kabupaten Klungkung dengan Karangasem. Inilah sesungguhnya ‘mutiara’ terpendam yang dimiliki Desa Nyanglan, tapi selama ini tidak dapat dijangkau karena letaknya yang begitu terpencil di jurang terjal rimbun pepohonan.

“Kalau seluruh proses pembuatan jalan baru telah selesai dilakukan, kami secara swadaya akan mulai melakukan penataan lingkungan di kawasan air terjun. Akan dibangun juga jalur trekking dan bersepeda, sementaraareal tanah subak akan ditanami tumbuhan organik untuk dijual kepada para wisatawan yang berkunjung,” kata Purwa Antara, bersemangat.

Selanjutnya, Kepala Dusun ini mengagendakan untuk segera mensosialisasikan potensi wisata air terjun kepada generasi muda Nyanglan yang merantau, supaya pulang kembali ke desa. Anak-anak muda diharapkan mau bersama-sama membangun pariwisata desa, dengan berbekal pengalaman kerja selama inipada destinasi lain di perantauan.

“Saatnya generasi muda kembali ke desa. Mari bersama-sama membangun pariwisata desa,” ujar Purwa Antara menyerukan kepada warganya yang muda-muda yang masih tinggal di perantauan.

Ia mengungkapkan, ada banyak rencana indah ke depan, antara lain, jalur jalan sepanjang 2 km dari ‘jalan baru’ menuju air terjun, akan ditanami bunga-bunga yang menarik. “Akan kami utamakan menanam bunga yang tak kenal musim dalam berbunga indah,” kata Purwa Antara dengan ekspresi girang.

Pada penghujung wawancara, Purwa Antara berulang kali menyatakan terima kasih pada segenap personel TNI yang terlibat membangun jalan baru di desanya. Jalan itu benar-benar dibutuhkan warga, sekaligus membukakan gerbang menuju masa depan yang lebih baik.

“Memang Bapak-Bapak TNI yang lebih banyak berperan dalam pembangunan fisik. Kalau kami warga desa ini paling sehari hanya membantu 2-3 jam saja, selebihnya harus bekerja menafkahi keluarga. Tapi Bapak-Bapak Tentara itu tiap hari tidak pandang teriknya panas atau hujan yang mengguyur mereka terus bekerja supaya jalan baru itu segera terwujud. Terima kasih, kami hanya sanggup mengucapkan terima kasih atas segala kebaikan Bapak TNI di Nyanglan,” ujar Purwa Antara dengan suara nyaris tercekat, sementara kedua pelupuk matanya mulai terlihat berkaca-kaca.

Dalam kunjungannya ke lokasi Desa Nyanglan, Pangdam IX/Udayana yang juga sebagai Pengendali Kegiatan Operasi (PKO) TMMD menyempatkan diri melihat langsung progres perkembangan fisik pelaksanaannya, dengan didampingi oleh Dansatgas TMMD ke-105 Tahun Anggaran 2019 Kodim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E., M.Tr (Han)berupaya untuk mencarikan nama bagi air terjun ini, pihaknya sudah bersepakat dengan masyarakat Desa Nyanglan dan atas hasil musyawarah dengan pemuka desa setempat untuk menamai objek wisata baru itu dengan nama ‘Tirta Tiasa Udayana’. Maknanya adalah ‘air suci bersih dari Udayana’.

Dansatgas TMMD yang juga Dandim 1610/Klungkung tersebut berharap potensi air terjun ini akan menjadi tempat wisata baru yang nantinya memberi manfaat bagi masyarakat, termasuk menjadi daya tarik wisata alam bagi wisatawan untuk berkunjung ke Desa Nyanglan.

Air terjun itu terletak di sebelah barat Tukad Jinah, tepatnya berjarak sekitar 500 meter dari  lokasi jalan baru yang dibuat TMMD. Untuk mencapai air terjun itu, medannya lumayan sulit. Kawasan yang melingkupi adalah hutan kecil dan lembah dengan semak belukar yang masih lebat. Tinggi air terjun sekitar 25 meter dengan debit air sekitar 6 liter per detik.

Menurut dia, saat ini Satgas TMMD bersama masyarakat di samping fokus mengerjakan sasaran TMMD baik fisik maupun nonfisik, sekaligus juga merealisasikan harapan warga, yakni adanya akses jalan menuju air terjun.

“Dengan ditemukannya lokasi air terjun ini, menjadi suatu rintisan baru untuk dapat kita kerjakan, seperti membuat akses jalan tambahan menuju ke lokasi. Berhubung lokasi air terjun terbilang berada di areal yang curam, kita bangun jalan turunan yang berundak-undak untuk dapat sampai ke sana,” katanya menjelaskan. (Pendam IX/Udayana)

Rabu, 07 Agustus 2019

Bedah Rumah TMMD Desa Nyanglan Siap Diserahterimakan

BLKNNews, Klungkung - Tentara Nasional Indonesia Menunggal Membangun Desa (TMMD) Reguller Ke105 Tahun 2019 yang diselenggarakan Kodim 1610/Klungkung sudah bisa dinikmati oleh warga masyarakat yang tinggal di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Seperti sasaran bedah rumah yang merupakan salah satu program sasaran fisik TMMD, yang dilaksanakan di rumah Nengah Jaga warga Desa Nyanglan.

Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E, M.Tr. (Han) didampingi Pasiter Kapten Inf I Nyoman Tunggu dan Kabid Dinas Sosial Klungkung Wiliam, Senin siang (06/08) meninjau langsung pelaksanaan bedah rumah yang menjadi salah satu target TMMD Reguler Ke 105 tersebut.

"Hasil pengerjaan sudah mencapai 99%, sehingga rumah tersebut dapat ditempati dengan layak sebagai rumah tinggal yang memenuhi syarat kesehatan", ungkap Dandim.

Nengah Jaga selaku pemilik rumah mengatakan keberadaan TMMD ini sangat membantu warga seperti saya, rumah saya diperbaiki sudah hampir selesai 99%.

Dirinya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian semua pihak baik Pemerintah Kabupaten Klungkung, TNI dalam hal ini Kodim 1610/Klungkung yang saat ini menjadi pelaksana TMMD Ke 105 di Desa Nyanglan dan tentunya juga masyarakat Desa Nyanglan sangat mendukung program ini, agar terlaksana dengan aman, lancar dan memberikan manfaat bagi warga masyarakat setempat.

Nengah Jaga yang kesehariannya bekerja sebagai tukang angkut sampah dan petugas kebersihan tersebut, belakangan ini kerap mengalami sakit. Dia kerap bermasalah dengan lututnya.

Dirinya mengaku bantuan bedah rumah yang diterima ini sebagai berkah yang tidak terduga dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, seperti mimpi di Siang bolong. (Dim1610, @rb)

Tim Wasev Mabes TNI AD Kunjungi TMMD 105 Kodim Klungkung

BLKNNews, Klungkung - Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI AD melaksanakan kunjungan ke lokasi TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke 105 Kodim 1610/Klungkung Tahun 2019 di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Kamis (01/08).

Tim Wasev terdiri dari Brigjen Bueng Wardadi, S.I.P, M.H., dan Letkol Inf Joko. S didampingi Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Kadek Subawa, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Kasrem 163/WSA Letkol Kav Jacob Janes Patty, Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E, M, Tr, (Han), Kasi Teritorial Korem 163/WSA Letkol Inf Frandi Siboro, Kapolres Klungkung I Komang Sudana, S.H, S.I.K, M.H., Kasdim 1610/Klungkung Mayor Inf Hari Sulasto, Para Pasi Kodim1610/Klungkung, Para Danramil Jajaran Kodim 1610/Klungkung, Para OPD Kabupaten Klungkung dan Perbekel Desa Nyanglan serta tokoh masyarakat beserta masyarakat Desa Nyangelan.

Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Bueng Wardadi, S.I.P. M.H., tiba di Kotis TMMD di Desa Nyangelan disambut langsung oleh Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E, M. Tr. (Han) bersama Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta.

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim Wasev beserta rombongan dan sekaligus memaparkan Geodemokonsos wilayah Kabupaten Klungkung.

Melalui Program TMMD sebagai bukti bakti TNI dengan rakyat untuk membangun desa dan membantu Pemerintah Daerah.

"Kami selaku Wakil Bupati Klungkung dan Pemerintah Kabupaten Klungkung mengucapkan terima kasi sebesar-besarnya atas subangsih dan kerja sama TNI selama ini untuk bersama-sama membangun Kabupaten Klungkung", ungkap Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta.

Orang nomor dua di Kabupaten Klungkung ini juga menyarankan kepada Ketua Tim Wasev agar pelaksanaan TMMD ini seyogyanya bisa dilaksanakan setiap setahun sekali.

Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E, M. Tr. (Han)m, selaku Dansatgas memaparkan kepada Tim Wasev tentang kegiatan Pra TMMD yang dimulai dari tanggal 6 Juni 2019 sampai dengan Pembukaan TMMD tanggal 10 Juli 2019 lalu dan akan ditutup pada tanggal 8 Agustus 2019 secara serentak di seluruh Indonesia.

Dandim juga menyampaikan pekerjaan fisik dengan membuka badan jalan sepanjang 2.035 Meter dengan lebar jalan 5 Meter dan pekerjaan non fisik dilaksanakan melalui 20 macam penyuluhan yang dberikan setiap hari secara bergantian dari intasi terkait di wilayah Kabupaten Klungkung kepada masyarakat Desa Nyanglan.

Ketua Tim Wasev Brigjen Bueng Wardadi, S.I.P, MH menyampaikan tujuan saya ke sini untuk mengecek dan melihat langsung sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan TMMD Ke 105 Kodim 1610 Klungkung.

Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung serta intansi terkait selama kegiatan TMMD telah membantu kegiatan fisik maupun non fisik. TMMD merupakan tugas TNI selain perang yang diberikan dengan batas waktu satu bulan.

Selanjutnya Tim Wasev Brigjen TNI Bueng Wardadi, S.I.P. M.H., beserta rombongan menyempatlan meninjau lokasi TMMD Ke 105.

Disela-sela pengecekan lokasi TMMD Ketua Tim melaksanakan penanaman pohon Mahoni, Sawo Kecik, Cempaka dan Albesia sekitar 400 pohon, serta pemberian bantuan Sembako kepada I Nengah Jaga warga Desa Nyanglan yang mendapatkan program bedah rumah. (Dim1610, @rb)

Bupati Suwirta Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK)

BLKNNews, Klungkung - Seusai menghadiri Kegiatan Lomba Sekolah Sehat, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta juga menyempatkan diri untuk hadir dalam Peringatan Momentum Hari Kependudukan Dunia yang diintegrasikan dengan Penyerahan Manggala Karya Kencana (MKK), Launching Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Pojok Kenpendudukan serta Peresmian Rumah Dataku yang bertempat Banjar Pande, Desa Dawan Klod,  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Selasa (6/8/2019). Dalam kegiatan ini dihadiri Kepala Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang diwakili oleh Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Pusat Prof. Drh. Mohammed Rizal Martua Damanik, M.RP.Sc, Phd, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny, Ayu Suwirta, Wakil Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny, Sri Kasta, Camat Dawan Anak Agung Gede Putra Wedana, Perbekel Desa Dawan I Nyoman Sarka serta undangan terkait lainnya.

Dihadapan Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Pusat Prof. Drh. Mohammed Rizal Martua Damanik, M.RP.Sc, Phd, Bupati Suwirta memperkenalkan  sepuluh program inovasi Pemkab Klungkung yang masuk dalam Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2018 diantaranya yakni Gema Arca (Gerakan Masyarakat Gemar Membaca), Bima Juara (Beli Mahal Jual Murah), Bela Nanda (Pemberian Langsung Akta Kelahiran), Kawi Smara (Pemberian Langsung Akta Perkawinan), Predator (Pendataan Dokumen Kependudukan), Hallo BPBD 23000 (Respon Cepat Kebencanaan), TOSS/Gema Bestari (Tempat Olah Sampah Setempat), Angkutan Siswa Gratis, dan Sirenbangda. Menurut Bupati, program inovasi ini berawal dari program aksi Gema Santi (Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif) yang dilaunching April 2016 lalu. Ada 18 program inovasi yang dibuat OPD Pemkab Klungkung untuk mempercepat semua capaian program pemerintah. Inovasi tersebut sudah memiliki payung hukum dan dana yang dikeluarkan pemerintah sebagai dukungan untuk inovasi ini juga bisa dinikmati langsung oleh masyarakat. "Semua program inovasi yang kami buat telah dinikmati dan memberi dampak yang baik terhadap masyarakat," Paparnya. 

Selain itu, Bupati Suwirta juga mengenalkan program inovasi lainya yakni dibidang pendidikan program satu desa satu TK Negeri. Dukungan yang diraih ini berkat kerjasama seluruh lintas sektor dan mitra kerja yang ada sehingga akan dapat mensinkronisasikan berbagai bentuk kebijakan yang ada demi kemajuan Kabupaten Klungkung. "Langkah prestasi yang telah kita raih tidak harus puas dan berhenti pada hasil yang telah kita dapatkan, tetapi mari bersama-sama jadikan ini sebagai salah satu pemantik untuk kemajuan seluruh lapisan masyarakat," harap Bupati suwirta.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Pusat Prof. Drh. Mohammed Rizal Martua Damanik, M.RP.Sc, Phd mengatakan rasa bangga terhadap program inovasi yang dicanangkan Pemkab Klungkung. "Semoga program ini selalu bisa memberikan dampak yang positif kepada seluruh masyarakat khusunya di Kabupaten Klungkung," Ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Drh. Mohammed Rizal Martua Damanik, M.RP.Sc, Phd juga menganunggrahkan Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) kepada Bupati Suwirta. Penghargaan ini merupakan jasa dan komitmen Bupati yang sangat tinggi terhadap program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. "Selamat Kepada Bapak Bupati atas penganugrahaan penghargaan MKK ini dan semoga kiranya semakin memotivasi kita semua dalam mengimplementasikan program KKBPK di daerah," Harapnya. (puspa/r5).

Cerita Pedagang Kecil di TMMD Kodim Klungkung, "Astungkara Penghasilan Kami Meningkat"

BLKNNews, Klungkung - TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke 105 Tahun 2019 yang saat ini dilaksanakan Kodim 1610/Klungkung di Desa Nyanglan, berimbas pada pedagang kecil bagi warga setempat.

Seperti halnya Gusti Ayu Ketut Kerti, pedagang kecil dari Desa Nyanglan mengaku terbantu dengan kehadiran para anggota Satgas TMMD yang saat ini sedang semangatnya untuk menyelesaikan pengerjaan program TMMD tersebut.

“Dengan kehadiran Bapak TNI di desa kami, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat baik pedagang kecil maupun pedagang minuman yang mangkal di lokasi pengerjaan pengerasan jalan dan di sekitar rumah yang dihuni anggota Satgas TMMD", ungkap Gusti Ayu, Selasa (30/07), saat ditanya terkait aktifitas berjualan dengan keberadaan Satgas TMMD yang sudah hampir sebulan berinteraksi dengan warga masyarakat Desa Nyanglan.

Kehadiran para anggota Satgas TMMD Ke 105 Kodim Klungkung di Desa Nyanglan ini diharapkan bisa menambah pendapatan para pedagang, sehingga dampak dari pelaksanaan TMMD ini bisa dirasakan langsung khususnya para penjual makanan dalam mencari nafkah.

"Sebelum ada anggota Satgas TMMD, dirinya hanya mendapatkan penghasilan paling Rp. 55.000 sampai Rp. 75.000 per hari, sekarang dalam pelaksanaan TMMD penghasilan kami, astungkara (bersyukur)bisa lebih", ungkap Gusti Ayu dengan raut ceria.

Baginya kehadiran anggota Satgas TMMD tidak hanya meningkatkan perekonomian saja, bahkan suasana di tempat pengerjaan sasaran TMMD seperti di jembatan dan jalan menuju Air Terjun Tirta Tiyasa Udayana menjadi terlihat lebih ramai dibandingkan sebelumnya.

Senada Pasiter Kodim 1610/Klungkung Kapten Inf I Nyoman Tunggu yang hampir setiap hari ada di lokasi TMMD mengatakan, kerjasama dan komunikasi dengan warga di lokasi sasaran TMMD terjalin sangat baik. Tokoh desa, adat, pemuda, mahasiswa yang sedang KKN serta ibu-ibu sangat mendukung pelaksanaan TMMD ini, yang mana sasaran utamanya adalah untuk membangun dan mewujudkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Hal lainnya, tetapi menyentuh yang dapat kita lihat juga adalah aktifitas para pedagang kecil selama pelaksanaan TMMD. Mereka menjual makanan dan minuman ringan yang bisa dibeli dan dinikmati oleh para anggota Satgas di sela-sela istirahat pengerjaan sasaran termasuk juga sebagai media untuk bersimakrama atau silahturahmi. (Dim1610, @rb)

Selasa, 30 Juli 2019

Pangdam IX/Udayana Apresiasi Semangat Gotong Royong TMMD Ke 105 Kodim 1610/Klungkung

BLKNNews, Klungkung - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., Senin siang (29/07) meninjau lokasi TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Reguler Ke 105 Kodim 1610/Klungkung, di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.

Dalam kunjungan tersebut Pangdam IX/Udayana didampingi oleh Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M. Suharyadi, S.I P., M.Si.,Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Kadek Subawa, Kapendam Kolonel Kav Jonny Harianto serta Sekretaris Daerah Klungkung I Putu Gede Winastra.

Dalam sambutannya Pangdam menyampaikan apresiasinya kepada seluruh prajurit, masyarakat dan tentunya Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam pelaksanaan TMMD kali ini yang tetap mampu menjaga dan memelihara semangat gotong royong.

"Gotong royong sudah menjadi filosofi dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan bagi TNI hal ini bisa diwujudkan dalam bentuk operasi bakti, bakti TNI atau karya bakti dan TMMD yang sedang kita laksanakan seperti saat ini menjadi salah satu wujudnya", ungkap Pangdam

Menurut Pangdam, dengan kemajuan teknologi saat ini semangat gotong royong sudah mulai terkikis, maka dari itu Pangdam menekankan tugas Pokok TNI selain dalam operasii militer perang, juga melaksanakan operasi militer selain perang, termasuk TMMD di wilayah binaannya masing-masing.

Maksud dan tujuan TMMD itu sendiri adalah untuk membantu masyarakat dengan semangat gotong royongnya dapat mendukung pembangunan pemerintah daerah.

Pada kesempatan tersebut Pangdam meninjau pengerjaan jalan sepanjang 2.035 meter, bedah rumah dan pembuatan jamban.

Penijauan dilakukan dengan menggunakan mobil off road yang memang disiapkan oleh Kodim 1610/Klungkung yang mendapatkan dukungan dari satu komunitas offroad menuju lokasi.

Pembuatan jalan sepanjang 2035 meter tersebut sudah dimulai sejak tanggal 10 Juli 2019 dan dijadwalkan rampung sebelum penutupan TMMD pada tanggal 8 Agustus 2019 mendatang.

Pangdam berharap keberadaan TNI di tengah-tengah masyarakat dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Dengan soliditas TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Klungkung dan Warga Desa Nyanglan, semoga pelaksanaan TMMD dan hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat", ungkap Jenderal Bintang Dua tersebut.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon penghijauan jenis mahoni oleh Pangdam dan rombongan, penyerahan Sembako kepada warga masyarakat serta meninjau lokasi air terjun Tirta Tiyasa Udayana yang ditemukan Satgas TMMD bersama warga yang sangat berpotensi menjadi tujuan wisata baru di Desa Nyanglan. (PenUdy, @rb)

Persit Peduli Warga Kurang Mampu Dan Penyandang Disabilitas

BLKNNews, Klungkung - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke 105 Kodim 1610/Klungkung juga melibatkan kegiatan sosial yang dilakukan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII Kodim 1610/Klungkung yaitu dengan memberikan bantuan kepada pemilik rumah tidak layak huni (RTLH) Nengah Jaga dan anak disabilitas di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Jumat (26/07) lalu.

Ketua Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 1610/Klungkung Koorcabrem 163 PD IX/Udayana Dian Risky Novita Sinaga, S.H,. mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada keluarga Nengah Jaga dan anak disabilitas yang ada di Desa Nyanglan.

Kegiatan ini juga bertepatan dengan pelaksanaan TMMD Ke 105 yang saat ini sedang berlangsung.

Dirinya juga menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud rasa simpati keluarga besar TNI khususnya Persit Kodim 1610/Klungkung terhadap masyarakat sekitarnya.

“Bantuan ini tentu tidaklah seberapa nilainya, namun yang terpenting ini sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat, serta menjalin silaturahmi dan keakraban dengan warga Desa Nyanglan", ungkap Dian Risky.

Semoga bantuan yang tidak seberapa ini berguna dan bermanfaat.

Nengah Jaga selaku penerima bantuan mengatakan dirinya beserta keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Kodim 1610/Klungkung dan juga kepada Ketua Persit.

"Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan karuniaNya dan membalas kebaikan bapak dan ibu", ucapnya.

Penyerah bantuan oleh Ibu-Ibu Persit tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E., M.Tr.(Han), Kasdim 1610/Klungkung, Danramil Jajaran, Pasi Log Kodim 1610/Klungkung, Dan SSK Kapten Czi Yuli Pranowo dan seluruh Pengurus Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXIII Kodim 1610/Klungkung. (PenUdy, @rb)

Rabu, 24 Juli 2019

Satgas TMMD Reguler ke-105 Gelar Rapat Evaluasi


BLKNNews, Klungkung - Memasuki hari ke-12 kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 1610/Klungkung, para Penyelenggara, Koordinator dan Pelaksana, pada Senin (22/7) menggelar Rapat Evaluasi di Pos Kotis Wantilan Balai Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Rapat dipimpin oleh Komandan Kodim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, SE, M.Tr (Han) selaku Dasatgas TMMD Reguler ke-105 Tahun 1019.

"Rapat evaluasi ini kita lakukan guna membahas apa saja yang sudah kita kerjakan, sampai sejauh mana pekerjaan yang sudah dicapai serta apa saja yang menjadi kendala di lapangan. Untuk itu dalam rapat ini mari kita sama-sama carikan solusinya, agar program TMMD ini berjalan lancar", tegas Dansatgas.

Dansatgas menambahkan, sampai saat ini kegiatan sudah memasuki hari ke-12 progres pembangunan sasaran pokok fisik berupa pengerasan jalan sepanjang 2.035 Meter, pembuatan Jamban dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

"Harapannya sisa waktu yang masih panjang, pembangunan akan selesai tepat waktu", imbuh Dansatgas.

Hadir dalam rapat tersebut Kasdim 1610/Klungkung, Para Pasi Jajaran Kodim 1610/Klungkung, Para Danramil jajaran Kodim 1610/Klungkung, 2 Orang Anggota Staf PU Kabupaten Klungkung I Nengah Puja & I Wayan Sukadana, Perbekel Desa Nyangelan I Nyoaman September. (JMS)
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved