Kabar Buleleng

Jumat, 29 Maret 2019

Kapuspen TNI : Pelatihan MOC Tempat Berbagi Pengalaman Sinergitas TNI dengan Media


BLKNNews Pelatihan Media Operations Course (MOC) menjadi tempat untuk berbagi pengalaman, baik teknis maupun lapangan dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kerja sama jajaran TNI dengan media.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi yang diwakilkan oleh Kabidum Puspen TNI, Kolonel Inf Drs. I Ketut Murda di depan para peserta pada saat menutup pelatihan Media Operations Course di Balai Wartawan, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019).

Kapuspen TNI mengatakan bahwa dengan pengalaman Kolonel (Purn) Ronald McCourt selaku Course Director yang telah bertugas dalam operasi tempur sebagai Perwira Penerangan Angkatan Bersenjata Inggris, dapat lebih memberikan masukan kepada peserta  pelatihan MOC terhadap metode dan aturan pelibatan kerja sama serta sinergitas antara militer dengan media.

Selanjutnya Mayjen TNI Sisriadi pada pelatihan MOC juga mengundang Redaktur Senior Kantor Berita LKBN Antara, Ade P. Marboen sebagai narasumber.

Dalam pembekalannya, Ade P. Marboen menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap TNI yang sangat baik hingga saat ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, diantaranya dengan memperkuat jalinan kerja sama serta sinergitas TNI dengan media di Indonesia.

Pada kegiatan yang sama, Kolonel (Purn) Ronald McCourt mengatakan bahwa dihadapkan dengan semakin majunya teknologi dalam penggunaan media sosial,  maka tugas Perwira Penerangan menjadi multi skills.

“Seorang Perwira Penerangan harus mampu membuat rencana, berbuat, mengecek dan mengevaluasi sejauh mana sebuah berita mencerminkan keinginan kita dan dapat diterima publik dengan baik”, ujarnya.

Sabtu, 16 Maret 2019

Ida Bhatara Pura Gelap Besakih Tedun


BLKN-News Bertepatan dengan diadakannya Karya Agung Panca Wali Krama lan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih, Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung melakukan prosesi Nedunang Ida Bhatara Iswara dari Pura Gelap menuju ke Pura Penataran Agung Besakih yang dilaksanakan pada jumat (01/03/2019) kemarin.

Prosesi Nedunang Ida Bhatara dihadiri oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta beserta Ny. Sri Kasta dan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra serta seluruh OPD Kabupaten Klungkung.

Dalam Prosesi Nedunang Ida Bhatara Iswara yang melinggih di Pura Gelap Besakih dipuput Jro Mangku Putu Puji dari Desa Kiduling Kreteg Besakih Kabupaten Karangasem.

Adapun rentetan Prosesi Nedunang Ida Bhatara yakni, Diawali melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Gelap Besakih, kemudian dilanjutkan dengan ritual Nedunang Pralingga Ida Bhatara dari Gedong penyimpenan untuk ditempatkan di soang-soang pelinggih Pura Penataran Agung Besakih dengan diiringi Sekaa Gong Manis Suara Desa Besakih.

Setelah prosesi upacara menstanakan Ida Bhatara Iswara ke Pura Penataran Agung Besakih selesai, kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan di Pura Penataran Agung Besakih yang dihadiri  Gubernur Bali I Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati beserta rombongan OPD Provinsi Bali, Bupati/walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota Se-Provinsi Bali, Ida Dalem Semaraputra dan para pemedek serta Undangan terkait lainnya.

Persembahyangan tersebut dipuput Ida Peranda Wayahan Buruan dari Gria Buruan Gianyar. Sebelum Prosesi Persembahyangan dimulai, diisi dengan ayah-ayahan berupa tarian Rejang Renteng.

Karya Panca Wali Krama akan berlangsung selama 1 bulan 7  hari dan akan disineb tanggal 12 April 2019 mendatang. Kabupaten/Kota se-Bali nantinya akan bergiliran melaksanakan bakti penganyar selama Karya Panca Wali Krama berlangsung.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan Semoga dalam pelaksanaan Karya Agung Panca Wali Krama dapat berjalan lancar dan dapat memberikan kedamaian bagi semua umat beragama.

Cok

Janji Gubernur Bali di Buleleng, Rencanakan Anggarkan 2000 Unit Bedah Rumah


BLKN-News Pemprov Bali merencanakan untuk menganggarkan kembali 2000 unit bedah rumah di Tahun 2019. Hal tersebut dilakukan untuk menanggulangi masyarakat miskin yang saat ini belum menerima bantuan bedah rumah, sehingga program bedah rumah tersebut benar – benar tuntas tanpa ada yang tercecer.

Demikian hal ini disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang didampingi oleh Ny. Ayu Pastika saat melakukan peninjauan ke salah satu penerima bantuan bedah rumah di Desa Gobleg, Buleleng, Minggu (8/4).

“Untuk anggaran 2019 saya masih ikut merancang itu dan jika Gubernur baru setuju, saya punya rencana akan menganggarkan 2000 unit untuk memenuhi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan bedah rumah,” jelas Pastika. Pastika awalnya mengira di tahun 2017 tersebut program bedah rumah sudah tuntas namun dari apa yang ia lihat dilapangan ternyata masih banyak yang belum mendapatkan bantuan tersebut. Hal itulah yang mendasari Gubernur Pastika menganggarkan bantuan bedah rumah di 2019.

“Tahun 2017 menurut data BPS masih ada 1682 dan itu sudah diselesaikan, tapi ternyata masih ada, Inilah seringkali terjadi ketimpangan antara data bps dengan kondisi riilnya,” ungkap Pastika. Ditambahkan Pastika selama hampir 10 tahun kepemimpinannya, Pemprov Bali sudah membantu bedah rumah sebanyak 29.000 unit ke seluruh Bali.
“Awalnya saya mengira hanya 20.000 tapi kenyataannya lebih banyak dari itu, ini adalah suatu fakta bahwa masyarakat kita hidupnya tidak seindah apa yang kita perkirakan dan ini satu pelajaran bagi kita semua,” tegasnya.

Sementara penerima bedah rumah yang di kunjungi Gubernur Pastika, Kadek Santika mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang telah di berikan. Ia mengaku walaupun dalam pengerjaannya sempat terkendala mahalnya bahan – bahan bangunan akibat dari erupsi Gunung Agung, pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih karena akhirnya ia bisa memiliki rumah yang layak bagi istrinya Wayan Sekar dan anaknya Putu Bintang yang masih duduk di kelas 4 SD.

Bantuan bedah rumah yang diberikan kepada Kadek Santika merupakan bantuan dari Pos Bali yang secara langsung di berikan oleh Pimpinan Umum Pos Bali Made Nariana. Dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan sembako dan bantuan penguatan ekonomi berupa uang tunai yang diserahkan oleh Ny. Ayu Pastika.

pr/r5

Jumat, 15 Maret 2019

Lomba Arjuna Digital 2019 di Denpasar Berlangsung Semarak


BLKN-News ■ Lomba Arjuna Digital 2019 yang dihelat oleh Paiketan Krama Bali bakal kembali digelar. Berbekal sukses menggelar Lomba Arjuna Digital 2018 lalu,  tahun ini Paiketan bekerjasama dengan Universitas Hindu Indonesia (UNHI) segera menggelar Lomba Arjuna Digital 2019. Kesepakatan kerjasama dituangkan di dalam MoU yang ditandatangani oleh Ketua Umum Paiketan, Ir. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc, Ph.D dan Rektor UNHI, Prof. Dr. I Made Damriyasa, Kamis, 14 Maret 2019 bertempat di Universitas Hindu Indonesia, Denpasar.

“Kami Paiketan Krama Bali dan Universitas Hindu Indonesia (UNHI) menyatakan sepakat untuk bekerjasama dalam kegiatan Lomba Arjuna Digital 2019” kata Agung Suryawan sebelum presentasi tentang Lomba Arjuna Digital kepada tim UNHI.  Kata Agung Suryawan, melalui Kesepakatan Kerjasama itu, pihaknya selaku Ketua Umum Paiketan Krama Bali memberikan kepercayaan penuh kepada UNHI sebagai Panitia Penyelenggara Lomba Arjuna Digital 2019. Agung Suryawan berharap, melalui bekerjasama dengan UNHI, gema Lomba Arjuna Digital akan semakin luas menyasar generasi muda mulai dari SMP hingga mahasiswa berbagai perguruan tinggi serta pemuda-pemudi Hindu.

Rektor UNHI, Prof. Dr. I Made Damriyasa didampingi oleh tim UNHI seperti W.A.Sindhu Gitananda, I Putu Darmawan, I Putu Arsa Aryawan  menerima kepercayaan tersebut untuk mengambil peran mendorong kemajuan dan kejayaan Hindu kedepan.  Prof. Damriyasa menegaskan, Lomba Arjuna Digital sejalan dengan visi dan missi UNHI. Beliau berterima kasih karena UNHI mendapat kepercayaan dari Paiketan Krama Bali untuk menyelenggarakan Lomba Arjuna Digital. “Ini adalah sebuah kepercayaan kepada UNHI sekaligus menjadi media promosi bagi UNHI agar umat Hindu semakin banyak mau kuliah di UNHI sebagai kampus “milik” umat Hindu” papar Damriyasa.

Ketua Departemen Litbang dan Information Technology Paiketan Krama Bali, I Putu Sudiarta didepan rektor UNHI dan timnya mempresentasikan hasil-hasil Lomba Arjuna Digital 2018 berupa video-video hasil karya para peserta untuk memberikan gambaran kepada tim UNHI betapa pentingnya menginspirasi mahasiswa dan generasi muda Hindu agar bangga menjadi umat Hindu.  Putu berharap, tim UNHI akan mampu menjaring peserta lebih banyak dengan pendampingan dari Paiketan Krama Bali. 

Ketua Departemen Agama Paiketan Krama Bali, Dr. Ni Kadek Surpi, S.Pt, M.Fil.H meminta agar penggunaan istilah dharma wacana tidak dikaburkan dengan dengan film pendek (YouTube Channel) yang belakangan mulai digemari masyarakat melalui media sosial. “Steering Committee Paiketan Krama Bali agar memfixed-kan konten-konten filmnya sebelum dilombakan” ujar Kadek Surpi, Ia juga berharap panitia agar menggarap acara seremonial lebih rapi. Menurut Kadek Surpi, Lomba Arjuna Digital adalah salah satu ajang edukasi bagi generasi muda Hindu dalam berorganisasi dan pemahaman tentang konten-konten ajaran Hindu sesuai selera kaum milenial (ram/r4).

■ Made Arnawa 
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved