Kabar Buleleng

Rabu, 03 Juli 2019

Dandim 1609/Buleleng Pimpin Pemberangkatan Anggotanya yang Ikuti Satgas Teritorial ke Papua

BLKNNews, Buleleng - Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Verdy De Irawan, S.H., M.Tr.(Han) melepas 5 orang anggotanya untuk melaksanakan tugas operasi teritorial ke Papua, di aula Makodim 1609/Buleleng, Rabu (3/7).

Lima orang anggota Kodim 1609/Buleleng yang dilepas keberangkatanya untuk melaksanakan tugas operasi teritorial ke Papua adalah Kapten Inf Wayan Nada, Serma Komang Karya, Serka I Made Remaja, Serka Putu Surahmadi dan Sertu Harmindo Alpes.

Dalam kesempatan itu, Dandim menyampaikan bahwa tugas operasi adalah tugas terhormat, oleh karena itu kita harus bangga menerimanya. Bertugaslah disana dengan penuh semangat, sehingga keberhasilan tugas akan dapat dicapai, yakini dimanapun kita ditugaskan kita pasti bisa melaksanakanya.

"Dalam surat perintah tugas hanya satu tahun, tapi kita sebagai TNI, kita harus selalu siap bila ada perubahan,"

Acara pelepasan pemberangkatan tugas begitu mengharukan, seakan-akan tidak akan pernah bertemu lagi, walaupun penugasan operasi teritorial hanya selama satu tahun.

Prajurit selalu siap, kapanpun dimanapun siap untuk mengemban tugas negara, inilah jiwa patriot dan kesatria TNI. (dim1609, @rb)

Serbu Polres Buleleng, Kodim 1609/Buleleng & Yonif Raider 900/SBW Tunjukkan Sinergitas dengan Polri

BLKNNews, Buleleng - Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 73, Dandim 1609/Buleleng bersama Danyonif Raider 900/SBW dan Perwira Staf Kodim hari Selasa (2/7) datang secara khusus ke Polres Buleleng untuk memberikan ucapan selamat atas HUT Bhayangkara ke-73.

Rombongan yang dipimpin oleh Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Verdy De Irawan, S.H. M.Tr. (Han) tersebut, diterima langsung oleh Kapolres Buleleng AKBP Suratno dan seluruh Perwira Staf Polres.

Selanjutnya menyerahkan dan melakukan pemotongan tumpeng ulang tahun yang diberikan secara langsung kepada Kapolres Buleleng.

Dalam keterangannya, Dandim meyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk partisipasi dan kerja sama yang baik guna mempererat dan membangun sinergitas antara TNI - POLRI

“Kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan khusus dari TNI kepada POLRI khususnya Polres Buleleng, serta guna terus menjalin sinergitas antara TNI - POLRI dalam menjaga keamanan, kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia,” demikian tegas Dandim. (dim1609, @rb)

Senin, 01 Juli 2019

Kembangkan Destinasi Pariwisata Desa Bali Aga, Pangdam IX/Udayana Lepas Lomba BATA ke-4

BLKNNews, Buleleng - Kegiatan Bali Aga Trail Adventure (BATA) yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya merupakan wahana dalam rangka mengembangkan destinasi wisata di Buleleng khususnya di Bali Aga yakni Desa Sidatapa, Desa Cempaga, Desa Tigawasa, Desa Pedawa dan Desa Banyuseri, sehingga kedepan akan dapat menarik wisatawan domestik maupun internasional.

Hal terebut diungkapkan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dalam sambutannya pada saat menghadiri pembukaan  Bali Aga Trail Adventure (BATA) ke 4 yang dirangkaikan dengan Bhakti Sosial Peduli Pendidikan Generasi Muda, pada Minggu (30/6/2019) dengan rute start di Lapangan Mayung selanjutnya melintasi sepanjang jalur Desa SCTPB dan finish kembali di Lapangan Mayung, Dusun Bangkiang Sidem, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabuapten Buleleng.

Kegiatan yang mengusung tema "Melalui Hoby Membangun Desa" tersebut diikuti oleh 886 peserta Off Roader bekerjasama dengan PT. Alam Sutra (GWK Denpasar), CV. Putera Bahari dan PT. Pelindo III Celukan Bawang. 

Disela sela kegiatan pembukaan Bali Aga Trail Adventure  tersebut, Pangdam berkesempatan pula melaksanakan Bhakti Sosial Peduli Pendidikan Generasi Muda melalui pemberiaan sumbangan kepada siswa-siswi Sekolah Dasar di Desa SCTPB berupa tas dan alat tulis sebanyak 250 paket.

Acara diawali dengan foto bersama dan dilanjutkan sambutan oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST., yang pada intinya menyampaikan ucapan terimakasih atas kegiatan yang dilaksanakan dan semoga di tahun mendatang kegiatan ini bisa dilaksanakan kembali.

Selanjutnya, Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya juga menyampaikan, kepada para peserta, agar dapat mengikuti kegiatan dengan rute yang telah ditentukan dengan baik. Tetap semangat, jaga faktor keamanan selama pelaksanaan kegiatan. “Selamat bertanding dan semoga sukses”, tutup Pangdam mengakhiri sambutannya.

Hadir pada acara tersebut Irdam IX/Udy, Wakapendam IX/Udy, Kasmin Pagdam IX/Udy, Dandim 1609/Buleleng, Danden Inteldam IX/Udy, Danyonif Raider 900/SBW, Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kab. Buleleng, Kadis Perhubungan Kab. Buleleng, Gusti Ngurah Anom (Aji Krisna Oleh-oleh khas Bali), Manager GWK (Bapak Rizal) dan undangan lainnya serta masyarakat setempat sekitar 1.000 orang. (PenUdy, @rb)

Rabu, 26 Juni 2019

Pangdam Tutup Lomba Tembak Kodam IX/Udayana TA. 2019

BLKNNews, Buleleng -  Setelah beberapa hari pelaksanaan lomba tembak, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., tutup kegiatan Lomba Tembak Kodam IX/Udayana TA. 2019 yang diikuti 130 orang petembak dari Satuan Tempur (Satpur), Bantuan Tempur (Banpur) dan Kowad satuan jajaran Kodam IX/Udayana, Rabu (26/6) di Lapangan Yudha Wastu Pramuka Dodiklatpur Rindam IX/Udayana, Buleleng.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam mengucapkan selamat kepada peserta yang telah menunjukkan prestasi terbaik dan berhasil meraih juara serta kepada peserta yang belum berhasil, hendaknya jangan berputus asa. Jadikanlah pengalaman ini sebagai cambuk untuk memacu semangat berlatih, guna merebut kemenangan dengan prestasi yang lebih baik dan elegan pada kesempatan yang akan datang.

Jadikan lomba tembak ini sebagai evaluasi dan wahana bagi para petembak untuk berinteraksi dan berbagi pengetahuan serta pengalaman dalam bidang menembak. Bagi para Dansat, Pembina dan pelatih, Pangdam berharap kegiatan seperti ini merupakan kesempatan untuk mengukur sejauh mana hasil pembinaan menembak di satuan masing-masing, sehingga diperoleh bibit-bibit petembak Kodam IX/Udayana yang handal dan siap berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.

Upaya peningkatan prestasi dalam menembak tidak boleh surut, kekurangan yang didapat pada lomba tembak kali ini, hendaknya menjadi pemacu untuk semakin meningkatkan pembinaan di satuan secara lebih terarah dan berlanjut, sehingga pada saatnya akan dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi, tutup Pangdam mengakhiri sambutannya.

Di sela-sela acara penutupan, Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., mengatakan bahwa Lomba Tembak Kodam IX/Udayana TA. 2019 sebelumnya dibuka oleh Danrem 161/WS Brigjen TNI Syaiful Rahman, pada Senin (17/6) kemarin di Lapangan Tembak Mabrigif 21/Komodo, Kupang.

Kegiatan lomba tembak ini dimaksudkan untuk menguji hasil Latbakjatri Triwulan yang sudah berjalan dan sebagai evaluasi terhadap hasil pembinaan satuan di jajaran Kodam IX/Udayana TA. 2019 serta dalam rangka mencari bibit/kaderisasi petembak Kodam IX/Udayana yang akan direkrut dalam latihan Pembinaan Menembak (Binbak) Kodam IX/Udayana pada Triwulan III TA. 2019.

Selain itu, lomba ini bertujuan untuk membentuk jiwa korsa, semangat juang dan motivasi keprajuritan yang tinggi, meningkatnya militansi dan sportifitas prajurit dan meningkatkan semangat belajar dan berlatih prajurit guna menumbuhkan semangat berkompetisi.

Kapendam menambahkan, materi yang diperlombakan kali ini antara lain : Menembak Pistol Putra dan Putri, Karaben, Senapan dan Senapan Otomatis yang memperebutkan 30 medali yaitu 10 emas, 10 perak dan 10 perunggu. Dimana hasil akhir lomba ini, sebagai juara umum diraih oleh Yonif Raider 900/SBW dengan perolehan medali 4 emas, 4 perak dan 4 perunggu, selanjutnya disusul pada peringkat ke dua Yonif 742/SWY dengan 2 emas, 1 perunggu dan posisi ke tiga dari Yonif 743/PSY dengan 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Selanjutnya khusus Kowad yang memperlombakan di dua nomor putri tembak Pistol yaitu nomor Materi-1 dan Falling Plate, juara I diraih oleh Sertu (K) Kadek Nova dengan 2 medali emas, juara II oleh Sertu (K) Diah Retno dan Serda (K) Ni Luh Eka, masing-masing dengan 1 perak serta juara ke III oleh Sertu (K) Ika Risma dengan 2 medali perunggu. (PenUdy, @rb)

Pemkab Buleleng Gelar Pelatihan Pengelolaan UKS

BLKNNews, Buleleng - Pemkab Buleleng, Rabu (26/6) menggelar Pelatihan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Kecamatan dan Sekolah Tingkat TK, SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Buleleng Tahun 2019.

Pembukaan Pelatihan Pengelola Usaha Kesehatan Sekolah / Madrasah (UKS/M) Kecamatan dan Sekolah Tingkat TK, SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Buleleng Tahun 2019 disentralkan di Gedung Wanita Laksmi Graha, Jl. Pahlawan, Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Bupati Buleleng dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadisdik Pemkab Buleleng, Ir. I gede Darmaja, M.Si memaparkan bahwa Program Pelatihan Pengelola UKS/M merupakan Peraturan Bersama 4 Kementrian yg mengamanatkan kpd semua pihak yg terkait dan terlibat dlm mengimplementasikan Peraturan Bersama 4 Kementrian di Sekolah / Madrasah dan Lembaga Pendidikan yg sesuai dgn kewenangan masing-masing. Adapun tujuan dari UKS/M yaitu untuk meningkatkan sikap dan ketrampilan untuk melaksanakan pola hidup bersih dan sehat serta berpartisipasi aktif di dalam usaha peningkatan kesehatan, bersih dan sehat baik dalam bentuk fisik, nonfisik, mental maupun sosial serta bebas dari pengaruh dan pengguna obat-obat terlarang dan berbahaya juga memiliki sikap, keyakinan, daya tangkal dimana perbuatan yang harus dihindari adalah bahaya rokok, kenakalan remaja, kehamilan di luar nikah, HIV / AIDS dan Narkoba.

"Pelaksanaan Pelatihan Pengelola Usaha Kesehatan Sekolah / Madrasah ( UKS/M ) Kecamatan dan Sekolah Tingkat TK, SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Buleleng Tahun 2019 akan berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 26 s/d 28 Juni 2019 dengan melibatkan ± 100 orang", imbuh Kadisdik. (JMS)

Ny. Putri Koster Perjuangkan Tenun Ikat Asli Lokal Mampu Bersaing di Pasaran

BLKNNews, Buleleng - Berbagai hasil karya kerajinan kain tenun ikat khas yang unik dari beberapa daerah di Bali terancam punah akibat membanjirnya hasil produk tenun bordir pabrikan di pasaran yang secara persaingan harga sangat lebih murah. Salah satunya dialami oleh produk tenun asli khas Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng.

Melihat fenomena tersebut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster melakukan berbagai upaya agar tenun ikat asli lokal tidak mengalami kepunahan. Salahnya dengan cara mengajak masyarakat agar menggunakan produk tenun asli daerah. 

Pihaknya pula turun langsung menjumpai pengerajin tenun ikat lokal agar mereka  terus menjaga serta melestarikan tenun ikat warisan para leluhur tersebut. 

“Mari semeton pengerajin tenun, jangan pernah meninggalkan warisan leluhur kita ini. Karena kalau sudah punah tenun ikat kita, maka untuk merekontruksinya akan sengat berat dan membutuhkan waktu yang lama,” terang Ny. Putri Koster saat membuka Bimbingan Teknis Diversifikasi dan Peningkatan Kualitas Tenun Ikat di Desa Sembiran, Buleleng pada Senin (24/6).

Kekhawatiran akan kepunahan itu dinilai Ny. Putri Koster akibat regenerasi para penenun selama ini masih belum banyak. Di sisi lain, produk tenun bordiran berharga murah membanjiri pasaran yang secara perlahan akan mematikan penghidupan para pengerajin tenun asli.

"Apalagi masyarakat sekarang lebih memilih yang harganya murah, kalau hasil tenun asli harganya sangat mahal seperti songket. Namun produk bordir pabrik diproduksi dengan mesin, sehingga bisa diproduksi secara cepat dan massal. Jika dibiarkan terus, tentu seiring waktu akan membuat tenun warisan leluhur akan punah," jelasnya.

Merespon permasalahan tersebut, menurut istri Gubernur Wayan Koster ini, Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Melalui Pergub ini, diharapkan masyarakat akan mencintai produk dalam negeri dan menggunakan produk hasil produksi daerahnya sendiri.

"Pemprov Bali sangat serius menyikapi permasalah ini, kita ingin melindungi dan melestarikan warisan leluhur. Dengan diberlakukannya Pergub ini, diharapkan para pelaku industri kerajinan Bali dapat menerima manfaatnya secara maksimal. Untuk itu, saya minta para peserta yang mengikuti Bimtek ini agar serius sehingga bisa memenuhi keinginan pasar," harapnya semabari mengingatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Bali Putu Astawa mengatakan bahwa kegiatan bimtek ini diselenggarakan oleh Pemprov Bali melalui Disdagperin untuk meningkatkan kualitas para pengerajin tenun ikat di Bali. 

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan edukasi yang lebih mendalam kepada masyarakat khusunya para pengerajin terkait pakem yang ada dalam tenun ikat termasuk soal kualitas bahan baku, kualiatas pewarnaan dan bagaimana cara promosi agar kain tenun asli bisa diserap oleh pasar. 

Putu Astawa berharap dengan bimtek yang akan dilaksanakan selama tiga hari  dari tanggal 24-28 Juni yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tenun ikat khas Desa Sembiran hingga dapat dikenal pasar. 

“Hal ini juga kami lakukan sebagai upaya dalam mendorong ekonomi masyarakat dan meningkatkan UMK di Bali, serta memunculkan generasi baru yang tertarik untuk mendalami usaha tenun ikat," ujarnya.[pr/r5]

Jumat, 07 Juni 2019

Dandim 1609/Buleleng : Jambanisasi Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera

BLKNNews, Buleleng - Jamban merupakan tempat untuk membuang kotoran manusia, yang tentunya sangat penting dijaga kebersihan dan kesehatannya baik terhadap manusia itu sendiri, lingkungan sekitar maupun alam. Konsep jamban sehat itu sendiri tidaklah mahal, yang terpenting sederhana, aman, nyaman dan tidak mengotori manusia serta lingkungan sekitar.

Hal inilah yang dilakukan oleh Kodim 1609/Buleleng bekerjasama dengan PT. Pelindo III Celukanbawang sebagai wujud kepedulian bagi masyarakat miskin dan kurang mampu untuk dibuatkan jamban gratis.

Pembuatan jamban di wilayah Buleleng tersebut dilaksanakan secara tersebar di setiap desa. Sebelum pembuatan jamban, para Babinsa melakukan cek dan pendataan di lapangan sehingga akan tepat sasaran. Hal ini disamping sebagai aplikasi kegiatan program komando atas, sekaligus upaya agar masyarakat bisa hidup sehat.

Data masyarakat penerima bantuan jamban di wilayah Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleleng antara lain I Wayan Merta (47), Suardi (38), Aminah (90), Jamilah (40), Kadek Sarjana (31), Ketut Nadia (60), Marjan (33) dan Syamsul Hakim (38).

Danramil 1609-08/Gerokgak Kapten Inf Gede Oka mengungkapkan bahwa proyek pembuatan jamban gratis untuk masyarakat miskin dan kurang mampu ini dikerjakan mulai tanggal 8 Mei sampai dengan 28 Mei 2019 oleh anggota Koramil 1609-08/Gerokgak bersama masyarakat.

“Meski dengan keterbatasan anggaran yang ada, namun pengadaan jamban ini tetap dilakukan oleh jajaran Kodim 1609/Buleleng, yang terpenting masyarakat bisa hidup sehat dengan memiliki jamban di rumahnya,” ujar Danramil 1609-08/Gerokgak.

Sementara itu, Komandan Kodim 1609/Buleleng Letkol Inf Verdy De Irawan, S.H., M.Tr(Han)., dalam keterangan persnya, pada Senin (3/6) di ruang kerjanya, mengatakan bahwa kegiatan tersebut disamping dapat meringankan beban rakyat, juga jalinan komunikasi sosial dengan masyarakat akan tercapai guna memperkokoh kemanunggalan TNI Rakyat.

“Melalui kegiatan jambanisasi ini mari kita wujudkan masyarakat sehat dan sejahtera,” tegasnya. (Kodim 1609/Buleleng)

Jumat, 29 Maret 2019

Kapuspen TNI : Pelatihan MOC Tempat Berbagi Pengalaman Sinergitas TNI dengan Media


BLKNNews Pelatihan Media Operations Course (MOC) menjadi tempat untuk berbagi pengalaman, baik teknis maupun lapangan dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kerja sama jajaran TNI dengan media.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi yang diwakilkan oleh Kabidum Puspen TNI, Kolonel Inf Drs. I Ketut Murda di depan para peserta pada saat menutup pelatihan Media Operations Course di Balai Wartawan, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019).

Kapuspen TNI mengatakan bahwa dengan pengalaman Kolonel (Purn) Ronald McCourt selaku Course Director yang telah bertugas dalam operasi tempur sebagai Perwira Penerangan Angkatan Bersenjata Inggris, dapat lebih memberikan masukan kepada peserta  pelatihan MOC terhadap metode dan aturan pelibatan kerja sama serta sinergitas antara militer dengan media.

Selanjutnya Mayjen TNI Sisriadi pada pelatihan MOC juga mengundang Redaktur Senior Kantor Berita LKBN Antara, Ade P. Marboen sebagai narasumber.

Dalam pembekalannya, Ade P. Marboen menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap TNI yang sangat baik hingga saat ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, diantaranya dengan memperkuat jalinan kerja sama serta sinergitas TNI dengan media di Indonesia.

Pada kegiatan yang sama, Kolonel (Purn) Ronald McCourt mengatakan bahwa dihadapkan dengan semakin majunya teknologi dalam penggunaan media sosial,  maka tugas Perwira Penerangan menjadi multi skills.

“Seorang Perwira Penerangan harus mampu membuat rencana, berbuat, mengecek dan mengevaluasi sejauh mana sebuah berita mencerminkan keinginan kita dan dapat diterima publik dengan baik”, ujarnya.

© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved