Kabut Asap Makan Korban, Empat Nelayan Hilang Konta Di Perairan Tiku
SUMATERA BARAT, BLKNNEWS.COM, Kabut asap yang menyelimuti daerah Sumatera Barat membuat aktivitas masyarakat jadi terganggu, karena jarak pandang sangat terbatas sehingga mengakibatkan masyarakat dalam mencari nafkah untuk menyambung hidup keluarga mereka menjadi kehilangan arah pulang saat mencari ikan di laut lepas.
Akibat kabut asap yang membatasi jarak pandang, Empat nelayan asal Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, yang hilang kontak saat melaut di perairan Tiku, Agam.
Hilang kontak empat nelayan tersebut, ditemukan oleh tim pencarian di perairan Sasak, Pasaman Barat, pada Kamis (15/10/2026).
Di kutip dari sumbarkita.id, empat nelayan yang hilang kontak tersebut di jelaskan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Abdul Malik, bahwa empat nelayan yang hilang kontak ini, bernama Edi (52 tahun), Tolen (55 tahun), Is Fadli (25 tahun), dan Tio Rusnaldi (25 tahun).
“Keempat orang tersebut diduga tersesat akibat kabut asap hingga bahan bakar perahu habis di perairan Tiku pada Rabu, 14 Oktober 2026,” tambahnya.
Melihat kondisi ini, siapa yang harus bertanggung jawab dan menyelesaikan persoalan kabut asap yang telah menyelimuti negeri ini. Apakah empat nelayan tersebut atau masyarakat yang tidak tahu menahu tentang asal muasal kabut asap ini? (Andar MK).
