-->
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

BP2DIM Laksanakan Audiensi Dengan Ketua DPRD Sumbar. Siap Adakan Webinar Anti LGBT

BP2DIM Laksanakan Audiensi Dengan Ketua DPRD Sumbar. Siap Adakan Webinar Anti LGBT

PADANG, blknnews.com, - Pengurus Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau [ BP2DIM ] menghadiri undangan audiensi dari Ketua DPRD Sumbar Buya Muhidi. Bertempat di Rumah Dinas Ketua DPRD Sumbar, Jum'at (08/05/2026).

Audiensi bersama Ketua DPRD Provinsi Sumbar (Buya Muhidi) tersebut di hadiri oleh pengurus BP2DIM yang terdiri dari Ketua Harian (Buya Dr. Muslim Tawakal), Ketua Bidang ABS-SBK (Drs. Zulkifli Datuak Rajo Mangkuto) ,Sekretaris Ranah (Dr Yulmiati) dan didampingi juga oleh (Sutan Roser Nuserwan), (Dziqro Fernando.SH) dan (Buya Mistarija) serta para tokoh lainnya.

Dalam audiensi tersebut Pengurus Bp2dim meminta agar Ketua DPRD Sumbar bisa membantu bersama sama mewujudkan perubahan nama provinsi Sumbar menjadi Provinsi DIM ( Daerah Istimewa Minangkabau ) agar ABS - SBK tetap bisa ditegakkan di Ranah Minang.

Kemudian, dalam acara audiensi juga sempat dibahas tentang Pekad ( penyakit masyarakat) yang lagi ramai dibicarakan oleh publik yaitu, seputar LGBT. Dari pembahasan itu terdapat kesepakatan antara pengurus Bp2dim dan Ketua DPRD untuk mengadakan Webinar Internasional dengan Tema "Sumbar Harus Bebas LGBT Dan AIDS".

Disampaikan pengurus BP2DIM bahwa untuk pelaksanaan Webinae tersebut akan di laksanakan pada 30 Mei 2026 ini sekitar Jam 09.00 pagi dengan Keynote Speaker nya adalah Buya Muhidi sebagai ketua DPRD Sumbar.

Menurut pengurus BP2DIM Webinar tersebut sangat diperlukan agar Sumbar Zero LGBT dan Aids. Hasil Webinar nantinya menjadi rujukan untuk Perda pendukung dari UU Provinsi Sumbar no 17 th 2022 yang belum rampung sampai saat ini.

Kemudian dalam audiensi tersebut, Buya Mistarija sebagai salah satu tokoh BP2DIM juga menyampaikan harapannya agar Ketua DPRD Sumbar bisa melanjutkan langkah terbentuknya DIM di internal DPRD Sumbar agar tercipta kesepakatan untuk mendukung Rencana DIM itu sendiri.

Lebih lanjut Buya Mistarija juga berharap agar dari tindaklanjut kegiatan ini, untuk selanjutnya bisa mengundang pengurus BP2DIM kembali untuk audiensi yang kedua kalinya dikantor DPRD Sumbar dimana dimasa periode DPRD 2019-2024 pengurus BP2DIM juga sudah melakukan audiensi resmi bersama anggota fraksi DPRD Sumbar.

Terakhir, Buya Mistarija mengungkapkan harapan besar pengurus agar kedepannya bisa di adakan acara khusus antara DPRD Sumbar dan Pemerintah Sumatera Barat untuk membahas rencana perubahan nama provinsi Sumbar menjadi Provinsi DIM. (Andar MK).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.