Kabar Nasional

Jumat, 24 Mei 2019

Dalam Rangka HUT ke 62 Kodam IX/Udayana, Korem 161/WS Gelar Ziarah Rombongan

BLKNNews, Kupang - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos., memimpin Ziarah Rombongan dalam rangka HUT ke 62 Kodam IX/Udayana Tahun 2019, Kamis (23/05/2019) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka, Jl Timor Raya, Kecamatan Kotalama, Kota Kupang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada Arwah para Pahlawan, Mengheningkan Cipta dan Peletakan Karangan Bunga serta diakhiri dengan tabur bunga di atas Pusara Makam Pahlawan Kusuma Bangsa oleh peserta ziarah. 

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos diakhir kegiatan ini mengingatkan kepada seluruh peserta ziarah rombongan tentang pentingnya mendoakan para pahlawan. 

"Kita semua harus mendoakan arwah para pahlawan dengan sepenuh hati, agar diterima di Sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, seraya berharap jiwa kepahlawanan menurun kepada kita, sehingga kita bisa mengabdi kepada bangsa dan negara seperti para pahlawan pendahulu kita. Jadi bukan masalah sebentar atau lamanya, sering atau tidaknya, tetapi doa kita dan kenangan kita kepada jasa para pahlawan, sudah kita lakukan," demikian pungkas Danrem.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut antara lain Kasrem, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Dandim 1604/Kupang, Para Dankabalak Aju Kodam IX/Udayana, Para Kabalakrem 161/Wira Sakti, Anggota Ma Korem 161/Wira Sakti, Kodim 1604/Kupang dan Balak Aju Kodam IX/Udayana. (penrem161ws)

Penemuan BBM Sejumlah 125 Liter oleh Personel Pos Fatuha Satgas Yonif Mekanis 741/GN

BLKNNews, Malaka - Melewati batas negara tidak sama dengan ke kampung sebrang. Memang warga negara perbatasan kedua negara masih bersaudara, kekerabatan suku tidak bisa dihapuskan begitu saja meski sudah berbeda negara. Namun beda negara, artinya beda wilayah dan hukum.

Hal yang mungkin masih belum disadari warga perbatasan yaitu tak ada kekerabatan di mata hukum, terbukti dengan masih adanya usaha penyelundupan yang kembali digagalkan oleh Pos Fatuha Kipur-III Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN di Desa Alas Tengah, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Rabu (22/5).

Kejadian ini berawal dari 8 orang anggota Pos Fatuha dipimpin oleh Danpos Letda inf Muhammad Nur, saat berangkat dengan arah Rute sektor Kiri Patroli berencana melanjutkan perjalanan menuju patok berikutnya.

Tiba-tiba patroli dihentikan oleh Danpos Fatuha dikarenakan anggota terdepan melaporkan mencium bau Bensin yang menyengat, dengan segera danpos memerintahkan para anggota Patroli untuk berpencar mengadakan pengecekan di sekitar wilayah tersebut yang merupakan hutan pohon jati.

Tanpa perlu waktu yang lama, tim berhasil menemukan sebuah timbunan batang-batang kayu dan dahan-dahan pohon yang mencurigakan, setelah dilakukan pengecekan alhasil ditemukan 25 Jerigen berukuran 5 Liter yang disusun dengan rapi dan disembunyikan di tempat yang banyak pepohonan, seluruhnya BBM berjumlah 125 Liter dengan rincian 95 Liter Bensin dan 30 Liter Solar. 

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol., pada keterangan persnya mengatakan bahwa pada saat menemukan BBM tersebut Danpos memerintahkan kepada anggota Patroli agar mengadakan pengecekan di sekitar TKP, namun anggota Patroli menemukan tidak ada orang dan disinyalir BBM tersebut baru di kumpulkan oleh pemiliknya dan indikasi BBM tersebut akan diselundupkan ke RDTL.

Setelah kejadian tersebut Danpos Fatuha bersama Anggota yang melaksanakan pengendapan kembali ke Pos untuk mengamankan barang bukti dan melaporkan kepada Dankipur - III Satgas Pamtas RI - RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Kapten Inf Sulaiman Siregar dan meneruskan laporan penemuan tersebut kepada Dansatgas.

"Saya memerintahkan Pasi Intel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Lettu Czi Sunaryo untuk mengamankan barang bukti tersebut sebelum dikumpulkan di Makosatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat," ungkap Dansatgas.

Pihaknya menambahkan bahwa apapun bentuknya penyelundupan adalah ilegal dan pihaknya memastikan setiap barang keluar masuk harus sesuai prosedur.

"Banyaknya masyarakat yang belum sadar hukum sehingga masih terjadi usaha penyelundupan, tapi kami sebagai penjaga perbatasan yang terus konsisten menunjukan kesungguhan kami sampai semua dinyatakan selesai," tutup Dansatgas. (@rby)

Jumat, 03 Mei 2019

Wagub Cok Ace Kecam Aksi Oknum Guide Pelaku Pelecehan Seksual


BLKNNews ■ Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengutuk keras aksi oknum guide yang melakukan pelecehan seksual terhadap turis Tiongkok di Tanjung Benoa beberapa waktu lalu.

Penegasan ini disampaikan Cok Ace pada acara pertemuan di Bali Tourism Board yang dihadiri pihak BMR Dive dan Water Sport dan Konsulat Jenderal RRT di Denpasar, Kamis (5/4).

Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini mengecam kejadian yang menimpa turis Tiongkok dan meminta oknum pelaku diproses secara hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Cok Ace meminta maaf atas kejadian ini dan berharap bisa menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata di Bali.
Wagub yang juga Ketua PHRI Bali ini meminta agar perusahaan yang terkait dengan pariwisata melakukan seleksi secara ketat terhadap para pegawainya misalnya melalui psikotes.

Ia meyakini perusahaan pariwisata di Bali tidak memberi ruang untuk perilaku yang tidak senonoh, kejadian ini merupakan murni kelakuan oknum yang mencoreng nama perusahaan dan pemerintah.

“Sekali lagi atas nama Pemprov Bali saya memohon maaf atas kejadian ini,” kata tokoh Puri Ubud ini.

Konsul Jenderal RRT di Bali, Gou Hao Dong memberi apresiasi respon cepat pemerintah terhadap kasus ini. Ia juga sudah mengetahui bahwa tersangka sudah ditangkap dan meyakini pelaku akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Konjen Gou mengaku kejadian ini memang mengejutkan karena masyarakat Tiongkok menganggap Bali sebagai tempat pariwisata yang aman.

Menurutnya, setelah adanya penolakan terhadap pariwisata murah, sudah ada kemajuan besar terhadap kualitas wisatawan Tiongkok yang datang ke Bali. OIeh karena itu Konjen Gou berharap ke depan agar rekrutmen karyawan pariwisata dicek riwayatnya dengan baik.

Selain itu pemandu wisata/guide diharapkan bisa dididik tentang adat atau budaya masing-masing wisatawan. Ia berharap kejadian ini bisa segera diungkap oleh kepolisian.

“Saya berharap hasil penyelidikan agar diumumkan sehingga diketahui oleh masyarakat,” ujarnya.

Seperti diketahui seorang oknum pemandu wisata air di Tanjung Benoa melakukan pelecehan seksual terhadap seorang turis asal Tiongkok. Polisi langsung menangkap oknum tersangka pelaku pada Selasa (23/4) lalu. [pr/r7]


Gubernur Koster Harap Layanan Trans Sarbagita di Bandara Ngurah Rai Jadi Pilihan Wisatawan


BLKNNews ■ Layanan transportasi massal menjadi salah satu keharusan yang harus disiapkan dalam menunjang moda transportasi di Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai.

Dengan menghadirkan transportasi umum berupa armada bus, masyarakat khususnya wisatawan yang datang ke Bali memiliki pilihan dalam menentukan transportasi yang akan digunakan.

Demikian hal ini terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan Layanan Transportasi Massal Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan "Trans Sarbagita" di Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai, Tuban, Badung, Kamis (2/5) siang.

"Sebagai bandara kelas dunia, menghadirkan transportasi umum berupa armada bus memang keharusan," ujar Gubernur Koster.

Meski demikian, pengoperasian layanan transportasi ini menurutnya masih akan dilihat perkembangannya lebih lanjut mengingat beberapa tahun yang lalu sudah sempat dioperasikan juga namun sepi peminat sehingga akhirnya berhenti ditengah jalan.

"Saat ini kita uji coba dulu, kita evaluasi nanti apakah epektif atau tidak. Terus terang, selama ini Saya nilai trans Sarbagita ini belum berjalan dengan baik sehingga beberapa rute Saya berhentikan karena menghabiskan anggaran. Namun saat ini karena kebutuhan bandara, transportasi ini Saya uji coba dulu. Semoga transportasi ini bisa menjawab kebutuhan dasar di bandara Ngurah Rai, sehingga memenuhi kebutuhan konsumen yang dari atau menuju bandara sehingga tidak lagi menghadapi lalulintas yang krodit," ungkap Gubernur Koster.

Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini berharap hadirnya kembali layanan transportasi massal trans Sarbagita ini dapat memberikan dampak positif bagi kunjungan wisatawan ke Bali dan pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bali.

Hal senada juga dikatakan General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai Haruman Sulaksono yang mengatakan dengan dioperasikannya kembali Trans Sarbagita dengan melewati bandara, diharapkan dapat menjawab pertanyaan masyarakat luas akan ketersediaan sarana transportasi massal yang melayani penumpang dari dan menuju bandar udara.

"Kehadiran armada bus akan menambah pilihan penumpang dalam mencari alternatif transportasi di Bandara Ngurah Rai. Bahkan, dipastikan tidak akan merugikan pebisnis lain yang menawarkan jasa serupa di Bandara," ungkapnya.

Sebagai informasi, layanan transportasi massal ini akan beroperasi dengan rute bandar udara – Nusa Dua, dan bandar udara – Batu Bulan, dengan jumlah 6 bus yang akan melayani penumpang dan untuk masing-masing rute, bus beroperasi dengan tiga jam keberangkatan.

Untuk rute bandar udara – Nusa Dua, bus akan berangkat pada pukul 09.15 Wita, 13.15 Wita, dan 17.15 Wita. Sementara untuk rute bandar udara – Batu Bulan, jam keberangkatan bus Trans Sarbagita adalah pukul 11.00 Wita, 15.00 Wita, dan 19.00 Wita. Jam keberangkatan bus untuk kedua rute arah sebaliknya juga berlaku sama.*

Semesta Bali Resik Sampah 2019, Kodam IX Udayana Gelar Karya Bakti di Pantai Kelan


BLKNNews ■ Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke 62 Kodam IX/Udayana yang jatuh pada 27 Mei mendatang, dengan mengusung tema "Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat", Kodam IX/Udayana dibawah kepemimpinan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., tiada henti membangun sinergitas dan jiwa korsa antara prajurit, masyarakat dan komponen bangsa lainnya.

Kali ini, Kodam IX/Udayana menggandeng Pemerintah Kabupaten Badung serta segenap komponen masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan pantai yang merupakan salah satu wujud dalam membantu dan menjadi contoh serta mempelopori usaha-usaha mengatasi tercemarnya lingkungan sekitar di Pantai Kelan dan Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Kamis (2/5).

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, yang pada kegiatan tersebut mewakili Pangdam IX/Udayana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa karya bhakti yang diselenggarakan di kawasan Pantai Kedonganan ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat sekitar dalam memelihara  kebersihan lingkungan pantai yang berada di wilayah masing-masing, sebagai implementasi dari program rencana 'Semesta Bali Resik Sampah 2019' serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan tenteram khususnya bagi masyarakat pesisir pantai.

"Dengan kegiatan karya bhakti seperti ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat cinta lingkungan yang bersih, indah dan sehat terhadap ekosistem laut dan pesisir serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, terutama pedagang ikan yang berdomisili disekitarnya," ungkap Pangdam.

Pemkab Badung dibantu masyarakat sekitar pantai selama ini telah berusaha secara maksimal guna membersihkan maupun mengatasi sampah terutama sampah plastik. Namun sebagai masyarakat Bali yang sadar dan peduli terhadap kebersihan tentunya akan terus berupaya membantu membersihkan pantai dari sampah agar tetap bersih sehingga destinasi wisata meningkat dan mampu menarik para wisatawan untuk berkunjung.

"Untuk itu, dengan adanya karya bhakti yang kita laksanakan ini mudah-mudahan dapat meringankan beban Pemerintah Daerah Kabupaten Badung dalam menangani kebersihan lingkungan dari timbunan sampah di daerah wisata," demikian tegas Pangdam.

Menurut Pangdam, dipilihnya Pantai Kedonganan sebagai sasaran karya bhakti, karena pantai tersebut merupakan tempat yang dijadikan juga sebagai tempat upacara keagamaan bagi masyarakat Bali, daerah wisata dan merupakan pasar ikan tradisional terbesar yang menjadi destinasi kuliner seafood di Bali.

"Kita berharap, Bali khususnya Pantai Kedonganan tidak menjadi sorotan media asing ketika sampah memenuhi bibir pantai. Hal ini akan menyebabkan para wisatawan enggan dan kurang nyaman berkunjung ke Pantai Kedonganan. Mengingat karya bhakti melibatkan seluruh lapisan masyarakat, maka saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan maksimal," harap Pangdam.

Turut hadir pada kegiatan Karya Bakti tersebut yaitu Para pejabat teras Kodam IX/Udayana, antara lain Danrem 163/Wira Satya, Para Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO AU, Para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Dandim 1611/Badung, Kapolsek Kuta, Kadis DLHK Kab. Badung, Camat Kuta, Lurah Kedonganan dan Tuban, serta para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (Pendam IX/Udayana)

Selasa, 09 April 2019

Kasum TNI Hadiri Konferensi Ulama Sufi Internasional di Pekalongan


BLKNNews ■ Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto mewakili Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri pembukaan Konferensi Ulama Sufi Internasional (World Sufi Forum), yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, bertempat di Pendopo Bupati Pekalongan, Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (8/4/2019).

Tampak hadir pada acara tersebut diantaranya Rais 'Aam Idarah Aliyah Jamiyah Ahli Thariqah al-Mutabarah al-Nahdliyah, Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, Mufti India Syekh Abu Bakar Ahmad, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., dan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

■ Puspen TNI

Jumat, 29 Maret 2019

Kapuspen TNI : Pelatihan MOC Tempat Berbagi Pengalaman Sinergitas TNI dengan Media


BLKNNews Pelatihan Media Operations Course (MOC) menjadi tempat untuk berbagi pengalaman, baik teknis maupun lapangan dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kerja sama jajaran TNI dengan media.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi yang diwakilkan oleh Kabidum Puspen TNI, Kolonel Inf Drs. I Ketut Murda di depan para peserta pada saat menutup pelatihan Media Operations Course di Balai Wartawan, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019).

Kapuspen TNI mengatakan bahwa dengan pengalaman Kolonel (Purn) Ronald McCourt selaku Course Director yang telah bertugas dalam operasi tempur sebagai Perwira Penerangan Angkatan Bersenjata Inggris, dapat lebih memberikan masukan kepada peserta  pelatihan MOC terhadap metode dan aturan pelibatan kerja sama serta sinergitas antara militer dengan media.

Selanjutnya Mayjen TNI Sisriadi pada pelatihan MOC juga mengundang Redaktur Senior Kantor Berita LKBN Antara, Ade P. Marboen sebagai narasumber.

Dalam pembekalannya, Ade P. Marboen menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap TNI yang sangat baik hingga saat ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, diantaranya dengan memperkuat jalinan kerja sama serta sinergitas TNI dengan media di Indonesia.

Pada kegiatan yang sama, Kolonel (Purn) Ronald McCourt mengatakan bahwa dihadapkan dengan semakin majunya teknologi dalam penggunaan media sosial,  maka tugas Perwira Penerangan menjadi multi skills.

“Seorang Perwira Penerangan harus mampu membuat rencana, berbuat, mengecek dan mengevaluasi sejauh mana sebuah berita mencerminkan keinginan kita dan dapat diterima publik dengan baik”, ujarnya.

TNI dan UI Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Penelitian


BLKNNews ■ Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Universitas Indonesia (UI) melaksanakan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan produksi hasil riset yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara TNI dan UI dilakukan oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Rektor  Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met di Ruang Hening Gedung Soedirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan momentum yang memanfaatkan peluang dan potensi, yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia maupun Universitas Indonesia.

Menurutnya, Universitas Indonesia adalah lembaga pendidikan tinggi yang memiliki sumber daya unggulan serta komite riset pertahanan, sementara TNI memiliki lembaga penelitian dan pengembangan di masing-masing angkatan.

“Semoga kolaborasi antara dua insitusi ini yaitu TNI dan UI, tidak hanya mengajukan riset- riset nasional tetapi juga teknologi pertahanan Indonesia,” harapnya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa dengan adanya kerja sama antara TNI dan UI, kedua insitusi ini bisa berkolaborasi pada era revolusi industri 4.0. “Mudah-mudahan dengan adanya MoU ini, TNI dan UI bisa memberikan jalan keluar berkaitan dengan kemandirian industri pertahanan di masa yang akan datang”, tutupnya.
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved