Kabar Nasional

Rabu, 17 Juli 2019

Satgas Yonif Mekanis 741/GN Laksanakan Program Bantu Kekurangan Air Pada Masyarakat Perbatasan

BLKNNews, TTU - Menyadari apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Pos Kalan dibantu oleh Kodim 1618/TTU memberikan bantuan air bersih, pada Senin (15/7/2019) di Desa Fatumuti, Kec. Noemuti, Kab. TTU.

Memasuki musim kemarau, menjadi beban masyarakat khususnya yang dialami masyarakat Desa Fatumuti, karena kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Kondisi kekurangan air bersih ini sudah dialami setiap tahunnya dan ditambah lagi sumber air yang tidak ada.

Jika pada musim hujan, masyarakat memanfaatkan air hujan untuk keperluan sehari hari, bila tidak ada air mereka rela membeli air bersih. Melihat kondisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih hingga sampai membeli, Satgas Yonif Mekanis 741/GN tergugah untuk membantu meringakan beban yang dirasakan warga.

Dengan memanfaatkan truck dan tandon air yang dimiliki satgas dan juga truck tangki air bantuan dari Kodim 1618/TTU, pendistribusian air bersih diberikan dengan cara mendatangi rumah ke rumah. Bantuan ini disambut antusias warga karena merasa sangat terbantu tanpa harus membeli air, kegiatan bantuan air ini dilakukan setiap minggunya.

Ibu Lili adalah salah satu warga yang mengatakan bahwa dengan bantuan yang diberikan Satgas TNI sangat membantu, yang biasanya seminggu sekali harus membeli air, dengan adanya bantuan air bersih dari Satgas bisa mengurangi pengeluaran untuk membeli air bersih.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN mengatakan bahwa untuk diwilayah NTT terutama perbatasan memang masih banyak daerah yang kesulitan air bersih. Menyadari hal tersebut, kami dari satgas membuat beberapa program guna membantu kekurangan air, yang diantaranya Pembuatan sumur resapan, lalu memberikan bantuan seperti ini hingga membangun MCK.

"Hingga purna tugas, kami akan terus membantu kesulitan masyarakat dengan program yang kami jalankan," demikian ungkap Dansatgas (PenUdy, @rb)

Senin, 15 Juli 2019

TNI Gandeng Club Motor di Perbatasan Bagikan Buku dan Pakaian kepada Masyarakat

BLKNNews, TTU - Memahami kesulitan masyarakat, Pos Nelu bekerjasama dengan Komunitas Club Motor CB Mutis Kefamenanu telah melaksanakan kegiatan pembagian buku tulis dan buku bacaan kepada anak-anak sekolah mulai dari Paud, SD, SMP dan SMA, serta juga mmembagikan pakaian layak pakai kepada ibu hamil, para bayi dan balita yang ada di Dusun Nelu, Desa Sunsea, Kecamatan Naebenu, Kabupaten TTU, Minggu (14/7/2019).

Bertempat di balai Dusun Nelu, Pos Nelu bersama club Motor CB Mutis melaksanakan kegiatan tersebut guna memeriahkan pembukaan Taman Baca.

Kegiatan ini dapat dilaksanakan lantaran Letda Inf Deni Rahman selaku Danpos Nelu berkoordinasi dengan ketua Komunitas club Motor CB Komet Kupang yang bernama Satria Bima mengenai kekurangan anak-anak Dusun Nelu terutama mengenai buku tulis dan buku bacaan serta pakaian layak pakai.

Ketua komunitas club Motor CB komet Kupang menanggapi hal positif mengenai hal itu dan siap untuk bekerja sama dengan ketua komunitas club motor CB Mutis Kefa serta anggota satgas TNI yang ada di Pos Nelu untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Dusun Nelu.

Ketua komunitas Motor CB atas nama Ampi beserta rombongan datang ke Pos Nelu dan rumah Kadus Nelu Bapak Thomas Kolo untuk berkoordinasi dan mensurvey lokasi mengenai tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya, diperoleh kesepakatan bahwa pada Sabtu (13/7/2019) komunitas club motor CB Mutis kefa beserta rombongan akan datang memberikan bantuan tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi kepada sesama, khusus kali ini di Dusun Nelu, susksesnya dan terlaksana atas uluran tangan dari Donatur yang telah ikhlas dengan caranya melancarkan kegiatan ini.

Masyarakat Dusun Nelu yang diwakilkan oleh Kepala Dusun Nelu mengucapkan banyak terima kasih kepada Pos Nelu dan Komunitas Club Motor CB Mutis Kefa atas Bantuan yang diberikan kepada masyarakat Dusun Nelu.

"Bantuan ini sangat bermanfaat karena dilihat dari kondisi Geografis Dusun Nelu termasuk daerah yang sulit karena akses kendaraan sangat terbatas. Anggota dan Komunitas club motor telah rela memberikan bantuan kepada masyarakatnya hal ini sangat luar biasa," ungkap Kadus.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol mengatakan, bahwa tujuannya melaksanakan kegiatan ini yaitu untuk berbagi antar sesama, karena kita disini datang sebagai keluarga.

"Bantuan yang kami pilih juga kami rasa tepat guna menunjang untuk anak-anak masuk sekolah tahun ajaran baru agar para orang tua tidak dibebankan membeli buku-buku tulis dan buku bacaan, untuk pakaian layak pakai juga agar berguna untuk para ibu hamil dan bayi serta balita," tegas Dansatgas.

Dan ini juga membuktikan, bahwa dari manapun dan siapapun, bisa membantu sesama tidak melihat apapun bantuannya jika itu ikhlas, maka pasti berguna untuk saudara kita yang membutuhkan. (Pen741, @rb)

Rabu, 10 Juli 2019

Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI di Labuan Bajo

BLKNNews, Manggarai - Apel gelar pasukan ini sangat perlu dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan Satgas Pengamanan VVIP baik perorangan maupun satuan, serta pemahaman tugas dan tanggung jawab Unsur Satgas, juga langkah dan tindakan agar sesuai dengan Protap Pengamanan VVIP yang berlaku.

Demikian Amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P selaku Pangkoops Pam Wilayah Bali Nusra yang dibacakan oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S,Sos selaku Dansatgas Pam Wilayah NTT dalam Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI Ir H. Joko Widodo dan Ibu Hj Iriana Joko Widodo beserta Rombongan di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat Labuan Bajo, Rabu (10/7/2019).

Lebih lanjut dikatakan bahwa Unsur TNI, Polri dan Pemerintah Daerah saling bersinergi dalam pelaksanaan Pengamanan VVIP ini.

"Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP Wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama Polda, Pemerintah Daerah setempat dan unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan secara maksimal. Untuk itu kejelasan tugas tanggung jawab, rantai komando harus dipahami dan dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan," jelas Pangkoops Pam Wilayah Bali Nusra.

Diakhir amanatnya Pangdam IX/Udayana menyampaikan empat penekanan, yaitu : Pertama, pahami dan kuasai prosedur tetap pengamanan VVIP. Kedua, Pegang teguh disiplin dengan memahami rantai komando yang efektif dan efisien. Ketiga, Tingkatkan kepekaan dan jangan lengah terhadap situasi yang berkembang. Dan keempat, Jangan ragu dalam bertindak dan tingkatkan koordinasi secara optimal, serta cermati, ikuti perkembangan situasi secara terus menerus dan laporkan.

Dalam kunjungan kerja Presiden RI dan Ibu beserta rombongan selama dua hari ini, akan melaksanakan kunjungan ke beberapa tempat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Peserta Apel gelar pasukan ini terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan unsur pendukung lainnya. (Pen161, @rb)

Jumat, 05 Juli 2019

Dramatis, Melihat keramaian Wadansatgas Yonif Mekanis 741/GN Tanggap Evakuasi Krban Lakalalin

BLKNNews, TTU - Jalan raya merupakan fasilitas umum yang digunakan untuk melancarkan transportasi, namun apabila sudah di jalan terkadang kita sudah berhati-hati tapi masih saja bisa menjadi korban kecelakaan karena orang lain yang tidak berhati-hati. Seperti halnya yang dialami oleh Ibu Yuliana Bano (70) yang menjadi korban tabrak oleh pengendara Sepeda Motor yang lalai dalam berkendara.

Pada Rabu (3/7/2019), Ibu Yuliana warga Desa Nian, Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten TTU, harus mengalami kejadian yang apes karena salah seorang pengendara sepeda motor bernama Nona Gilda Oenunu (29) lalai mengendarai sepeda motornya sehingga menabrak Ibu Yuliana dari arah belakang.

Kejadian berawal saat Ibu Yuliana Bano hendak menyebrang menuju rumah anaknya di Jalan Raya Kefamenanu Km 6, tiba-tiba dari arah belakang datang sepeda motor yang dikendarai oleh Nona Gilda dengan kecepatan yang tinggi dan tidak berhati-hati sehingga menabrak Ibu Yuliana. Akibat kejadian tersebut, Ibu Yuliana harus menderita Patah Kaki di Bagian Kaki Kanan.

Melihat kejadian itu, warga segera berusaha menolong Ibu Yuliana, beruntung Wadansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Topan Novianto bersama pengemudi Pratu Jody Agesta yang menggunakan kendaraan dinas melewati jalan tersebut setelah dari Kalan dan akan menuju ke Makosatgas Pamtas Sektor Barat.

Melihat keramaian di pinggir jalan, dengan cepat Wadansatgas memerintahkan pengemudi untuk minggir dan berhenti. Kemudian Wadansatgas sendiri turun melihat kejadian. Segera Wadansatgas meminta tolong agar Ibu Yuliana dimasukkan ke Mobil dengan ditemani salah satu orang warga untuk dibawa ke RSUD Kefamenanu. Setibanya di RSUD Ibu Yuliana segera dibawa ke UGD dan diberikan perawatan.

Dalam keterangannya di Makosatgas, Dansatgas Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol, mengatakan bahwa lakalalin seperti ini kerap terjadi, karena kuragnya tanggung jawab pengendara. Mulai dari yang ngebut, lalai dan tidak memperhatikan rambu lalu lintas. Anggota satgas apabila melihat ada kejadian seperti itu pasti akan dibantu. Pihaknya berharap kejadian seperti ini menjadi pelajaran untuk selalu hati-hati dalam berkendara.

"Untuk anggota saya sendiri terutama driver/pengemudi selalu saya tekankan untuk terus perhatikan faktor keamanan setiap pergerakan apa lagi menjelang purna tugas," tegas Dansatgas. (Pen741, @rb)

Rabu, 03 Juli 2019

Gandeng Masyarakat, Satgas Yonif Raider 408/Sbh Laksanakan Karya Bakti Pembersihan TMP Seroja

BLKNNews, Belu - Guna mewujudkan Kemanunggalan TNI dan rakyat. Satgas Yonif Raider 408/Sbh melaksanakan karya bakti pembersihan Taman Makam Pahlawan Seroja yang berlokasi di Kabupaten Belu. Kegiatan karya bakti ini diikuti oleh anggota Kodim, Brimob, Yonif RK 744/samodok dan seluruh komponen masyarakat di sekitar (TMP) Seroja.

Sebelum pelaksanaan Karya Bhakti, Dankipur 1 Lettu Inf Ari Cahyo sebagai yang tertua dalam kegiatan tersebut terlebih dahulu memimpin apel pengecekan personel dan materil guna membagi sektor pembersihan agar seluruh lingkungan yang ada di dalam maupun diluar TMP tersentuh pembersihannya.

Usai apel pengecekan, kegiatan Karya Bhaktipun dimulai dengan sasaran pembersihan rumput-rumput yang ada di luar lingkungan TMP hingga di masuk ke dalam TMP.

Dansatgas Yonif Raider 408/Sbh Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.I.P mengatakan Tujuan dilaksanakannya Karya Bhakti ini adalah sebagai wujud penghormatan kita kepada para pendahulu "Kita melaksanakan karya bakti dengan sasaran TMP Seroja ini merupakan wujud penghargaan dan penghormatan kepada para jasa pahlawan yang telah gugur dalam merebut serta mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Disamping itu kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga dan melestarikan tempat - tempat sejarah yang ada di kab. Belu ini,"ungkap Joni.

"Selain itu kegiatan karya bakti ini juga bertujuan untuk meningkatkan komunikasi sosial dengan masyarakat guna mewujudkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat sebagai upaya untuk membangun pertahanan Negara yang kuat, juga untuk melaksanakan pembinaan teritorial sebagaimana yang tercantum di dalam tugas pokok TNI, untuk mewujudkan jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara pejuang dan Tentara Nasional," tambah Joni.

Pelaksanaan Karya Bakti yang dilaksanakan di TMP Seroja tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar dan maksimal berkat kerja sama yang baik antara anggota TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat yang hadir saat itu. (Pen408, @rb)

Senin, 01 Juli 2019

Karena Senyum Masyarakat Perbatasan Sangat Berarti Bagi Satgas Yonif Mekanis 741/GN

BLKNNews, TTU - Menciptakan suasana aman dan nyaman adalah salah satu tugas Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat sebagai penjaga perbatasan. Pada setiap kesempatan yang ada terus satgas manfaatkan untuk terus bertambah dekat dengan masyarakat, sambil mempelajari budaya setempat. Inilah yang dilakukan salah seorang anggota satgas yang bertugas di Pos Nelu disela melaksanakan pengamanan, Minggu (30/6/2019).

Dalam rangka memperingati hari raya paskah, Jemaat paroki Bakitolas tepatnya di Desa Bakitolas, Kecamatan Naibenu, Kabupaten TTU menggelar perlombaan bola voli putra dan putri sambil diiringi dengan musik dan tarian adat masyarakat setempat yaitu tarian "Marongge".

Dalam perayaan paskah ini, Para Tokoh Agama di desa Bakitolas meminta bantuan beberapa personil dari Pos Nelu untuk melaksanakan pengamanan. Ditengah-tengah keramaian untuk merasakan damai paskah ini salah seorang anggota Pos Nelu a.n Pratu Imran Rosadin Agus Saleh memanfaatkan kesempatan yang ada untuk duduk berkumpul bersama masyarakat.

Tidak hanya sekedar ikut memeriahkan pertandingan voli, Pratu Imran juga mencoba belajar tarian khas Marongge yang di dampingi langsung oleh bapak Romo Bakitolas Bapak Delvi Asa dan beberapa orang masyarakat setempat. Disamping itu juga Pratu imran tidak ragu ketika di ajak mencoba makanan lokal khas setempat yaitu sirih pinang.

Masyarakat sangat terkesan dengan kehadiran bapak-bapak TNI diantara mereka terutama di Pos Nelu ,selain melaksanakan Patroli Keamanan menjaga patok perbatasan, Anggota pos Nelu juga selalu hadir di tengah masyarakat serta memberikan rasa aman dan nyaman.

Disampaikan langsung oleh Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol di Eban, bahwa apa yang dilakukan salah seorang anggota seperti itu adalah wujud bagaimana kita menciptakan kedekatan emosional dengan masyarakat, menghilangkan rasa takut terhadap TNI guna menciptakan rasa nyaman. Karena kami disini adalah untuk mencari keluarga."

"Selain itu, melaksanakan tugas sambil mempelajari budaya setempat adalah seni dari TNI. Meningkatkan kreatifitas dan mencintai budaya lokal yang ada disetiap daerah penugasan akan mewujudkan TNI kuat bersama rakyat," tambah Dansatgas. (Pen741, @rb)

Rabu, 26 Juni 2019

Satgas Yonif Raider 408/Sbh Berhasil Gagalkan Penyelundupan 14 Karung Pakaian Bekas

BLKNNews, Belu - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Batalyon Infanteri Raider 408/Sbh terus berupaya mencegah masuknya barang ilegal di wilayah sektor timur perbatasan RI-RDTL. Upaya tersebut membuahkan hasil, kali ini Satgas Yonif Raider 408/Sbh berhasil menggagalkan penyelundupan RB/Pakaian bekas sebanyak 14 karung, yang akan dimasukan ke Indonesia secara ilegal melalui jalur laut yang berada di sekitar Pantai Motaain, Dusun Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Upaya penyelundupan tersebut berhasil digagalkan oleh personel Satgas Yonif Raider 408/Sbh berjumlah 10 orang yang dipimpin langsung oleh Danpos Damar Lettu Inf Andi Milzam saat melaksanakan patroli rutin disepanjang pantai Motaain s.d Pantai Atapupu.

"Pukul 20.45 Wita Tim Patroli yang dipimpin oleh Lettu Inf Andi Milzam berangkat dari Pos Motaain dengan menggunakan kendaraan OZ. Pada saat melintas di sekitar Pantai Motaain sekitar Pukul 22.30 Wita dari kejahuan Tim Patroli melihat ada cahaya senter dari arah pantai. Melihat hal mencurigakan itu, Tim Patroli berupaya mendekat untuk mengecek kegiatan yang sedang dilakukan akan tetapi pada saat Kendaraan mendekat ke tempat tersebut, tiba-tiba Tim Patroli melihat ada beberapa orang yang buru-buru menghidupkan speedbood dan melaju kencang dari arah pantai menuju ke laut. Melihat kejadian itu Tim Patroli langsung turun dari kendaraan dan berlari ke arah pantai. Sesampainya di pantai Tim Patroli menemukan 14 karung berisi RB/Baju Bekas yang tercecer di pantai. Diduga 14 karung berisi RB/Baju bekas ini merupakan barang dari RDTL yang akan diselundupkan ke Indonesia," Ungkap Dansatgas Yonif Raider 408/Sbh Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.I.P.

Kondisi di perbatasan yang masih terbatas bukan menjadi alasan bagi masyarakat untuk melaksanakan kegiatan ilegal seperti penyelundupan RB/Baju Bekas ini. Karena biar bagaimanapun kegiatan penyelundupan ini merupakan kegiatan ilegal yang melanggar Undang-undang yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

"Satgas Yonif Raider 408/Sbh akan terus melakukan Patroli di jalur-jalur penyelundupan baik jalur penyelundupan melalui pantai maupun jalur penyelundupan melalui jalan - jalan tikus di sepanjang perbatasan yang menjadi tanggung jawab Satgas Yonif Raider 408/Sbh sehingga dapat meminimalisir bahkan menghentikan kegiatan ilegal yang marak terjadi di perbatasan," tambah Joni.

"Satgas Yonif Raider 408/Sbh juga melakukan tindakan preventif baik berupa penyuluhan langsung maupun melalui spanduk yang di buat di tiap - tiap Pos dengan tujuan untuk mencegah maupun mengurangi kegiatan ilegal yang dilakukan oleh oknum masyarakat di perbatasan," tutup Joni.

Saat ini barang bukti 14 karung RB/Pakaian bekas telah diamankan di Pos Motaain PLBN yang kemudian akan di rapatkan ke Mako Satgas Sektor Timur Satgas Pamtas RI - RDTL Yonif Raider 408/Sbh guna menunggu proses selanjutnya dan sebagai bahan laporan kepada komando atas. (Pen408, @rb)

Dalam Sepekan, Selundupan 1.445 Liter BBM Digagalkan Oleh Satgas Yonif Raider 408/Sbh

BLKNNews, Belu - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL Sektor Timur, Yonif Raider 408/Sbh, Kembali Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Ribuan Liter Bahan Bakar Minyak (BBM) Di Wilayah Perbatasan RI - RDTL.

Bahan bakar Minyak (BBM) yang berhasil diamankan sebanyak 1.445 liter dengan rincian BBM jenis minyak tanah sebanyak 1.410 liter dan BBM jenis Solar sebanyak 35 liter. BBM tersebut ditimbun oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kemudian akan diselundupkan ke Negara Timor Leste.

"Penggagalan penyelundupan BBM ini berlokasi di tiga tempat berbeda. Pertama oleh Pos Nunura Kipur 2 di Desa Tohe, Kec. Raihat. Kemudian yang kedua digagalkan oleh Pos Delomil Kipur 2 di area hutan larangan dusun delomil Desa Lamaksenulu, Kec. Lamaknen, dan yang ketiga digagalkan oleh Pos Motaain PLBN Kipur 1 di Pantai Pasir Putih, Desa Kakuluk Mesak, Kec. Tasifeto Timur, Kabupaten Belu", ungkap Dansatgas Yonif Raider 408/Sbh Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.I.P.

Lebih lanjut, Joni mengungkapkan bahwa tindakan yang dilakukan bermula dari adanya laporan maupun pengaduan dari masyarakat melalui salah satu pos yang terdekat yaitu Nunura, Delomil dan Motaain PLBN.

"Penggagalan penyelundupan ini Bermula dari informasi dan pengaduan masyarakat kepada anggota pos tentang adanya oknum masyarakat yang akan melakukan kegiatan ilegal penyelundupan BBM ke RDTL melalui jalan - jalan tikus dan pantai yang ada di perbatasan. Ini tidak lepas dari kepedulian dan kesadaran masyarakat tentang begitu pentingnya kita menjaga agar masyarakat bebas dari kegiatan-kegiatan ilegal," ungkap Joni.

Selain itu penggagalan penyelundupan ini tentunya dikarenakan karena ada kedekatan dan kepercayaan masyarakat kepada Satgas untuk bersama-sama mencegah berbagai tindakan yang merugikan dan membahayakan mereka.

Keberhasilan menggagalkan penyelundupan 1.445 liter BBM jenis minyak tanah dan solar ini merupakan akumulasi yang berhasil digagalkan oleh Satgas Pamtas RI - RDTL Yonif Raider 408/Sbh selama satu Minggu belakangan ini.

"Barang bukti yang berhasil kita amankan berupa BBM minyak tanah dan solar masing-masing oleh Pos Nunura kita mengamankan sebanyak 350 liter BBM jenis minyak tanah, Pos Delomil sebanyak 510 liter (475 liter minyak tanah dan 35 liter solar) dan di Pos Motaain sebanyak 585 liter. Sampai dengan saat ini barang bikti masih kita amankan di mako Satgas sampai menunggu petunjuk selanjutnya dari pimpinan", Ujar Joni.

Ia menyampaikan, kehadiran Satgas Yonif Raider 408/Sbh di perbatasan RI-RDTL salah satu upaya untuk mencegah terjadinya berbagai kegiatan ilegal di wilayah tersebut. Termasuk tindak kejahatan yang bersifat lintas negara.

"Kami berkomitmen akan terus membantu masyarakat dan pemerintah serta berbagai instansi terkait lainnya dari berbagai upaya kejahatan atau kegiatan ilegal lainnya yang melalui lintas batas negara. Kami juga senantiasa bersama-sama dengan masyarakat, karena sesungguhnya tugas pengamanan di wilayah perbatasan ini dapat berjalan dengan baik, jika melibatkan masyarakat maupun berbagai instansi terkait lainnya," tambah joni. (Pen408, @rb)
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved