Kabar Nasional

Rabu, 16 Oktober 2019

Pangdam IX/Udayana Pantau Langsung Latihan Posko I Brigif 21/Komodo


Kupang - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., pada Rabu (16/10/2019) hadir untuk memantau langsung pelaksanaan Latihan Posko I Satuan Jajaran Brigif 21/Komodo yang digelar di Makobrigif 21/Komodo, Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut disampaikan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam rilis tertulisnya pada Rabu (16/10) di Denpasar, terkait kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Pangdam IX/Udayana di wilayah Korem 161/Wira Satya, Kupang. 

Saat memantau kegiatan Latihan Posko I Satuan Jajaran Brigif  21/Komodo yang sudah berjalan selama dua hari tersebut, Pangdam IX/Udayana didampingi oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos., Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Rachmad Zulkarnaen, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana Kolonel Kav Setiyo Santoso selaku Aswasdallat, dan Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P selaku Kawasdal. Sedangkan, Danbrigif 21/Komodo Kolonel Inf Sutrisno Pujiono S.E, M.M., bertindak sebagai Komandan Latihan Posko I Satuan Jajaran Brigif 21/Komodo dengan Wadanlat, Kepala Staf Brigif 21/Komodo. 

Kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., untuk memantau langsung pelaksanaan Latihan Posko I tersebut dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan para Komandan Batalyon, Wadanyon dan para Staf Batalyon Satuan Jajaran Brigif 21/Komodo yaitu Yonif 743/PSY dan Yonif RK 744/SYB dalam melaksanakan prosedur hubungan kerja sehingga terjalin kerja sama secara sistematis sesuai peran dan fungsi masing-masing staf dalam Prosedur Pengambilan Keputusan Taktis (PPKT) pada persiapan pelaksanaan operasi.

“Terkait kegiatan Latihan Posko I Satuan Jajaran Brigif 21/Komodo yang sudah berjalan selama dua hari yang lalu tersebut, direncanakan akan berakhir sampai dengan dua hari ke depan”, demikian tutup Kapendam. (Pendam IX/Udy)

Rabu, 07 Agustus 2019

Kasad Tutup TMMD ke 105 Kodim 1615/Lotim

BLKNNews, Lombok Timur - Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 105 tahun 2019 Kodim 1615/Lotim di lapangan Keruak Kecamatan Keruak Lombok Timur, Rabu (7/8).

Upacara penutupan TMMD yang dihadiri Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., beserta istri, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah beserta istri, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri beserta istri dan Bupati Lotim Drs. HM. Sukiman Azmy, MM.

Dalam amanatnya, Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan upacara penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya program TMMD ke 105 dengan mengambil tema “Bersama TMMD Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

"TMMD yang dilaksanakan serentak di 50 Kabupaten/Kota di seluruh Nusantara ini adalah wujud pengabdian TNI bersama Kementerian dan Lembaga Negara lainnya, dalam rangka membantu mempercepat pembangunan di daerah dan tercapainya kesejahteraan bagi rakyat," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Kasad, kegiatan TMMD ini ditujukan terutama untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga hasilnya diharapkan tepat sasaran.

"Bagi para Prajurit dan personel Satgas, agar manfaatkan momentum TMMD ini untuk meningkatkan kemanunggalan dengan rakyat, dengan terus menumbuhkan semangat gotong-
royong dan etos kerja keras dalam masyarakat," harap Jenderal Bintang Empat tersebut.

Selain itu, mantan Panglima Kostrad tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada unsur Pemerintah Daerah dan masyarakat, serta semua pihak yang telah mendukung TMMD dengan tulus dan ikhlas.

Dilokasi upacara penutupan, juga hadir para Asisten Kasdam IX/Udayana, Forkopimda Lotim, Kasrem 162/WB, para Dandim dan Kasi Korem, Dan/Ka Satdisjan, Persit KCK Koorcab 162, para SKPD Pemda Lotim, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Usai penutupan TMMD, Kasad didampingi Gubernur NTB, Pangdam IX/Udayana, Bupati Lotim menyerahkan kunci secara simbolis, sembako, perlengkapan mushola dan Poskamling kepada perwakilan masyarakat.

Selanjutnya Kasad bersama Pangdam IX/Udayana didampingi Bupati Lotim, Kasrem 162/WB dan Dandim 1615/Lotim selaku Dansatgas TMMD Kodim 1615/Lotim dan rombongan melaksanakan peninjauan stand pameran, stand pasar murah dan sembako gratis maupun stand Baksos, pengobatan gratis yang diiringi musik band dengan artis ibu kota dan lokal dilapangan Keruak. (Dim1615, @rb)

Kasad : TNI AD Siap Bantu Pemda NTB Sukseskan Rehab Rekon Rumah Pasca Gempa

BLKNNews, Jakarta - Untuk membantu percepatan proses rehan rekon terpadu pasca gempa di NTB, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan bahwa TNI AD siap untuk kembali menerjunkan personelnya membantu percepatan proses rehab rekon terpadu pasca gempa di NTB.

Hal itu disampaikan Kapendam IX/Udayana apendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Denpasar, Bali, Selasa (6/8/2019).

Diungkapkan Kapendam, setelah memberikan peresmian Gedung TK Kartika VII-11 Mataram di Asrama Gebang, Mataram dan pengarahan kepada Prajurit TNI AD di wilayah Korem 162/WB, Kasad melaksanakan peninjauan progres rehab rekon Rumah Tahan Gempa (RTG) di wilayah Gontoran Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Mataram.

"Pada kesempatan itu, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD akan selalu siap membantu penyelesaian pekerjaan rehab rekon RTG ini, bahkan beliau menyatakan siap menerjunkan kembali personel TNI AD untuk membantu percepatan penyelesaian ini,"tegas Jonny.

Saat ini , kata Jonny, TNI telah menerjunkan sekitar 1000 Prajurit TNI untuk membantu proses rehab rekon pasca gempa.

"Namun dalam pertemuan tadi, kepada Pak Walikota dan Gubernur, Kasad menyampaikan, kalau 1000 dari pusat masih kurang, belaiu dengan tegas siap mengirim kembali, agar pekerjaan yang telah mencapai seperempat target dapat segera diselesaikan," terangnya.

lebih lanjut Jonny menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan dan laporan Korem 162, seluruh jajaran TNI AD yang terlibat dalam membantu pemerintah daerah untuk proses rehab rekon pasca gempa bumi dapat dianggap dan kelihatan sudah maksimal.

"Semua pihak, khususnya dari Satuan Zeni TNI AD berupaya maksimal, namun dalam membantu proses rekon di NTB ini sangat dipengaruhi ketersediaan bahan,"tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasad yang didampingi Gubernur NTB dan Walikota Mataram menyaksikan penyerahan kunci rumah secara simbolis yang diberikan kepada warga.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengucapkan terimakasih kepada TNI Dan Khususnya TNI AD yang selama ini fokus memberikan bantuan kepada masyarakat NTB.

"Anggota TNI selalu hadir ditengah-tengah masyarakat pada saat bencana alam gempa mulai dari tanggap darurat, tahap rehab rekon hingga sekarang proses rehab rekon terpadu yang melibatkan ribuan pasukan Zeni TNI," kata Gubernur NTB.

Sebelumnya, Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori memaparkan paparan tentang progress rehab rekon terpadu yang dikerjakan 1000 Personel TNI dari pasukan Zeni maupun aplikator dari TNI Polri di tujuh Kabupaten Kota se Provinsi NTB. (Dispenad)

Kunker Wapres RI di NTB Aman dan Lancar, Pangdam IX/Udayana Ucapkan Syukur

BLKNNews, Sumbawa - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., bersama Gunernur NTB Dr. H. Zulkieflimanyah, SE. M.Sc., menyambut kedatangan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan rombongan di Bandara Sultan Muhammad Kaharudin III jalan Garuda Sumbawa dalam, Sabtu (3/8).

Wapres RI Jusuf Kalla turun menggunakan Helly Super Puma milik TNI AU dan selanjutnya menuju Pondok Pesantren Modern Internasional Dea Malela Dusun Pamangong Desa Lenangguar Kecamatan Lenangguar dan disambut Pimpinan Yayasan Ponpes PMI Dea Malela Prof. Dr. Din Samsuddin di lapangan Lenangguar dan selanjutnya menuju tempat acara di Ponpes.

"Alhamdulillah pelaksanaan kunjungan Wapres dan rombongan di Pulau Sumbawa dan Lombok berjalan aman dan tertib," ungkap Pangdam seusai pelaksanaan pengamanan VVIP.

Menurutnya, kegiatan pengamanan VVIP ini merupakan tanggung jawab TNI Polri dibawah kendali Pangkoops Pam VVIP Bali Nusa Tenggara yang harus dilaksanakan secara maksimal dengan harapan tidak ada gangguan selama kunjungan.

Selaku Pangkoops Pam VVIP, lanjut Pangdam, dirinya harus memastikan keamanan Wapres selama kunjungan maupun lokasi-lokasi sasaran kunjungan dari segala ancaman, gangguan dan hambatan baik sebelum, waktu pelaksanaan dan pasca kunjungan.

Usai meresmikan beberapa bangunan dan fasilitas di Ponpes PMI Dea Melela, Wapres dan rombongan menuju Bandara LIA, dan selanjutnya menuju tempat acara di Kantor Palang Merah Indonesia NTB di Mataram.

Selain itu, Pangkoops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara memberikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh anggota TNI, Polri dan semua pihak di NTB atas dukungan dan partisipasinya sehingga Kunker Wapres di NTB berjalan sukses, aman dan lancar. (PenUdy, @rb)

Pangdam IX/Udayana Pastikan Pengamanan Kunker Wapres RI Aman serta Tinjau Markas Ki 'B' Yonif 742/SWY

BLKNNews, Sumbawa - Dalam rangka kunjungan kerja Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di wilayah Provinsi NTB, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., melaksanakan pengecekan kesiapan lokasi kunjungan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Ponpes Dea Malela, Dusun Pemangong, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, Jumat (2/8).

Seusai pengecekan lokasi, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE., M.Sc., selaku Dansatgaspam VVIP memaparkan kepada Pangdam tentang rencana kegiatan pengamanan kedatangan Wapres RI di wilayah Kabupaten Sumbawa mulai dari kedatangan hingga kembali ke Jakarta sesuai Protap Pam VVIP, hal ini dimaksudkan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana selaku Pangkoops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara dalam arahannya menyampaikan selama pelaksanaan kegiatan, agar perhatikan estimasi waktu, sehingga pada pelaksanaan pengamanan tidak terganggu dan berjalan sesuai protap pengamanan VVIP, tegas Pangdam.

Sebelumnya, di Lapangan Sangkareang Mataram, Korem 162/WB juga telah menggelar Apel Gelar Pasukan Pam VVIP yang dipimpin Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori yang diikuti oleh seluruh personel Kodim jajaran Korem 162/WB wilayah Pulau Lombok, Lanal Mataram, Lanud ZAM Rembiga, Polda NTB dan Polres Mataram, Brimob Polda NTB, Pemadam Kebakaran, PLN dan instansi terkait.

Disela-disela kesibukannya melaksanakan pengecekan lokasi kunjungan kerja Wapres RI, Pangdam didampingi Asintel Kasdam IX/Udy, Kapendam IX/Udy, Waasops Kasdam IX/Udy, Dandim 1607/Sumbawa, Danyonif 742/SWY dan Dandenzibang 2/IX NTB juga menyempatkan diri untuk melaksanakan peninjauan perehaban pangkalan di Kompi B Yonif 742/SWY.

"Sebagai wujud rasa syukur dan terimakasih atas perhatian negara terkait dengan pembinaan pangkalan, prajurit harus turut serta membantu mengawasi proses pembangunan dan perehaban asrama serta barak prajurit ini," ungkap Pangdam dalam arahannya di depan seluruh keluarga besar Prajurit Kompi B Yonif 742/SWY.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., disela-sela waktu mendampingi Pangdam, menjelaskan bahwa Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama-sama Polda, Pemerintah Daerah setempat dan unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan VVIP secara maksimal.

Terkait dengan inspeksi mendadak Pangdam IX/Udayana di Kompi B Yonif 742/SWY, Kapendam mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kali keduanya Pangdam mendatangi pangkalan Kompi B Yonif 742/SWY setelah sebelumnya dilaksanakan pada bulan Desember 2018 lalu.

Kapendam menambahkan, pembangunan dan perehaban satuan kompi yang berindukkan di Mataram tersebut meliputi 65 rumah dinas dan 4 barak Prajurit Kompi B Yonif 742/SWY. (PenUdy, @rb)

Kasad : TNI AD Siap Bantu Pemda NTB Sukseskan Rehab Rekon Rumah Pasca Gempa


BLKNNews, JAKARTA - Untuk membantu percepatan proses rehan rekon terpadu pasca gempa di NTB, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan bahwa TNI AD siap untuk kembali menerjunkan personelnya membantu percepatan proses rehab rekon terpadu pasca gempa di NTB.

Hal itu disampaikan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Denpasar, Bali, Selasa (6/8/2019).

Diungkapkan Kapendam, setelah memberikan peresmian Gedung TK Kartika VII-11 Mataram di  Asrama Gebang, Mataram dan pengarahan kepada Prajurit TNI AD di wilayah Korem 162/WB, Kasad melaksanakan peninjauan progres rehab rekon Rumah Tahan Gempa (RTG) di wilayah Gontoran Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Mataram.  

"Pada kesempatan itu, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD akan selalu siap membantu penyelesaian pekerjaan rehab rekon RTG ini, bahkan beliau menyatakan siap menerjunkan kembali personel TNI AD untuk membantu percepatan penyelesaian ini,"tegas Jonny.

Saat ini , kata Jonny, TNI  telah menerjunkan sekitar 1000  Prajurit TNI untuk membantu proses rehab rekon pasca gempa.  

"Namun dalam pertemuan tadi, kepada Pak Walikota dan Gubernur, Kasad menyampaikan, kalau 1000 dari pusat masih kurang, belaiu dengan tegas siap mengirim kembali, agar pekerjaan yang telah mencapai seperempat target dapat segera diselesaikan," terangnya.

lebih lanjut Jonny menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan dan laporan Korem 162, seluruh jajaran TNI AD yang terlibat dalam membantu pemerintah daerah untuk proses rehab rekon pasca gempa bumi dapat dianggap dan  kelihatan sudah maksimal.

"Semua pihak, khususnya dari Satuan Zeni TNI AD berupaya maksimal, namun dalam membantu proses rekon di NTB  ini sangat dipengaruhi ketersediaan bahan,"tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasad yang didampingi Gubernur NTB dan Walikota Mataram menyaksikan penyerahan kunci rumah secara simbolis yang diberikan kepada warga.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengucapkan terimakasih kepada TNI Dan Khususnya TNI AD yang selama ini fokus memberikan bantuan kepada masyarakat NTB.

"Anggota TNI selalu hadir ditengah-tengah masyarakat pada saat bencana alam gempa mulai dari tanggap darurat, tahap rehab rekon hingga sekarang proses rehab rekon terpadu yang melibatkan ribuan pasukan Zeni TNI," kata Gubernur NTB.

Sebelumnya, Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori memaparkan paparan tentang progress rehab rekon terpadu yang dikerjakan 1000 Personel TNI dari pasukan Zeni maupun aplikator dari TNI Polri  di tujuh Kabupaten Kota se Provinsi NTB. (Dispenad)
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved