Kabar Denpasar

Kamis, 08 Agustus 2019

Kunker Presiden RI dan Wakil Presiden RI di Bali, Pangdam IX/Udayana Tekankan 4 Pedoman Pam VVIP

BLKNNews, Denpasar - Pengamanan VVIP selalu dilaksanakan bersama dengan kekuatan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya, baik pada even nasional maupun internasional, harus dapat memberikan jaminan keamanan yang terbaik dan maksimal. Untuk itu, segala sesuatu yang terkait dengan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan pengamanan VVIP ini harus selalu kita laksanakan dengan sungguh-sungguh dan serius dan tidak ada istilah ini merupakan kegiatan rutinitas.

Demikian tegas Pangdam IX/Udayana Mayjen Benny Susianto, S.I.P., dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, pada saat Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta Ibu Hj. Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, yang dilaksanakan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Kamis (8/8/2019).

Pangdam mengungkapkan, bahwa Apel Gelar Pasukan seperti ini sangat perlu dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan Satgas Pengamanan VVIP ini disiapkan baik secara perorangan maupun satuan. Pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur Satgas serta langkah dan tindakan yang diambil dalam mengatasi persoalan juga disesuaikan dengan Protap Pengamanan VVIP yang berlaku. Selain itu, juga untuk memastikan sinergitas dan kerjasama antar unsur pengamanan yang terlibat.

Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama Polda, Pemda setempat dan unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan secara maksimal. Kemudian, agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan sesuai yang diharapkan, Pangdam menyampaikan beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh seluruh peserta apel.

"Pertama, pahami dan kuasai Prosedur Tetap pengamanan VVIP. Kedua, pegang teguh disiplin dengan memahami Rantai Komando yang efektif dan efisien. Ketiga, tingkatkan kepekaan dan jangan lengah terhadap situasi yang berkembang. Keempat,  jangan ragu dalam bertindak dan tingkatkan koordinasi secara optimal serta cermati dan ikuti perkembangan situasi secara terus menerus dan laporkan," demikian tegas Pangdam seraya menekankan apa yang disampaikannya agar dipahami, dipedomani dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Apel Gelar Pasukan yang dikomandani oleh Danyon Raider 900/SBW Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo tersebut dihadiri juga oleh Danrem 163/WSA, Para Kabalakdam IX/Udayana, Danpomdam IX/Udayana, Dandenpom IX/3 Denpasar, LO AL, LO AU, Dansat Brimob Polda Bali, Kadis Ops Lanud, Kadis Ops Lanal, Kaur Ops Polda Bali, serta seluruh unsur Satgas Pam VVIP sekitar 1.319 personil.

Untuk diketahui, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta Ibu Hj. Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla beserta rombongan, pada kunjungan kerjanya kali ini di Provinsi Bali yakni dalam rangka menghadiri Kongres V PDI Perjuangan yang akan dilaksanakan pada Kamis-Minggu, 8-11 Agustus 2019, di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali. (Pendam IX/Udy)

Rabu, 07 Agustus 2019

Gali Potensi dan Kreatifitas Dalam Bidang Penelitian Remaja

BLKNNews, Denpasar - Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendukung tumbuhnya peneliti muda di kalangan pelajar. Kali ini, sebagai ajang penggalian bibit baru dalam pengembangan penelitian ilmiah di kalangan pemuda, Pemkot Denpasar turut menggelar Lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah di Kalangan Pemuda Tahun 2019. Adapun babak final dari ajang yang sebelumnya telah didahului dengan tahap seleksi awal ini diikuti oleh 149 peserta yang mengambil tempat di Rumah Pintar Denpasar, Selasa (6/8). 

Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan saat diwawancarai menjelaskan bahwa keberadaan pemuda sebagai tulang punggung penerus pembangunan bangsa harus dibekali dengan pengatahuan yang unggul. Karenanya, dari pelaksanaan lomba ini diharapkan mampu menjadi wahana untuk menumbuhkan kreatifitas pelajar dan pemuda Kota Denpasar baik dalam bidang akademik maupun non akademik. 

"Tentunya sesuai dengan program bapak Walikota dan Wakil Walikota Denpasar lomba ini merupakan bentuk dukungan terhadap tumbuhnya peneliti muda unggul di Kota Denpasar," jelasnya. 

Lebih lanjut dikatakan, babak final kali ini dilaksnakan melalui pameran karya serta presentasi dari masing-masing peserta.  Kegiatan tahun ini dikemas dalam 15 kategori lomba dengan jumlah peserta sebanyak 149 orang dari kalangan pelajar, pemuda dan guru di Kota Denpasar. Adapun kategori lomba tersebut yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori Produk Tingkat SD, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SD Alat, Lombs Karya Tulis Ilmish Ketegori SMK IPS, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMK Hayati, Lomba Karya Tulis Ilmiah Ketegori SMP Teknik. 

Selanjutnya Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMP Kemaritiman, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMP Humaniora, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMA IPA, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMA IPS, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori Guru, Lomba Video Sejarah Budaya Bali, Lomba Video Profil Sekolah, Lomba Kekawin, Lomba Karaoke Lagu Pop Bali, dan Lomba Denpasar Membaca.

Gunawan menambahkan bahwa nantinya hasil karya ilmiah dari para peneliti muda yang merupakan peserta lomba tahun ini akan menjadi referensi dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar.

Selain itu, para peneliti remaja ini nantinya dapat memanfaatkan Rumah Pintar Denpasar sebagai ajang untuk berdiskusi serta merumuskan penelitian. "Kami sangat berkomitmen untuk mendukung peneliti sebagai insan penting dalam memberikan acuan untuk pembangunan," ujar Gunawan. 

Dari babak final lomba ini nantinya akan diseleksi untuk ditetapkan yang terbaik. (Ags/r4).

Dewan Minta Kaji Ulang Usulan Penggabungan Dinas Koperasi

BLKNNews, Denpasar - Usulan Gubernur Bali Wayan Koster yang ingin memangkas dan menggabungkan serta penambahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dilingkungan Pemprov Bali mendapat respon dari DPRD Bali. Dewan menganggap, wacana tersebut sangat diapresiasi. Meski demikian, tak semua OPD harus tetap berdiri sendiri dan tak bisa diotak-atik.

Wakil Sekretaris DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry seusai Sidang Paripurna menyatakan, pembentukan OPD Baru yakni Badan Riset dan Inovasi Daerah dan Dinas Pemajuan Desa Adat memang harus didukung. Hanya saja, DPRD Bali kurang setuju dengan usulan penggabungan Dinas Koperasi dan UMKM bersama Dinas Perindutrian dan Perdagangan menjadi satu. "Tetapi perlu dikaji dengan baik, kalau bisa jangan digabung itu kita berharap dan belum sependapat itu Dinas Koperasi," jelasnya, Senin (05/08).

Bukan tanpa alasan, Koperasi didasarkan amanat Undang-undang (UU). Sehingga hal tersebut bisa menjadi pertimbangan Gubernur Bali. Disamping itu, sudah ada Perda tentang Perlindungan Koperasi dan UMKM. "Karena Koperasi ini ada dalam amanat UUD 1945. Kedua, kita baru saja mengesahkan perlindungan koperasi," tegasnya.

Disisi lain, melihat dari jumlah anggota Koperasi yang mencapai jutaan di Bali, tentunya akan menjadikan hambatan baru. Terlebih, basic perekonomian Bali adalah ekonomi rakyat. Jadi, Koperasi sebagai bagian dari perekonomian tersebut harus lebih mendapat support dari pemerintah. "Seharusnya Koperasi yang menjadi bagian dari ekonomi rakyat ini harus lebih dilindungi, tantangan Koperasi kedepan kan semakin berat. Justru kalau OPD-nya digabung kan yang menangani Eselon III," tandas dia.

DPRD Bali berharap agar Dinas Koperasi dan UMKM bisa tetap menjadi dinas sendiri tanpa harus merger dengan OPD lain. Pihaknya tak setuju jika alasan penggabungan didasarkan pada job desk yang sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sama-sama mengurusi UMKM. "Saya kira tidak masalah kalau mengurusi UKM. Kalau Disperindag ini, saya kira fokusnya adalah dalam aspek usahanya, perdagangan, dan lebih fokus ekspor. Karena PDRB kita salah satu pengaruhnya adalah ekspor," jelasnya.

Dengan demikian, jika memang pemerintah ingin berkomitmen pada pemberdayaan perekonomian rakyat, maka Koperasi yang menjadi salah satu bagiannya harus tetap didukung dan dipertahankan. "Harus berdiri sendiri dan tidak digabung. Khusus Koperasi saja, kalau yang lain kami setuju," pungkasnya. Dp/r2

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-74

BLKNNews, Denpasar - Dalam rangka memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74, Pemkot Denpasar bersama Komunitas Sehat Bersama Menua Bersama (SBMB) akan menggelar Merdeka Fun Run bertajuk Denpasar Heritage Zone. Kegiatan yang dikemas dengan berjalan kaki menyusuri kawasan Heritage Denpasar ini akan berlangsung pada Minggu (18/8) mendatang. 

Ketua Panitia Merdeka Fun Run 2019, Koni Waskita  saat dikonfirmasi Minggu (4/8) menjelaskan bahwa  pelaksanaan Merdeka Fun Run 2019, selain untuk memeriahkan Hut Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019 ini juga menjadi wahana untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang Denpasar Heritage Zone (Kawasan Heritage Denpasar). Dimana seperti yang kita ketahui bersama bahwa kawasan Jalan Gajah Mada dan sekitarnya atau lebih dikenal dengan Zona Z Heritage Torism ini memiliki nilai sejarah yang tinggi, sehingga menjadi penting untuk dilestarikan. 

"Kegiatan ini dilaksanakan dengan memadukan konsep Hash dengan Jalan Sehat dengan mengambil rute di sekitar kawasan kota tua Denpasar, selain untuk berolahraga dalam menyambut HUT RI, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi kawasan Heritage Denpasar," paparnya. 

Lebih lanjut dikatakan,  kegiatan ini mengambil rute sepanjang 6 KM yang dimulai dari kawasan Taman Kumbasari Tukad Badung, bergerak menuju utara menyusuri gang-gang di kawasan Banjar Wangaya Klod menuju kawasan Jalan Sumatera, Banjar Titih, kembali melewati gang menuju kawasan Banjar Suci, kawasan Banjar Glogor, Setra Agung Badung, Kawasan Pura Tambang Badung, Pura Maospahit, kawasan Banjar Gerenceng dan kembali finish di Taman Kumbasari Tukad Badung. 

"Banyak sekali bangunan bersejarah yang nanti kita jumpai selama perjalanan, dan tentunya sangat menarik sebagai wahana swafoto heritage obyek," terangnya. 

Setelah finish, peserta yang merogoh kocek tiket sebesar Rp. 100 ribu dengan mercendaise berupa Kaos dan Tumbler ini akan dimanjakan dengan beragam hiburan mulai dari Joni Agung and Double T, Jun Bintang, serta hadiah dorprize Sepeda Motor. 

"Ayo buruan daftar, peserta terbatas, mari bersama-sama memperkenalkan Denpasar Heritege Zone dan mengkampanyekan pengurangan sampah plastik," jelasnya. 

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Dimana dengan melaksanakan Merdeka Fun Run ini dapat menjadi wahana untuk mempromosikan Denpasar sebagai Kota Heritage. Sehingga kawasan Kota Tua Jalan Gajah Mada dapat terus berkembang. 

"Tentu kami sangat menyambut baik kegiatan Merdeka Fun Run 2019 ini, besar harapan kami kegiatan ini dapat berjalan lancar dan mampu memberikan dampak positif terhdap perkembangan dan promosi Denpasar Heritage Zone khususnya Kawasan Jalan Gajah Mada," kata Dewa Rai. Ditambahkan bahwa kawasan heritage ini dicoba dihidupkan kembali oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra. " Pak Walikota sangat konsen untuk menghidupkan kembali kawasan jalan Gajah Mada Denpasar yang merupakan kota tua. Hal ini dimulai dengan penataan pedestrian, pembangunan pasar Badung hingga revitaslisasi Tukad Badung," pungkas Dewa Rai.(Ags/r4).

Cok Ace Bahas Isu Eksploitasi Anak

BLKNNews, Denpasar - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mempertemukan pelaku pariwisata dan pemerhati anak dalam acara bertajuk 'selasa pariwisata', Selasa (30/7/2019). Selain membahas persoalan umum di bidang kepariwisataan, pertemuan yang berlangsung di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali itu juga menyinggung isu eksploitasi seksual anak di sektor pariwisata.

Eksploitasi anak di sektor pariwisata menjadi perhatian Yayasan Alit dan Lentera Anak Bangsa yang dihadirkan dalam pertemuan tersebut. Gunardi selaku Ketua Yayasan Alit mengaku prihatin karena masih ditemukannya kasus eksploitasi seksual yang menimpa anak-anak. Menurutnya, eksploitasi seksual umumnya dilakukan jaringan pedofil yang berkedok wisatawan. Mengutip data yang dirilis Pemerintah Australia, Gunardi menyebut sedikitnya 293 pedofil masuk ke Indonesia sejak tahun 2014. Fakta tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan bagi Bali sebagai daerah tujuan wisata. “Jika tidak segera ditangani, hal ini kita khawatirkan akan merusak citra pariwisata Bali. Karena beberapa negara yang konsen terhadap perlindungan anak menunggu keseriusan kita dalam upaya mencegah terjadinya ekploitasi seksual pada anak, khususnya di sektor pariwisata,” ujarnya. Untuk itu, Yayasan Alit dan Lentera Anak Bangsa mendesak pemerintah merancang sebuah regulasi lebih jelas yang mengatur Child Protection Policy. Langkah ini akan memberi keyakinan bagi negara-negara internasional akan keseriusan pemerintah mencegah eksploitasi seksual terhadap anak.

Menanggapi hal itu, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa saat ini Bali memang menghadapi sejumlah permasalahan krusial yang butuh penanganan serius. “Masalah anak yang tadi dijelaskan hanya salah satunya, ada persoalan lain yang bisa menjadi bom waktu jika kita tidak segera ditangani,” imbuhnya. Salah satu persoalan serius yang saat ini tengah dihadapi sektor pariwisata Bali adalah persaingan tidak sehat dalam penyediaan akomodasi pariwisata. Selain berdampak pada kebocoran pajak, keberadaan villa yang jauh dari jangkauan pengawasan juga berpotensi menimbulkan persoalan lain seperti menjadi tempat persembunyian pedofil yang menyaru sebagai wisatawan. Lebih dari itu, masyarakat di kawasan wisata juga terkesan berlomba menyediakan akomodasi murah tanpa mempertimbangkan dampak sosial.Untuk itu, Cok Ace menggugah kepekaan semua pihak agar ikut tanggap dan peduli untuk mengatasi persoalan ini. “Ini jadi PR kita bersama dan tak bisa diselesaikan secara instan,” tambahnya.

Pertemuan rutin bulanan ini juga dihadiri jajaran pengurus Koperasi Pangan Bali Utara (KPBU). Ketua KPBU Gede Krisna menyampaikan komitmennya untuk membangkitkan dunia perkoperasian. Salah satu produk andalan koperasi yang beralamat di Desa Musi Kabupaten Buleleng ini adalah budi daya anggur laut atau yang kerap disebut bulung boni. Ke depan, pihaknya juga menggagas rumah kemasan untuk membuat produk lebih menarik dan laku di pasaran. Koperasi ini berharap bisa membangun sinergi dengan stakeholder di bidang pariwisata.

Sementara itu, Ketua Bali Tourism Board IB Agung Partha Adnyana menyampaikan bahwa ‘selasa pariwisata’ merupakan agenda bulanan yang bertujuan membahas berbagai persoalan di bidang pariwisata. “Tiap bulan tema yang kita bahas berbeda-beda,” ujarnya. Selain membahas persoalan di bidang pariwisata dan mencari solusinya, agenda ini juga bertujuan menjembatani pelaku usaha dan stakeholder bidang periwisata.[pr/r5]

Cegah Tangkal Radikalisme, Perkokoh Mentalitas dan Pemahaman Pancasila

BLKNNews, Denpasar - Korem 163/Wira Satya kembali menggelar kegiatan komunikasi sosial atau Komsos dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat, Selasa (30/07), bertempat di Aula Gedung Wira Satya, Makorem 163/Wira Satya.

Komsos kali ini berkaitan dengan cegah tangkal radikalisme/separatisme, yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan secara baik dan benar serta mampu memperkokoh mentalitas dan pemahaman ideologi Pancasila guna mencegah ancaman bahaya radikalisme ataupun separatisme dalam rangka mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang (RAK Juang) yang tangguh bagi pertahanan Bangsa Indonesia.

Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M. Suharyadi, S.I.P., M.Si., dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem 163/Wira Satya Letkol Kav Jacob Janes Patty saat membuka kegiatan ini mengatakan, Komsos sebagai salah satu metode pembinaan teritorial atau Binter merupakan hal penting untuk memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi seluruh komponen bangsa guna meningkatkan partisipasinya dalam konteks pertahanan negara serta mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Hal ini selaras dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI), bahwa Tugas Pokok TNI termasuk TNI AD sebagai bagian integral dari TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Dalam pelaksanaannya tugas pokok tersebut dijabarkan dalam dua tugas operasi yaitu Tugas Operasi Militer Perang (OMP) dan Tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dalam satu Tugas OMSP, yaitu melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta atau Sishanta.

Implementasi tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat tersebut melalui pembinaan teritorial atau Binter yang juga menjadi salah satu fungsi utama TNI AD.

Binter tidak hanya menjadi tugas satuan tetapi melekat pada jati diri setiap Prajurit TNI AD yang dilaksanakan dalam tugas sehari-hari, termasuk juga saat berinteraksi dengan komponen bangsa lainnya.

Sementara itu Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana, S.S., menjelaskan, kegiatan Komsos kali ini melibatkan 100 orang peserta dengan menghadirkan tiga nara sumber, yaitu Ir. Putu Wirata Dwikora dari PHDI Provinsi Bali memaparkan tentang "Pembinaan Wawasan Keagamaan", I Wayan Kariatmaja, S.I.P., dari Kesbangpol Provinsi Bali memberikan pembekalan "Wawasan Kebangsaan", serta Ni Nyoman Sri Utari dari Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kota Denpasar membahas tentang "Kewirausahaan".

Menurut Kapenrem penentuan tiga materi pembahasan dalam Komsos kali ini sangat tepat dan berkaitan. Bagaimana kita sebagai komponen Bangsa Indonesia harus paham wawasan kebangsaan utamanya untuk memahami empat konsensus kebangsaan, kemudian sebagai warga bangsa yang beriman dan memiliki keyakinan maka kita perkuat wawasan keagamaan kita dalam koridor kebhinnekaan Indonesia serta untuk memperkokoh ketahanan perekonomian kita, maka perlu juga memahami kewirausahaan.

Jika ketiga hal ini dapat kita tanamkan dan saling mendukung maka kita berharap setiap warga bangsa akan memiliki jiwa dan sikap kebangsaan yang baik, termasuk mampu berperan untuk mencegah dan menangkal paham-paham yang bertentangan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti radikalisme, separatisme dan paham sejenis lainnya. (pen163, @rb)

Selasa, 30 Juli 2019

PLN Diduga Karena Teledor Tiga Pekerja Bangunan Kesetrum Listrik

BLKNNews, Denpasar - Di jalan Teuku Umar Barat, Ruko No 38 F Denpasar telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak tiga orang pekerja bangunan tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

Ketiga korban, adalah para pekerja bangunan asal Jawa Tengah yang tinggal di jalan Teuku Umar, Denpasar, diantaranya Nur Kamid (32) asal Jateng mengalami luka kepala, luka lecet pada lengan kanan, kaki lecet, akibat kena strum dan terjatuh dari skapolding, sementara Suradi (40) mengalami luka lecet pada lengan kanan, luka lecet pada punggung, akibat kestrum aliran listrik, sedangkan Muhammad Maskur (30), mengalami luka di kepala, telinga mengeluarkan darah, luka lecet pada tangan kanan (korban belum sadarkan diri).

Menurut keterangan seorang saksi bernama Apri (20) alamat jalan Pulau Komodo No. 6 Denpasar bahwa sekira pukul 08. 47 Wita dirinya sedang mengantar obat  di sekitar TKP dan melihat ada orang berkerumun. Disana saksi langsung mendekat serta melihat tiga korban dan salah satunya sudah berdarah karena tersengat aliran listrik.

Sementara itu, Anom dari Kesehatan Keselamatan Kerja (K3 PLN) Denpasar menerangkan bahwa kabel listrik yang melintas di atas TKP berkekuatan tegangan 20 KV, sedangkan jarak bangunan dengan kabel jaringan sebenarnya sudah aman karena jaraknya 5 meter. "Berarti kejadian ini diduga kuat karena keteledoran dari pada pekerja, dan selain itu seharusnya pekerja dilengkapi dengan sarana keselamatan, seperti sabuk safety maupun helm", jelas Anom.

Kejadian ini kemudian telah ditangani aparat berwenang dan para korban telah dirujuk serta mendapat penanganan medis secara intesif di RSUP Sanglah dengan kondisi saat ini dua orang korban sudah sadar dan satu masih dalam keadaan kritis. (Suar)

Perkenalkan Pejabat Baru, PT. BNI (Persero) Kantor Cabang Denpasar Silaturahmi ke Kodam IX/Udayana

BLKNNews, Denpasar - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., menerima kunjungan rombongan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Denpasar yang dipimpin oleh I Made Sukajaya selaku Pemimpin BNI Wilayah Bali-Nusra, dalam rangka bersilahturahmi, pada Senin (29/7) di ruang tamu Pangdam IX/Udayana.

Pada kesempatan tersebut Pangdam IX/Udayana didampingi oleh para pejabat teras Kodam antara lain, Sahli Bidang Ekonomi, Asrendam IX/Udayana, Aster Kasdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana dan Kakudam IX/Udayana menerima kunjungan rombongan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Bali Nusra dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

Dalam kesempatan tersebut pimpinan rombongan mengucapkan terimakasih atas kesediaan Pangdam menerima kunjungannya ditengah kesibukan yang padat serta selanjutnya memperkenalkan diri dan stafnya antara lain, Pemimpin Jaringan dan Layanan R. Hery Prijanto, Pemimpin Kantor Cabang Denpasar Mustaqiem dan Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis Kantor Cabang Denpasar I Wayan Arya Suardana.

Pemimpin BNI Wilayah Bali-Nusra juga menyampaikan tujuannya beraudiensi dengan Pangdam IX/Udayana dan para pejabat teras Kodam lainnya tiada lain adalah untuk bersilaturahmi serta memperkenalkan diri sebagai pejabat baru, karena antara BNI dan Kodam IX/Udayana sudah cukup lama menjalin kerjasama dengan baik.

Pangdam IX/Udayana memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kunjungan Pemimpin PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Bali Nusra bersama rombongan yang sudah berkenan hadir ke Kodam IX/Udayana dan berharap semoga pertemuan ini dapat lebih meningkatkan lagi tali silaturahmi yang sudah berjalan dengan baik selama ini, senada dengan harapan pimpinan rombongan semoga pertemuan sekaligus perkenalan ini dapat dijadikan sebagai langkah positif dalam menjalin kerjasama yang sudah terjaga selama ini.

Demikian Audiensi berjalan dengan lancar dan sebagai ungkapan keakraban antara Kodam IX/Udayana dengan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Bali Nusra acara diakhiri dengan saling bertukar cendramata dan foto bersama. (PenUdy, @rb)

Menetri Perhubungan Tinjau Rencana Proyek Dermaga Sanur

BLKNNews, Denpasar - Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi kembali melaksanakan peninjauan sejumlah proyek infrastruktur transportasi  di Bali. beberapa lokasi yang menjadi fokos kunjungan kali ini yakni Rencana Pembangunan Darmaga Penyebrangan Sanur yang nantinya menjadi akses penghubung Pulau Bali dengan Pulau Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Peningkatan infrastruktur transportasi ini  sebagai pendukung sektor pariwisata di Bali. Karenanya, sebagai langkah awal, Menhub RI, Budi Karya Sumadi turut meninjau lokasi royek Dermaga Sanur yang  bertempat di jalan pantai Matahari Terbit Sanur pada Jumat (22/7).

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan menjelaskan bahwa kedatangan Menhub ke Bali adalah untuk meninjau sejumlah proyek, di antaranya Rencana Pembangunan Dermaga Penyeberangan Sanur, Proyek Dermaga Cruise di Tanah Ampo hingga rencana pembangunan Bandara di Bali Utara. Selain melakukan peninjuan proyek pengembangan infrastruktur transportasi di Bali, Budi  Karya  bertemu Gubernur Bali I Wayan Koster beserta OPD terkait .

Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi mengatakan Dalam Rangka Meningkatkan kunjungan Pariwisata yang mencapai 30 persen. Untuk itu  Bandara Ngurah Rai harus lebih produktif dengan membuat cluster yang mengutamakan golden time untuk internasional fligt dan membatasi pesawat cluster  pesawat  jenis HTR. Beberapa Negara yang sudah mendaftar untuk penerbangan langsung ke Bali di antaranya 10 penerbangan  dari Internasional sudah terdaftar. 

“Menteri Perhubungan berharap  dari tujuh juta wisatawan menjadi Sembilan Juta Wisatawan lebih. Untuk itu kesiapan Bandara Ngurah Rai menambah kapasitas pada tahun 2020 sudah terlaksana.  Sanur sangat potensial sudah ada disain akan kita finalkan dan kita kombinasi APBN dan APBU dan yang akan mengelola adalah pihak swasta  kita ingin bali menjadi profesianal kita undang investor seperti di Labuan Bajo  untuk pengembangan infrastruktur kepariwisataan. Disamping mengembangkan di Bandara Ngurah Rai kita juga mengembangkan Wisata Nusa Penida Anggaran pembangunan  pelabuhan ini kurang lebih 500 -700 M” ungkapnya  [rls/r5]

Penutupan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar

BLKNNews, Denpasar - Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui pengesahan empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda). Keempat Ranperda tersebut terdiri atas Ranperda tentang Ijin Usaha Jasa Konstruksi, Ranperda tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah, Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Pioritas Anggaran Sementara TA 2020, serta Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Prioritas Angaran Sementara Perubahan TA 2019.

Hal tersebut terungkap saat penutupan Sidang Paripurna ke-13 Masa Persidangan II Tahun 2019 yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede di Gedung DPRD Kota Denpasar, Jumat (26/7). Sidang yang mengagendakan pandangan umum fraksi ini  dihadiri Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Forkompinda Kota Denpasar, serta OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Sidang diawali dengan penyampaian pemandangan umum akhir fraksi  yang diawali Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan AA Susruta Ngurah Putra. Dimana, Fraksi Partai Demokrat secara umum dapat menerima dan menyetujui keempat Ranperda tersebut. Hal ini mengingat keberadaanya sangat penting untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan, utamanya dalam penyelenggaraan jasa konstruksi dan pembentukan produk hukum daerah.

Sebagai pembicara kedua, Fraksi Partai Gerindra dalam pemandangan umum akhir yang dibacakan M. Nuh Fatah juga menerima dan menyetujui penetapan keempat Ranperda tersebut menjadi Perda. Dimana, diharapkan dari penetapan tersebut dapat memberikan acuan khususnya dalam penyelenggaraan Jasa Konstruksi dan Pembentukan Produk Hukum Daerah.  

Fraksi Partai Hanura dalam pandangan akhir fraksi yang dibacakan IB Ketut Kiana juga  menerima dan menyetujui usulan keempat Ranperda oleh eksekutif. Dimana, secara umum hal ini guna memberikan acuan yang jelas serta mendukung pelaksanaan program prioritas untuk mendukung kesejahteraan rakyat melalui penyusunan Rancangan Plafon Prioritas Anggaran. 

Hal senada juga disampaikan Fraksi Partai Golkar lewat juru bicaranya yang kali ini dibacakan Putu Metta Dewinta Wandi juga sependapat untuk menerima dan menyetujui keempat Ranperda tersebut. Sehingga diharapkan penetapan ini mampu memberikan dukungan terhadap penetapan skala prioritas pembangunan, pertumbuhan ekonomi, inovasi serta kegiatan yang mampu memberikan dukungan terhadap kesejahteraan rakyat.

Sebagai pembicara terakhir, Fraksi PDIP yang dibacakan I Wayan Suadi Putra menyampaikan hal yang senada dengan empat fraksi lainya yang menyetujui keempat Ranperda yang disusulkan Pemerintah Kota Denpasar. “Fraksi PDIP DPRD Kota Denpasar berpandangan bahwa komposisi Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung yang tertuang dalam KUA PPAS Perubahan TA. 2019 dan Induk TA. 2020 telah ideal, serta penetapan Perda Ijin Usaha Jasa Konstruksi dan Perda Pembentukan Produk Hukum Daerah dipandang sangat penting sebagai acuan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi dan perancangan produk hukum daerah,” paparnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar kompak memberikan apresiasi terhadap capaian dan prestasi yang berhasil ditorehkan Pemerintah Kota Denpasar. Seperti halnya 2 Inovasi Denpasar yakni Damakasmas dan Senyum Melia di Tubin berhasil menjadi Top 99 Inovasi Nasional, Penghargaan Kota Layak Anak, serta keberhasilan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra meraih Penghargaan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden RI.

Sementara, Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada pimpinan dan segenap anggota dewan atas kesungguhan dan kerjasamanya hingga saat ini. Kerjasama yang didukung dengan koordinasi dan komunikasi yang sudah terbangun ini dapat mewujudkan suasana kondusif untuk mewujudkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk bahu membahu dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar. Sehingga dapat terus berinovasi dalam memberikan pelayanan maksimal menuju kesejahteraan rakyat.

Jaya Negara menambahkan, mengingat dalam keputusan dewan serta pendapat akhir fraksi masih ada catatan, komentar, usul atau saran yang konstruktif, maka hal tersebut akan dikaji dan ditindaklanjuti sesuai urgensi dan aspek kemanfaatanya. “Akan kami tindaklanjuti serta akan dijadikan bahan acuan dalam penyusunan program kerja APBD berikutnya,” kata Jaya Negara. (Pur/Ags/r5)

Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini Akan Berlaga di SEA Games dan CSIM Olympiade Military World Games

BLKNNews, Denpasar - Anny Pandini, Kowad Cantik pelanggan medali emas di cabang olahraga Judo. Selintas gambaran diatas menyiratkan betapa tangguhnya para pejudo yang dimiliki bangsa ini, yang ternyata salah seorang dari mereka merupakan anggota Korps Wanita Angkatan Darat bernama lengkap Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini.

Atlet kelahiran Denpasar, 10 Mei 1993 ini, adalah anak ke dua dari tiga bersaudara yang terlahir dari pasangan ayah yang merupakan purnawirawan TNI AD bernama I Wayan Sarjana dan sang Ibu yang bernama Ni Desak Putu Redini. Memiliki kakak bernama Ni Putu Rina Ayuwangi dan sang adik yang juga merupakan anggota TNI AD yang bernama Serda I Komang Bagus Bayuanan.

Saat ini, Kowad yang berdinas di satuan Jasdam IX/Udayana tersebut sedang mengikuti Traning Center (TC) Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) SEA Games dan CSIM Olympiade Military World Games. TC Pelatnas sudah dilaksanakannya dari Bulan Maret hingga Desember 2019 mendatang untuk mewakili Indonesia di ajang Sea Games Philipina yang digelar pada bulan Desember 2019 mendatang. Sedangkan untuk TC CSIM Military World Games akan dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai dengan Oktober 2019.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam siaran persnya pada Rabu (24/7/2019) di Makodam IX/Udayana, menjelaskan bahwa The 7th CISM Military World Games adalah acara multi-olahraga untuk olahragawan militer yang diselenggarakan oleh Dewan Olahraga Militer Internasional.

"The 7th CISM Military World Games 2019 akan digelar di Kota Wuhan, China, dari 15 hingga 30 Oktober 2019. Olimpiade yang telah diadakan sejak tahun 1995 ini, mencakup 23 cabang olahraga CISM Disciplines dan satu olahraga Demonstrasi," ungkap Kapendam.

Kapendam menambahkan, nantinya Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini yang sekarang sudah bergabung pelatnas tetap mengikuti TC di Jakarta dan akan dipanggil pada saat pertandingan ke China bersama Atlet yang juga sebagai anggota TNI lainnya, dikarenakan TC pada cabang olahraga Judo bulan Agustus sudah try out ke luar negeri.

TNI AD selaku organisasi yang sangat peduli terhadap anak bangsa yang berprestasi, menawarkan kepada Ni Kadek Anny Pandini untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD melalui program Caba Unggulan Khusus Atlet. Karena sudah termotivasi oleh Sang Ayah yang juga seorang prajurit TNI AD, dengan tangan terbuka tawaran itu disambutnya.

Adapun torehan prestasi yang pernah diraih oleh Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini, diantaranya : Perak PON Kaltim 2008, Perak Sea Games 2011, Emas PON Riau 2012, Perunggu Sea Games Myanmar 2013, Emas Sea Games Singapore 2015, Emas Kejurnas Bandung 2015, Emas PON Jawa Barat 2016, Emas Kartika Cup Palembang 2018, Perunggu Asian Judo Open Taipei 2018 dan Emas Kejurnas Judo Jakarta 2019. (PenUdy, @rb)

Rabu, 24 Juli 2019

Kodam IX/Udayana Raih Penghargaan atas Capaian IKPA Tertinggi


BLKNNews, Denpasar - Kodam IX/Udayana meraih penghargaan sebagai satuan kerja yang telah melaksanakan anggaran semester I tahun 2019 dengan capaian realisasi anggaran terbaik berdasarkan hasil penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).

Dari hasil IKPA yang dilaksanakan Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Perbendaharaan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi Bali, Kodam IX/Udayana merupakan salah satu satuan kerja yang memperoleh capaian IKPA tertinggi semester I (pertama) tahun 2019 dalam wilayah kerja Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Asisten Perencanaan Kodam IX/Udayana Kolonel Arm Ahmad Muttaqin, S.Sos., saat acara Koordinasi Daerah Pelaksanaan Anggaran dan Focus Group Discussion Review Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2019 Lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali, yang digelar di Gedung Keuangan Negara (GKN) Denpasar I, Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Selasa (25/6/2019).

Selain Kodam IX/Udayana, terdapat 8 (delapan) satuan kerja lainnya yang juga mendapatkan penilaian IKPA terbaik, diantaranya Pengadilan Agama Singaraja, Unit Penyelenggara Pelabuhan Buleleng, Badan Pusat Statistik Kabupaten Buleleng, Satuan Brimob Polda Bali, Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan Karangasem, Perwakilan BPKP Provinsi Bali, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII Denpasar dan Polres Buleleng. 

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam siaran persnya pada Selasa (23/7/2019) di Makodam IX/Udayana, mengungkapkan bahwa Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) menjadi ukuran evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran, yang memuat 12 indikator dengan mencerminkan aspek kesesuaian perencanaan dan pelaksanaan anggaran, kepatuhan pada regulasi serta efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan.

Dalam hal ini, Kodam IX/Udayana telah berhasil mencapai IKPA Tertinggi Kedua kategori Satuan Kerja Pagu Besar (lebih dari 100 miliar) dalam Wilayah Kerja Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali Semester I Tahun 2019.

"Ini merupakan kinerja Kodam IX/Udayana dalam target pelaksanaan anggaran yang sudah tercapai. Seluruh instansi di wilayah Bali adalah lingkup kerja kantor wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali," jelas Kapendam.

Dengan penghargaan ini diharapkan menjadikan acuan Kodam IX/Udayana dalam melaksanakan tugas dengan profesional serta memantapkan jati diri prajurit TNI khususnya di Kodam IX/Udayana sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat yang handal  sesuai semboyan 'Bersama Rakyat TNI Kuat'. (PenUdy, @rb)

Bahas Kemajemukan Tolerasnsi dan Kerukunan Umat Beragama, Kesbangpol Gelar Rapat


BLKNNews, Denpasar - Di ruang rapat Jempiring, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Bali, Senin (22/) telah dilaksanakan rapat tentang pengumpulan Data dan Informasi mengenai Kemajemukan, Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Bali, dipimpin oleh Kepala Kesbangpol Prov. Bali, I Gusti Agung Ngurah Sudarsa serta dihadiri sekitar 30 Orang peserta rapat.

Dalam sambutannya, Kepala Kesbangpol Provinsi Bali, I Gusti Agung Ngurah Sudarsa pada intinya menyampaikan bahwa pada saat ini bertepatan dengan hari raya Galungan dan Kuningan untuk itu mari kita bersama-sama menjaga Bali agar tetap Aman dan Damai.

"Kami tetap berharap dengan situasi diBali bilamana Bali Aman berarti kita makan tetapi bila Bali tidak Aman berarti kita tidak makan, untuk itu Orang Bali yang ber KTP Bali ataupun Pendatang yang mencari makan di Bali ini agar saling menjaga agar Bali tetap Aman", harapnya.

Terungkap oleh para peserta rapat, bapak Advan mengatakan Bali adalah sebuah Pulau yang sangat Istimewa untuk itu mari kita sama-sama menjaga dan juga untuk masalah kerukunan itu sangat sulit dijaga untuk itu mari kita sama-sama menjaga dan harus kita Tanam kepada Generasi Muda saat ini.

"Dengan kondisi kita saat ini yang mana dari kepulauan saja ada 17.000 pulau yang mana pastinya mempunyai keragaman budaya masing-masing yang pada intinya untuk Harapan kedepannya biar kerukunan tersebut tetap terjaga dikarenakan dari segi keragaman yang berbeda. Dari Level Rumah tangga saja terkadang menjadi konflik apalagi level atas", jelasnya.

Berikut, bapak Zul Hidayat menyampaikan bahwa kemajemukan, toleransi dan kerukunan umat beragama di Provinsi Bali, adalah sesuatu yang sangat Istimewa yang mana keragaman dapat terlihat di Prov. Bali.

"Bali Mayoritas beragama Hindu sehingga kemajemukan itu adalah Hal Mutlak dan kerukunan bisa naik level yang lebih tinggi dengan saling menhargai atar Umat.

Di akhir rapat, disepakati bahwa kerukunan umat beragama yang majemuk akan terjaga bila diawali dari Keluarga dan yang Intinya kerukunan itu bersifat Dinamis sehingga tidak bisa kita pastikan sehingga untuk itu kerukunan benar-benar harus dijaga.

Jikapun ada permasalahan seperti gesekan yang terjadi antara Umat beragama biasanya bukan karena masalah Agama atau ajaran Agama tetapi masalah Pribadi ataupun konflik sosial Ekonomi dan lain sebagainya dan hal ini wajib dimediasi dan diselesaikan dengan cara Kekeluargaan. (JMS)

Permildas Wujud Implementasi Profesionalisme, Loyalitas, Kebanggaan Profesi dan Jiwa Korsa Prajurit


BLKNNews, Denpasar - Minggu Militer merupakan program TNI AD yang dilaksanakan setiap bulan pada minggu ke IV, ini dimaksudkan untuk menyegarkan dan mengingatkan kembali berbagai materi pengetahuan dan kemampuan dasar kemiliteran baik secara teori maupun praktek seperti Permildas, Kesegaran dan Ketangkasan Jasmani Prajurit maupun taktik dan tehnik Dasar Tempur.

Demikian disampaikan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G. S.I.P., usai pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Mingguan, pada Senin (22/7) di Lapangan Upacara Makodam IX/Udayana, Denpasar.

Lebih lanjut disampaikan, untuk kegiatan Minggu Militer pada pagi ini sesuai dengan jadwal yang telah disusun adalah melaksanakan kegiatan Peraturan Militer Dasar (Permildas) yang salahsatunya adalah materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) diawali dengan berbagai kegiatan latihan PBB di tempat dan dilanjutkan gerakan berjalan yaitu Defile yang diikuti oleh seluruh peserta upacara diantaranya Para Perwira, Bintara dan Tamtama, serta PNS Kodam IX/Udayana.

Defile merupakan bagian dari sebuah upacara militer, dan ini bukanlah sesuatu yang asing bagi prajurit TNI, namun akan menjadi kaku jika tidak biasa dilatihkan. Maka melalui latihan Permildas ini diharapkan dapat meningkatkan dan menunjukkan kualitas pembinaan satuan yang dilihat dari cara melakukan gerakan defile seperti kerapihan, kekompakan, kerjasama, intonasi aba-aba dalam melaksanakan gerakan-gerakan tanpa ada kesalahan, tambah Kapendam.

“Bila gerakan-gerakan yang dilatihkan dalam kegiatan defile dapat dilaksanakan dengan penuh disiplin dan kesadaran yang tinggi, maka selain indah dan menarik untuk disaksikan juga sebagai wujud implementasi profesionalisme, loyalitas, kebanggaan terhadap profesi dan senantiasa terbangunnya kebersamaan Prajurit,” demikian jelas Kapendam. (PenUdy, @rb)

Meski Kena Tusuk, Upaya Perampokan Office Money Changer Berhasil Digagalkan


BLKNNews, Denpasar - Lalu Muhamad Buhari (25), seorang karyawan di office kantor PT. Semangat Anak Rantau yang sekaligus menjadi korban, Minggu (21/7) berhasil menggagalkan upaya seorang tidak dikenalnya yang hendak melakukan perampokan.

Menurut keterangan korban, bahwa pada hari Minggu tanggal 2019 sekira pukul 16.00 Wita dirinya sedang bekerja di Office Money Changer Kantor PT. Semangat Anak jalan Pulau Tarakan, No. 31 Denpasar, tiba-tiba datang seorang laki-laki yang tidak dikenalnya mengaku sebagai petugas PLN dan akan mengecek Kilometer Listrik kantor tersebut hingga korban menunjukan kilometer listrik yang berada di luar kantor.

“Setelah selesai mengecek kilometer yang berada di luar kantor, saya dengan pelaku sempat mengobrol di dalam kantor dan selang beberapa lama pelaku langsung menodongkan pisau yang diambil dari dalam tas pelaku dan meminta agar saya menunjukan tempat penyimpanan uang seraya meminta saya membuka laci tempat penyimpanan uang yang ada di kantor tersebut. Namun saya tidak mau menunjukkan kepada pelaku hingga pelaku langsung mengancam akan membunuh saya, kemudian memukul wajah saya dengan menggunakan tangan kosong. Setelah itu saya ditarik menuju meja kantor dan dipaksa untuk membuka laci tempat penyimpanan uang yang ada di kantor tersebut dan saat itu saya sempat melakukan perlawanan, hingga kemudian pelaku langsung menusuk punggung saya setelah itu langsung melarikan diri”, jelas Korban.

Atas kejadian itu, korban mengalami 2 luka tusuk di punggung sebelah kiri sedalam kurang lebih 10 CM dan telah dirujuk ke RSUP Sangal serta mendapatkan perawatan intensif.

Kejadian tersebut telah ditangani oleh pihak Kepolisian dari Polsek Denpasar Barat dan dari olah TKP berhasil barang bukti berupa 1 buah pisau, 1 buah Handphone, 1 buah dompet hitam berisi identitas pelaku, Tas Slempang warna Hitam dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna Putih serta mengumpulkan keterangan dari para Saksi. (JMS)

Jumat, 19 Juli 2019

Pangdam IX/Udayana Ajak KAGAMA Berkolaborasi dalam Program TMMD

BLKNNews, Denpasar - Panitia Musyawarah Nasional Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (KAGAMA) XIII Tahun 2019 yang dipimpin oleh A.A Ngurah Ari Dwipayana selaku Ketua Umum Panitia Munas melaksanakan audiensi ke Kodam IX/Udayana yang diterima langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., bertempat di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, pada Kamis (18/7).

Audiensi yang diawali perkenalan oleh Ketua Umum Panitia Munas KAGAMA beserta rombongan kepada Pangdam IX/Udayana, dilanjutkan dengan penyampaian agenda Munas KAGAMA XIII Tahun 2019 yang akan digelar pada tanggal 15 sampai dengan 17 Nopember 2019 di Hotel Green Bali Beach Sanur, yaitu pemilihan Ketua Umum dan pengurus KAGAMA yang baru, termasuk melaksanakan berbagai kegiatan seperti Seminar maupun Karya Bhakti dan Bhakti Sosial berupa pembersihan sampah plastik dan kesehatan.

Ketua Umum Panitia Munas KAGAMA juga menjelaskan, “kenapa Alumni UGM ini diberi nama KAGAMA, karena memegang misi kekeluargaan dan kebangsaan,” tambah Ketum Panitia Munas.

Terkait rencana kegiatan Munas KAGAMA XIII Tahun 2019, Ketua Panitia berharap Pangdam IX/Udayana berkenan menjadi pelindung dalam penyelenggaraan Munas tersebut terutama dari segi pengamanan, karena Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta menteri yang merupakan alumni UGM direncanakan turut hadir.

Lebih lanjut disampaikan, dipilihnya Bali sebagai tempat diselenggarakannya Munas KAGAMA XIII Tahun 2019, selain merupakan hasil kesepakatan pada Munas sebelumnya yang diselenggarakan di Yogyakarta, Bali juga dianggap sebagai tempat yang aman untuk menggelar acara tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Panitia Munas KAGAMA XIII Tahun 2019 di Kodam IX/Udayana, selanjutnya disampaikan bahwa pihak TNI pada prinsipnya selalu siap membantu dalam hal pengamanan kegiatan tersebut, apalagi misi yang diemban yakni dengan membangun bangsa ini melalui wawasan kebangsaan.

Selaras dengan program TNI yaitu program TMMD yang selama ini berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, Pangdam berharap Alumni UGM melalui program Baksos dan KKNnya bisa terlibat langsung dalam kegiatan TMMD, untuk bersinergi bersama komponen bangsa lainnya dalam mensukseskan program TMMD baik kegiatan fisik maupun non fisik.

“Dimana program TMMD yang telah berjalan selama ini, penentuan sasarannya disesuaikan dengan keinginan dari Pemda maupun masyarakat,” demikian tambah Pangdam.

Acara yang diakhiri dengan foto bersama tersebut, dihadiri juga oleh Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udayana bidang Hukum dan Humaniter, Waka Pendam IX/Udayana, Pabandya Bin Watpers Spersdam IX/Udayana dan Pabandya Komsos sterdam IX/Udayana, serta Ketua Pengda KAGAMA Bali, Ketua Harian Panitia Pelaksana Munas KAGAMA XIII, Sekretaris, Bendahara, Protokoler dan Humas KAGAMA Bali. (PenUdy, @rb)

Pangdam Pimpin Rapat Evaluasi Progjagar Kodam IX/Udayana Semester I TA 2019

BLKNNews, Denpasar - Rapat evaluasi pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran (Progjagar) Kodam IX/Udayana pada Semester I TA 2019 merupakan wahana untuk membahas permasalahan menonjol tentang pelaksanaan Progjagar pada tahun anggaran yang sedang berjalan dalam upaya meningkatkan kinerja satuan, dan bertujuan untuk menilai/mengukur pencapaian Progjagar sampai dengan Semester I TA 2019, khususnya tentang pelaksanaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebagai otorisasi (DIPA Daerah) yang mengedepankan organisasi Satker-Satker yang ada di jajaran Kodam IX/Udayana.

Demikian yang disampaikan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Kodam IX/Udayana Semester I TA 2019 yang diikuti Para Pimpinan Satuan Jajaran Kodam IX/Udayana sebanyak 97 orang, Kamis (18/7) bertempat di Aula Udayana Makodam IX/Udayana, Denpasar.

Pangdam berharap, setiap pengelola anggaran untuk selalu tertib dan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku serta pedomani 12 kriteria dalam penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) mulai dari cara merevisi DIPA, daya serap, penyelesaian tagihan dan seterusnya termasuk pengelolaan Uang Persediaan (UP).

Terkait dengan penilaian opini BPK atas laporan keuangan Kementrian Pertahanan dan TNI TA 2018 telah diperoleh hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) setelah berturut-turut mulai TA 2015 sampai dengan 2017 dengan opini WDP. “Opini WTP ini harus dipertahankan dengan melaksanakan pengelolaan anggaran yang bersumber dari APBN sesuai ketentuan yang berlaku, bertanggungjawab, transparan dan akuntabel,” tambah Pangdam.

Menyangkut rapat evaluasi tersebut Pangdam IX/Udayana menilai, bahwa kegiatan ini sangat penting dan harus dilakukan dengan maksud agar kita semua mengetahui kelemahan dan kendala yang dihadapi selama ini, serta berharap kesalahan dan kendala yang pernah terjadi dapat segera diperbaiki dan dicarikan solusi penyelesaiannya sehingga tidak akan terulang kembali di masa yang akan datang.

Untuk itu, kepada para peserta rapat agar mempedomani beberapa hal, guna mewujudkan adanya kesamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak dalam mengoptimalkan pencapaian sasaran Progjagar Kodam IX/Udayana Semester I TA 2019, antara lain : hasil rapat evaluasi Projagar ini dijadikan acuan dalam meningkatkan kinerja pelaksanaan program dan kegiatan di satuan kerjanya masing-masing.

Selanjutnya, DIPA sebagai otorisasi yang diterima satuan kerja jajaran Kodam IX/Udayana memberi kemudahan dalam pelaksanaan pengelolaan anggaran tetapi perlu komitmen yang tinggi, tanggung jawab, transparan dan akuntabel, serta pedomani metode penilaian kinerja pelaksanaan anggaran ini dan kembangkan untuk mengubah paradigma bahwa daya serap bukanlah satu-satunya indikator penentu keberhasilan pelaksanaan anggaran, sehingga opini dapat dipertahankan.

Hadir dalam acara tersebut, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udy, Danrem 162/WB, Kasrem 163/WSA, Kapok Sahli Pangdam IX/Udy, Asrendam IX/Udy, Para Asisten Kasdam IX/Udy,Kasiren 161/WSI, Para Dan/Kabalakdam IX/Udy, dan LO AU. (PenUdy, @rb)

Laporkan Kepengurusan yang Baru, KB FKPPI Provinsi Bali Silaturahmi ke Kodam IX/Udayana

BLKNNews, Denpasar - Guna mempererat silaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai Pengurus Daerah XIV KB FKPPI Provinsi Bali yang baru, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., menerima audiensi Pengurus Daerah XIV KB FKPPI Provinsi Bali, di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, Rabu (17/7/2019).

Silaturahmi yang dipimpin langsung oleh Ketua KB FKPPI Provinsi Bali, Tri Nugraha, SH., didampingi Bpk. Rofik (Sekretaris), Ida Bagus Sidi Mantra, SH. (Bendahara) beserta rombongan lainnya, menyampaikan ucapan terimakasih atas kesempatan dan waktu yang diberikan untuk melaksanakan audiensi kepada Bapak Pangdam IX/Udayana ditengah kesibukannya yang padat dalam melaksanakan tugas.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, audiensi diawali dengan perkenalan diri oleh Ketua KB FKPPI Provinsi Bali beserta seluruh pengurus yang baru menjabat seraya melaporkan pengangkatan/pengisian jabatan antar waktu Pengurus Daerah XIV KB FKPPI Provinsi Bali periode 2015-2020.

Pangdam juga memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kunjungan Pengurus Daerah XIV KB FKPPI Provinsi Bali yang sudah berkenan hadir ke Kodam IX/Udayana, dengan harapan semoga dengan dilantiknya Pengurus Daerah XIV KB FKPPI Provinsi Bali yang baru ini dapat meningkatkan kinerja organisasi dalam program-program yang inovatif dan tentunya ikut berperan serta bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.

Pertemuan sekaligus perkenalan ini juga dijadikan sebagai langkah positif dalam menjalin kerjasama sehingga dapat lebih meningkatkan lagi tali silaturahmi yang sudah terjaga dan berjalan dengan baik selama ini.

Demikian acara audiensi berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan foto bersama. Hadir mendampingi Pangdam IX/Udayana, antara lain Aster Kasdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana, Kasrem 163/WSA dan Waasintel Kasdam IX/Udayana. (PenUdy, @rb)

Pangdam IX/Udayana Apresiasi dan Dukung Pelaksanaan Gema Perdamaian Tahun 2019

BLKNNews, Denpasar - Gema Perdamaian adalah sebuah gerakan untuk menyadarkan manusia betapa pentingnya hidup rukun dan harmonis dengan sesama manusia, alam dan segala isinya.

Komunitas Gema Perdamaian yang terbentuk pada Tahun 2002 lalu, selalu konsisten menyelenggarakan kegiatan menggemakan perdamaian. Dengan tujuan, untuk menciptakan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat dan sebagai alat pemersatu bangsa tanpa ada perbedaan suku, agama, ras dan adat istiadat.

Menginjak usianya ke-17 tahun, panitia pelaksana Gema Perdamaian yang dipimpin Ir. Ketut Darmika selaku Ketua Yayasan bersama rombongan melaksanakan audiensi ke Kodam IX/Udayana yang diterima langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., bertempat di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana pada Rabu (17/7/2019).

Ir. Ketut Darmika selaku pimpinan rombongan saat beraudiensi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana beserta Staf yang sudah berkenan meluangkan waktu untuk menerima kedatangannya selaku panitia pelaksana Gema Perdamaian XVII, ditengah kesibukan Bapak Pangdam dalam melaksanakan tugas. “Adapun maksud dan tujuan kami melaksanakan audiensi adalah selain untuk bersilahturahmi dengan Bapak Pangdam IX/Udayana beserta Staf, juga melaporkan dan mohon dukungan moril pada pelaksanaan rangkaian kegiatan Gema Perdamaian tahun 2019 yang puncak acaranya direncanakan pada tanggal 5 Oktober 2019,” demikian disampaikan oleh Ir. Ketut Darmika.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ir. Ketut Darmika selaku Ketua Yayasan dan pimpinan rombongan yang sudah berkenan hadir untuk bersilahturahmi di Kodam IX/Udayana. Selanjutnya Pangdam memperkenalkan Para Perwira Staf Kodam IX/Udayana yang mendampingi pada acara tersebut.

Terkait dengan tujuan yang disampaikan oleh pimpinan rombongan audiensi, Pangdam IX/Udayana mengatakan, pada dasarnya menyetujui dan mengapresiasi serta mendukung pelaksanaan rangkaian kegiatan Gema Perdamaian Tahun 2019. Apalagi misi atau tujuan mulia dari Komunitas Gema Perdamaian ini adalah untuk menciptakan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat dan sebagai alat pemersatu bangsa. “Kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan karya yang mulia. Hali ini dapat dijadikan spirit bangsa untuk berkehendak menjaga perdamaian yang dibangun dari keberagaman”.

Bangsa Indonesia sangat rentan terhadap perpecahan, sehingga kita sangat bersyukur kepada Para Pahlawan sebagai Founding fathers yang telah mempersatukan bangsa ini. “Kebhinnekaan harus tetap di rawat dan di jaga agar tidak mengalami korosi yang semakin mendalam,” demikian tambah Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan, dengan momentum ini yaitu adanya berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Komunitas Gema Perdamaian, TNI bersama komponen bangsa lainnya sangat terbantu dan bertekad menatap ke depan untuk bersama-sama bertanggungjawab selalu menjaga dan memelihara perdamaian, keamanan serta ketertiban Bangsa Indonesia yang kita cintai. Tutup Pangdam.

Acara yang berlangsung tertib, aman dan penuh kekeluargaan dihadiri oleh Aster Kasdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana, Waas Intel Kasdam IX/Udayana, Waka Bintaldam IX/Udayana, dan rombongan panitia pelaksana Gema Perdamaian diantaranya Ketua Panitia, Koordinator Panitia Seksi Kesehatan, Ketua Komunitas, serta Penasehat Gema Perdamaian. (PenUdy, @rb)

Rabu, 17 Juli 2019

Kodam IX/Udayana Gelar Udayana Run 5K dan 10K di Kuta Beach, Bali

BLKNNews, Denpasar - Kodam IX/Udayana akan menggelar kegiatan Udayana Run 5K dan 10K dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 dan rangkaian peringatan HUT ke-62 Kodam IX/Udayana, yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2019 mendatang, bertempat di area Kuta Beach, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Demikian disampaikan Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam siaran persnya di Makodam IX/Udayana pada Selasa (16/7).

Lebih lanjut dikatakan, bahwa mementum ini digunakan sebagai upaya memberikan kontribusi positif dalam rangka meningkatkan pariwisata di Bali. Selain itu juga, untuk memotivasi dan membudayakan hidup sehat khususnya kepada generasi muda serta masyarakat luas sebagai modal utama untuk mengisi pembangunan Nasional dengan baik.

Lomba lari yang bertajuk “Udayana Run 5K dan 10K”, terbagi menjadi beberapa kategori peserta yaitu kategori untuk Umum, TNI, Polri dan Pelajar, serta berhadiah total sebesar Rp. 200.000.000,-. Untuk 150 orang Finisher pertama pada tiap-tiap kategori nomor/jarak lomba akan diberikan medali dari Pangdam IX/Udayana dan Doorprice berupa 5 unit Sepeda Motor, 7 unit Sepeda Gunung serta puluhan hadiah menarik lainnya, demikian tambah Kapendam.

Mengakhiri siaran persnya, Kapendam IX/Udayana mengatakan bahwa pendaftaran untuk kegiatan Udayana Run telah dibuka pada tanggal 16 Juli 2019 s.d 15 Agustus 2019, dengan biaya pendaftaran untuk 5K sebesar Rp. 75.000,- dan 10K sebesar Rp. 100.000,-. Pendaftaran dapat dilakukan di Kantor Jasdam IX/Udayana, Korem 163/Wira Satya, Spers Kodam IX/Udayana, dan seluruh Kodim Jajaran Kodam IX/Udayana. Contact person Panitia silahkan hubungi 081236918941 dan 081238440948. (PenUdy, @rb)
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved