All Posts - BLKNNews.com

Rabu, 07 Agustus 2019

Pangdam IX/Udayana Pastikan Pengamanan Kunker Wapres RI Aman serta Tinjau Markas Ki 'B' Yonif 742/SWY

BLKNNews, Sumbawa - Dalam rangka kunjungan kerja Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di wilayah Provinsi NTB, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., melaksanakan pengecekan kesiapan lokasi kunjungan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Ponpes Dea Malela, Dusun Pemangong, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, Jumat (2/8).

Seusai pengecekan lokasi, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE., M.Sc., selaku Dansatgaspam VVIP memaparkan kepada Pangdam tentang rencana kegiatan pengamanan kedatangan Wapres RI di wilayah Kabupaten Sumbawa mulai dari kedatangan hingga kembali ke Jakarta sesuai Protap Pam VVIP, hal ini dimaksudkan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana selaku Pangkoops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara dalam arahannya menyampaikan selama pelaksanaan kegiatan, agar perhatikan estimasi waktu, sehingga pada pelaksanaan pengamanan tidak terganggu dan berjalan sesuai protap pengamanan VVIP, tegas Pangdam.

Sebelumnya, di Lapangan Sangkareang Mataram, Korem 162/WB juga telah menggelar Apel Gelar Pasukan Pam VVIP yang dipimpin Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori yang diikuti oleh seluruh personel Kodim jajaran Korem 162/WB wilayah Pulau Lombok, Lanal Mataram, Lanud ZAM Rembiga, Polda NTB dan Polres Mataram, Brimob Polda NTB, Pemadam Kebakaran, PLN dan instansi terkait.

Disela-disela kesibukannya melaksanakan pengecekan lokasi kunjungan kerja Wapres RI, Pangdam didampingi Asintel Kasdam IX/Udy, Kapendam IX/Udy, Waasops Kasdam IX/Udy, Dandim 1607/Sumbawa, Danyonif 742/SWY dan Dandenzibang 2/IX NTB juga menyempatkan diri untuk melaksanakan peninjauan perehaban pangkalan di Kompi B Yonif 742/SWY.

"Sebagai wujud rasa syukur dan terimakasih atas perhatian negara terkait dengan pembinaan pangkalan, prajurit harus turut serta membantu mengawasi proses pembangunan dan perehaban asrama serta barak prajurit ini," ungkap Pangdam dalam arahannya di depan seluruh keluarga besar Prajurit Kompi B Yonif 742/SWY.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., disela-sela waktu mendampingi Pangdam, menjelaskan bahwa Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama-sama Polda, Pemerintah Daerah setempat dan unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan VVIP secara maksimal.

Terkait dengan inspeksi mendadak Pangdam IX/Udayana di Kompi B Yonif 742/SWY, Kapendam mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kali keduanya Pangdam mendatangi pangkalan Kompi B Yonif 742/SWY setelah sebelumnya dilaksanakan pada bulan Desember 2018 lalu.

Kapendam menambahkan, pembangunan dan perehaban satuan kompi yang berindukkan di Mataram tersebut meliputi 65 rumah dinas dan 4 barak Prajurit Kompi B Yonif 742/SWY. (PenUdy, @rb)

Tim Wasev Mabes TNI AD Kunjungi TMMD 105 Kodim Klungkung

BLKNNews, Klungkung - Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI AD melaksanakan kunjungan ke lokasi TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke 105 Kodim 1610/Klungkung Tahun 2019 di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Kamis (01/08).

Tim Wasev terdiri dari Brigjen Bueng Wardadi, S.I.P, M.H., dan Letkol Inf Joko. S didampingi Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Kadek Subawa, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Kasrem 163/WSA Letkol Kav Jacob Janes Patty, Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E, M, Tr, (Han), Kasi Teritorial Korem 163/WSA Letkol Inf Frandi Siboro, Kapolres Klungkung I Komang Sudana, S.H, S.I.K, M.H., Kasdim 1610/Klungkung Mayor Inf Hari Sulasto, Para Pasi Kodim1610/Klungkung, Para Danramil Jajaran Kodim 1610/Klungkung, Para OPD Kabupaten Klungkung dan Perbekel Desa Nyanglan serta tokoh masyarakat beserta masyarakat Desa Nyangelan.

Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Bueng Wardadi, S.I.P. M.H., tiba di Kotis TMMD di Desa Nyangelan disambut langsung oleh Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E, M. Tr. (Han) bersama Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta.

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim Wasev beserta rombongan dan sekaligus memaparkan Geodemokonsos wilayah Kabupaten Klungkung.

Melalui Program TMMD sebagai bukti bakti TNI dengan rakyat untuk membangun desa dan membantu Pemerintah Daerah.

"Kami selaku Wakil Bupati Klungkung dan Pemerintah Kabupaten Klungkung mengucapkan terima kasi sebesar-besarnya atas subangsih dan kerja sama TNI selama ini untuk bersama-sama membangun Kabupaten Klungkung", ungkap Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta.

Orang nomor dua di Kabupaten Klungkung ini juga menyarankan kepada Ketua Tim Wasev agar pelaksanaan TMMD ini seyogyanya bisa dilaksanakan setiap setahun sekali.

Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E, M. Tr. (Han)m, selaku Dansatgas memaparkan kepada Tim Wasev tentang kegiatan Pra TMMD yang dimulai dari tanggal 6 Juni 2019 sampai dengan Pembukaan TMMD tanggal 10 Juli 2019 lalu dan akan ditutup pada tanggal 8 Agustus 2019 secara serentak di seluruh Indonesia.

Dandim juga menyampaikan pekerjaan fisik dengan membuka badan jalan sepanjang 2.035 Meter dengan lebar jalan 5 Meter dan pekerjaan non fisik dilaksanakan melalui 20 macam penyuluhan yang dberikan setiap hari secara bergantian dari intasi terkait di wilayah Kabupaten Klungkung kepada masyarakat Desa Nyanglan.

Ketua Tim Wasev Brigjen Bueng Wardadi, S.I.P, MH menyampaikan tujuan saya ke sini untuk mengecek dan melihat langsung sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan TMMD Ke 105 Kodim 1610 Klungkung.

Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung serta intansi terkait selama kegiatan TMMD telah membantu kegiatan fisik maupun non fisik. TMMD merupakan tugas TNI selain perang yang diberikan dengan batas waktu satu bulan.

Selanjutnya Tim Wasev Brigjen TNI Bueng Wardadi, S.I.P. M.H., beserta rombongan menyempatlan meninjau lokasi TMMD Ke 105.

Disela-sela pengecekan lokasi TMMD Ketua Tim melaksanakan penanaman pohon Mahoni, Sawo Kecik, Cempaka dan Albesia sekitar 400 pohon, serta pemberian bantuan Sembako kepada I Nengah Jaga warga Desa Nyanglan yang mendapatkan program bedah rumah. (Dim1610, @rb)

Anggaran Pertanian Harus Sama Dengan Alokasi Pendidikan

BLKNNews, Denpasar - DPRD Bali tengah menggodok Raperda Tentang Sistem Pertanian Organik. Selain sebagi acuan dalam regulasi, kedepan diharapkan bisa menjadikan Bali sebagai Pulau Organik. Saat ini, sudah ada tumpuan dasar dalam mewujudkan hal itu. Salah satunya, Pergub Bali tentang larangan penggunaan plastic, sterofoam, dan sedotan plastic.

Menurut Anggota Pembahasan Raperda Tentang Sistem Pertanian Organik Ketut Kariyasa Adnyana, pariwisata Bali berkonsep Tri Hita Karana yakni menjaga alam. Misalnya saja potensi pariwisata dari sector pertanian yakni Subak. “Bagaimana menciptakan Bali ini Pulau Organik. Ketika Pulau Organik itu kan, pestisida dikurangi, sampah plastic dikurangi. Untuk itu, di dewan inikan berinisiatif membuat Perda Pertanian Organik,” katanya, Rabu (31/07).

Dengan adanya dasar hokum (Perda) yang terkait organic, Bali bisa menjadi Branding luar biasa. Disamping itu juga bisa menjaga keseimbangan alam. Disektor pertanian, Indonesia sejatinya mampu menciptakan hasil pertanian organic yang berkualitsa, bahkan terbesar. Hanya saja, subsidi yang digelontor masih tergolong kecil. Sehingga, pasar diambiloleh Negara lain seperti Thailand. “Secara ekonomi kan sudah pasti. Beras yang organic inikan masih sangat tinggi dibutuhkan dunia,” jelas dia.

Sebelumnya, sudah ada Program Go Green yang dicanangkan oleh Pemprov Bali. Tetapi, masih belum maksimal. Bukan itu saja, penyempitan lahan pertanian juga menjadi persoalan tersendiri. Pasalnya, banyak alih fungsi lahan. Kariyasa menyebut tindaklanjut terhadap alih fungsi lahan dari pemerintah belum ada. Baik anggaran, regulasi, dan pengawasan. “Kita di DPRD ini sudah mempelopori dengan membuat Perda ini,” akunya.

Pihaknya tak memungkiri jika secara langsung, Perda Sistem Pertanian Organik akan bersifat “memaksa” semua pihak untuk melakukan pertanian organic. Konsekuensinya, eksekutif dan legislative harus terus memberikan dorongan supaya bisa diterapkan. Terkait, alih fungsi lahan yang sering terjadi, dirinya akan memaksimalkan lahan yang ada.

Mengenai penganggaran, sector pertanian diakui masih sangat kecil dibandingkan dengan pendidikan yang mencapai 20 persen yakni 8 persen. Semestinya, minimal bisa sama dengan alokasi anggaran pendidikan. Dengan demikian, program yang telah dicanangkan akan terwujud. “Paling sedikit sama dengan anggaran pendidikan. 6-8 persen itu masih kecil sekali,” pungkasnya.  Dp/r2

Buka Bright Character Building SMK N Bali Mandara, Dandim 1609/Buleleng Beri Motivasi

BLKNNews, Buleleng - Dalam rangka meningkatkan disiplin, cinta tanah air dan persatuan dan kesatuan Bangsa, Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Verdy De Irawan S.H., M.Tr. (Han) bertindak selaku Pembina Upacara Pembukaan Bright Character Building SMK Negeri Bali Mandara Buleleng, Rabu (31/07), bertempat di Lapangan Upacara SMK Negeri Bali Mandara, Desa Kubutambahan, Buleleng.

Dalam arahannya, Dandim 1609/Buleleng, mengatakan, menjadi tugas dan kewajiban untuk mengantar serta memberikan motivasi agar siswa SMK Negeri Bali Mandara menjadi generasi muda yang berguna bagi bangsa dan negara.

"Ke depan dunia sangat kompetitif, yang lemah akan tergilas", ungkap Dandim.

Apa yang dikatakan Dandim bermakna bahwa siapapun bila tidak mempunyai mental yang bagus untuk maju serta tidak berbekal kemampuan, keterampilan serta ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni maka akan mungkin tergilas oleh perkembangan zaman. Untuk itu mari bekali diri kita sendiri dengan banyak belajar.

"Jadi kita yang menciptakan bekal untuk diri kita sendiri", sebut Dandim.

Ditambahkannya, untuk meraih suatu kesuksesan kita harus berjuang dengan penuh semangat dan senantiasa berdoa.

"Adik-adik masuk di SMK Negeri Bali Mandara ini adalah kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik, karena kalian punya cita-cita. Untuk meraih cita-cita maka kalian harus belajar dengan rajin dan tekun. Bertekadlah agar bisa menjadi siswa teladan di sekolah ini, sekaligus harus memiliki jiwa petarung, jangan mudah menyerah sebelum cita-cita tercapai.

"Tetap semangat dalam menuntut ilmu, perhatikan dan dengarkan arahan yang diberikan oleh para guru maupun pembina. Karena yakinlah bahwa para guru dan pembina akan membawa kalian bisa menjadi yang terbaik", tegas Letkol Verdy.

Selesai upacara dilanjutkan dengan, penancapan kapak oleh pembina upacara dalam hal ini Dandim 1609/Buleleng didampingi oleh Kepala SMK Negeri Bali Mandara I Wayan Agustiana dan dilanjutkan dengan penanda tanganan MoU Kodim 1609/Buleleng dengan SMK Negeri Bali Mandara. (Dim1609, @rb)

Bupati Suwirta Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK)

BLKNNews, Klungkung - Seusai menghadiri Kegiatan Lomba Sekolah Sehat, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta juga menyempatkan diri untuk hadir dalam Peringatan Momentum Hari Kependudukan Dunia yang diintegrasikan dengan Penyerahan Manggala Karya Kencana (MKK), Launching Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Pojok Kenpendudukan serta Peresmian Rumah Dataku yang bertempat Banjar Pande, Desa Dawan Klod,  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Selasa (6/8/2019). Dalam kegiatan ini dihadiri Kepala Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang diwakili oleh Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Pusat Prof. Drh. Mohammed Rizal Martua Damanik, M.RP.Sc, Phd, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny, Ayu Suwirta, Wakil Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny, Sri Kasta, Camat Dawan Anak Agung Gede Putra Wedana, Perbekel Desa Dawan I Nyoman Sarka serta undangan terkait lainnya.

Dihadapan Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Pusat Prof. Drh. Mohammed Rizal Martua Damanik, M.RP.Sc, Phd, Bupati Suwirta memperkenalkan  sepuluh program inovasi Pemkab Klungkung yang masuk dalam Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2018 diantaranya yakni Gema Arca (Gerakan Masyarakat Gemar Membaca), Bima Juara (Beli Mahal Jual Murah), Bela Nanda (Pemberian Langsung Akta Kelahiran), Kawi Smara (Pemberian Langsung Akta Perkawinan), Predator (Pendataan Dokumen Kependudukan), Hallo BPBD 23000 (Respon Cepat Kebencanaan), TOSS/Gema Bestari (Tempat Olah Sampah Setempat), Angkutan Siswa Gratis, dan Sirenbangda. Menurut Bupati, program inovasi ini berawal dari program aksi Gema Santi (Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif) yang dilaunching April 2016 lalu. Ada 18 program inovasi yang dibuat OPD Pemkab Klungkung untuk mempercepat semua capaian program pemerintah. Inovasi tersebut sudah memiliki payung hukum dan dana yang dikeluarkan pemerintah sebagai dukungan untuk inovasi ini juga bisa dinikmati langsung oleh masyarakat. "Semua program inovasi yang kami buat telah dinikmati dan memberi dampak yang baik terhadap masyarakat," Paparnya. 

Selain itu, Bupati Suwirta juga mengenalkan program inovasi lainya yakni dibidang pendidikan program satu desa satu TK Negeri. Dukungan yang diraih ini berkat kerjasama seluruh lintas sektor dan mitra kerja yang ada sehingga akan dapat mensinkronisasikan berbagai bentuk kebijakan yang ada demi kemajuan Kabupaten Klungkung. "Langkah prestasi yang telah kita raih tidak harus puas dan berhenti pada hasil yang telah kita dapatkan, tetapi mari bersama-sama jadikan ini sebagai salah satu pemantik untuk kemajuan seluruh lapisan masyarakat," harap Bupati suwirta.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Pusat Prof. Drh. Mohammed Rizal Martua Damanik, M.RP.Sc, Phd mengatakan rasa bangga terhadap program inovasi yang dicanangkan Pemkab Klungkung. "Semoga program ini selalu bisa memberikan dampak yang positif kepada seluruh masyarakat khusunya di Kabupaten Klungkung," Ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Drh. Mohammed Rizal Martua Damanik, M.RP.Sc, Phd juga menganunggrahkan Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) kepada Bupati Suwirta. Penghargaan ini merupakan jasa dan komitmen Bupati yang sangat tinggi terhadap program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. "Selamat Kepada Bapak Bupati atas penganugrahaan penghargaan MKK ini dan semoga kiranya semakin memotivasi kita semua dalam mengimplementasikan program KKBPK di daerah," Harapnya. (puspa/r5).

Cok Ace Bahas Isu Eksploitasi Anak

BLKNNews, Denpasar - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mempertemukan pelaku pariwisata dan pemerhati anak dalam acara bertajuk 'selasa pariwisata', Selasa (30/7/2019). Selain membahas persoalan umum di bidang kepariwisataan, pertemuan yang berlangsung di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali itu juga menyinggung isu eksploitasi seksual anak di sektor pariwisata.

Eksploitasi anak di sektor pariwisata menjadi perhatian Yayasan Alit dan Lentera Anak Bangsa yang dihadirkan dalam pertemuan tersebut. Gunardi selaku Ketua Yayasan Alit mengaku prihatin karena masih ditemukannya kasus eksploitasi seksual yang menimpa anak-anak. Menurutnya, eksploitasi seksual umumnya dilakukan jaringan pedofil yang berkedok wisatawan. Mengutip data yang dirilis Pemerintah Australia, Gunardi menyebut sedikitnya 293 pedofil masuk ke Indonesia sejak tahun 2014. Fakta tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan bagi Bali sebagai daerah tujuan wisata. “Jika tidak segera ditangani, hal ini kita khawatirkan akan merusak citra pariwisata Bali. Karena beberapa negara yang konsen terhadap perlindungan anak menunggu keseriusan kita dalam upaya mencegah terjadinya ekploitasi seksual pada anak, khususnya di sektor pariwisata,” ujarnya. Untuk itu, Yayasan Alit dan Lentera Anak Bangsa mendesak pemerintah merancang sebuah regulasi lebih jelas yang mengatur Child Protection Policy. Langkah ini akan memberi keyakinan bagi negara-negara internasional akan keseriusan pemerintah mencegah eksploitasi seksual terhadap anak.

Menanggapi hal itu, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa saat ini Bali memang menghadapi sejumlah permasalahan krusial yang butuh penanganan serius. “Masalah anak yang tadi dijelaskan hanya salah satunya, ada persoalan lain yang bisa menjadi bom waktu jika kita tidak segera ditangani,” imbuhnya. Salah satu persoalan serius yang saat ini tengah dihadapi sektor pariwisata Bali adalah persaingan tidak sehat dalam penyediaan akomodasi pariwisata. Selain berdampak pada kebocoran pajak, keberadaan villa yang jauh dari jangkauan pengawasan juga berpotensi menimbulkan persoalan lain seperti menjadi tempat persembunyian pedofil yang menyaru sebagai wisatawan. Lebih dari itu, masyarakat di kawasan wisata juga terkesan berlomba menyediakan akomodasi murah tanpa mempertimbangkan dampak sosial.Untuk itu, Cok Ace menggugah kepekaan semua pihak agar ikut tanggap dan peduli untuk mengatasi persoalan ini. “Ini jadi PR kita bersama dan tak bisa diselesaikan secara instan,” tambahnya.

Pertemuan rutin bulanan ini juga dihadiri jajaran pengurus Koperasi Pangan Bali Utara (KPBU). Ketua KPBU Gede Krisna menyampaikan komitmennya untuk membangkitkan dunia perkoperasian. Salah satu produk andalan koperasi yang beralamat di Desa Musi Kabupaten Buleleng ini adalah budi daya anggur laut atau yang kerap disebut bulung boni. Ke depan, pihaknya juga menggagas rumah kemasan untuk membuat produk lebih menarik dan laku di pasaran. Koperasi ini berharap bisa membangun sinergi dengan stakeholder di bidang pariwisata.

Sementara itu, Ketua Bali Tourism Board IB Agung Partha Adnyana menyampaikan bahwa ‘selasa pariwisata’ merupakan agenda bulanan yang bertujuan membahas berbagai persoalan di bidang pariwisata. “Tiap bulan tema yang kita bahas berbeda-beda,” ujarnya. Selain membahas persoalan di bidang pariwisata dan mencari solusinya, agenda ini juga bertujuan menjembatani pelaku usaha dan stakeholder bidang periwisata.[pr/r5]

Cegah Tangkal Radikalisme, Perkokoh Mentalitas dan Pemahaman Pancasila

BLKNNews, Denpasar - Korem 163/Wira Satya kembali menggelar kegiatan komunikasi sosial atau Komsos dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat, Selasa (30/07), bertempat di Aula Gedung Wira Satya, Makorem 163/Wira Satya.

Komsos kali ini berkaitan dengan cegah tangkal radikalisme/separatisme, yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan secara baik dan benar serta mampu memperkokoh mentalitas dan pemahaman ideologi Pancasila guna mencegah ancaman bahaya radikalisme ataupun separatisme dalam rangka mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang (RAK Juang) yang tangguh bagi pertahanan Bangsa Indonesia.

Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M. Suharyadi, S.I.P., M.Si., dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem 163/Wira Satya Letkol Kav Jacob Janes Patty saat membuka kegiatan ini mengatakan, Komsos sebagai salah satu metode pembinaan teritorial atau Binter merupakan hal penting untuk memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi seluruh komponen bangsa guna meningkatkan partisipasinya dalam konteks pertahanan negara serta mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Hal ini selaras dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI), bahwa Tugas Pokok TNI termasuk TNI AD sebagai bagian integral dari TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Dalam pelaksanaannya tugas pokok tersebut dijabarkan dalam dua tugas operasi yaitu Tugas Operasi Militer Perang (OMP) dan Tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dalam satu Tugas OMSP, yaitu melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta atau Sishanta.

Implementasi tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat tersebut melalui pembinaan teritorial atau Binter yang juga menjadi salah satu fungsi utama TNI AD.

Binter tidak hanya menjadi tugas satuan tetapi melekat pada jati diri setiap Prajurit TNI AD yang dilaksanakan dalam tugas sehari-hari, termasuk juga saat berinteraksi dengan komponen bangsa lainnya.

Sementara itu Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana, S.S., menjelaskan, kegiatan Komsos kali ini melibatkan 100 orang peserta dengan menghadirkan tiga nara sumber, yaitu Ir. Putu Wirata Dwikora dari PHDI Provinsi Bali memaparkan tentang "Pembinaan Wawasan Keagamaan", I Wayan Kariatmaja, S.I.P., dari Kesbangpol Provinsi Bali memberikan pembekalan "Wawasan Kebangsaan", serta Ni Nyoman Sri Utari dari Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kota Denpasar membahas tentang "Kewirausahaan".

Menurut Kapenrem penentuan tiga materi pembahasan dalam Komsos kali ini sangat tepat dan berkaitan. Bagaimana kita sebagai komponen Bangsa Indonesia harus paham wawasan kebangsaan utamanya untuk memahami empat konsensus kebangsaan, kemudian sebagai warga bangsa yang beriman dan memiliki keyakinan maka kita perkuat wawasan keagamaan kita dalam koridor kebhinnekaan Indonesia serta untuk memperkokoh ketahanan perekonomian kita, maka perlu juga memahami kewirausahaan.

Jika ketiga hal ini dapat kita tanamkan dan saling mendukung maka kita berharap setiap warga bangsa akan memiliki jiwa dan sikap kebangsaan yang baik, termasuk mampu berperan untuk mencegah dan menangkal paham-paham yang bertentangan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti radikalisme, separatisme dan paham sejenis lainnya. (pen163, @rb)

Pembukaan Roadshow Bus KPK 2019 “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi”

BLKNNews, Karangasem - Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem Nengah Sumardi,Kepala Korwil Bali, NTB dan Jawa Timur,Asep Rachmat Suwanda,  Sekda Adnya Mulyadi dan dihadiri jajaran Forkopimda, dengan resmi membuka Roadshow Bus KPK 2019 “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” bertempat di Lapangan Tanah Aron, Selasa (30/7).Dalam rombongan yang dipimpin Direktur Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI, Giri Suprapdiono tersebut juga menghadirkan puluhan Anak – anak PAUD yang ada di Kabupaten Karangasem yang turut memeriahkan jalannya acara.

Selain itu diikuti pula oleh guru, mahasiswa,  ASN,  anggota DPRD terpilih, perbekel, bendesa adat se Kabupaten Karangasem dan masyarakat umum. 

Ketua Panitia kegiatan,Asisten I, I Wayan Purna menyebutkan, Roadshow ini di juga menghadirkan pameran pelayanan publik yang diikuti beberapa jenis pelayanan seperti, pembuatan KTP dan KK dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karangasem, Samsat Keliling, Perpustakaan Keliling, Pengaduan Sengketa lingkungan, Layanan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, BPJS dan pelayanan goes to banjar lainnya. 

Wayan Purna menambahkan, pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari, dari Selasa 30 Juli 2019 sampai dengan Rabu 31 Juli 2019. Tempat pelaksanaan, untuk area Bus KPK berlokasi di Lapangan Tanah Aron. Selain itu juga memanfaatkan wantilan kantor Bupati Karangasem Aula Dinas Kominfo, ruang sidanf DPRD Karangasem dan Aula Kampus STKIP Amlapura. 

Bupati Mas Sumatri menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan KPK di Kabupaten Karangasem. Road Show Bus KPK dianggap sebagai strategi yang akan memberikan edukasi kepada pemerintah Kabupaten, masyarakat dan generasi penerus untuk pencegahan dan pemberantasan korupsi. 

"Ini kehormatan bagi Kabupaten Karangasem,ujung timurnya pulau Bali karena Tim Riad Show Bus KPK berkenan menggelar acaranya di sini, " ucapnya. 

Mas Sumatri mengatakan, sejalan dengan misi KPK dalam mencegah dan membrantas Korupsi, sesuai dengan Visi Misi " Mewujudkan Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat Berlandaskan Tri Hita Karana,Pemerintah Kabupaten Karangasem telah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan korupsi. Diantaranya, melakukan kegiatan Koordinasi Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) dengan KPK,khususnya dalam pengelolaan APBD, pengadaan barang dan jasa pelayanan terpadu satu pintu, kapatibilitas APIP dan optimalisasi pendapatan daerah. 

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karangasem juga telah meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama empat kali berturut-turut yaitu pada LKPD tahun 2015, 2016, 2017 dan 2018. Karangasem juga berhasil memenuhi Evaluasi SAKIP dengan nilai 67,38 atau berstatus 8. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) level 3 serta peningkatan kinerja Kapabilits APIP level 2 plus.

"Semua itu kami lakukan untuk mewujudkan pemerintah daerah yang bersih dan akuntabel," imbuhnya. 

Untuk mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah diraih tersebut, Bupati Mas Sumatri meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar dan tokoh masyarakat Karangasem untuk dapat mengikuti dengan seksama program pencegahan dari KPK. Karena dengan adanya kegiatan ini akan meningkatkan pengertian atau pemahaman ASN  serta masyarakat tentang pencegahan dan pembrantasan korupsi, dari sebelumnya tidak tahu menjadi tahu, yang abu-abu menjadi jelas. 

Kedepannya, pasca mendapat arahan dari Tim KPK, para peserta sosialisasi dapat menerapkan apa yang telah didagatkan dan membumikan, serta yang lebih utama berhati-hati dan juiur dalam melakukan tugas dan kewajibannnya. 

"Dengan demikian,maka semangat untuk bersama-sama mencegah dan membrantas korupsi akan tumbuh dalam diri seluruh lapisan masyarakat, " ucapnya. */rls

Cerita Pedagang Kecil di TMMD Kodim Klungkung, "Astungkara Penghasilan Kami Meningkat"

BLKNNews, Klungkung - TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke 105 Tahun 2019 yang saat ini dilaksanakan Kodim 1610/Klungkung di Desa Nyanglan, berimbas pada pedagang kecil bagi warga setempat.

Seperti halnya Gusti Ayu Ketut Kerti, pedagang kecil dari Desa Nyanglan mengaku terbantu dengan kehadiran para anggota Satgas TMMD yang saat ini sedang semangatnya untuk menyelesaikan pengerjaan program TMMD tersebut.

“Dengan kehadiran Bapak TNI di desa kami, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat baik pedagang kecil maupun pedagang minuman yang mangkal di lokasi pengerjaan pengerasan jalan dan di sekitar rumah yang dihuni anggota Satgas TMMD", ungkap Gusti Ayu, Selasa (30/07), saat ditanya terkait aktifitas berjualan dengan keberadaan Satgas TMMD yang sudah hampir sebulan berinteraksi dengan warga masyarakat Desa Nyanglan.

Kehadiran para anggota Satgas TMMD Ke 105 Kodim Klungkung di Desa Nyanglan ini diharapkan bisa menambah pendapatan para pedagang, sehingga dampak dari pelaksanaan TMMD ini bisa dirasakan langsung khususnya para penjual makanan dalam mencari nafkah.

"Sebelum ada anggota Satgas TMMD, dirinya hanya mendapatkan penghasilan paling Rp. 55.000 sampai Rp. 75.000 per hari, sekarang dalam pelaksanaan TMMD penghasilan kami, astungkara (bersyukur)bisa lebih", ungkap Gusti Ayu dengan raut ceria.

Baginya kehadiran anggota Satgas TMMD tidak hanya meningkatkan perekonomian saja, bahkan suasana di tempat pengerjaan sasaran TMMD seperti di jembatan dan jalan menuju Air Terjun Tirta Tiyasa Udayana menjadi terlihat lebih ramai dibandingkan sebelumnya.

Senada Pasiter Kodim 1610/Klungkung Kapten Inf I Nyoman Tunggu yang hampir setiap hari ada di lokasi TMMD mengatakan, kerjasama dan komunikasi dengan warga di lokasi sasaran TMMD terjalin sangat baik. Tokoh desa, adat, pemuda, mahasiswa yang sedang KKN serta ibu-ibu sangat mendukung pelaksanaan TMMD ini, yang mana sasaran utamanya adalah untuk membangun dan mewujudkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Hal lainnya, tetapi menyentuh yang dapat kita lihat juga adalah aktifitas para pedagang kecil selama pelaksanaan TMMD. Mereka menjual makanan dan minuman ringan yang bisa dibeli dan dinikmati oleh para anggota Satgas di sela-sela istirahat pengerjaan sasaran termasuk juga sebagai media untuk bersimakrama atau silahturahmi. (Dim1610, @rb)

Koramil 1616-05/Sukawati Turun ke Sawah Bantu Petani Tanam Padi

BLKNNews, Gianyar - Pendampingan dalam program pertanian terus dilakukan oleh jajaran Kodim 1616/Gianyar guna mensukseskan program pemerintah untuk meningkatkan produksi padi maupun jenis tanaman pangan lainnya.

Hal tersebut dilakukan oleh Koramil 1616-05/Sukawati dengan langkah nyata turun ke sawah di lahan Subak Kulidan, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Selasa (30/07). dengan melakukan penanaman Padi Penyuluh Swadaya Program Demontration Plot (Demplot) Sekolah Lapang Upaya Khusus 2019.

Kegiatan penanaman tersebut bertemakan "Melalui Penanaman Teknologi Jajar Legowo 21 Kita Tingkatkan Produktifitas Padi Untuk Ketahanan Pangan".

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Gianyar Ni Ketut Sumpah Ayuni S.H.M.A.P., menjelaskan, cara tanam padi Jajar Legowo merupakan salah satu teknik penanaman padi yang dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi serta memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian hama pengganggu tanaman atau organisme.

Pola tanam ini sudah diterapkan dan dianjurkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar kepada para Petani.

Anggota Koramil 1616-05/Sukawati bersama-sama dengan anggota Subak Kulidan yang dipimpin Pekaseh Wayan Tedun terlihat bersemangat dan antusias turun ke sawah untuk melaksanakan program tersebut, terlebih didampingi juga oleh seluruh Petugas Penyuluh Lapangan atau PPL Se Kecamatan Sukawati.

Danramil 1616-05/Sukawati Kapten Inf Anak Agung Raka Malia seijin Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat mengatakan, tanam padi ini merupakan bentuk sinergitas dan saling dukung antara Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar dengan Kodim 1616/Gianyar.

"Peran Kodim 1616/Gianyar bersama para petani dalam mewujudkan program pemerintah untuk mencapai swasembada pangan perlu memaksimalkan peran sumber daya yang dimiliki dihadapkan dengan target pencapaian yang telah ditentukan", ungkap Kapten Agung Raka Malia

Pihaknya memotivasi para petani untuk selalu memanfatkan lahannya sebagai lahan pertanian karena pengembangan sektor pertanian sangat menjanjikan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan dirinya berharap, apa yang dilakukan oleh Koramil Sukawati dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar dapat bermanfaat bagi para petani. (Dim1616, @rb)

Kasad : TNI AD Siap Bantu Pemda NTB Sukseskan Rehab Rekon Rumah Pasca Gempa


BLKNNews, JAKARTA - Untuk membantu percepatan proses rehan rekon terpadu pasca gempa di NTB, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan bahwa TNI AD siap untuk kembali menerjunkan personelnya membantu percepatan proses rehab rekon terpadu pasca gempa di NTB.

Hal itu disampaikan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Denpasar, Bali, Selasa (6/8/2019).

Diungkapkan Kapendam, setelah memberikan peresmian Gedung TK Kartika VII-11 Mataram di  Asrama Gebang, Mataram dan pengarahan kepada Prajurit TNI AD di wilayah Korem 162/WB, Kasad melaksanakan peninjauan progres rehab rekon Rumah Tahan Gempa (RTG) di wilayah Gontoran Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Mataram.  

"Pada kesempatan itu, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD akan selalu siap membantu penyelesaian pekerjaan rehab rekon RTG ini, bahkan beliau menyatakan siap menerjunkan kembali personel TNI AD untuk membantu percepatan penyelesaian ini,"tegas Jonny.

Saat ini , kata Jonny, TNI  telah menerjunkan sekitar 1000  Prajurit TNI untuk membantu proses rehab rekon pasca gempa.  

"Namun dalam pertemuan tadi, kepada Pak Walikota dan Gubernur, Kasad menyampaikan, kalau 1000 dari pusat masih kurang, belaiu dengan tegas siap mengirim kembali, agar pekerjaan yang telah mencapai seperempat target dapat segera diselesaikan," terangnya.

lebih lanjut Jonny menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan dan laporan Korem 162, seluruh jajaran TNI AD yang terlibat dalam membantu pemerintah daerah untuk proses rehab rekon pasca gempa bumi dapat dianggap dan  kelihatan sudah maksimal.

"Semua pihak, khususnya dari Satuan Zeni TNI AD berupaya maksimal, namun dalam membantu proses rekon di NTB  ini sangat dipengaruhi ketersediaan bahan,"tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasad yang didampingi Gubernur NTB dan Walikota Mataram menyaksikan penyerahan kunci rumah secara simbolis yang diberikan kepada warga.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengucapkan terimakasih kepada TNI Dan Khususnya TNI AD yang selama ini fokus memberikan bantuan kepada masyarakat NTB.

"Anggota TNI selalu hadir ditengah-tengah masyarakat pada saat bencana alam gempa mulai dari tanggap darurat, tahap rehab rekon hingga sekarang proses rehab rekon terpadu yang melibatkan ribuan pasukan Zeni TNI," kata Gubernur NTB.

Sebelumnya, Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori memaparkan paparan tentang progress rehab rekon terpadu yang dikerjakan 1000 Personel TNI dari pasukan Zeni maupun aplikator dari TNI Polri  di tujuh Kabupaten Kota se Provinsi NTB. (Dispenad)

Kasad : TNI AD Siap Bantu Pemda NTB Sukseskan Rehab Rekon Rumah Pasca Gempa


BLKNNews, Mataram - Untuk membantu percepatan proses rehab rekon terpadu pasca gempa di NTB, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan bahwa apabila Pemerintah Daerah memerlukan, TNI AD siap untuk menambah personelnya membantu percepatan proses rehab rekon terpadu pasca gempa di NTB.

Hal itu disampaikan Kapendam IX/Udayana  Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Denpasar, Bali, Selasa (6/8/2019).

Diungkapkan Kapendam, setelah meresmikan Gedung TK Kartika VII-11 Mataram di  Asrama Gebang, Mataram dan pengarahan kepada Prajurit TNI AD di wilayah Korem 162/WB, Kasad melaksanakan peninjauan progres rehab rekon Rumah Tahan Gempa (RTG) di wilayah Gontoran Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Mataram.  

"Pada kesempatan itu, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD akan selalu siap membantu penyelesaian pekerjaan rehab rekon RTG ini, bahkan beliau menyatakan siap menambah personel TNI AD untuk membantu percepatan penyelesaian ini apabila Pemerintah Daerah memerlukan ,"tegas Jonny.

Saat ini , kata Jonny, TNI  telah menerjunkan sekitar 1000  Prajurit TNI untuk membantu proses rehab rekon pasca gempa.  

"Namun dalam pertemuan tadi, kepada Pak Walikota dan Gubernur, Kasad menyampaikan, kalau 1000 dari pusat masih kurang, beliau dengan tegas siap mengirim kembali, agar pekerjaan yang telah mencapai seperempat target dapat segera diselesaikan," terangnya.

Lebih lanjut Jonny menjelaskan, bahwa dari hasil pemantauan dan laporan Korem 162/WB, seluruh jajaran TNI AD yang terlibat dalam membantu pemerintah daerah untuk proses rehab rekon pasca gempa bumi dapat dianggap dan  kelihatan sudah maksimal.

"Semua pihak, khususnya dari Satuan Zeni TNI AD berupaya maksimal, namun dalam membantu proses rekon di NTB  ini sangat dipengaruhi ketersediaan bahan,"tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasad yang didampingi Gubernur NTB dan Walikota Mataram menyaksikan penyerahan kunci rumah secara simbolis yang diberikan kepada warga.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengucapkan terimakasih kepada TNI Dan Khususnya TNI AD yang selama ini fokus memberikan bantuan kepada masyarakat NTB.

"Anggota TNI selalu hadir ditengah-tengah masyarakat pada saat bencana alam gempa mulai dari tanggap darurat, tahap rehab rekon hingga sekarang proses rehab rekon terpadu yang melibatkan ribuan pasukan Zeni TNI," kata Gubernur NTB.

Sebelumnya, Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori memaparkan paparan tentang progres rehab rekon terpadu yang dikerjakan 1000 Personel TNI dari pasukan Zeni maupun aplikator dari TNI Polri  di tujuh Kabupaten Kota se Provinsi NTB. (Dispenad)

Selasa, 30 Juli 2019

Peringatan HUT Koperasi Indonesia Ke -72 Di Bumi Makepung

BLKNNews, Jembrana - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi ke-72 juga dilaksanakan di Bumi Makepung, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

Kegiatan HUT Koperasi ke-72 tahun ini, di Bumi Makepung disentralkan di Mendopo Kesari jalan Udayana Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana dengan tema Reformasi Total Koperasi Di Era Revolusi Industri 4.0.

HUT Koperasi ke-72 di Kabupaten Jembrana ini tampak dihadiri sekira 150 orang diantaranya Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartwan, SE. MM, Dandim 1617/Jembrana Lekol Kav Djefri Marsono Hanok, Kapolres Jembrana diwakili Waka Polres Kompol Supriadi Rahman, S.I.K, Kajari Kabupaten Jembrana Nur Elina Sari, SH. MH, - Kapolsek Negara Kompol I Ketut Maret, SH, Kadis Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Drs. I Komang Agus Adinata, Ketua Dekopinda Kab. Jembrana I Gede Gunadnya, SH. MH, Pimpinan OPD Kab. Jembrana, Para Asisten Sekda Kab. Jembrana, Camat se-Kab. Jembrana dan Gerakan Koperasi se-Kab. Jembrana.

Kegiatan diawali dengan tarian Cempaka Putih dari SMP Negeri 4 Mendoyo, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Koperasi, Doa dan laporan Ketua Panitia serta pemberian hadiah - hadiah kepada pemenang lomba Koperasi Berprestasi tingkat Kab. Jembrana diantaranya Kopkar Tirta Amerta Jati, Kelurahan Baler Bale Agung, Koperasi LPD Catur Purusa Artha Kelurahan Dauhwaru, Koperasi Maya Manunggal, Desa Pengambengan, Koperasi KSP Satria Gana Desa Pohsanten, Koperasi KSP Wibuh Artha Desa Gumbrih, Koperasi KSU Wira Usaha Kelurahan Gilimanuk, Koperasi Bina Sejahtra Desa Pohsanten, Koperasi Panca Bakti Desa Dangin Tukadaya dan Koperasi Bina Mandiri Desa Tegalbadeng Barat.

Berikut sambutan Bupati Jembrana dibacakan oleh Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, SE. MM pada intinya menyampaikan bahwa "Sebagai wujud rasa syukur, marilah kita menghaturkan puja pengastuti dan memanjatkan doa puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa), karena atas rakhmat dan karunia-Nya, kita bersama sama dapat berkumpul dalam rangka memperingati Hari Koperasi Tingkat Kabupaten ke 72 Tahun 2019. Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat guna terwujudnya kesejahteraan masyarakat Jembrana, melalui peningkatan perekonomian dan profesionalisme Sumber Daya Manusia, saya mengajak seluruh gerakan koperasi untuk melakukan reformasi total terhadap system perkoperasian yang sudah berjalan selama ini dan pemerintah Kabupaten Jembrana memberikan dukungan penuh terhadap program dan kegiatan reformasi total perkoperasian. Sejalan dengan arahan Bapak Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, bahwa tema Hari Koperasi Nasional tahun ini adalah ”Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0”, saat ini kita tengah berada pada era dimana digitalisasi mewarnai kehidupan industri yang merembet pada perilaku keseharian masyarakat. Tantangan baru yang dihadapi oleh dunia perkoperasian kita, tidak hanya sekedar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi semata, namun menyangkut persoalan mindset dan juga perubahan dalam sistem tata kelola. Insan koperasi disiapkan untuk mempunyai kreativitas dan inovasi tinggi untuk menata organisasi dan strategi bisnisnya. Untuk itu koperasi sudah saatnya memanfaatkan teknologi digital dengan menggunakan platform e-commerce, aplikasi retail on-line dan pengembangan aplikasi-aplikasi bisnis lainnya".

"Saya ingin menyampaikan esensi dari reformasi di bidang Koperasi yaitu;

Pertama, Reorientasi Koperasi, adalah merubah paradigma dari orientasi pada jumlah (Kuantitas) menjadi mutu (kualitas), sehingga kebijakan lebih diarahkan untuk memperkuat kualitas koperasi.

Kedua, Rehabilitasi Koperasi, adalah kebijakan pemerintah untuk melakukan pemutahiran data koperasi melalui system berbasis On-Iine Data System (ODS).

Ketiga, Pengembangan yaitu secara bertahap dan terukur melakukan peningkatkan dan pengembangan kelembagaan koperasi untuk mendorong menjadi koperasi yang berbasis 
anggota yang sehat, kuat dan mandiri. 

"Saya mengapreasi dan mengucapkan selamat kepada Koperasi yang Berprestasi baik di Tingkat Kabupaten, Tingkat Provinsi dan Khususnya kepada Koperasi (KUD. Catur Guna Amertha, Desa Yeh Embang Kangin) yang meraih prestasi sebagai 
Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional. Dan pada kesempatan ini saya mengucapkan Selamat Hari Koperasi yang ke-72, saya berharap Gerakan Koperasi di Kabupaten Jembrana mampu menjawab tantangan jaman dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya. Mari kita kobarkan semangat dengan menjadikan koperasi sebagai kekuatan bersama untuk memajukan pemerataan 
kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jembrana", tegas Bupati.

Selesai sambutan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Jembrana didampingi Kadis Prindag Kab. Jembrana dan hingga pukul 11.30 Wita kegiatan selesai dengan tertib, aman dan lancar. (Suar)
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved