All Posts - BLKNNews.com

Sabtu, 01 Juni 2019

Buat Sumur Resapan di 9 Titik, Satgas Yonif Mekanis 741/GN Ringankan Beban Masyarakat Perbatasan

BLKNNews, NTT - Air adalah suatu kebutuhan yang sangat penting untuk kehidupan mahkluk hidup. Manusia sangat membutuhkan air dengan jumlah yang harus cukup untuk melanjutkan hidup baik itu untuk di konsumsi ataupun untuk diberikan ke hewan ternak atau untuk berkebun. Hal ini lah yang menjadi pendorong Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN membuat sumur resapan, pada Kamis (30/5/2019).

Satgas Yonif Mekanis 741/GN melaksanakan penggalian sumur atau peresapan air di sembilan titik yang dianggap sangat strategis untuk masyarakat bisa mengambil air. Adapun beberapa titik tersebut yakni 3 titik di Jajaran pos Tripoli Desa Netemnanu utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, 4 Titik di Desa Haumeniana, Kecamatan Bikomi Ninulat, dan 2 titik di Desa Sungkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU.

Tujuan dibuatnya sumur galian ini adalah untuk membantu masyarakat yang setiap harinya pulang pergi ke kebun atau sawah dan memudahkan mengambil air untuk minum ternak. Dengan adanya bantuan sumur kepada masyarakat yang ada diperbatasan, masyarakat sangat senang karena terbantu terutama pada saat musim kemarau yang sulit untuk mendapatkan air.

Apresiasi masyarakat sangat luar biasa bahkan di jajaran Tropoli Masyarakat menyampaikan kepada Dankipur II berencana membuat syukuran guna mengucapkan terima kasih kepada Tuhan YME yang telah memberikan rezeki berupa sumur. Pada saat bulan Ramadhan pun penggalian tetap berlanjut, walau kadang terdapat rintangan seperti contoh di Desa Sungkaen yang penggalian dilaksanakan oleh pos Baen galian banyak batu dan dinding galian sempat roboh kembali sehingga menutup kembali galian, namun personil yang melaksanakan penggalian tidak ada kata menyerah.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol., menyampaikan bahwa walaupun bukan tugas utama namun membantu kesulitan masyarakat di wilayah perbatasan adalah prioritas.

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada anggota yang telah pantang menyerah melaksanakan penggalian sumur tersebut walau cuaca sekarang yang tidak menentu dan medan yang cukup berat," tegas Dansatgas. (@rby)

Ajeg Bali, Setiap Proyek Pembangunan Diharapkan Melakukan Upacara Ngeruwak Bhuana Diakhiri Melaspas

BLKNNews, Jembrana - Jro Mangku Suardana, pemangku pura Tirtha Lan Segara Dangkahyangan Rambutsiwi senantiasa menghimbau kepada segenap pihak yang melakukan aktifitas khususnya di Pulau Dewata agar memperhatikan tatanan yang ada baik dari sisi Sekala maupun Niskala. Hal ini semata adalah untuk menjaga kelestarian dengan melakukan Ajeg Bali.

"Banyak yang bisa dilakukan dalam melaksanakan Ajeg Bali", tegas Jro Mangku

Disela-sela kesibukannya ngayah (melayani) umat sebagai pemangku Pura Dangkahyangan, Jro Mangku Suar memaparkan tentang pelaksanaan Ajeg Bali. Satu diantaranya yang kerap kali terjadi, setiap proyek yang dilakukan pihak rekanan hampir belum ada yang melakukan Ngeruak dalam setiap pembangunan. Sebagai satu diantara tokoh umat, dirinya sangat berharap setiap proyek pembangunan yang dilakukan di Bali hendaknya memenuhi sisi Ajeg Bali diantaranya dengan melakukan Ngeruak Bhuana dan diakhiri dengan Melaspas Bagunan ketika penggarapannya telah selesai.

"Upacara Pangeruak atau Ngeruwak Bhuwana adalah upacara yang dilaksanakan sebelum mulai pengerjaan bangunan baru baik rumah ataupun bangunan-bangunan lainnya termasuk diantaranya bangunan fasilitas umum ataupun membuat bangunan suci sebagai permohonan kehadapan para Bhuta Kala agar mereka tidak mengganggu, sehingga Upacara ini juga dimaksudkan sebagai upaya sistem pengamanan dari sisi alam Niskala serta permohonan izin kepada Pertiwi (Bumi)", jelasnya.

Permohonan itu disebutkan dalam sastra Hindu di Bali dapat dipersembahkan berupa Caru Eka Sata, yakni dalam tahapan Upacara membuat bangunan disebutkan dilengkapi dengan Caru Ayam Brumbun, dengan segala perlengkapannya. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan mengukur lokasi bangunan dengan ketentuan Asta Kosala, Asta Dewa, Asta Bhumi juga Asta Patali, sesuai dengan kegunaannya kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama oleh para penyungsung (pengguna) bahkan diikuti oleh para pekerja bangunan. Seusai persembahyangan kemudian semua bunga maupun kuwangen yang digunakan sarana dalam persembahyangan dikumpulkan, untuk ikut dijadikan dasar.

"Apabila unsur-unsur dimaksud telah harmonis akan dapat menimbulkan kekuatan positif. Inilah satu diantara kegiatan Ajeg Bali yang dipakemkannolrh para Leluhur Bali sehingga kita senantiasa dapat menjaga keharmonisan Bhuta Hita karena itu sangatlah penting dilakukan agar senantiasa dapat menjaga kelestarian alam supaya tetap sejahtera. Dan ssetelah rampung seluruh bangunan, barulah diakhiri dengan Upacara Melaspas yang merupakan  upacara pembersihan dan penyucian bangunan yang baru selesai dibangun atau baru dioperasionalkan", tutup Jro Mangku. (!)

Rabu, 29 Mei 2019

HUT ke-62 Kodam IX/Udayana, Pangdam Tinjau Karya Bakti TNI Rehab RTLH

BLKNNews, Denpasar - Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., melaksanakan peninjauan kegiatan Karya Bakti TNI rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangka menyambut HUT ke-62 Kodam IX/Udayana yang bekerjasama melalui Program CSR dari PT. Bank Mandiri Bali dengan melakukan rehab rumah milik Wayan Sunarta (45) yang kesehariannya bertugas sebagai Pecalang/Linmas desa dengan alamat di Jalan Gunung Seraya, Banjar Tegalbuah, Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Rabu (29/5/2019).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana memohon bantuan doa kepada masyarakat, agar TNI khususnya Kodam IX/Udayana dapat terus mampu mengemban tugasnya dan mampu memberikan kinerjanya yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Kepada Bank Mandiri, Pangdam berharap semoga semakin sukses dengan usaha dan bisnis keuangannya, sehingga Bank Mandiri bisa selalu hadir dalam kegiatan-kegiatan sosial seperti ini.

“Kepada masyarakat, saya berpesan agar selalu dan terus berdoa dan berkarya, mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi spirit pengabdian kepada bangsa dan negara. Ternyata kalau kita berbuat baik tentunya Tuhan akan melihat kita dan teruslah bekerja sesuai dengan profesi yang dimiliki,” tambah Pangdam.

Kemudian sambutan dari Sekdes Desa Padangsambian Kelod, Ketut Wiranata, pada intinya mengucapakan banyak-banyak terimakasih atas segala perhatian dan bantuan Bapak Pangdam IX/Udayana dan Bank Mandiri yang sudah bekerjasama membantu warga Desa Padangsambian Kelod dengan pekerjaan sebagai Linmas Desa yang selama ini memiki rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

“Kami mewakili aparat pemerintahan desa mengucapkan Dirgahayu ke-62 Kodam IX/Udayana, semoga tetap jaya,” ucap Sekdes.

Saat peninjauan tersebut, dilaksanakan juga penyerahan secara simbolis bantuan dana CSR dari PT. Bank Mandiri untuk rehab 5 unit RTLH milik Veteran, Pecalang dan masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Kodim 1611/Badung dan Kodim 1623/Karangasem.

Hadir dalam acara tersebut, Danrem 163/Wira Satya, Aster Kasdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana, Kepala Kanwil Bank Mandiri Denpasar, Dandim 1611/Badung, Pabandya dan Pabanda Bhakti TNI, Danramil 1611-07/Denbar, Pasi Ter Kodim 1611/Badung, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Padangsambian Kelod serta Kadus dan Klian Adat Padangsambian Kelod. (Pendam, @rby)

Koster Ingin Pengusaha dan Tenaga Kerja Lokal Dapat Manfaat Lebih

BLKNNews, Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menginginkan agar pengusaha serta tenaga kerja lokal mendapatkan lebih banyak manfaat ekonomi dari berbagai proyek dan investasi yang dibangun di Bali. 

“Manfaat yang diperoleh selama ini, menurut saya masih kecil, dan pengusaha serta tenaga kerja lokal kita tidak banyak menikmati. Kedepan harus berubah. Harus ada manfaat lebih secara ekonomi,” tegas Gubernu Koster saat menerima audensi Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Bali di Ruang Tamu Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (28/5/2019) pagi. 

Supaya hal itu terealisasi, Koster menyatakan, pihaknya sedang merumuskan regulasi beserta sistem yang nantinya mampu melindungi pelaku usaha dan tenaga kerja lokal. Dengan begitu, diharapkan pengusaha dan tenaga kerja lokal mampu memanfaat potensinya secara lebih maksimal di tengah membanjirnya pelaku usaha hingga tenaga kerja dari luar Bali. 

“Kalau terus dibiarkan lama-lama bisa tergerus, harus diproteksi dengan baik,” tegas Gubernur kelahiran Sembiran, Buleleng ini.  

Pun halnya dengan proses lelang proyek pembangunan di daerah harus lebih banyak melibatkan orang lokal.

“Perusahaan luar misalnya harus menggandeng orang lokal. Bermitra. Jadi ada keberpihakan pada warga lokal,” terangnya. 

Sementara itu, kertua LPJK Bali IB Nyoman Sudewa menegaskan peran lembaganya untuk mendukung tugas-tugas pemerintah dengan anggotanya yang terdiri dari berbagai unsur. 

“Ada unsur asosiasi, profesi, pemerintah serta perguruan tinggi yang siap membantu pemerintah khususnya di sektor yang menyangkut bidang kontruksi,” kata Sudewa.

Ditambahkannya, saat ini LPJK sedang gencar mengembangkan penelitin di sektor kontruksi serta memberikan sertifikasi kepada para pelaku jasa kontruksi khususnya di Bali. 

“Karena tujuannya adalah menciptakan tenaga kerja yang kompeten dengan sertifikasi, serta memberikan garansi akan produk yang berkualitas dan pengerjaan proyek yang tepat waktu,” jelasnya. 
        
Dalam kesempatan yang sama, Made Gede Suryanatha, selaku Sekekretaris Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) mengatakan, selain tenaga kerja, arsitektur dengan ciri khas Bali juga perlu mendapat perhatian supaya tetap lestari. 

“Boleh saja bangunannya modern, namun nafasnya  tetap arsitektur khas Bali,” katanya. (*)

Libatkan 740 Personil, Polres dan Kodim Jembrana Siap Amankan Perayaan Hari Raya Idhul Fitri 1440 H

BLKNNews, Jembrana - Jelang Hari Raya Idhul Fitri 1440 H, Polres Jembrana menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung yang dipusatkan di Halaman Gedung Kesenian Bung Karno, Selasa (28/5/2019).

Apel menyambut pengamanan Idul Fitri itu, bertindak selaku inspektur upacara Kapolres Jembrana, AKBP Budi P Saragih  dan Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Jefri Marsono Hanok, juga hadir Bupati Jembrana I Putu Artha.

Usai upacara, Bupati I Putu Artha minta, selama pelaksanaan hari raya Idhul Fitri 1440 ini pelayanan publik lebih ditingkatkan.

"Pelayanan kesehatan selalu menjadi prioritas bagi masyarakat. Di setiap kecamatan sudah ada Puskesmas rawat inap dan dibuka 24 jam. Meski demikian, kami minta pelayanan yang selama ini sudah baik agar lebih ditingkatkan terutama dalam hari raya Idhul Fitri ini," ungkapnya.

Bupati Artha juga menegaskan kepada pos-pos pembantu agar dapat menjamin para pemudik lebaran mendapat pelayanan kesehatan secara optimal.

"Kami sudah himbau para petugas kesehatan termasuk yang bertugas di pos-pos pembantu untuk memberikan pelayanan dengan baik. Bukan saja pelayanan kesehatan secara optimal diberikan hanya untuk hari raya ini saja, melainkan setiap hari petugas saya himbau agar selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Sementara Kapolres Jembrana, AKBP. Budi P Saragih memaparkan, dalam Operasi Ketupat agung Hari Raya Idhul Fitri ini, pihaknya akan menurunkan 740 personil, berasal dari TNI/Polri serta organisasi kepemudaan yang ikut dilibatkan.

"Kami turunkan untuk melakukan pengamanan Hari Raya ini. Di jalur Jembrana akan kita siapkan sebanyak enam  Pospam serta satu  Posko Terpadu dan satu pos pelayanan yang berlokasi diPelabuhan Gilimanuk. Seluruhnya sudah siap, baik mengamankan arus mudik dan arus balik," ujarnya.

Kapolres juga menghimbau,  para pemudik agar selalu menjaga keselamatan.

"Mudik tahun ini saya harapkan warga masyarakat selalu menjaga kehati-hatian di jalan. Taati rambu-rambu dan marka jalan, tidak usah saling mendahului karena semuanya akan  tiba di rumah.  Begitu juga saat  meninggalkan rumah agar mengecek kesiapan rumahnya, jangan sampai terjadi pencurian atau musibah kebakaran. Bisa berkordinasi dengan pos polisi terdekat  sehingga senantiasa aman sekembalinya dari mudik," pungkasnya. (eka/r4)

5.600 Atlet Akan Berlaga di 26 Cabor Porsenijar Provinsi Bali tahun 2019

BLKNNews, Denpasar - Pelajar adalah pemuda dan calon pemuda yang akan mewarisi estafet kepemimpinan bangsa, maka Pekan Olahraga Pelajar dan Pekan Seni Pelajar Provinsi Bali (Porsenijar) Provinsi Bali diharapkan dapat membentuk pemuda yang berkarakter, kuat, sehat, dan maju, serta percaya diri, berkepribadian yang santun, tegas dan berbudi pekerti luhur.

Demikian hal ini disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati pada pembukaan Porsenijar Provinsi Bali tahun 2019, Selasa (28/5/2019).

Gubernur Koster mengatakan, mencerdaskan kehidupan bangsa melalui instrumen pembangunan nasional di bidang keolahragaan merupakan upaya peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia secara jasmani, rohaniah, dan sosial dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur, sejahtera, dan demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Di samping itu, melalui pembangunan olahraga kita secara tidak langsung menumbuhkan dan membentuk jiwa sportivitas pada generasi muda,” ujar Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Pihaknya menambahkan, pembentukan jiwa seperti ini sangat penting guna membentengi generasi muda dari pengaruh-pengaruh negatif yang saat ini sedang melanda bangsa kita.

Pekan Olahraga Pelajar pada tahun ini akan diperlombakan/mempertandingkan 26 Cabor, 6 Cabor eksebisi dan 17 seni, sehingga secara keseluruhan berjumlah 49. Gubernur berharap, melalui Porsenijar Provinsi Bali Tahun 2019, dapat menjadi wahana meningkatkan keterampilan, kreativitas dan ekspresi bidang olahraga dan seni di tingkat pelajar.

Plt Kadispora Provinsi Bali I Made Rentin mengatakan, sebanyak 5.600 atlet, official dan wasit/juri akan terlibat dalam Porjar 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 26-31 Mei 2019 ini.

Rinciannya kontingen Kabupaten Badung sebanyak 864 orang, Kabupaten Bangli 400 orang, Kabupaten Buleleng 500 orang, Kota Denpasar 864 orang, Kabupaten Gianyar 710 orang, Kabupaten Jembrana 447 orang, Kabupaten Karangasem 400 orang, Kabupaten Klungkung 300 orang, Kabupaten Tabanan 500 orang dan wasit/juri sebanyak 670 orang.

Adapun cabor yang dipertandingkan antara lain: atletik, pencak silat, sepak takraw, bulu tangkis, tenis lapangan, renang, tenis meja, bola voli, bola voli pasir, sepak bola, bola basket, taekwondo, senam, catur, panjat tebing, judo, karate, kriket, tarung derajat, woodball, gate ball, panahan, petanque, dancesport, balap sepeda dan shorinji kempo. Sedangkan 6 cabor ekspedisi, antara lain wushu, kabaddi, baseball/softball, menembak, rugby dan selam. (Made Asnawa)

Pangdam IX/Udayana Terima Kunjungan Ketua Umum FOKSI dan Ketua Umum PERPANI Provinsi Bali

BLKNNews, Denpasar - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., pada Selasa (28/5/2019) menerima kunjungan Ketua Umum Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Provinsi Bali dan Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Provinsi Bali di ruang tamu Pangdam IX/Udayana.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua KONI dan Ketua KABBADI Prov. Bali  Maryoto didampingi Ketua Umum PERPANI Prov. Bali Wisnu Mataram, Ketua Penyelenggara Panahan Zulpahmi dan perwakilan Club Panahan Bali Edi, menyampaikan ucapan terimakasih atas kesempatan dan waktu yang diberikan untuk melaksanakan audiensi kepada Pangdam IX/Udayana ditengah kesibukannya yang padat dalam melaksanakan tugas.

Pimpinan rombongan menyampaikan tujuannya beraudiensi dengan Pangdam IX/Udayana, selain bersilaturahmi, tidak ada lain adalah untuk mempererat hubungan dan kerja sama antara Kodam IX/Udayana dengan FOKSI dan PERPANI Provinsi Bali

Secara khusus, pimpinan rombongan melaporkan rencana pelaksanaan kegiatan lomba Kabaddi,  Panahan dan Karate yang akan digelar oleh FOKSI dan PERPANI Prov. Bali dalam rangka memeriahkan HUT ke 62 Kodam IX/Udayana.

"Dalam kegiatan lomba tersebut, kami berharap adanya kerja sama dan kolaborasi dengan Kodam IX/Udayana, serta sekaligus memohon arahan dari Pangdam IX/Udayana," ucap Maryoto.

Selanjutnya Pangdam IX/Udayana juga menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungannya ke Kodam IX/Udayana dan  memberikan apresiasi serta mendukung kegiatan lomba  Kabaddi, Karate dan Panahan yang akan digelar oleh FOKSI dan PERPANI.

"Hal itu sejalan dengan program Kodam IX/Udayana di bidang olahraga yang saat ini sedang giat-giatnya diintensifkan  anggota  Jajaran  Kodam IX/Udayana melaksanakan kegiatan olahraga merupakan salah satu kebutuhan yang harus rutin dilakukan guna memiliki fisik yang bugar, prima dan sehat, baik kesehatan jasmani maupun rohani. Selain dapat dijadikan sebagai hobi, kegiatan ini dapat menghasilkan prestasi," demikian tegas Pangdam.

Hadir  mendampingi Pangdam IX/Udayana dalam acara audiensi tersebut diantaranya Aster Kasdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana, Kajasdam IX/Udayana  dan Waasops Kasdam IX/Udayana. (Pendam, @rby)

Pelabuhan Segi Tiga Emas Diharapkan Dapat Mencegah Peredaran Narkoba di Nusa Penida

BLKNNews, Klungkung - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri acara Pengembangan Kapasitas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Instansi Pemerintah, bertempat di Hotel Wyndham Jivva, Klungkung Senin (27/5).

Dalam kegiatan yang sekaligus sebagai Pelatihan Aplikator Pelaporan Inpres No. 6 tahun 2018 ini Bupati Suwirta bertindak sebagai narasumber, bersama Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa. Kegiatan sehari ini diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung.

Dalam kesempatannya Bupati Suwirta mengatakan berbagai program kebijakan sudah dilakukan Pemkab Klungkung untuk memerangi narkoba, seperti penutupan kafe remang remang, penutupan lokasi prostitusi, sidak hotel melati atau penginapan-penginapan murah serta mewujudkan pelabuhan segitiga emas.

Menurut Bupati asal Nusa Ceningan ini, dalam memerangi narkoba, yang paling penting adalah niat dan komitmen bersama baik itu PEMDA,TNI, POLRI, BNN, BNNK serta Desa Adat untuk memberantas narkoba. Jika semua upaya masih ditunggangi kepentingan dan politik maka pemberantasan narkoba akan tidak maksimal.

Dirinyapun berharap BNNK dan Majelis Madya untuk berkolaborasi menciptakan perarem narkoba. Sehingga peredaran dan pemakaian narkoba di tingkat Desa dapat diminimalisir. Untuk menangkal pererdaran narkoba di Nusa Penida Pemkab Klungkung juga akan segera mewujudkan pelabuhan segitiga emas yang dilengkapi alat deteksi narkoba. Menurutnya, kondisi saat ini pintu masuk ke Nusa Penida sangatlah longgar, sehingga sangat menyulitkan untuk mencegah masuknya narkoba.

“Semua harus diawali dengan niat baik dan semua harus berkomitmen memerangi narkoba tanpa memandang siapa yang membekingi. Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, SatpolPP, BNNK untuk segera duduk bersama memutuskan apa yang harus dilakukan dan disiapkan saat terwujudnya Pelabuhan Segitiga Emas nanti,”ujar Bupati Suwirta.

Sementara itu Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa mengapresiasi atas berbagai terobosan yang sudah dilakukan Pemda Klungkung dalam menekan penyakit masyarakat utamanya Narkoba. Menurutnya Klungkung yang tengah mengalami perkembangan pesat utamanya di Nusa Penida sangat rentan akan peredaran narkotika dan zat aditif lainnya. Untuk itu pihaknya akan siap bekerjasama memberi saran dan masukan dalam mewujudkan pelabuhan segitiga emas yang akan mampu mendeteksi barang haram ini. [jim/r5]

Bali Segera Terbitkan Pergub Atur Zonasi Transportasi Konvensional dan Online

BLKNNews, Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk mendukung keberadaan transportasi konvensional di Bali. Bukan tanpa alasan hal ini dilakukan, mengingat transportasi konvensional memiliki sejarah yang panjang dalam mendukung perkembangan dan citra sektor pariwisata yang menjadi pendongkrak utama ekonomi Bali saat ini. 

"Walaupun sudah ada yang lebih modern seiring perkembangan zaman, tapi kita jangan sampai melupakan yang sudah ada lebih dulu. Para driver transport konvensional ini sudah ada jauh-jauh sebelumnya, yang direkrut berdasar kriteria-kriteria khusus, bukan asal-asalan," tegas Gubernur Bali Wayan Koster saat menemui ratusan anggota perhimpunan Bali Transport Bersatu (BTB) di halaman Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (27/5).

Menurut Gubernur Bali, seiring perkembangan pariwisata Bali, driver transport konvensional ini ikut membangun Bali. Dengan menjadi para driver yang didukung kemampuan dalam menjelaskan keunggulan Bali yang berbasis pariwisata budaya kepada para tamunya, artinya mereka ikut membangun pariwisata Bali. Untuk itu, para driver ini harus tetap didukung, bila perlu terus ditingkatkan kemampuannya.

"Jadi jangan ragukan komitmen saya, akan terus saya dukung keberadaan transportasi konvensional," kata Koster.

Gubernur menjelaskan, walaupun saat ini telah ada Peraturan Menteri yang mengatur keberadaan sarana transportasi di Bali baik konvensional maupun online, namun menurutnya Bali tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Hal ini dikarenakan Bali sebagai daerah wisata harus memiliki penunjang sarana transportasi yang mengedepankan pelayanan.

Lebih  jauh, Koster pun berjanji akan segera mengambil langkah-langkah yang mendukung keberadaan transport konvensional, salah satunya yakni segera menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur zonasi operasi antara konvensional dan taxi online (taxol).

"Dalam Pergub akan dimuat pengaturan wilayah, jadi taxol tidak boleh memasuki wilayah transport-transport konvensional yang sudah memiliki pangkalan tetap dan menjalin kerja sama dengan organisasi peguyuban. Jika taxol ingin ikut, ya mereka harus terdaftar sebagai anggota peguyuban. Kita pun akan dukung kualitas para driver konvensional ini, semisal kita bantu fasilitasi peremajaan kendaraan bersama BPD, tentunya dengan bunga paling rendah," urai Koster yang disambut dukungan para anggota BTB.

Sebelum berinisiatif menemui ratusan anggota BTB untuk menyampaikan komitmennya secara langsung, Koster sebelumnya juga berkesempatan menerima audiensi dari perwakilan BTB di ruang kerjanya. Dalam kesempatan itu, Ketut Suriadi selaku pembicara menyampaikan  harapannya agar ada jalan keluar dari pemerintah untuk mengatur keberadaan sarana transportasi konvensional bersama taxol, supaya bisa meredam perselisihan yang sering timbul.

Ia pun menjelaskan bagaimana para driver transportasi konvensional tergabung dalam sebuah peguyuban dan hanya bisa menarik penumpang di pangkalan yang dibawahi paguyubannya.

"Di luar area itu, kami tidak berhak mengambil penumpang, karena kami juga menghormati mereka yang memiliki pangkalan itu, jadi kami tidak sembarang ambil penumpang. Untuk masuk peguyuban kami juga harus melewati seleksi dengan kriteria tertentu dan membayar kontrak dengan jumlah tertentu, itu yang perlu diketahui, agar bisa saling menghormati antar-driver," ujarnya. (*)

Pantau Program dan Anggaran, Tim Dalprog Kodam IX/Udayana Kunjungi Kodim 1619/Tabanan

BLKNNews, Tabanan - Dalam rangka mengetahui sejauh mana Program dan Anggaran yang telah dilaksanakan, Tim Dalprog (Pengendalian Program) Kodam IX/Udayana tinjau Kodim 1619/Tabanan pada hari Senin (27/5/2019) di Makodim 1619/Tabanan.

Tim Dalprog Kodam IX/Udayana yang dipimpin Pabandya Ren Srendam IX/Udayana Letkol Arm Isdarmawan bersama 2 orang anggota Tim Mayor Arm I Dewa Yadnya dan Mayor Inf Syamsuri diterima oleh Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto dan Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf Wayan Notes, S.Sos bersama para Perwira dan Staf Kodim 1619/Tabanan di Ruang Kerja Dandim 1619/Tabanan.

Tim Dalprog menyampaikan beberapa program-program yang harus dilaksanakan dan menanyakan kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program-program dari Komando Atas tersebut.

Setelah menerima masukkan dari Dandim maupun Kasdim 1619/Tabanan dan seluruh staf yang hadir, Tim Dalprog menekankan agar seluruh program dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan hasilnya sesuai dengan harapan Komando Atas. (dim1619, @rby)

Tergilas Truck, Pengendara Sepeda Motor Ini Tewas di Lokasi Kecelakaan

BLKNNews, Purwakarta - Nasib naas dialami seorang pengendara sepeda motor Honda Supra dengan No Pol T 3648 AN setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Industri Maracang, Selasa (28/5/2019) pagi.

Korban yang diketahui bernama Muhamad Sadili (20) warga Kampung Rawabelut Rt 04/01 Desa Rawasari, Kecamatan Plered, Purwakarta itu meninggal di lokasi kecelakaan.

Kanit Laka Lantas Polres Purwakarta, IPTU Asep Kusmana, mengatakan, kecelakaan berawal ketika korban sedang memacu kendaraannya dari arah perempatan H Iming menuju arah maracang dan menabrak bagian belakang kendaraan roda dua yang ada di depannya.

"Pada saat di TKP Jalan lurus menabrak bagian belakang kendaraan sepeda motor dengan No. Pol yang tidak diketahui yang berada di depannya, alhasil korban pun terpental ke kanan jalan," kata Kanit Laka, melalui pesan singkatnya. 

Setelah terpental, lanjut Asep, pengendara terlindas oleh ban belakang sebelah kanan sebuah kendaraan truck colt diesel dengan No Pol T 8495 AE yang datang dari arah berlawanan yang sedang melaju di lajurnya.

"Sementara kerugian materi ditaksir mencapai Rp. 1.000.000, dan korban langsung dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta," pungkasnya. (Wezz)

Korem 161/WS Rangkai Acara Syukuran HUT ke 62 Kodam IX/Udayana Dengan Buka Puasa Bersama

BLKNNews, Kupang - Korem 161/Wira Sakti menggelar acara buka puasa bersama Forkopimda, Unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan komponen Masyarakat NTT, sekaligus dirangkaikan dengan Syukuran HUT ke 62 Kodam IX/Udayana, Senin (27/05/2019), di Lapangan  Makorem 161/Wira Sakti.

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S. Sos dalam sambutannya menyampaikan pentingnya merajut kebersamaan seluruh komponen masyarakat di Nusa Tenggara Timur. 

"Semoga dengan acara Buka Puasa bersama yang dirangkaikan dengan Syukuran HUT ke 62 Kodam IX/Udayana ini, akan semakin  memotivasi kita semua dalam meningkatkan kinerja dan sinergitas TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen masyarakat NTT guna merajut kebersamaan kita semua dalam rangka membangun Bumi Flobamora yang kita cintai," jelas Danrem. 

Sementara itu Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat ulang tahun ke 62 Kodam IX/Udayana Tahun 2019.

"Dalam kesempatan ini saya selaku pribadi dan atas nama masyarakat Nusa Tenggara Timur mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 62 Kodam IX/Udayana, semoga Kodam IX/Udayana tetap jaya, profesional dan terus menjaga NTT sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya khususnya dibidang pertahanan," jelas Gubernur NTT 

Lebih lanjut Gubernur NTT memberikan apresiasi kepada Danrem 161/Wira Sakti yang telah menyelenggarakan acara ini guna mempererat kebersamaan kita dalam membangun NTT. 

"Terima kasih  kepada Danrem 161/Wira Sakti yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Hal ini merupakan contoh yang bagus dan memberikan semangat persatuan dan kesatuan kita dalam percepatan pembangunan di Provinsi NTT," ungkap Gubernur NTT. 

Tampil sebagai penceramah jelang buka puasa bersama adalah  Ustadz H. Muksin Thalib, S.Pd. 

Usia buka puasa bersama dilanjutkan dengan sholat maghrib berjamaah di Aula Sudirman Makorem 161/Wira Sakti. 

Setelah sholat maghrib berjamaah, sambil menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh panitia,para tamu dan undangan dihibur dengan penampilan Marawis Brigif 21/Komodo dan Qosidah Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana. 

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan dari Bank BRI dan Bank NTT kepada anak anak Panti Asuhan Al Hikmah,Panti Asuhan Sonaf Maneka dan Panti Asuhan GMIT 221 Kupang oleh Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT beserta Unsur Forkopimda NTT, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. 

Hadir pula dalam kegiatan ini yaitu Wakil Gubernur NTT, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161, Para pejabat TNI dan Polri di wilayah Provinsi NTT, Para pejabat pemerintah daerah Provinsi NTT, Para Kepala/Pimpinan Perbankan dan BUMN, serta Para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat. (Penrem161, @rby)

Senin, 27 Mei 2019

Turut Majukan Pendidikan Daerah Perbatasan, Inilah Yang Dilakukan Satgas Yonif Raider 408/Sbh

BLKNNews, Belu - Kurangnya tenaga pengajar di daerah terpencil menyebabkan kurang majunya pendidikan di Indonesia. Desa Tohe, Kec. Raihat, Kab. Belu salah satu desa yang berbatasan langsung dengan Timor leste penduduknya sebagian merupakan warga eksodus dari Timor timur selesai jajak pendapat tahun 2009.

Pada saat itu karena belum adanya sekolah maka didirikan SD darurat untuk mewadahi anak-anak pengungsi. Sampai sekarang kendala dalam kegiatan belajar mengajar adalah kurangnya tenaga pendidik.

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 408/Sbh bukan hanya menjaga kedaulatan negara dengan mengamankan perbatasan namun juga turut berperan dalam bidang pendidikan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Praka Sakdollah anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh Pos Nunura yang turut membagi ilmunya dengan menjadi tenaga pendidik di SD N Wemorihas.

Ibu Linda salah seorang Guru di SD N Wemorihas merasa sangat terbantu dengan adanya Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh yang turut membantu menjadi tenaga pendidik di SD N Wemorihas. Kurangnya tenaga pendidik di daerah perbatasan masih menjadi kendala majunya pendidikan daerah terpencil. Harapan kami dengan adanya tenaga pendidik dari Satgas Pamtas maka pendidikan daerah perbatasan dapat lebih maju.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 408/Sbh Mayor Inf Joni Eko P, S.Ip., dalam keterangan persnya pada Minggu (26/5) mengatakan bahwa pentingnya pendidikan dalam majunya sebuah bangsa tidak dapat kita abaikan, hadirnya Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh bukan hanya sekedar menjaga kedaulatan dengan engamankan perbatasan namun juga turut membangun bangsa dalam bidang pendidikan.

"Harapan kami kedepan kemajuan pendidikan di daerah perbatasan mampu setara dengan di daera perkotaan, karena dengan majunya pendidikan maka akan tercipta tunas bangsa yang cerdas yang kelak akan memimpin bangsa ini," ungkap Dansatgas. (@rby)
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved