Kabar Tabanan

Selasa, 30 Juli 2019

Pemkab Tabanan Terima Visitasi Kepemimpinan Nasional Pemprov Jawa Timur

BLKNNews, Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan mendapat kehormatan menajdi salah satu Kabupaten yang menjadi target visitasi kepemimpinan nasional Platihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Pemprov Jawa Timur. Rombongan BPSDM Provinsi Jawa Timur yang dipimpin  oleh dr. Imam Trisno Edy, MM di terima oleh Sekretaris Daerah Tabanan I Gede Susila di dampingi Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Tabanan I Made Yasa Senin (29/7) di Kantor Bupati Setempat.

Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis yang di bacakan Sekda Tabanan mengucapkan selamat datang  kepada segenap  rombongan visitasi kepemimpinan Nasional tingkat II angkatan XV dan  terima kasih karena telah memilih Kabupaten Tabanan sebagai lokus untuk dikunjungi.

Visitasi kepemimpinan Nasional merupakan salah satu proses rangkaian kegiatan pelatihan kepemimpinan Nasional tingkat II pola baru untuk memberikan gambaran dan perbandingan pada peserta mengenai situasi dan kondisi lokus yang di kunjungi, baik dari aspek budaya, organisasi, kinerja organisasi maupun SDM yang nantinya bisa diadaptasi. “Pelatihan kepemimpinan ini merupakan upaya membagun dinamika kepemimpinan melalui pengembangan kreatifitas dan keberanian untuk mewujudkan inovasi menuju suatu perubahan yang diinginkan,” terangnya.

Seiring dengan perkembangan IPTEK serta tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik, maka Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mengupayakan terwujudnya Good Govermence dan Clean Government, dan selalu berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dengan memperhatikan kepentingan  dan aspirasi yang tumbuh dalam masyarakat menuju Tabanan Serasi,” ungkapnya.

Sementara Imam Trisno Edy  mengatakan kegiatan visitasi Nasional ini bertujuan agar peserta mampu melakukan  aktualisasi kepemimpinan strategis dan manajemen strategis dengan merumuskan strategis pengembangan potensi lokal sesuai dengan tema dan merumuskan  resume  baik secara kelompok maupun individu, Menerapakan inovasi yang merupakan rangkaian  proses pembelajaran untuk memperkaya wawasan dan pemikiran peserta dalam penyusunan berupa perubahan di instansi masing-masing, memberikan pengalaman  dan pembelajaran terkait inovasi yang sering dilakukan  di lokus kunjungan guna mempertajam pemahaman kearifan local dalam pemberian rancangan pembangunan. “ Kami memilih lokus  di Provinsi  Bali karena di pandang berhasil mengembangkan UKM baik provinsi dan Kabupaten, dan salah satu Kabupaten Tabanan yang kami kunjungi dari 4 Kabupaten Kota yaitu Kabupaten Badung, Gianyar dan Kota Denpasar,” tandasnya.*

Demplot Tanam Jagung Bersama Kodim 1619/Tabanan

BLKNNews, Tabanan - Demplot atau Demontrasi Plot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemonstrasikan. Demplot bisa berupa inovasi teknologi budidaya, varietas unggul baru, pemupukan dan lain-lain yang disesuaikan dengan demografi wilayah tersebut.

Kodim 1619/Tabanan melaksanakan kegiatan penanaman jagung Sawah Demplot di Subak Timpag Br. Meliling Kawan Ds. Meliling Kec. Kerambitan Kab. Tabanan dengan luas lahan 50 are milik Distan Prov. Bali. Senin (29/07/2019).

Dandim 1619/Tabanan (Letkol Inf Toni Sri Hartanto), mengatakan kegiatan tanam jagung Demplot merupakan salah satu jenis tanaman bernilai ekonomis tinggi, untuk itu penanaman jagung yang baik perlu diperhatikan.

Pada pelaksanaan Demplot tanaman jagung ini merupakan hasil dari uji coba bibit jagung Hibrida dan pupuk organik Bio Trent, selain itu juga sebagai pendukung salah satu program yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat dalam mensukseskan program swasembada tanaman pangan selanjutnya.

Demplot tanaman jagung ini diharapkan juga berdampak pada peningkatan, pengetahuan dan keterampilan petani, sehingga kedepannya produktivitas tanaman jagung di wilayah Kabupaten Tabanan semakin meningkat," tegas Letkol Toni.

Dalam pelaksanaan kegiatan Demplot penanaman jagung ini turut hadir juga Pabandya Wanwil Kodam IX/Udayana (Letkol Arm Yudi Hermansjah S.H), Kadistan Kab. Tabanan diwakili Kabid produksi (Ir. I Wayan Suandra), Pasi Ter Kodim 1619/Tabanan (Kapten Inf I Ketut Suardana), I Wayan Pasek Suardika S.p. beserta anggota PPL se-Kecamatan Kerambitan, Para Danramil se-Kodim 1619/Tabanan beserta anggota Kodim 1619/Tabanan. (PenUdy, @rb)

Eksekutif dan Legislatif Pemkab Tabanan Sepakati 5 Buah Ranperda Menjadi Perda

BLKNNews, Tabanan - Eksekutif dan Legislatif Pemerintah Kabupaten Tabanan, sepakat menetapkan 5 (lima) buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal itu terungkap saat Rapat Paripurna yang digelar di Aula Sidang DPRD, Jumat (26/7) siang, yang dipimpin dan dibuka langsung Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Ketut Suryadi.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Forkompinda Tabanan, Instansi Vertikal dan BUMD serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, dan nampak juga insane pers baik dari media cetak maupun media online.

Setelah materinya dikaji dan mengikuti ketentuan dan mekanisme pembentukan Perda di DPRD, akhirnya 5 (lima) buah Ranperda yang diajukan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kepada DPRD Kabupaten Tabanan akhirnya menemui titik temu dan disepakati menjadi Perda.

 Kelima Ranperda yang disepakati menjadi Perda tersebut diantaranya, Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018, Ranperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan 2019-2027, Ranperda tentang Pengembangan Agribisnis Terintegrasi berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata, Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 16 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Daerah Pada Perusahaan Daerah Air Minum, Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Amerta Buana.

Dengan telah disetujui 5 buah ranperda tersebut, Bupati Eka menyampaikan dalam Pendapat Akhirnya saat itu sangat mengapresiasi dan memberi penghargaan terhadap pihak Legislatif.

“Dapat disampaikan bahwa kami selaku Kepala Daerah mrmberikan apresiasi dan penghargaan terhadap pimpinan dan seluruh anggota DPRD Tabanan. Karena Ranperda yang telah kami ajukan kepada DPRD melalui program pembentukan Perda sebagai amanat UU 23 Tahun 2015 tentang Pemerintahana Daerah, telah berjalan sebagaimana mestinya,” ucap Bupati Eka.

Bupati Eka menambahkan, dengan telah disetujui 5 buah Ranperda ini menjadi Perda semakin bertambah produk hukum, khususnya Perda yang dihasilkan oleh eksekutif dan legislatif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan

“Sebagai bahan dari usaha kita bersama untuk mewujudkan azas kepastian hukum dalam penyelenggaraan Pemerintahan sesuai dengan Undan Undang  Nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi Pemerintahan,” jelas Bupati Eka.

Tidak lupa juga Bupati Eka mengucapkan terimakasig kepada pihak legislative. “Pimpinan dan anggota Dewan yang saya hormati, sejalan dengan semangat Undang Undang 23 tahun 2014 maka kerjasama DPRD dan Kepala Daerah dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah senantiasa terus ditingkatkan. Sehubungan dengan hal tersebut, pada rapat paripurna ini kami mengucapkan terimakasih, dan kerjasama yang baik selama ini agar dapat teruji sebagai pengabdian untuk terwujudnya masyarakat Tabanan yang Sejahtera Aman dan Berprestasi,” harap Bupati Eka.

Sebelum Rapat Paripurna ditutup, Ketua DPRD Kabupate Tabanan I Ketut Suryadi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang hadir saat itu atas partisipasinya. “Yang Terhormat Saudari Bupati Kami ucapkan Terimakasih atas pendapat akhirnya, dan sebelum kami tutup kami juga ucapkan terimakasih kepada semua pihak atas partisipasinya,” ucap Boping.

Rabu, 24 Juli 2019

Bupati Eka dampingi Gubernur Koster Ground Breaking Shortcut Singaraja-Mengwitani


BLKNNews, Tabanan - Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, dampingi Gubernur Bali, I Wayan Koster, pada acara Ground Breaking Shortcut 3, 4 Singaraja-Mengwitani, di Desa Candikuning, Baturiti, Kamis, (18/07) pagi. Dan diprediksikan jalan ini merupakan jalan yang indah karena melewati beberapa Danau, yakni Danau Beratan dan Danau Buyan.

Hadir juga pada kesempatan tersebut Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Surabaya, I Ketut Darmawahana, Panglima Kodam IX Udayana, Benny S, Kapolres Tabanan, Made Sinar Subawa dan Dandim 1619 Tabanan, Toni Sri Hartanto.

Shortcut hari ini merupakan satu dari sepuluh titik yang direncanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali yang baru dikerjakan dari sebulan yang lalu. Dengan harapan agar memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dalam berkendara menuju Singaraja, begitupun sebaliknya.

Gubernur Koster menyatakan ini adalah hari yang  baik yang merupakan kelanjutan dari program jalan singkat Singaraja-Denpasar shortcut .1 – 10. Dan direncanakan selesai  sampai tahun 2021. Koster juga mengatakan titik 5 dan 6 telah dikerjakan pada APBD perubahan tahun 2018 yang lalu, dilanjutkan tahun 2019 dan harus selesai Desember tahun ini yang melintasi Kabupaten Buleleng.

“Untuk titik, 3, 4, 5, 6 selesai tahun 2019 ini, 7, 8, direncanakan tahun 2020, titik 1, 2, 9, 10, tahun 2021. Harus selesai tahun 2021,” ungkap Gubernur Koster.

Oleh karena itu, agar bisa berjalan sesuai target waktu, Gubernur Koster mempercepat proses penyediaan lahannya. Pihaknya menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan tahun ini sebesar Rp. 230 miliar dari APBD Provinsi, dan kekurangan sudah disiapkan juga di APBD perubahan, sehingga betul betul programnya bisa berjalan tepat waktu.

“Hari ini Saya mendapat laporan akan dipinalkan titik 1, 2, 7, 8, 9, dan 10, oleh Kementrian PU. Ini dimaksudkan agar semua pembebasan lahan  bisa dilakukan sekaligus sehingga tahun 2020-2021 tidak lagi bicara pembebasan lahan, langsung sudah pembangunan fisiknya. Semoga berjalan dengan lancar semua,” pungkas Koster.

Koster menyinggung kenapa dilakukan langkah cepat mengenai pembebasan lahan. “Itu Saya mengambil langkah cepat, karena kalau dicicil pembebasan lahannya maka makin lama akan makin naik. Lebih bagus pukul diawal sekalian  dan penghematan yang lain supaya bisa dilakukan,” imbuhnya.

Dijelaskannya juga bahwa dalam  pembebasan lahan di titik 3 dan 4 ini dikatakannya warganya sangat senang sekali karena tanahnya dilewati jalan shortcut ini dan hampir tidak menemuai masalah yang berarti. Itu juga dikarenakan berkat kerjasama semua pihak, khususnya Bupati Tabanan yang telah banyak membantu, pungkas Koster.

Dengan adanya jalan shortcut ini, Gubernur Koster berharap tidak saja akan memperpendek waktu tempuh  tapi juga menyasar kenyamanan berkendara atau kenyamanan para pengguna jalan. Karena elevasinya, sudutnya dijelaskannya menjadi lebih baik. Tikungan berkurang, dari 15 titik menjadi 5, sehingga dengan demikian para pengguna jalan lebih nyaman menikmati perjalanan baik menuju Singaraja ataupun dari Singaraja.

Selain itu juga, Gubernur Koster memprediksi dengan adanya Shortcut ini akan mendukung pusat-pusat perekonomian dari Singaraja, Badung, Tabanan, Denpasar. “Dan Saya yakin wilayah yang dilewati shortcut ini akan tumbuh pusat-pusat perekonomian baru, dan menggerakan pelaku ekonomi di wilayah ini untuk  membangun jasa wisata, hotel maupun restoran. Saya yakin ini akan memberi pusat pertumbuhan yang meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat kita,” ungkap Koster.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Eka mengatakan sangat bangga dan bersyukur dengan adanya shortcut ini. “Adanya shortcut ini, perekonomian rakyat kita akan tumbuh dan berkembang dengan sendirinya. Dan ini adalah akses yang sudah ditunggu-tunggu untuk pemerataaan ekonomi, pemerataan pembangunan untuk  kesejahteraaan masyarakat kita,” ucapnya.

Bupati Eka tidak memungkiri juga bahwa dengan dibangunnya shortcut ini akan mendatangkan kenyamanan bagi para pengguna jalan serta kecelakaan bisa diminimalisasi. Karena sudah mengurangi begitu banyak tikungan dan banyak hal positif lagi yang bisa didapat dengan pembangunan jalan ini.

“Nanti ini pasti akan ditata, dan kembali lagi konsepnya harus sama dengan Provinsi. Jangan juga kita tidak menatanya dan menetapkan zona yang tepat. Agar nanti tidak menjadi liar sehingga menjadi seuatu yang tidak tampah indah,” ucap Bupati Eka.

“Kita mau setiap pengendara tetap melihat view seperti diluar negeri dan ini jarang-jarang bisa jalan lewati danau dan ini baru di Tabanan,” tambah Bupati Eka. (*)

Rabu, 17 Juli 2019

Wabup Sanjaya Letakan Batu Pertama Kantor PMI Nyitdah

BLKNNews, Tabanan - Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, melakukan peletakan Batu pertama pembangunan Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan di RS Nyitdah, Desa Nyitdah, Kediri, Selasa, (16/7) pagi.

 Hal ini bertujuan Untuk mengatasi musibah bencana yang terjadi secara tidak terduga di Kabupaten Tabanan. Hal ini juga dimaksudkan Kabupaten Tabanan dalam memenuhi janjinya untuk membuat Gedeng Pelayanan Terpadu atau PMI Cabang Tabanan.

Sebagai bukti nyata, peletakan batu pertama pembagunan fasililitas tersebut secara langsung dilakukan oleh Wakil Bupati Tabanan,  I Komang Gede Sanjaya. Sehingga Gedung Pelayanan Terpadu Palang Merah Indonesia cabang Tabanan yang sempat menjadi mimpi semua pihak bisa terwujud pembagunanya.

Bangunan dengan luas 400 m2 yang di bangun di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan ini di perkirakan selesai dalam waktu 6 bulan  kedepan.

Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, usai melakukan peletakan batu pertama dalam pembanguan gedung ini mengatakan  pembangunan gedung ini merupakan mimpi yang baru dapat terwujudkan pembangunannya saat ini.

“Dengan demikian di harapkan nantinya gedung ini juga bisa menjadi pusat pelayanan terpadu dalam penanggulangan bencana maupun dalam menyediakan donor darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucap Sanjaya.

Sanjaya juga berharap kedepanya gedung yang rencananya dibangun dengan 3 lantai ini nantinya benar-benar bisa memberikan pelayanan pada masyarakat, baik dalam keadaan biasa maupun dalam keadaan darurat. Sehingga mampu melayani masyarakat secara maksimal, mewujudkan masyarakat Tabanan yang Sehat.

Sanjaya menambahkan, apalagi pertumbuhan penduduk yang semakin banyak di Kabupaten Tabanan, PMI diwajibkan bisa memberikan pelayanan yang maksimum kepada masyarakat tanpa membedakan bedakan status masyarakat. “Pelayanan yang maksimum sebagai tugas kemanusiaan yang sudah tentu menjadi prioritas Kabupaten Tabanan tanpa membeda-bedakan,” imbuhnya.

Senin, 15 Juli 2019

Danramil 1619-04/Kediri Beri Wasbang untuk Siswa SMK Surya Wisata

BLKNNews, Tabanan - Jajaran Koramil 1619-04/Kediri memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan kepada 195 orang siswa dan siswi baru di SMK Surya Wisata Kediri, Sabtu (13/07/2019).

Dalam pemberian pembekalan wawasan kebangsaan terhadap siswa siswi baru ini, Danramil 1619-04/Kediri (Kapten Inf I Nengah Sudiana) didampingi 4 orang anggota menjelaskan arti secara umum pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Ia berharap para siswa siswi akan mengerti dan tumbuh jiwa nasionalisme.

Menurutnya, pembekalan mental siswa diperlukan dalam menghadapi pengetahuan tentang kebangsaan untuk menjadi putra dan putri bangsa, turut ikut membangun pembangunan bangsa. Sejak dini wawasan kebangsaan dapat dibekali terhadap siswa siswi di SMK Surya Wisata.

"Pembekalan yang didapatkan berupa materi tentang sejarah, karakter serta membantu dalam proses belajar mengajar para siswa," ungkap Danramil.

Selain itu, diharapkan Siswa dapat meningkatkan motivasi dalam belajar serta pengetahuan tentang sejarah yang ada dibangsa kita ini.

"Diantara pengetahuan sejarah bagaimana cara hidup sesuai berbhineka tunggal ika serta mengamalkan nilai-nilia Pancasila,’’ tegas Kapten Nengah. (Dim1619, @rb)

Rabu, 10 Juli 2019

Pemprov Bali Apresiasi Hadirnya RPHU di Tabanan

BLKNNews, Tabanan - Meningkatnya kebutuhan daging ayam untuk konsumsi masyarakat dari tahun ke tahun telah membuka peluang bagi pelaku usaha skala kecil ataupun rumah tangga. Banyak pelaku usaha yang melakukan pemotongan ayam pada tempat tempat yang tidak layak seperti berlokasi di daerah padat pemukiman dan kondisinya secara umum tidak memenuhi persyaratan secara hygiene sanitasi. 

Sehingga daging ayam yang beredar di masyarakat kurang memenuhi persyaratan yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Kondisi ini dapat menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Untuk itu hadirnya Rumah Potong Hewan Unggas (RPUH) di Tabanan diharapkan disamping dapat menyiapkan ayam ASUH juga akan dapat memotivasi peningkatan produksi ternak ayam di Bali yang akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat Bali. 

Demikian sambutan Gubernur Bali,  yang dibacakan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan  Provinsi Bali I Wayan Mardiana dalam acara peresmian RPHU PT Charoen Pokphand  di Banjar Tireman, Desa Bengkel Sari, Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Selasa (9/7).

Lebih jauh dalam sambutannya, Gubernur Bali menyampaikan bahwasannya sejalan dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, pangan merupakan salah satu program prioritas Pemprov Bali sehingga merupakan program pembangunan yang dipolakan dan diintegrasikan mulai dari hulu sampai hilir.

Didukung dengan terbitnya Pergub Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri  Lokal Bali  dimana didalamnya termasuk produk peternakan, maka toko swalayan, hotel, restoran dan katering wajib mengutamakan pemanfaatan produk peternakan lokal Bali paling sedikit 30% dari kebutuhan. Kebutuhan daging ayam di Bali mencapai 10,82 kg per kapita / tahun di Tahun 2018 dan diperkirakan akan terus naik.

"Untuk itu harus dibarengi dengan pertumbuhan peternakan ayam dan instrument pendukungnya seperti RPHU yang representatif. RPUH ini saya harapkan dapat memotivasi peningkatan produksi ternak ayam di Bali," imbuhnya. 

Sementara itu, Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. drh. I Ketut Diarmita, MP menyampaikan bahwa keberadaan RPHU dengan persyaratan teknis yang memadai menjadi hal penting dalam penyediaan pangan asal hewan yang ASUH sehingga pangan asal hewan yang dikonsumsi oleh masyarakat terjamin keamanannya.

Dengan adanya fasilitas pendingin (cold storage) diharapkan dapat mencegah membanjirnya daging ayam di pasar yang dapat menyebabkan jatuhnya harga ayam. Disamping itu ia berharap daging ayam tidak hanya dijual sebagai ayam segar melainkan ayam beku, ayam olahan ataupun inovasi produk lainnya. 


RPHU  milik Charoen Pokphand Indonesia (CPI)  di Bali ini dioperasikan dengan kapasitas produksi sebesar 2000 ekor ayam per jamnya dengan fasilitas pendingin hingga 45 ton untuk ayam segar, 50 ton untuk ayam beku dan 50 ton untuk Food Process Product. Kehadiran RPHU ini diharapakan dapat menunjang tuntutan kebutuhan daging ayam ASUH di Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia. (*)

Selasa, 09 Juli 2019

Dukung Kedaulatan Pangan, Kodim 1619/Tabanan Turun ke Sawah

BLKNNews, Tabanan - Menghadapi tahun 2015-2019 ini, sektor pertanian masih dihadapkan pada berbagai kendala, antara lain berupa jumlah penduduk yang terus meningkat, kerusakan lingkungan dan perubahan iklim, terbatasnya infrastruktur (jaringan irigasi, jalan usahatani, jalan produksi), belum cukup tersedianya benih/bibit unggul bermutu, pupuk, pestisida/obat-obatan, alat dan mesin hingga ke tingkat usaha tani.

Untuk pencapaian swasembada padi yang berkelanjutan, penyuluh, mahasiswa dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) menjadi unsur penting dalam menggerakan para petani pelaku utama untuk dapat menerapakan teknologi.

Dalam rangka upaya khusus (Upsus) peningkatan produksi padi mendukung kedaulatan pangan di Kabupaten Tabanan pada Senin (08/07/2019) telah dilaksanakan kegiatan gerakan tanam padi di Subak Gadon 1, Ds. Pandak Gede, Kec. Kediri, dengan pemilik sawah I Made Krisna.

Dengan luas sawah untuk percontohan 50 are dan jenis padi yang di tanam padi Ciherang dengan jenis penanaman jajar legowo, luas keseluruhan Subak Gadon 1 Pandak Gede 143 hektar.

Danramil 1619-04/Kediri atas seizin Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto, menyampaikan bahwa tanam padi yang dilaksanakan di wilayahnya merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang tinggi dengan kualitas sebaik mungkin. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan maka, tanaman yang akan ditanam harus sehat dan subur. (dim1619, @rb)

Jumat, 05 Juli 2019

Aster Kasad Tinjau Karya Bhakti di lokasi Pra TMMD ke-106 di Wilayah Kodim 1619/Tabanan.

BLKNNews, Tabanan - Aster Kasad (Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat) Mayor Jenderal TNI Bakti Agus Fadjari S.IP, M.Si bersama rombongan tinjau karya bhakti dalam kegiatan Binter terpadu serbuan Teritorial TA. 2019 di lokasi Pra TMMD ke-106 di Wilayah Kodim 1619/Tabanan pada rabu (3/7/2019).

Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto menyampaikan dalam release tertulisnya bahwa Kegiatan Serbuan Teritorial TNI AD TA. 2019 yang merupakan bagian dari Kegiatan Binter Terpadu meliputi juga Kegiatan karya bhakti pada kegiatan Pra TMMD ke-106 yang saat ini sedang melaksanakan Pembuatan badan jalan dan saluran air, hal tersebut mendapat perhatian langsung oleh pimpinan angkatan darat yang ditinjau langsung oleh Aster Kasad setelah menghadiri kegiatan Sosialisasi cegah tangkal paham radikal di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan dan meninjau pengobatan massal dan donor darah yang dilaksanakan di areal kantor perbekel Desa Gubug, terangnya.

Aster Kasad yang didampingi oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Danrem 163/WSA Kolonel Arh Albertus Magnus Suharyadi S.IP M.Si, Aster Kasdam IX/Udy Kolonel Inf I Kadek Subawa, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto dan Forkopimda Kabupaten Tabanan langsung turun ke lapangan melihat karya bhakti yang dilaksanakan di lokasi Pra TMMD di Banjar Tonja Desa Gubug Kec. Tabanan Kab. Tabanan, Lanjut Dandim.

Seperti yang telah di sampaikan sebelumnya bahwa TMMD ke-106 di Desa Gubug ini menargetkan sasaran fisik berupa pembukaan Badan jalan sepanjang 65 m, senderan 65 m dan pembangunan jembatan sepanjang 17 m dengan lebar 5 m yang menghubungkan Desa Bongan dengan Desa Gubug, namun dalam pelaksanaannya program TMMD disediakan waktu selama 30 hari sehingga tidak cukup waktunya, untuk itu kita gelar Pra TMMD untuk mempersiapkan sarana pendukung dan pengerjaan awal sebelum TMMD di laksanakan, sehingga nanti pada saat pelaksanaan TMMD diharapkan pengerjaan sudah tercapai sekitar 90 % dan sisanya kita kerjakan pada saat TMMD, papar Dandim.

"Adapun dalam kegiatan karya bhakti dalam rangka Serbuan Teritorial di lokasi Pra TMMD ke-106 kali ini melibatkan aparat TNI-Polri, Instansi terkait dan masyarakat saling bergotong royong dan bahu membahu bersama membangun negeri", Pungkasnya. (dim1619, @rb)

400 Babinsa Jajaran Kodam IX/Udayana Ikuti Sosialisasi Pendampingan Upsus

BLKNNews, Tabanan - Program Pendampingan Upaya Khusus (Upsus) Pertanian kerjasama TNI AD dengan Kementan RI telah berjalan selama 4 tahun, diharapkan dengan kerjasama ini dapat terus meningkatkan pencapaian target dari program pertanian yang pada akhirnya dapat membuat Negara Indonesia menjadi negara yang berswasembada pangan.

Hal tersebut disampaikan Asisten Teritorial Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si., saat membuka Sosialisasi Pendampingan Upsus Tersebar Bidang Pertanian TA .2019 di Aula I Gusti Ngurah Rai, Rindam IX/Udayana, Tabanan yang diikuti sebanyak 400 orang Babinsa Wilayah Jajaran Kodam IX/Udayana pada Kamis (4/7).

Lebih lanjut disampaikan, bahwa selama pelaksanaan pendampingan oleh TNI AD dalam bidang pertanian pada tahun 2018 menunjukkan hasil yang positif, hal tersebut patut kita syukuri bersama, demikian tegas Aster Kasad.

Mengakhiri sambutannya Aster Kasad menekankan beberapa hal yang menjadi tugas Babinsa terkait program Pendampingan Upsus Pertanian, antara lain : Pertama, dorong petani untuk melaksanakan budaya tanam serentak dan meningkatkan luas tambah tanam (LTT). Kedua, bantu pembangunan infrastruktur jaringan irigasi tersier seperti embung, long storage, parit, dan sebagainya. Ketiga, kawal terus pendistribusian (Saprodi) yaitu pupuk dan benih secara simpatik dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Optimalkan brigade Alsintan Kodim guna mendukung percepatan tanam, tingkatkan indeks pertanian dan tanam serentak. Selanjutnya petakan potensi hasil panen tiap-tiap daerah dan laksanakan mekanisme rantai penyerapan gabah/beras secara terjadwal, serta rangkul petani dan pengusaha agar menjual gabah/beras ke Bulog terutama bagi mereka yang mendapat bantuan dari pemerintah. Demikian penekanan Aster Kasad mengakhiri sambutannya.

Acara yang diakhiri dengan penyerahan Sarana Produksi (Saprodi) pertanian secara simbolis dalam rangka Lomba Demplot Bali dan Nusra dari Aster Kasad yang didampingi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Dirjen PSP Kementrian RI (Dr Sarwo Edhy, S.P, M.M), Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Aster Kasdam IX/Udayana, Paban III/Wanwil Sterad, Paban IV/Komsos Sterad, CEO Talita Grup serta undangan lainnya kepada para perwakilan Babinsa Kodim Jajaran Kodam IX/Udayana. (PenUdy, @rb).

Pemkab Tabanan Gelar Serah Terima Bantuan dan Sosialisasi Pelaksanaan BSPS di Pupuan

BLKNNews, Tabanan - Rabu, (3/7/2019) pagi, bertempat di Balai Serbaguna Desa Bantiran, Pupuan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui satuan kerja non Vertikal tertentu (SNVT) Penyediaan Rumah Provinsi Bali menyerahkan bantuan Program Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2019 sebanyak 395 unit di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan ini digelar dalam rangka menindak lanjuti Surat dari Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Bali No : UM.01.03/SNVT-PnPBALI/III.3 tanggal 24 Juni 2019 di Kabupaten Tabanan dan sekaligus sosialisasi pelaksanaan kepada penerima bantuan.

Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Rumah Swadaya Dirjen Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR, Bupati Tabanan yang dalam hal ini diwakili oleh Sekdis PUPR Kabupaten Tabanan, I Gst. Agung Nyoman Kamasan, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinnggi Bali, anggota DPRD Tabanan, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Bali, serta undangan terkait lainnya.

Bupati Tabanan yang dalam sambutaannya saat itu yang dibaca oleh Sekdis PUPR Tabanan, I Gst. Agung Nyoman Kamasan, mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Rumah Swadaya Kementrian PUPR yang telah mengalokasikan bantuan tahun ini sebanyak 395 unit pada 8 Desa 4 Kecamatan di Tabanan.

“Dapat juga kami sampaikan bahwa dari tahun 2016 sampai 2019 ini, kami telah mendapatkan bantuan sebanyak 1.602 unit yang tersebar di 5 Kecamatan pada 20 Desa,” ucapnya.

Pihaknya juga berharap agar program bantuan ini bisa berkelanjutan dan dapat diteruskan serta ditingkatkan. “Sehingga masyarakat kita memiliki hunian yang layak sebagai amanat dari Undang-Undang Dasar 1945,” tambah pihaknya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat penerima bantuan agar memanfaatkan bantuan secara maksimal dan diharapkan bisa berswadaya sesuai dengan amanat pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Harapan kami kepada pihak Kementrian, khususnya untuk Kabupaten Tabanan agar dapat diprioritaskan dalam tahun mendatang. Baik melalui dana APBN atau DAK sesuai usulan kami,” sambungnya.

Tak lupa juga pihaknya untuk selalu melakukan koordinasi, selalu dibimbing dan diberikan arahan dari pihak TP4D dalam rangka pelaksanaan program di Pemerintah Kabupaten Tabanan, khususnya pelaksanaan BSPS di Kecamatan Pupuan, Selemadeg Timur, Kediri dan Baturiti. Sehingga apa yang menjadi tujuan pembangunan di Tabanan, yaitu Tabanan Serasi bisa diwujudkan. “Yaitu dengan terbangunnya hunian yang layak dan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” tutup pihaknya. (*)

Rabu, 03 Juli 2019

Aster Kasad : Cegah Tangkal Paham Radikalisme/Separatisme Melalui Penanaman Nilai-Nilai Keindonesiaan

BLKNNews, Tabanan - Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) Terpadu daIam rangka Serbuan Teritorial TNI AD TA 2019 berupa kegiatan Sosialisasi Komsos Cegah Tangkal Paham Radikalisme kepada Komponen Bangsa, kegiatan Kepramukaan dan kegiatan Bhakti TNI, kali ini dilaksanakan secara tersebar dapat berjalan sesuai dengan rencana. 

Demikian disampaikan Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si., mengawali acara sosialisasi Komsos Cegah Tangkal Paham Radikalisme pada kegiatan Binter Terpadu daIam rangka Serbuan Teritorial TNI AD TA 2019 di wilayah Kodim 1619/Tabanan yang didampingi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, bertempat di Gedung Mario Jln. Gunung Agung, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan pada Rabu (03/07/2019).

Selaku penanggung jawab kegiatan, Aster Kasad menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kesediaan semua pihak yang siap mendukung kegiatan Binter Terpadu dalam rangka Serbuan Teritorial TNI AD TA 2019, dan mengajak kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menyatukan visi, misi dan persepsi agar pada kegiatan yang bersifat kolektif ini dapat mencapai sasaran yang diharapkan. 

Tema yang diangkat pada kegiatan ini adalah ”Menangkal Paham Radikalisme/Separatisme dan Filter Budaya Bebas di Era Globalisasi". Arti radikalisme itu sendiri merupakan suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang ada secara drastis Iewat kekerasan (violence) dan aksi-aksi yang ekstrem, dan kita mengenal ada beberapa ciri yang bisa dikenali dari sikap dan paham radikal, seperti kita mengenal ada yang namanya sikap intoleran, fanatik, eksklusif dan revolusioner. Tambah Aster Kasad.

Lebih lanjut dikatakan, ada beberapa strategi dalam menghadapi radikalisme diantaranya Kontra Radikalisasi yakni upaya penanaman nilai-nilai ke-Indonesiaan serta nilai-nilai non-kekerasan. Dalam proses ini, strategi yang dilakukan melalui pendidikan baik formal maupun non formal. Kontra radikalisasi diarahkan masyarakat umum melalui kerja sama dengan tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan stakeholder lain dalam memberikan nilai-nilai kebangsaan. 

Mengakhiri sambutannya Aster Kasad menyampaikan, bila sinergi dan komitmen yang kuat terjalin dengan baik, Insya Allah tujuan kita untuk mewujudkan suatu pembangunan nasional pada umumnya dan pembangunan daerah khususnya yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat baik yang berada di daerah pedesaan, kawasan tertinggal maupun daerah-daerah yang terisolir di Nusantara akan tercapai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tabanan yang diwakili Asisten I Sekda Tabanan, I Wayan Miarsana pada intinya menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Bapak Aster Kasad dan menjadikan Tabanan sebagai lokasi kunjungan dalam kegiatan pembinaan teritorial dengan kegiatan Serbuan Teritorial TA 2019. Selanjutnya disampaikan kondisi keamanan Kabupaten Tabanan sampai saat ini tetap terjaga dengan aman dan nyaman serta kondusif sebagai syarat utama DTW, ini berkat kerjasama yang baik dan solid antara FKPD termasuk peran Kodim 1619/Tabanan.

Hadir pada acara tersebut Danrem 163/WSA, Danrindam IX/Udy, Aster Kasdam IX/Udy, Paban IV/Komsos Mabesad, Dandim 1619/Tabanan, Bupati Tabanan diwakili Asisten I Sekda Tabanan, dan Forkopimda Kabupaten Tabanan, serta undangan lainnya sebanyak 350 orang. (PenUdy, @rb)

Pemkab Tabanan Luncurkan Program Desa Digital ‘I Luh Mantul’

BLKNNews, Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali, luncurkan Program Desa Digital dengan Inovasi Luwih Mantap “I Luh Mantul” yang merupakan inisiasi dari Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, dalam rangka mengembangkan Pemerintah yang berbasis digital (Tabanan Smart City).

Disamping itu, diharapkan penerapan program Desa Digital ini bisa memberikan pelayanan yang efektif dan efisien bagi masyarakat, sehingga terwujudnya transparansi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Pemkab Tabanan memulai langkah awal program Desa Digital ini di Desa Beraban, Kediri, yang diresmikan pada hari Minggu, (30/6) sore di depan Pasar Tradisional Tanah Lot, Kediri, oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, ditandai dengan membunyikan Sirine atau alat yang menghasilkan bunyi.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementrian Desa PDT, Dr. Suprapedi, M.Eng, salah satu anggota DPRD Kabupaten Tabanan, OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat, Perbekel serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Menurut Bupati Eka, dalam rangka mewujudkan Tabanan Smart City, salah satunya harus memulai dari bawah, yakni membangun dan mewujudkan Desa Digital. Bupati Eka mengaku telah mulai mewujudkan hal tersebut melalui Program TCC (Tabanan Coment Center) yang intinya menghimpun semua data dan informasi yang ada di Pemerintah Kabupaten Tabanan.

“Demikian juga kami sedang membuat aplikasi baru, yakni ‘Tabanan dalam Genggaman’. Dengan terwujudnya Tabanan dalam Genggaman tersebut diharapkan seluruh masyarakat Tabanan dapat mencari informasi-informasi terkait dengan seluruh potensi yang ada di Pemerintah Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

Bupati Eka menjelaskan, untuk memberikan pelayanan internet yang luas kepada masyarakat dengan tujuan untuk mempercepat arus informasi sampai ke pelosok Desa. Desa Adat di Tabanan akan terpasang akses Wifi gratis mulai dari bulan September 2019.

Inovasi Desa Digital di Desa Beraban merupakan langkah awal serta langkah yang sangat positif dan merupakan yang pertama di Kabupaten Tabanan. “Mudah-mudahan langkah ini dapat mendorong Desa-desa lain di seluruh Kabupaten Tabanan untuk penerapan Desa Digital,” imbuh Bupati Eka.

Ketua Panitia Acara, Putu Heri Susanta, mewakili segenap masyarakat Desa Beraban mengucapkan terimaksih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Eka dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementrian Desa PDT. Serta mengucap syukur karena telah terwujudnya Desa Digital ini.

“Di era digital saat ini, dimana perkembangan teknologi yang begitu pesat dan untuk mengimbangi hal tersebut Desa dituntut agar mampu berinovasi dalam segala bidang.

Pihaknya berharap, dengan menyediakan dashboard www.iluhmantul.debest.co.id dan aplikasi mobile serta image informasi yang dapat didownload oleh warga secara gratis ini dapat menjadi sebuah media yag sangat positif bagi pembangunan dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Beraban, serta bisa menjadi contoh bagi Desa lainnya di Tabanan. “Sehingga dapat meningkatkan semangat dan motivasi dalam membangun Desa menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan bahwa menggunakan aplikasi ini sangatlah mudah karena bisa di download melalui Android. Bisa di login dengan nomor Kartu Keluarga atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan password 123456. Dan aplikasi ini dikatakannya sangat mempermudah perangkat Desa dalam upaya memberikan informasi kepada masyarakat, baik itu informasi tentang keuangan Desa, BPJS, BUMDes, dan lainnya.

“Selain itu, aplikasi ini dapat mempermudah perangkat Desa kalau membuat laporan bulanan serta memberikan informasi bagi masyarakat yang sudah dan belum terdaftar dalam BPJS kesehatan,” sambungnya. [*/r4]

Kamis, 27 Juni 2019

Sanjaya Tegaskan Kasus Narkoba merupakan Kejahatan Luar Biasa

BLKNNews, Tabanan - Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Hari Anti Narkotika Internasional (HANI)  2019, Rabu(26/6) pagi di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan. Kegiatan yang diperingati setiap  tanggal 26 Juni ini mengambil tema  ‘Indonesia milenial sehat tanpa narkoba menuju Indonesia emas’.

Turut hadir pada kegiatan terrsebut Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunarta, Kepala BNNP Bali Putu Gede Suastawa, Forkompinda Kabupaten Tabanan,  OPD terkait di lingkungan Tabanan beserta Camat se-Kabupaten Tabanan.

Peringatan HANI 2019 merupakan salah satu bagian dari komitmen BNN dalam upaya mensosialisasikan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta mensosialisasikan program-program BNN, baik yang sudah maupun yang akan dilakukan, jelas Suastawa saat itu.

Jelasnya lagi bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan tatanan hidup yang terbebas dari Narkoba. “Tujuan peringatakan HANI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar menyatukan tekad dan memperkuat aksi serta kerja sama demi mewujudkan tatanan kehidupan yang terbebas dari narkoba,” imbuh Suastawa.

Merujuk pada hasil riset BNN, Kepala BNNP Bali itu menjelaskan telah  bekerjasama dengan Puslitdatim dan Universitas Indonesia (UI)  dari 31.178 orang di Bali di teliti sebanyak 18. 83 orang coba pakai, dan  13.95 orang teratur pakai. Dari 13 provinsi yang diteliti, Bali rangking  9  pengguna narkoba.  

Tambahnya lagi, penelitian pada Remaja dan pelajar di kota-kota besar terdapat  sebanyak 5.318 orang yang baru dicurigai. “Yang menggunakan atau sebagai pecandu sebanyak 533 orang. Hasil penelitian Bapennas Bali rangking 1 daya tahannya  di Bali di seluruh Indonesia dalam artian pemahamannya, pengertiannya, kepeduliannya terhadap narkoba,” ungkapnya.

Dirinya sangat berterimakasih kepada Desa-desa di Bali. Karena pararem milik Desa Pekraman sangat efektif dalam upaya menekan penggunaan dan peredaran narkoba di Bali. Ia juga mengimbau agar setiap Desa memiliki pararem (aturan) mengenai tindak lanjut bagi pengguna ataupun pengedar narkoba. “Pararem dalam hal ini merupakan suatu hukum Adat yang diharapkan mampu mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wabup Sanjaya mengatakan kasus narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang menjadi tantangan Negara-negara di dunia, termasuk di Indonesia  dan khususnya di Kabupaten Tabanan. Dijelaskannya, menurut data yang diperoleh dari satuan narkoba Polres Tabanan tahun 2019 sampai bulan Juni tercatat ada 9 kasus. ”Rentang umur para pemakai adalah usia produktif 15-59 tahun yang sering disebut generasi milenial,” ungkap Wabup Sanjaya.

Pengedar narkoba  terus bergerak menemukan cara-cara baru untuk mengelabui kita, jelas Sanjaya. Dengan memanfaatkan orang-orang yang tidak dicurigai, terutama anak-anak dan wanita sebagai kurir narkoba. Orang Nomor Dua di Tabanan itu sangat mengecam tindakan jahat para pengedar Narkoba ataupun orang-orang yang memakai barang terlarang tersebut.

Sanjaya menghimbau agar masyarakat Tabanan ikut ambil bagian untuk selalu ikut berperan aktif dalam upaya memerangi Narkoba. “Peran serta masyarakat dan semua kalangan sangat kita harapkan guna melawan narkoba karena ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Satukan tekad demi menjauhkan generasi penerus agar terhindar dari barang-barang terlarang ini,” tegas Sanjaya.

Wabup Sanjaya menambahkaan agar selalu bergandengan tangan untuk saling mengingatkan dan menjaga agar generasi muda penerus bangsa bisa tumbuh dan berkembang menjadi generasi milenial yang sehat jasmani dan rohani, bebas dari narkoba. Sehingga Indonesia emas bisa terwujud.

“Melalui momentum peringatan HANI ini, mari kita cegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta kita tingkatkan kesadaran bersama untuk menjaga diri sendiri, keluarga dan juga teman agar tehindar dari narkoba,” imbuh Sanjaya.

Rabu, 26 Juni 2019

Eksekutif dan Legislatif Tabanan Sepakat membahas 4 (buah) Ranperda

BLKNNews, Tabanan - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Tabanan dengan agenda Tanggapan/Jawaban Bupati Tabanan terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi di DPRD, terkait dengan pembahasan 4 (empat) buah Ranperda guna mewujudkan produk hukum Daerah.

Sidang yang diselenggarakan pada hari Senin, (24/6), di Aula Sidang DPRD setempat, dipimpin oleh ketua DPRD, I Ketut Suryadi di dampingi Wakil Ketua Ni Made Meliani dan  Wakil Ketua lainnya Sri Labantari, Dan dihadiri seluruh Forkopimda Kabupaten Tabanan dan OPD terkait di Lingkungan Pemkab Tabanan, sepakat akan membahas 4  (empat) buah Ranperda tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada di DPRD.

Hal ini menunjukkan adanya komitmen yang sama antara ekskekutif dan Legislatif dalam rangka memberikan payung hukum, guna mewujudkan produk hukum Daerah sebagai landasan dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan di Kabupaten Tabanan.

Setelah seluruh fraksi-fraksi di DPRD membacakan Pemandangan Umumnya tentang 4 buah Ranperda tersebut, maka disetujui 4 (buah) Ranperda tersebut akan dibahas ke tahap selanjutnya sesuai dengan mekanisme yang ada di DPRD Kabupaten Tabanan. Dan tentunya melalui pemikiran-pemikiran yang jernih dan berimbas pada kesejahteraan masyarakat Tabanan.

Ranperda tersebut, diantaranya : 1. Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggarn 2018, 2. Ranperda Perubahan atas peraturan daerah No 16 tahun 2014 tentang penyertaan  modal daerah pada perusahaan daerah air minum, 3. Ranperda perubahan ke tiga atas peraturan daerah No 29 Tahun 2011 tentang retribusi temat rekreasi dan olahraga, 4. Ranperda tentang PDAM Tirta Amerta Buana Kabupaten Tabanan.

Terkait dengan Pandangan Umum yang diberikan oleh kelima Fraksi di DPRD, Bupati yang akrab disapa Eka tersebut menyatakan sependapat dengan pemandangan umum Fraksi Dewan bahwa kedepan PAD harus terus ditingkatkan, sejalan dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Tabanan. Dijelaskannya kedepan akan dilakukan berbagai terobosan  yang lebih bersifat inovatif, diantaranya dengan melakukan gebyar pembayaran PBB, penerapan aplikasi pajak secara online dan lain sebagainya.

Srikandi asal Tegeh Angseri itu juga mengucapkan terimakasih yang setinggi-setingginya atas apresiasi terhadap Empat Ranperda tersebut dan pencapaian opini  Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kelima kalinya secara berturut-turut terhaadap LKPD Kabupaten Tabanan tahun 2014-2018. 

“Opini WTP ini hakekatnya merupakan hasil kerja keras kita bersama, seluruh OPD serta seluruh komponen yang terkait di dalam pengelolaan keuangan Daerah. mempertahankannya tentu sangat sulit oleh karena itu diharapkan kedepan kerjasamanya lebih ditingkatkan kembali guna mencapai apa yang kita harapkan,” jelas Bupati Eka.

Disamping itu, Bupati Eka juga tidak memungkiri bahwa masih banyak ada kendala di dalam pelaksanaannya. Maka untuk menanggulangi kendala-kendala tersebut, ditegaskan Bupati Eka agar dicarikan formulasi solusinya, sehingga penerapannya bisa lebih disempurnakan. “Dalam pelaksanaan terdapat beberapa kendala yang harus diformulasikan  solusi untuk disempurnakan penerapannya,” imbuh Bupati Eka.

Untuk dua buah Ranperda yang menyangkut PDAM, Bupati Eka menyarankan agar dapat meningkatkan pelayanan PDAM terhadap masyarakat meskipun dengan kondisi keuangan yang terbatas dalam upaya menindaklanjuti rekomendasi dari BPK-RI. “Dukungan penyertaan modal untuk PDAM dalam bentuk suntikan dana belum bisa kita anggarkan mengingat keterbatasan kemampuan keuangan daerah yang masih harus  di prioritaskan pada infrastruktur,” terangnya.

Terkait Ranperda tentang retribuasi tempat rekreasi dan olahraga, Bupati Eka menyampaikan pihaknya sepakat dengan fraksi di dewan sebagai upaya  untuk meningkatkan  pelayanan dan kenyamanan pengunjung yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan penerimaan dari Retribusi daerah, ucap Bupati Eka. (*)

Senin, 17 Juni 2019

Setelah Lima Hari Ikuti Pelatihan, Pangdam IX/Udayana Tutup Penataran Kader Bela Negara Siswa SLTA se-Bali


BLKNNews, Tabanan - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., menjadi Irup pada upacara penutupan penataran kader bela negara siswa-siswi SMA seBali yang telah dilaksanakan selama lima hari di Rindam IX/Udayana dalam suatu upacara di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Minggu (16/06/2019).

Setelah dibekali berbagai materi tentang bela negara para siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) seBali yang berjumlah 250 orang tersebut diharapkan dapat menyerap makna dan inti dari pelaksanaan pelatihan untuk selanjutnya dapat menjadi kader-kader bela negara di kalangan generasi muda dan juga menjadi contoh untuk diterapkan dalam kehidupan dan aktifitas sehari-hari.

Upacara penutupan penataran kader bela negara tahun 2019 diawali dengan pernyataan secara resmi penutupan penataran dan dilanjutkan dengan penanggalan tanda peserta serta penerimaan sertifikat oleh Pangdam IX/Udayana kepada perwakilan siswa peserta penataran.

Selanjutnya Pangdam menyampaikan sambutan yang pada intinya, bahwa tujuan diadakan penataran Kader Bela Negara adalah untuk mewujudkan generasi muda yang memiliki kemampuan awal bela negara secara fisik serta mempunyai sikap mental dan karakter bela negara, rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara serta rela berkorban dan setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara.

Kemudian, penataran yang telah diikuti selama kurang lebih lima hari merupakan bekal awal yang sangat berharga untuk menyiapkan diri dalam upaya bela negara .

Lebih lanjut disampaikan, keberhasilan dalam menyelesaikan penataran tentunya merupakan kebanggaan tersendiri dan hendaknya dapat dijadikan memotivasi diri untuk berbuat yang terbaik kepada Bangsa dan Negara Indonesia yang kita cintai bersama.

“Mulai sekarang tunjukkan bahwa para siswa yang telah berhasil mengikuti pelatihan bela negara ini merupakan generasi penerus yang mempunyai tanggung jawab besar sebagai kader bela negara yang mampu menjadi motor penggerak di lingkungan masyarakat untuk mengawal tetap tegaknya NKRI”, pesan Pangdam mengakhiri sambutannya.

Upacara penutupan yang diakhiri dengan foto bersama dihadiri oleh Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udy, Kapok Sahli Kodam IX/Udy, Para Perwira Staf Ahli Kodam IX/Udy, Para Asisten Kasdam IX/Udy, Para Dan/Kabalakdam IX/Udy, Kasrem 163/WSA, Dandim Jajaran Korem 163/WSA dan Perwakilan Polres Tabanan, Pejabat yang mewakili Kadis Pendidikan Prov. Bali serta para Perwira Rindam IX/Udayana. (PenUdy, @rb)

Kodim 1619/Tabanan Sosialisasikan TMMD ke 106 di Desa Bongan

BLKNNews, Tabanan - Dalam waktu dekat Kodim 1619/Tabanan akan menggelar Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke 106 yang mana sasaran TMMD kali ini adalah membuka jalan dan membuat jembatan yang menghubungkan Desa Gubug dengan Desa Bongan atau tepatnya berlokasi di Br Tonja Desa Gubug dan Bongan Kauh Desa Bongan, Tabanan.

Untuk menunjang pelaksanaan TMMD yang akan digelar tersebut Kodim 1619/Tabanan melaksanakan sosialisasi kegiatan TMMD ke 106 di Balai Banjar Bongan Kauh, Desa Bongan, Jumat (14/6/2019).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi TMMD ke 106 tersebut diantaranya Kasdim 1619/Tabanan, Danramil 1619-01/Tabanan, Pasiterdim 1619/Tabanan, Staf Dinas PMD Pemkab Tabanan, Staf Dinas PU Pemkab Tabanan, Sekcam Tabanan, Konsultan Perencanaan, Perbekel Desa Bongan, Penjabat Perbekel Desa Gubug, Kadus Se-Desa Bongan dan Gubug, Bendesa Adat Desa Bongan dan Gubug serta masyarakat dari kedua desa.

Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf Wayan Notes S.Sos., memaparkan rencana kegiatan Program TMMD Ke 106 yang mana meliputi sasaran fisik dan sasaran non fisik yang akan dilaksanakan pada Bulan Oktober mendatang.

"Namun demikian pelaksanaan Pra TMMD sudah akan digelar mulai 17 Juni ini", papar Kasdim.

Kegiatan akan dimulai dengan acara Ngeruak pada 15 Juni 2019 dilanjutkan kegiatan Pra TMMD mulai 17 Juni 2019 sampai dengan Bulan September 2019.

Untuk pengerjaan sasaran fisik berupa jembatan panjang 17 meter dengan lebar 5,5 meter tinggi 5 meter, selain itu juga berupa pembukan dan pengerasan badan jalan panjang 65 meter dengan tebal 0.12 meter dan pembuatan senderan panjang 65 meter, tinggi 2 meter. Sedangkan untuk sasaran non fisik dilaksanakan setiap hari pada bulan Oktober 2019, lanjut Kasdim

"Mari kita bersama-sama membangun Tabanan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat", ucapnya. (dim1619, @rb)

Kamis, 13 Juni 2019

Kasdam IX/Udayana Buka Penataran Bela Negara Tersebar Wilayah Kodam IX/Udayana Tahun 2019

BLKNNews, Tabanan - Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Kasuri membuka penataran bela negara tersebar di wilayah Kodam IX/Udayana bertempat di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Rabu (12/06/2019).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kasdam menyampaikan amanat Pangdam IX/Udayana, bahwa pelatihan bela negara yang memiliki tujuan mulia yakni membina dan membentuk generasi muda Bangsa Indonesia yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil serta memiliki semangat dan kesadaran bela negara ini, sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat (3), Pasal 30 ayat (1) dan UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, di mana pada Pasal 9 ayat 1-3 telah menegaskan hak dan kewajiban warga negara, untuk turut serta dalam pelaksanaan bela negara maupun usaha pertahanan dan keamanan negara.

Selanjutnya ditegaskan pula, bahwa upaya bela negara bukanlah kegiatan pembentukan militerisasi seperti yang terpikir di benak masyarakat, namun lebih kepada pembentukan sikap dan perilaku warga negara yang dilandasi oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Upaya bela negara, selain sebagai kewajiban dasar manusia, juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa.

Pelaksanaan kader bela negara tahun 2019 ini mengambil tema “Melalui Penataran Kader Bela Negara di Kalangan Pelajar Setingkat SLTA ,TNI AD Siap Membentuk Generasi Muda Bangsa yang Berjiwa, Patriotisme, Berkarakter, Berwawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air Guna Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia".

Diharapkan para peserta kader bela negara yang diikuti sebanyak 250 orang dari siswa siswi setingkat SLTA se Bali dapat menyerap makna dan inti daripada pelaksanaan pelatihan ini, sehingga dikemudian hari dapat diterapkan dalam kehidupan dan aktifitas sehari-hari.

Di akhir amanatnya Kasdam menyampaikan, selamat belajar dan berlatih kepada seluruh peserta penataran kader bela negara. Semoga penataran yang memiliki tujuan mulia ini, yakni membina dan membentuk generasi muda Bangsa Indonesia yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil, serta memiliki semangat dan kesadaran bela negara, dapat berjalan dengan baik, aman, tertib dan lancar serta mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Hadir pula pada kesempatan tersebut Irdam IX/Udy, Danrindam IX/Udy, Kapok Sahli Kodam IX/Udy, Staf Ahli Kodam IX/Udy, Aster Kasdam IX/Udy, Kabintaldam IX/Udy, Dandim Jajaran Korem 163/WSA dan Kapolres Tabanan serta para Perwira Rindam IX/Udayana. (PendamUdy, @rby)

Dandim 1619/Tabanan Hadiri Rapat Koordinasi Tim Pemantau dan Pengendalian Pengamanan Daerah

BLKNNews, Tabanan - Bupati Tabanan dan jajaran Muspida Kabupaten Tabanan menggelar Rapat koordinasi Tim Pemantau dan Pengendalian Pengamanan Daerah pada Selasa (11/6/2019) di Wr. Lemo Jln Batu Karu no.72 Wanasari Kec Tabanan Kab. Tabanan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti S.Sos, Ketua DPRD I Ketut Suryadi S.Sos,MM Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto, Kapolres Tabanan Akbp I Made Sinar Subawa S.IK MH, Kajari Tabanan Ni Wayan Sanaryati SH, Ketua Pengadilan Ni Made Sukereni SH, Sekda Tabanan Dr I Gede Susila, Wakil Ketua DPRD Ni Made Meliani SE , Wakil Ketua DPRD Ir Ni Nengah Sri Labantari, Asisten I Pemkab Tabanan I Wyn Miarsana dan Kaban Kesbang Pol Kab. Tabanan I Gusti Ngrh Suryana.

Pada acara yang dipimpin oleh Bupati Tabanan tersebut, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto dalam penyampaiannya mengatakan bahwa "Situasi Keamanan selama dan setelah pelaksanaan Pilpres dan Pileg dan juga Idul Fitri 1440 H di Kab Tabanan sampai dengan saat ini masih relatif aman dan Kondusif, namun kita harus tetap waspada dan selalu melakukan upaya-upaya pencegahan dan mengantisipasi berkembangnya situasi kemanan di Wilayah Kab. Tabanan untuk itu diharapkan peran serta seluruh Instansi dan Stakeholder dan seluruh lapisan Masyarakat juga ikut membantu," ucapnya.

Penyampaian-penyampaian lain juga di sampaikan oleh Ketua DPRD Tabanan, Ketua Pengadilan Negeri Tabanan dan Kepala Kejaksaan Negeri Tabanan terkait permasalahan Ipoleksosbudhankam di wilayah Kabupaten Tabanan. (Dim 1619,@rby)
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved