Kabar Sport

Rabu, 06 November 2019

PSAD Udayana Torehkan Prestasi Pada Kompetisi Liga 3 PSSI Bali


Denpasar - Persatuan Sepak Bola Angkatan Darat (PSAD) Udayana yang terbentuk dan terdaftar menjadi anggota PSSI Bali pada tanggal 26 Agustus 2019 dan pada Kompetisi Liga 3 PSSI Provinsi Bali yang digulirkan pada tanggal 24 September s.d. 6 Oktober 2019 lalu berhasil meraih juara ke III.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam rilis tertulisnya pada Rabu (6/11/2019) di Pendam IX/Udayana, Denpasar.

Kompetisi Liga 3 PSSI Bali yang digelar di Lapangan GOR I Gusti Ngurah Rai Denpasar tersebut diikuti sebanyak 10 tim sepak bola se-Bali dengan hasil akhir, juara I berhasil diraih oleh Perseden Denpasar, Juara II (PS. Tunas Muda Gianyar),  juara III (PSAD Udayana) dan berhak memboyong tropi dari PSSI Provinsi Bali serta mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 5 juta yang diserahkan oleh Ketua Koni Provinsi Bali, Bapak Oka Darmawan.

Torehan prestasi yang dicapai PSAD Udayana tersebut tidak terlepas dari pembinaan satuan khususnya bidang olahraga umum dan suntikan motivasi dari pimpinan yang dalam hal ini oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., selaku Pembina Tim PSAD Udayana dan Manager Tim, Danpomdam IX/Udayana Kolonel Cpm Tugino, S.Sos., S.H., M.M.

"Basecamp Tim PSAD Udayana yang beralamat di Mess Pomdam IX/Udayana, Denpasar ini terdiri dari 25 orang pemain yang bersumber dari satuan jajaran Kodam IX/Udayana diantaranya Yonif Mekanis 741/GN, Yonif Raider 900/SBW, Yonzipur 18/YKR dan Denkav 4/SP tersebut di bawah asuhan Pelatih Kapten Cpm Doni Kristian, Pelda Sobirin, Serka Nurcahyo dan Sertu Zulkifly," jelas Kapendam.

Kapendam IX/Udayana juga menyampaikan, bahwa raihan prestasi pada cabang olahraga umum yang telah ditunjukkan oleh para Prajurit Kodam IX/Udayana tidak hanya pada Cabang Sepak bola saja, namun telah menorehkan prestasi juga baik ditingkat nasional maupun internasional, seperti pada Cabang Karate, Yong Moodo, Panahan, dan Cabang Atletik Lari jarak jauh yang ditunjukkan oleh Pelari Serka Dewa Gede Astawa yang membuktikan dirinya pada HUT ke-74 TNI tahun 2019 dengan memecahkan rekor lari sejauh 374 km mengelilingi Pulau Bali. (Pendam IX/Udy)

Rabu, 30 Oktober 2019

International Dragon Boat Race, PODSI DKI Jakarta Kalahkan Tim dari Malaysia


Tanjungpinang - Tim dari PODSI DKI Jakarta berhasil meraih peringkat I Lomba Perahu Naga berskala internasional (Internasional Dragon Boat Race) yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Tanjungpinang, Kepulauan Riau di Sungai Carang, 22-27 Oktober 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang, Surjadi, mengatakan, tim PODSI DKI Jakarta berhasil mengalahkan tim dari Malaysia dan Sri Guntung dan Koarmarbar.

"Perlombaan berlangsung seru," katanya.

Untuk juara II Dragon Boat Race Final A diraih MBJB Malaysia, juara III Sri Gunting DIS LHK Provinsi Riau B dan juara IV Koarmada I.

Peserta yang mendapat piala bergilir gubernur adalah juara 1 kategori 10 pendayung. Sebagai cabang utama, PODSI DKI Jakarta mendapat hadiah sebesar Rp. 50 juta.

Sementara juara II Rp. 40 juta, juara III Rp. 25 juta dan juara IV Rp. 8 juta, juara V Rp. 7 juta, juara VI Rp. 6 juta, juara VII Rp. 5 juta dan juara VIII Rp. 4 juta.

"Total hadiah yang disediakan panitia sebesar Rp. 156 juta untuk para pemenang," ujarnya.

Juara pertama untuk kategori kano putra yakni Hafizudin dari MBJB Malaysia, juara II Angga dari PODSI DKI Jakarta, sedangkan juara III Ahmad Nukman.

Sementara untuk kategori kano putri, juara I yakni Cinta dari PODSI DKI Jakarta, juara II Melati dari PODSI DKI Jakarta dan Farah Zulaika dari MBJB Malaysia.

"Untuk kano putra dan putri, juara I masing-masing mendapat hadiah Rp. 4 juta, juara II Rp. 3 juta dan juara III Rp. 2 juta," katanya.

Total jumlah peserta Lomba Perahu Naga sebanyak 39 tim. Babak penyisihan dilaksanakan pada hari pertama kegiatan tersebut, Jumat 25 Oktober 2019. (*)

Selasa, 29 Oktober 2019

Naik Peringkat 5 Porjar 2019, Atlet Karangasem Terima Bonus Ratusan Juta Rupiah


Karangasem - Puluhan Atlit peraih medali emas, perak dan perunggu memperoleh hadiah bonus ratusan juta rupiah dari Pemda Karangasem. Selain bentuk support dalam pengembangan olah raga dan seni, bonus tersebut diharapan semakin memupuk semangat para atlit untuk lebih giat berlatih untuk meraih perestasi di ajang PORJAR mendatang.

Selain para atlit, jajaran official juga memperoleh hadiah bonus atas kiprahnya membimbing para atlit dari Karangasem sehingga bisa mampu bersaing di ajang PORJAR 2019.

Penyerahan secara simbolis oleh Bupati Karangasem I GA Mas Sumatri, di Aula Sabha Widya Praja Disdikpora, Senin  (28/10), dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Amlapura,Kepala Kejaksaan Negeri Amlapura ,Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem beserta jajaran, Koordinator Wilayah Disdikpora se-Kabupaten Karangasem, Kepala Satuan Pendidikan SD, SMP dan SMA/SMK Negeri/Swasta se-Kabupaten Karangasem dan Para  Atlet, Official/Pelatih.

Di ajang PORJAR 2019 lalu, sebanyak 385 atlit dikirim untuk mengikuti ajang tersebut, terdiri dari 275 atlet, offisial dan 110 Official/Pelatih.  Para atlit tersebut telah berlaga di 26 cabang olah raga atletik, silat, karate, tenis meja, dan beberapa cabor lainnya.

Bupati Mas Sumatri menyampaikan apresiasinya kepada para atlit dan official yang dinilai telah menunjukkaan perestasi terbaiknya.

“Kalian telah berjuang dengan mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki, kalian telah berbuat yang terbaik untuk meraih prestasi sehingga Kabupaten Karangasem mampu bertengger di peringkat ke-5, naik dua tingkat dari pelaksanaan event serupa tahun lalu,” ujarnya.

Mas Sumatri mengatakan, event PORJAR 2019 merupakan salah satu event bergensi dan memiliki makna strategis, sekaligus  menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan bidang keolahragaan di Bali dan bagian upaya menjaring bibit unggul daerah khususnya atlit handal untuk bisa dikirim ke ajang lebih bergengsi.

"Saya berterimakasih kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang untuk meraih mendali demikian juga kepada para official, saya ucapkan terima kasih telah membina para atletnya, "ujarnya.

Ia juga meyakini, bahwa pencapaian ini merupakan buah dari hasil kerja keras semua pihak terutama sekali rasa wirang para atlet Kabupaten Karangasem untuk memberikan yang terbaik buat Kabupaten Karangasem.

Peran yang tidak kalah pentingnya dari official dan pelatih yang dengan setia mendampingi atlet kita pada saat bertanding ataupun pada saat tidak bertanding dengan memberikan semangat dan motivasi selama pelaksanaan PORJAR Provinsi Bali. 

“Kami sebagai perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem sangat gembira dengan hasil yang telah dicapai yaitu sukses melampaui target yang dibebankan dimana target awal adalah agar mampu memperbaiki peringkat dari peringkat ke-7 menjadi peringkat ke-6,” lanjut Mas Sumatri.

Sementara itu, Kadisdikpora I Gusti Ngurah Kartika melaporkan , dari sebelumnya peringkat 7, di tahun 2019, Kabupaten Karangasem berhasil naik ke peringkat 5,  dengan prolehan medali 32 emas, 44 perak, dan 71 perunggu.

Atas kerja keras tersebut, para atlit memperoleh bonus berupa uang sebanyak Rp 193 juta 450 ribu, dengan perincian bonus atlet sebanyak Rp 171 juta 200 ribu. Sementara bonus Official dan Pelatih sebesar Rp  22 juta 250 ribu. [krs/r5]

Wakasad Ikuti "Mandalika Gowes 2019" Sambil Menikmati Indahnya Alam Kuta Lombok


Loteng - Dalam rangka peringatan HUT TNI dan Kabupaten Lombok Tengah ke 74 tahun 2019, Korem 162/WB berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Lombok Tengah menggelar Mandalika Gowes 2019 yang diikuti Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri dengan titik start Kuta Mandalika, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (27/10/2019).

Sekitar 650 peserta Mandalika gowes 2019 menempuh jarak sepanjang 74 km dengan empat etape yakni di Pelabuhan Awang, Kantor Camat Mujur, Kantor Bupati Lombok Tengah, terlihat meriah dan penuh semangat. Para peserta start pukul 07.00 Wita dan mencapai finish tercepat sekitar pukul 10.05 Wita.

Wakasad didampingi Pangdam IX/Udayana, para Pati jajaran TNI AD bersama Danrem 162/WB dan Wakil Bupati Lombok Tengah H. lalu Pathul Bahri, S.IP., mengatakan hari ini kita melaksanakan Mandalika Gowes dalam rangka HUT Kabupaten Loteng dan TNI ke 74 yang diikuti personel TNI Polri dan masyarakat maupun komunitas gowes dengan jarak 74 km.

"Medannya cukup menantang dan banyak tanjakan disamping cuacanya yang panas sekali," ujar Wakasad.

Mandalika gowes merupakan event kedua bagi TNI di Lombok, pada tahun 2018 kemarin ada lari marathon sebagai bagian dari promosi pariwisata NTB sambil menikmati suasana dan menikmati indahnya alam karena sepanjang jalan ada pantai, gunung, kebun, tanah gersang dan ada juga yang rimbun.

Menurut Pati Bintang tiga tersebut, Lombok alamnya bagus, segala jenis olahraga bisa dilaksanakan di Mandalika Kuta, seperti olahraga di laut, olahraga gunung, mendaki, bersepeda, dan lari marathon yang bisa mendatangkan wisatawan ke Lombok baik domestik maupun mancanegara.

Sepanjang route gowes, Wakasad merasakan route tersulit ada pada etape pertama dengan jarak 16 km dan ketinggian yang cukup menantang.

Alumni Akabri 1986 tersebut berharap agar event-event seperti ini tetap dilaksanakan, apalagi kedepan ada event besar MoGP, maka wisatawan pasti datang berkunjung ke Lombok.

"Selamat HUT ke 74 Kabupaten Loteng semoga tambah maju dan masyarakatnya tambah sejahtera dengan pendapatan yang lebih baik," tutupnya.

Sedangkan Wabup Loteng H. Lalu Pathuk Bahri dalam wawancara singkatnya menyampaikan kegiatan gowes ini selain dalam rangka HUT TNI dan Kabupaten Loteng ke 74, juga untuk mempromosikan wisata Lombok Tengah sebagai bagian sinergitas TNI dengan Pemda dengan harapan agar masyarakat mengetahui bahwa alam Lombok bagus dan kondusif.

Beberapa petinggi TNI yang ikut hadir Kapolda NTB, Komisaris Pindad Mayjen TNI Endang Sodik, Kadispenad Brigjen TNI Chandra Wijaya, Direktur Zeni TNI AD, Dirbekang, Waasrena Kasad, Kadispsiad, Kasdam IX/Udayana, Danrem 161/WS, para Dandim dan jajaran. (Pen162, @rb)

Menang Adu Penalti, SMAN 1 Negara Pertahankan Juara


Jembrana - Melalui drama adu pinalti, Sekolah Menengah Atas Negeri  (SMAN) 1 Negara keluar sebagai pemenang liga Pelajar KNPI dalam laga final melawan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Melaya dengan Skor akhir (6-5) di stadion Pecangakan Negara,  Jumat (25/10) dalam rangka memperebutkan piala bergilir Liga Pelajar KNPI Jembrana.

Piala bergilir diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana I Putu Artha kepada SMA 1 Negara yang hadir menyaksikan pertandingan dari awal hingga usai. Hadir pula Dandim 16/17 Jembrana Letkol Kav. Jefri Marsono Hanok, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Ni Nengah Wartini.

Jalannya pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan para penonton dari masing - masing kesebelasan yang sangat antusias. Pada babak pertama berakhir imbang tanpa gol antara kedua kesebelasan, meski terdapat beberapa peluang untuk mencetak gol akan tetapi belum mebuahkan hasil.

Sementara dipertandingan babak kedua, meski tempo permainan meningkat, jual beli serangan semakin banyak tak meruntuhkan gawang kedua kedua kesebelasan hingga peluit tanda berakhirnya babak kedua berbunyi.

Hingga babak tambahan berlangsung, skor keduanya masih imbang tanpa gol satupun. Selanjutnya dilakukan babak penentu dengan tendangan penalty yang dimenangkan SMAN 1 Negara yang sekaligus kembali terpilih sebagai Juara  I dan berhak mendapatkan Piala bergilir serta piagam dan uang pembinaan, sementara  SMAN 1 Melaya harus puas dengan Juara II.

Adapun pada pertandingan sebelumnya SMKN 1 Negara sebagai Juara III dan SMKN 2 Negara sebagai Juara IV. Sementara pemain dengan pencetak gol terbanyak diraih oleh Wibowo Cahyo (SMKN 1 Negara). 

Ketua Panitia liga pelajar KNPI, I Gede Gus Diendi mengatakan liga KNPI ini rutin diadakan tiap tahunnya. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 11-25 Oktober tersebut bertujuan untuk memupuk semangat sprotifitas dikalangan pemuda khususnya pelajar.

"Liga KNPI juga untuk menggali potensi dan bakat generasi muda Jembrana khususnya dalam cabang olahraga sepakbola," ujarnya.

Sementara itu Bupati Jembrana I Putu Artha usai menyerahkan piala mengatakan kegiatan Liga Pelajar KNPI ini menjadi kegiatan yang positif bagi anak muda dan terhindar dari pengaruh negatif guna menggali bakat/potensi pemuda Jembrana dalam bidang sepak bola.

"Kepada pemenang saya ucapkan selamat atas pencapaiannya dan bagi yang belum mendapat juara agar jangan berkecil hati, tingkatkan terus potensi dan rebut piala bergilir ini pada liga berikutnya," ucap Artha. (yogi/r5)

3.000 Peserta Fun Night Run Ramaikan HUT TNI ke 74 di Mataram


Mataram - Salah satu rangkaian HUT TNI ke 74 tahun 2019 yang diselenggarakan satuan TNI di NTB berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata NTB, Dinas Dikpora dan Koni NTB di lapangan Sangkareang Kota Mataram yakni Fun Night Run 2019.

Sekitar 3.000 peserta Fun Night Run dilepas Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M. Han., didampingi Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dan perwakilan Forkopimda NTB dan Kota Mataram diikuti berbagai komunitas lari di NTB dan masyarakat dengan route star di depan Kantor Walikota Mataram belok kanan ke jalan Catur warga ke arah barat sampai Kota Tua Ampenan dan balik kanan melalui jalan Langko kembali ke titik star.

Usai melepas peserta Fun Night Run, Danrem 162/WB dalam wawancaranya menyampaikan kita melaksanakan run night run yang dikolaborakan dengan Panggung Prajurit TNI dan masyarakat ini dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke 74 dan sebagai bagian dari mengolahragakan masyarakat NTB.

Menurutnya, kita harus bersyukur atas kondusifitas wilayah pada pelaksanaan Pileg, Pemilu dan pelatikan Presiden dan Wakil Presiden berlangsung aman, lancar dan kondusif.

"Ini patut diberikan penghargaan kepada seluruh masyarakat NTB yang saling bahu membahu menjaga kamtibmas," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Mataram memberikan apresiasi terhadap rangkaian HUT TNI ke 74 yang dilakanakan sangat meriah.

"Ini merupakan malam surprise yang luar biasa bagi masyarakat Kota Mataram khususnya," ungkap Walikota dua periode tersebut.

Dikatakannnya, Forkopimda provinsi NTB dan Kota mataram bersama sama membangun semangat dan bersinergi dalam mengamankan agenda nasional maupun daerah sehingga berjalan aman, tertib dan kondusif.

"Terimakasih kepada TNI dan Polri, TNI Kuat Rakyat Kuat," tutupnya.

Sedangkan Wakapolda NTB Brigjen TNI Tajuddin menyampaikan malam ini TNI menggelar malam Panggung Prajurit bersama masyarakat NTB.

TNI Polri selama ini dalam melaksanakan tugas bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menjaga keamanan yang sangat kondisif sehingga beberapa agenda nasional berjalan aman dan kondusif. (Pen162, @rb)
© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved