-->
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bupati bersama Dinas Terkait Tinjau Sawah Terdampak Galodo. Perintahkan Percepatan Pemulihan Supaya Masyarakat Tidak Marah.

Bupati bersama Dinas Terkait Tinjau Sawah Terdampak Galodo. Perintahkan Percepatan Pemulihan Supaya Masyarakat Tidak Marah.


KABUPATEN SOLOK, BLKNNEWS.COM, – Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH di dampingi oleh Kadis Pertanian Deslirizaldi, Kalaksa BPBD Khairul dan Anggota DPRD Kabupaten Solok Fraksi Gerindra, Iskan Nofis melakukan peninjauan langsung kondisi areal persawahan masyarakat yang terdampak banjir bandang di kawasan Kayu Aro, Kabupaten Solok.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi lahan pertanian sekaligus memastikan bagaimana langkah penanganan dan pemulihan dapat segera dilakukan oleh pemerintah.

Terlihat dalam peninjauan tersebut, Bupati Solok melihat langsung kondisi sawah yang mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang. Dampak bencana tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap lahan pertanian yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian warga.

Sembari melihat kondisi lahan pertanian wrga, Bupati Solok menegaskan kepada jajaran terkait agar penanganan pascabencana dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Percepatan pemulihan lahan pertanian menjadi perhatian pemerintah daerah agar masyarakat dapat kembali mengolah sawah dan menjalankan aktivitas pertanian. 

“Kita minta segera dilakukan langkah-langkah pemulihan terhadap sawah masyarakat yang terdampak. Jangan sampai masyarakat terlalu lama menunggu untuk bisa kembali mengolah lahannya,” ujar Bupati Solok.

Selain penanganan terhadap lahan yang terdampak, Bupati juga meminta agar dilakukan pendataan secara menyeluruh terhadap area persawahan yang mengalami kerusakan. Pendataan tersebut diperlukan untuk menentukan kebutuhan penanganan dan dukungan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Solok juga akan memberikan dukungan melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) bagi lahan pertanian yang terdampak dan memungkinkan untuk dipulihkan. 

Bupati berharap melalui percepatan penanganan dan dukungan program Optimasi Lahan  (Oplah) tersebut, lahan pertanian masyarakat di Kayu Aro dapat segera kembali produktif.

“Yang terpenting sekarang bagaimana sawah masyarakat ini bisa segera dipulihkan dan kembali bisa ditanami, kalau lalai, takutnya masyarakat marah kepada kita nanti” tutupnya. (Andar MK).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.