Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan Tingkat SMAN & SMKN - BLKNNews.com

Rabu, 24 Juli 2019

Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan Tingkat SMAN & SMKN

Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan Tingkat SMAN & SMKN


BLKNNews, Buleleng - Kesbangpol Pemkab Buleleng, Sabtu (20/7) menggelar kegiatan Sosialisasi Pembauran Kebangsaan (FPK) Buleleng Tingkat SMAN/SMKN se-Kabupaten Buleleng Putaran Terakhir bertempat di SMKN 1 Singaraja jalan Pramuka, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Sosialisasi Pembauran Kebangsaan diikuti siswa dan siswi dari 5 jurusan diantaranya jurusan Akuntansi, Perkantoran, Pemasaran, Traveling, dan Acomodasi Perhotelan) dengan jumlah peserta sebanyak 440 orang. 

Kegiatan diawali menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Doa dan sambutan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Nilai - Nilai Kebangsaan, I Ketut Swastika.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan dan Memasuki tahun ajaran baru 2019-2020, dalam sosialisasi kali dari ini guna lebih memantapkan Empat Pilar Kebangsaan demi menjaga Keutuhan NKRI, sehingga perlu ditanamkan sejak dini di kalangan anak-anak sekolah mampu memberikan arti penting Peran Moral dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga dapat memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam wadah NKRI", kata Swastika.

Sementara itu Ketua FPK Kabupaten Buleleng dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya begitu bangga kepada semua anggota FPK, termasuk simpatisan yang tanpa mengenal lelah telah dapat menyelesaikan tugas memberikan pemahaman tentang pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan yang multicultural.

Sosialisasi FPK tidak berarti hanya memberikan pengertian tentang apa itu FPK, tetapi lebih kepada esensi yang ada di dalamnya, yaitu menjaga NKRI agar tetap utuh dalam bingkai 4 konsensus berbangsa dan bernegara. Kendati kegiatan yang kita lakukan dengan swadaya.

Untuk membangkitkan rasa dan semangat kebangsaan di kalangan dunia Pendidikan Sekolah Siswa dan Siswi tingkat SMA, dan masyarakat bangsa Indonesia demi mendorong terwujudnya kehidupan yang harmonis dengan menciptakan suasana keutuhan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Semua kegiatan yang kita laksanakan dengan sasaran generasi millennial di jenjang pendidikan SMA/SMK itu, selain dua desa sasaran merupakan biaya secara swadaya.

"Sedari itu mari kita berkomitmen untuk saling menjaga kesolidan kita kedepan, dari materi pembauran kebangsaan yang diberikan kepada generasi millennial di jenjang pendidikan tingkat SMA/SMK dalam kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS), ternyata sebagian besar, hampir mencapai 80% menggunakan sebagai penambahan wawasan, di samping tambahan ilmu", harapnya.

Berikut adalah Materi oleh Narasumber, I Ketut Drestika, SH dengan materi 4 (Empat) Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang intinya Pertama, Dapat terwujudnya Generasi milenial dalam mencintai bangsa dan negara yang tertuang dalam 4 pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika tidak cukup hanya sebagai bingkai kehidupan, namun harus dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua, Pancasila adalah pilar, tiang penyangga yang menguatkan nilai-nilai keutuhan dan keberagaman bangsa Indonesia. Negara Pancasila yang menjunjung tinggi perdamaian sosial dengan spirit kebersamaan. Dan juga sebagai pandangan hidup seutuhnya melindungi umat beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketiga, Generasi muda pada nilai - nilai luhur bangsa adalah modal dasar munculnya generasi muda yang berkualitas, berkarakter dengan rasa nasionalisme tinggi dan gemar bekerja keras. Generasi muda yang berkarakter kebangsaan yang kuat dan pekerja keras akan mampu menjadi penyelamat negara serta menjadi Pemimpin Nasional yang berkualitas.

"Saya tekankan kepada para Generasi Muda agar bangga dengan kemampuan sebagai anak bangsa Indonesia, dimana kebanggaan sebagai bangsa yang berpancasila", tegasnya.

Seusai sambutan dan pemaparan materi  kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab terkait cara membangkitkan Rasa dan Semangat kebangsaan di kalangan dunia Pendidikan Sekolah Siswa dan Siswi tingkat SMA dan masyarakat bangsa Indonesia demi mendorong terwujudnya kehidupan yang harmonis dengan menciptakan suasana keutuhan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. (JMS)

BERITA TERKAIT

Also read other articles

© Copyright 2019 BLKNNews.com | All Right Reserved